Sidak di Pulau Kijang, Bupati Kecewa Kantor Lurah Kosong

bupati saat sidak di kantor lurah. Foto: Mirwan
bupati saat sidak di kantor lurah. Foto: Mirwan

RETEH (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan disela berbagai kegiatan di beberapa kecamatan menyempatkan diri untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Kelurahan Pulau Kijang kecamatan Reteh, Kamis (21/5/2015) kemaren.

Pada Sidak ini, ia mendatangi 4 instansi di kelurahan tersebut, yakni Kantor Camat Reteh, lembaga pendidikan SD Negeri 031 Pulau Kijang, tempat layanan kesehatan Pulau Kijang dan Kantor Kelurahan Pulau Kijang.

Dari pantauan awak media, kantor itu sedang terbuka dan waktu itu Bupati Wardan terlihat kesal dengan kondisi di kantor Lurah. Sebab saat ia mendatangi, kantor layanan masyarakat ini dalam keadaan kosong sekitar pukul 08.15 WIB. Mulai dari pimpinan kelurahan hingga seluruh pegawainya.

“Jujur, saya sangat kecewa di kantor lurah ini, masak sudah jam segini masih kosong,” ungkap Wardan kepada awak media di Pulau Kijang.

Memang katanya, diterima beberapa alasan pihak kelurahan bahwa Lurah Pulau Kijang sedang berada di Benteng Kecamatan Sungai Batang karena ada penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015.

Meski demikian, Bupati tetap mengutarakan raut wajah kekecewaannya, lagi-lagi ia mengatakan, tidak mesti kantor tersebut kosong. Apalagi kantor kelurahan itu salah satu tempat pelayanan bagi masyarakat setempat.

“Jika kosong begini, tentu timbul pertanyaan kita, bagaimana pelayanan untuk masyarakat bisa nyaman,” tambahnya.

Kedepan, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini akan kembali melakukan Sidak di kelurahan tersebut melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil. Jika kembali kedapatan hal yang serupa, tentu katanya akan ada sanksi yang diberikan nantinya.

Dan ini tidak berlaku pada Kelurahan Pulau Kijang saja, namun juga akan dilakukan diperketat pemantauan terhadap kelurahan-kelurahan lainnya. “Ini jadi pelajaran untuk yang lainnya,” pungkas Bupati Inhil.(mirwan)




Dani Janji Kawal Anggaran Pembangunan Jalan Penghubung Menuju Kampung Hidayat

“Mempermudah Akses ke Makam Tuan Guru Sapat”

 

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (dibelakang). Foto: Mirwan
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam (dibelakang). Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dani M Nursalam berjanji akan mengawal penganggaran biaya, yang nantinya diperuntukan bagi pembangunan jalan penghubung menuju Kampung Hidayat, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra).

Langkah tersebut dalam upaya memudahkan akses masyarakat yang ingin berkunjung ke makam salah satu tokoh penyebar agama Islam di Negeri Seribu Parit ini, sehingga lokasi itu tidak hanya bisa ditempuh melalui jalur laut saja, tapi juga bisa menggunakan kendaraan darat.

“Kita akan kawal penganggarannya, dan mudah-mudahan tuntas dalam 2 tahun,” tutur Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam kepada awak media saat menghadiri Haul Syekh Abdurrahman Siddiq, Rabu (20/5/2015) kemarin.

Dijelaskan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, melihat antusias masyarakat yang berkunjung ke Makam Tuan Guru Sapat, tentunya DPRD harus memberikan mendukung sepenuhnya, dengan mengawal penganggaran perbaikan sarana dan prasana di tempat wafatnya Mufti Kerajaan Indragiri tersebut.

“Syekh Abdurrahman Siddiq inikan tokoh ulama yang sangat besar, setiap tahun banyak yang berkunjung kesini, baik untuk menghadiri haulnya maupun berziarah. Jadi, kita harus memaksimalkan sarana dan prasarananya, supaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung,” tambahnya.

Senada dengan itu, Bupati Inhil, HM Wardan menyatakan bahwa pihaknya akan segera menganggarkan untuk perbaikan akses jalan penghubung ke daerah tersebut.

