Bupati Inhil Hadiri Haul Syekh Abdurrahman Siddiq Ke-78

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

KUINDRA (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri acara rutin tahunan Haul Syekh Abdurrahman Siddiq di kampung Hidayat Desa Teluk Hidayat Kecamatan Kuala Indragiri, Rabu (20/5/2015).

Selain Bupati, juga tampak sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, unsur Forkopimda serta beberapa pejabat Kabupaten luar Inhil serta ribuan masyarakat yang berdatangan dari berbagai wilayah.

Bupati Wardan menyambut baik haul rutin tahunan ini. Menurutnya, haul ditahun 2015 ini sangat istimewa dikarenakan bertepatan dengan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diselenggarakan diseluruh Indonesia.

Terkait keistimewaan almarhum Tuan Guru Syekh Abdurrahman Siddiq, Wardan menyampaikan sangat banyak yang perlu dipedomani, selain untuk diri sendiri juga bisa dipedomani dalam mengembangkan daerah.

“Hal itu sudah tidak kita pungkiri lagi dan telah kita ketahui bersama-sama, beliau (Alm Tuan Guru Syekh Abdurrahman Siddiq, red) tidak hanya sebagai ulama, tapi juga sebagai pemikir yang berusaha mengembangkan daerah,” ungkap Bupati.

Dari penilainnya sebagai pemikir daerah, dicontohkannya seperti mengembangkan hamparan kelapa di Kabupaten Inhil ini. Sebab itulah, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini tidak mempungkiri lagi dan sangat mendukung penyelenggaraan pelaksanaan haul rutin tahun tersebut.

Selain itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu juga bertekat kedepan akan lebih meningkatkan pengembangan wisata relegius di Inhil umumnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Haul Ali Azhar mengatakan kalau pelaksanaan haul tahun ini lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Terbukti dari jumlah masyarakat yang hadir.

“Tahun ini meningkat, kalau diperkirakan saja jumlah pengunjung mencapai kurang lebih 7 ribu orang yang datang dari berbagai wilayah,” sampaikan Ali, yang juga merupakan cucu tuan Guru Hidayat-Sapat Kecamatan Kuindra.

Untuk diketahui, pada acara haul Syekh Abdurrahman Siddiq ini menghadirkan pencaramah dari Negeri Yaman Selatan, Syech Muhammad Bisri Al-Yamani yang juga merupakan Pimpinan salah satu Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an di Jakarta. (mirwan/adv pemkab inhil)




Dukung Keakuratan Data, Ridwan : Setiap Kegiatan Harus Ada Laporannya

Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan Ahim
Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan Ahim

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat, maka dalam pelaksanaannya haruslah sesuai dengan standar dan mutu pelayanan yang telah ditetapkan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya harus didukung oleh berbagai faktor, diantaranya keakuratan data masyarakat atau pasien, sehingga program pelayanan kesehatan yang akan direncanakan dan dilaksanakan nantinya bisa lebih terarah.

“Dalam upaya mendukung keakuratan data ini, maka setiap kegiatan yang dilaksanakan harus ada laporannya,” tutur Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, Ridwan Ahim M.Kes dalam sambutannya saat membuka pelatihan Publik Speaking, di Aula Hotel Telaga Puri Tembilahan, kemarin.

Dijelaskan Ridwan, laporan ini sangat penting, agar tidak terjadi kesalahan dalam menginput data, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, apabila terdapat kekurangan atau kekeliruan data, hendaknya harus cepat diperbaiki, karena untuk sebuah proses perencanaan harus di dukung oleh data yang benar dan valid.

“Jadi, kita sangat memerlukan data yang valid dan benar di lapangan, bukan direkayasa,” pungkasnya.(adi/adv)




Peringatan Harkitnas, Pemkab Rohil Gelar Apel Bersama

20Bagansiapiapi (detikriau.org) – Peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 107 tahun, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menggelar apel bersama yang diikuti seluruh pegawai/honorer instansi dan instansi TNI/ Polri serta siswa/siswi tingkat SMA se-Kecamatan Bangko.

Pada Apel Harkitnas, Wakil Bupati Rokan Hilir bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Apel berlangsung di halaman Purna MTQ Batu Enam, Komplek Perkantoran Pemkab Rohil, Bagansiapiapi, Rabu (20/05/15).

Hadir pada apel Harkitnas, Ketua DPRD Rohil, Nasruddin Hasan, Plt.Sekda, Surya Arfan, Kepala Kejari Bagansiapiapi, H.Zainuddin.SH.MH, Asisten I,II,III dan IV, serta seluruh Kepala Dinas/Badan dan Kantor dilingkungan Pemkab Rohil.

