Asisten II Setdakab Inhil Tutup Resmi Pemilihan Bujang dan Dara

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Fauzar menutup secara resmi pemilihan Bujang dan Dara Kabupaten Inhil tahun 2015 di Gedung Puri Cendana Tembilahan, Minggu (10/5/2015) malam.

Mewakili Bupati Inhil, Asisten II dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada peserta terbaik yang terpilih tahun 2015 mulai tingkat anak-anak, remaja hingga ketingkat dewasa.

“Tentu kita memiliki harapan bagi peserta yang meraih nilai tertinggi untuk bisa membawa nama Inhil lebih baik lagi, sebab nantinya pemilihan Bujang dan Dara yang terpilih ini akan dibawa ketingkat pemilihan Bujang dan Dara Provinsi Riau,” katanya.

Tidak hanya sebatas membawa nama daerah, secara tidak langsung duta inhil ini akan mempromosikan daerah agar lebih berkembang. Untuk itu sebagai Pemerintah Daerah, Asisten II berkomitmen penyelenggaraan pemilihan Bujang dan Dara ditahun berikutnya akan lebih ditingkatkan lagi.

Sebab ia memandang dari kegiatan tersebut sangatlah bernilai positif, karena diketahuinya mayoritas remaja sekarang sudah banyak yang terjerumus untuk mengkonsumsi barang haram seperti Narkoba.

“Semoga saja kemeriahan kegiatan pemilihan Bujang dan Dara ini termotivasi bagi remaja lainnya untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepada Disporabudpar Kabupaten Inhil Rudiansyah juga mengutarakan hal yang serupa. Disamping itu, dinas terkait tersebut menyampaikan rasa bangga Kabupaten Inhil bahwa pada tahun 2014 lalu sudah ada Dara asal Inhil telah memenangkan ditingkat Nasional dan hari ini sedang berada di luar negeri yakni di Negara Qatar. “Ia dibawa oleh Kementrian untuk mewakili Indonesia,” sampaikannya.(mirwan/advetorial)




Dinkes Inhil Lakukan Penilaian Posyandu Tingkat Kabupaten

Petugas dari Dinkes Inhil saat melakukan penilaian Posyandu Cermai TembilahanTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penilaian Posyandu tingkat kabupaten di Posyandu Cermai, Jalan Trimas Tembilahan, Senin (11/5/2015).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini bertujuan untuk mencari Posyandu terbaik yang nantinya akan menjadi duta Kabupaten Inhil dalam mengikuti lomba Posyandu tingkat Provinsi Riau.

“Ini merupakan salah satu persiapan kita, supaya bisa meraih hasil yang maksimal seperti tahun 2014 lalu pada lomba Posyandu tingkat provinsi yakni mendapat juara satu,” tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan, NS Matzen MSi saat ditemui detikriau di ruang kerjanya, Senin (11/5/2015).

Petugas dari Dinkes Inhil foto bersama dengan pengurus dan kader Posyandu Cermai Tembilahan
Petugas dari Dinkes Inhil foto bersama dengan pengurus dan kader Posyandu Cermai Tembilahan

Adapun jumlah Posyandu yang sudah dan nantinya dinilai oleh Dinkes Inhil adalah berjumlah sebanyak 6 Posyandu yang tersebar di beberapa kecamatan di Negeri Seribu Parit.

“Dua Posyandu sudah kita nilai, yakni Posyandu di Kecamatan Concong dan Tembilahan. Jadi, yang belum tinggal Posyandu di Kecamatan Enok, Keritang, Sungai Batang dan Batang Tuaka,” terangnya.

Selanjutnya, Matzen berharap agar Posyandu dan kader-kadernya dapat terus memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing.