“Saya juga sudah bincang-bincang dengan Ketua DPRD, agar akses ke Makam Tuan Guru ini juga bisa melalui jalan darat. Jadi, insya Allah secepatnya kita wujudkan. Jika memungkinkan, kita anggarkan di APBD Perubahan,” terang Bupati Wardan.

Apalagi, lanjut Bupati yang dikenal agamis ini, untuk badan jalan menuju Kampung Hidayat sudah ada, hanya saja terkendala dengan tidak adanya jembatan penyeberangan.

“Yang jadi masalah itu adalah penyeberangan dari terusan mas kesini, makanya akan kita programkan penyediaan ponton untuk membuat jembatan penyeberangan. Dengan begitu, kita harapkan kedatangan masyarakat kesini akan lebih banyak lagi,” imbuhnya.(mirwan/adv)




Bupati Inhil Buka Resmi O2SN Tahun 2015

DSC_4193 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Inhil tahun 2015 di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Jum’at (22/5/2015).

Olimpiade yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil dan para peserta O2SN dari seluruh perwakilan kecamatan di Inhil.

foto: Mirwan
foto: Mirwan

Dalam sambutan Bupati menyampaikan bahwa bentuk kegiatan seperti O2SN tingkat Kabupaten ini adalah wujud yang menjadi satu tanggung jawab pemerintah daerah. Dengan demikian, ia meminta setiap tahunnya selalu dievaluasi apa saja yang perlu dimaksimalkan.

“Jadi saya minta agar betul-betul diseleksi para atlit ini semaksimal mungkin, supaya kita tau sampai mana batas kemampuan atlit daerah kita. Tentunya, akan kita berikan bimbingan untuk yang akan mendatang,” ujar Bupati.

Ia menerangakan O2SN kali ini merupakan tahun kedua yang diselenggarakan secara serempak semua jenjang, mulai tingkat SD hingga SMA. Hal ini dilakukan supaya terlihat lebih meriah lagi, dimana sebelumnya diselenggarakan terpisah disetiap jenjang pendidikan.

Untuk atlit terbaik nantinya lanjut Bupati, tidak sebatas menerima hadiah, namun akan diberangkatkan O2SN tingkat Provinsi Riau mendatang. Ia mengharapkan, tidak hanya membawa nama daerah Kabupaten Inhil saja, akan tetapi diinginkannya mampu meraih ketingkat Nasional mewakili tanah melayu.

Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Inhil Hemi D saat dikonfirmasi sejumlah awak media menjelaskan, total seluruh peserta O2SN tahun ini berjumlah 1.160 yang dibagi menjadi 861 atlit dan 299 offecial yang mengikuti 8 cabang perlombaan.

“8 cabang itu yakni, Bad Menton, Catur, Tenis Meja, Basket, Karate, Pencak Silat, Renang dan Futsal. Kesemua cabang itu diikuti putra dan putri dan tercatat diikuti seluruh kecamatan di Inhil,” rincikannya.(mirwan/advertorial)




Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil dan Balita, Puskesmas Diminta Jalin Kerjasama Bersama Bikor

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh UPT Puskesmas yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk mempererat jalinan kerjasama bersama para Bidan Koordinator (Bikor) di wilayah kerjanya masing-masing.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie dalam sambutannya saat membuka salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Alvi, sangat dibutuhkan koordinasi yang baik antara UPT Puskesmas dengan Bikor, khususnya dalam menyediakan dan memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit.

“Dengan kerjasama dan koordinasi yang baik antar kedua belah pihak, tentu upaya kita untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat akan bisa terwujud,” tutur Alvi.

Selain itu, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, melalui hubungan yang harmonis tersebut, diharapkan seluruh program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

“Seperti salah satu program pemerintah yang sedang digalakan saat ini, yaitu peningkatan kesehatan ibu hamil dan balita, dalam upaya menciptakan generasi yang tangguh dan berkualitas,” imbuhnya.(adi/adv)




MTQ ke XII Tingkat kabupaten Rohil Resmi di Buka

22Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir, H.Suyatno Secara Resmi Buka Musabaqoh Tilawatil Qur’an ( MTQ ) Tingkat Kabupaten Rokan Hilir ke-XII Tingkat Kabupaten di Purna MTQ Batu Enam, Kamis (21/05/15 ) malam. Pembukaan yang berlangsung meriah, yang ditandai suara rebana saat rombongan bupati memasuki lokasi acara dan dengan suguhan penampilan tarian tradisional.