Pada Apel Harkitnas Ke-107, Wabup membacakan Pidato Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Rudiantara dihadapan seluruh undangan dan peserta apel.

Usai Apel bersama, Acara dilanjutkan dengan menabur bunga di taman Makam Pahlawan Jalan Utama. Acara tabur bunga di taman Makam Pahlawan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. [tris/adv]




Fraksi Golkar DPRD Inhil Usulkan Segera Bentuk Pansus Lahan

sindrangTEMBILAHAN (detikriau.org) – Fraksi Golongan Karya (Golkar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengusulkan kepada pimpinan dewan, untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Lahan, yang nantinya akan membahas tentang izin lahan perusahaan dan pola kemitraannya.

Hal itu disampaikan perwakilan Fraksi Golkar, Edi Haryanto Sindrang saat berbincang dengan detikriau.org, di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (19/5/2015).

Dikatakan Edi, untuk menyikapi berbagai persoalan lahan yang ada di Negeri Seribu Parit saat ini, maka pihaknya memandang perlu segera dibentuk Pansus Lahan, dalam upaya mencegah dan mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan.

“Dengan ini, nantinya kita harapkan Pemda tidak lagi sembarangan dalam memberikan dan mengeluarkan izin kepada perusahaan, harus dilihat dan dicermati dulu, apakah keberadaan perusahaan ini akan menguntungkan atau malah merugikan masyarakat kita,” tutur Edi.

Apalagi, lanjut Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil ini, jika dilihat pola kemitraan atau kerjasama yang banyak ditawarkan oleh pihak perusahaan kepada masyarakat terutama para petani saat ini, lebih banyak memberatkan dan merugikan kalangan petani.

Seperti dengan pola kerjasama 65, 30 dan 5 (perusahaan 65 persen dan petani 30 persen dan koperasi 5 persen) yang diiming-imingi pihak perusahaan. Menurut Edi, kerjasama itu tentu saja akan membunuh dan membinasakan masyarakat secara perlahan-lahan.

“Belum lagi jika ditambah keterpurukan perekonomian masyarakat sekarang, yang disebabkan berbagai permasalahan di bidang perkebunan dan pertanian,” terangnya.

Dengan kerjasama seperti ini, dicontohkan Edy, ada lahan masyarakat seluas 10 hektar, Kalau hanya 3,5 hektar yang diberikan kepada masyarakat, sementara ada kewajiban yang harus masyarakat bayarkan, yakni kredit kepada pihak lainnya, tentu masyarakat akan menjadi pihak yang dirugikan.

“Jika sudah begitu, masyarakat dua kali kena. Sudah bayar hutang ke pihak bank, lahannya juga habis. Kalau ini dibiarkan terus, apa yang akan terjadi dengan masyarakat kita. Karena itu, kami memandang sangat perlu pementukan Pansus ini,” imbuhnya.(adi/adv)




Pemilihan tenaga kesehatan Teladan dan Puskesmas Berprestasi tahun 2015




Sempena Pencanangan BBGRM, Ratusan Masyarakat Ikuti Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal di Keritang

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan masyarakat, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu hingga anak-anak mengikuti pengobatan gratis dan sunatan massal di Kecamatan Keritang, Senin (18/5/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Pasar Kembang ini, sempena dengan pencanangan Bulan Bhati Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XII tahun 2015 tingkat Kabupaten Inhil, yang dibuka secara resmi oleh Bupati, HM Wardan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengatakan, pengobatan gratis dan sunatan masal ini bertujuan, untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kalau selama ini masyarakat enggan berobat, dikarenakan jarak tempuh ke fasilitas pelayanan kesehatan yang cukup jauh, dengan kegiatan ini kita harapkan dapat menggugah masyarakat agar lebih memahamai betapa pentingnya kesehatan bagi tubuh, sehingga mau memeriksakan dirinya,” tutur Alvi.

Dijelaskan Alvi, langkah ini dinilai cukup berhasil dan mampu menarik minat masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Ini terbukti dengan antusias dan banyaknya masyarakat yang turut berpartisipasi, yakni mencapai sekitar 130 orang yang mengikuti pengobatan gratis.

“Sedangkan untuk sunatan massal, kita dari Dinkes hanya membantu dalam bentuk penyediaan obat-obatan dan mengerahkan tenaga medis yang ada di wilayah setempat, dengan jumlah peserta sebanyak 125 anak,” terangnya.(adi/adv)