Apalagi seperti diketahui, keberadaan Posyandu ini merupakan hasil swadaya masyarakat, dikelola serta diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan, ke depan kader-kader Posyandu dapat terus meningkatkan kinerjanya, dalam rangka memberikan pelayanan dasar bagi masyarakat, seperti pelayanan kesehatan balita dan bayi, ibu hamil dan menyusui, pasangan usia subur dan pelayanan kesehatan lainnya,” imbuhnya.(adi/adv)




Bupati Inhil Buka MTQ Ke-25 Kecamatan Keritang

Penekanan tombol Serine oleh Bupati di dampingi Camat Keritang, Kepala Desa Petalongan dan Ketua PANPEL MTQ Ke XXV TH 2015.
Penekanan tombol Serine oleh Bupati di dampingi Camat Keritang, Kepala Desa Petalongan dan Ketua PANPEL MTQ Ke XXV TH 2015.

KERITANG (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-25 tingkat Kecamatan Keritang tahun 2015 di halaman kantor Desa Petalongan kecamatan Keritang, Minggu (10/5/2015) malam.

Pembukaan MTQ ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati didampingi Camat Keritang, Kepala Desa Petalongan dan Ketua Panitia Pelaksana serta Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Ketua DWP Kabupaten Inhil Hj Aryati Alimuddin, sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhil, Upika Kecamatan Keritang dan masyarakat setempat.

Bupati Inhil mengatakan kalau MTQ tersebut merupakan ajang untuk mempersiapkan para kafilah Keritang pada MTQ tingkat Kabupaten Inhil yang akan dilaksanakan tanggal 20 Mei mendatang di kecamatan Sungai Batang, lebih tepatnya di desa Benteng.

“Dari kegiatan MTQ ini yang terpenting adalah bagaimana kita memupuk nilai-nilai Qur’ani sehingga dapat kita jadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wardan.

Bupati yang dikenal agamis ini mengharapkan kepada lapisan masyarakat untuk bersama-sama mensyiarkan agama Islam yang berkenaan dengan MTQ. Sehingga, kegiatan yang menyangkut Qur’ani tidak terkenas sekedar seremonial belaka.

Untuk diketahui, MTQ tersebut dilaksanakan selama empat hari dimulai tanggal 10 hingga 14 Mei 2015 yang diikuti sebanyak 16 desa dari 17 desa se-Kecamatan Keritang. Dan bidang yang dipertandingkan, berdasarkan data yang ada, hanya ada 2 cabang yakni bidang Tilawah dan bidang Tahfiz yang diikuti sebanyak 141 orang.(mirwan/advertorial)




Cekcok Mulut, Warga Sungai Guntung di Hujam Belati

ilustrasi-pisau-berdarah1KATEMAN (detikriau.org) – Warga Sungai Guntung Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman, Mahyudi (31) mengalami luka sayat yang cukup parah dibagian dada disebabkan hujaman senjata tajam Pian (30) warga kelurahan Bandar Sri Gemilang Kecamatan Kateman di pasar Sungai Guntung jalan Yos Sudarso, Minggu (10/5/2015).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, tindak pidana penganiayaan berat ini terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Dimana waktu itu, 15 menit sebelumnya antara pelaku dengan korban sedang bertengkar hebat di TKP. Merasa emosi, si korban sempat mengeluarkan sebilah badik.

“Waktu korban mengeluarkan badik, langsung dilerai oleh saksi dan meminta kepada korban untuk pergi meninggalkan TKP,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Minggu (10/5/2015).

Lanjut Warno memberi keterangan, setelah dilerai oleh saksi dan menyuruh korban pergi, ternyata si pelaku langsung berlari mengambil sebilah pisau di tempat pedagang buah terdekat dan langsung mengejar korban, hingga korbang mengalami luka yang cukup parah dibagian dada.

Karena pelaku berhasil menikam korban, saat itu juga pelaku melarikan diri dan korban langsung dilarikan ke Puskesmas setempat. Untuk hasil VER oleh dokter, panjang luka korban sepanjang 14 cm, lebar 3,5 cm dan kedalaman luka 2 cm.

“Karena luka korban mengalami pendarahan yang banyak, korban terpaksa dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk diminta pertolongan medis. Dan saat ini, barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kateman sedangkan pelaku penganiaan masih dalam pengejaran Polsek Kateman,” tutupnya.(mirwan)




Bupati: Tempat Magrib Mengaji di Rumah Ibadah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan kembali menegaskan dalam pelaksanaan program Magrib Mengaji bertempat di Mesjid ataupun Mushola, bukan di rumah pribadi.

Pernyataan tersebut dilontarkannya dalam sambutan dikesempatan acara peresmian SMK Negeri Desa Pekan Tua Kecamatan Kempas yang bersempena dengan Tabligh Akbar di halaman Kantor Desa Pekan Tua akhir pekan kemaren.

“Ini saya tegaskan karena ada beberapa tempat yang meminta insentif honorer tapi bukan di Mesjid maupun moshola, bukan itu yang saya maksud,” ujar Wardan.

Orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini menjelaskan alasan kenapa berharap bertempat di Mesjid, karena ia menginginkan Mesjid-mesjid maupun Mushola di Inhil ini semarak penuh dengan jamaah.

Terlebih katanya, bagi anak-anak yang dinilai masih perlu bimbingan penuh oleh orang tua. Sebab itu, Bupati menempatkan program Magrib Mengaji ini di Mesjid dan Mushola.

Sebenarnya, insentif bagi guru mengaji tersebut telah disediakan Pemkab Inhil melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). Namun khusus bagi guru yang mengajar di rumah ibadah bagi umat islam itu. Dan kalau perlu bagi anak-anak yang berkeliaran pada saat jadwal magrib hingga kewaktu Isya boleh dijaring razia oleh petugas terkait.

“Razia saja dan bawa ke Mesjid. untuk guru kalau di rumah tidak ada anggarannya, khusus untuk guru yang mengajar di Mesjid dan Mushola,” pungkas Bupati Inhil. (mirwan/adv)




Ini Dia Efek Samping Rokok Mulai Dari Ujung Rambut Sampai Ujung Kaki

“WHO: Setiap 6,5 detik, Satu Nyawa Melayang Akibat Rokok”

bahaya-merokok3TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk terus meningkatkan derajat kesehatannya melalui penerapan berbagai pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), salah satunya dengan tidak atau berhenti merokok.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan, Pengendalian Kemitraan dan Promosi Kesehatan, NS Matzen MSi terkait dengan cukup banyaknya pengaruh buruk yang disebabkan oleh rokok, baik itu bagi perokok aktif maupun perokok pasif.

Dikatakan Matzen, berdasarkan keterangan dari World Health Organization (WHO), setiap 6,5 detik satu orang meninggal dunia karena rokok.

Apalagi, riset memperkirakan bahwa orang yang mulai merokok pada usia remaja dan terus-menerus merokok sampai 2 dekade atau lebih, akan meninggal 20-25 tahun lebih awal dari orang yang tidak pernah menyentuh rokok.

“Jadi, rokok ini bukan hanya menyebabkan penyakit kanker paru-paru dan jantung, tetapi juga berbagai masalah kesehatan yang serius lainnya,” tutur Matzen kepada detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Adapun beberapa efek samping akibat rokok yang jarang dipublikasikan mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki dan harus diketahui oleh masyarakat terutama para perokok, diantaranya rambut rontok, katarak, kulit keriput, hilangnya pendengaran dan kanker kulit.

Selain itu, rokok juga bisa mempercepat karies atau beresiko kehilangan gigi 1,5 kali lipat, emphysema atau pelebaran dan rusaknya kantung udara pada paru-paru yang menurunkan kapasitasnya untuk menghisap dan melepaskan Co2, serta osteoporosisada atau hilangnya densitas tulang, sehingga tulang menjadi mudah patah/retak dan penyembuhannya 8 persen lebih lama.

Selanjutnya, bahaya lain yang bisa disebabkan oleh rokok adalah terserang penyakit jantung, tukak lambung, disklori jari-jari atau menimbulkan warna kuning dan kecoklatan pada kuku, serta kerusakan sperma yang bisa mengakibatkan infetilitas atau kemandulan.

“Mengingat berbagai dampak negatif dan bahaya dari penggunaan rokok ini, maka kami mengajak seluruh masyarakat, untuk menggapai hidup sehat tanpa merokok,” imbuhnya.(adi/adv)