Acara pembukaan juga dihadiri, Wakil Bupati Rokan Hilir,Erianda.SE,Plt.Sekda,Drs.H.Surya Arfan.Msi, Ketua DPRD Nasruddin Hasan, Kapolres Rohil, AKBP.Subiantoro.SH.Sik, Perwakilan Kementerian Agama Provinsi Riau, Para Asisten Setda Rohil serta Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Rohil.

Pembukaan MTQ ditandai dengan penekanan sirene dan memukul beduk. Untuk penekanan sirene dilakukan oleh bupati Rohil Suyatno, Ketua DPRD Nasruddin Hasan dan Perwakilan dari Kementerian Agama Provinsi Riau. Sedangkan untuk pemukulan beduk dilakukan Wakil Bupati Rohil Erianda, Plt.Sekda Surya Arfan, Kapolres, Kejari dan Danposal Bagansiapiapi.

Dalam sambutan sebelum membuka MTQ secara resmi, Bupati Suyatno, bahwa pengamalan isi tersirat didalam Alquran, akan memacu pembangunan keagamaan yang kuat. Dirinya menilai, dengan acara ini, silahturahmi terjalin, karena kesibukan masing-masing.

Suyatno juga menghimbau kepada umat muslim dan non-muslim. “Jangan mau diadu domba, saling mencurigai, saling membenci. Secara tegas dalam Alquran Allah meminta kepada kita semua dituntut saling menjaga silahturahmi sesama muslim maupun nonmuslim,” ujar Bupati.

Bupati juga berharap Alquran jangan hanya dibacakan saat perlombaan MTQ saja. Harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, karena Alquran merupakan kitab suci umat muslim/Islam.

“Mudah-mudahan dengan membaca Alquran setiap hari, Allah melindungi kita,” katanya.

Kepada Dewan Hakim dan Dewan Majelis Hakim, Bupati Suyatno meminta untuk jujur dan cermat,teliti dan objektif, bebas dari segala bentuk pengarus dan kepentingan.

“Keputusan bapak-bapak dan ibu-ibu dewan hakim bersifat mutlak. Jadi mohon putuskan dengan benar. “Pinta bupati kepada majelis hakim demi terlahirnya qori dan qoriah yang berkualitas.[tris/adv]




Dinkes Gelar Pertemuan Pemutakhiran Data Profil Kesehatan

Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes memberikan sambutan.
Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes memberikan sambutan.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Sub Bagian Perencanaan dan Pengendalian menggelar pertemuan pemutakhiran data profil kesehatan tahun 2015, Kamis (21/5/2015)

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Wijaya Kusuma Kantor Dinkes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini diikuti sebanyak 27 peserta, yang merupakan perwakilan dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Inhil.

Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes dalam sambutannya saat membuka pertemuan mengatakan, data merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perencanaan, khususnya yang berkaitan langsung dengan program kesehatan masyarakat.

Para peserta mengikuti pertemuan pemutakhiran data profil kesehatan tahun 2015

Para peserta mengikuti pertemuan pemutakhiran data profil kesehatan
Para peserta mengikuti pertemuan pemutakhiran data profil kesehatan

Oleh karena itu, setelah mengikuti pertemuan ini diharapkan nantinya para peserta dapat bekerja dengan lebih serius dan maksimal dalam mengumpulkan dan menginput data. Apalagi, seperti diketahui bahwa data kesehatan ini tidak berbentuk statis, tetapi melainkan bergerak dinamis.

“Contohnya saja data kematian, tentu tidak akan tetap berjumlah 5 setiap bulannya, pasti ada naik atau turun, begitu juga dengan data-data lainnya,” tutur Ridwan.

Jadi, lanjut mantan Kepala Bagian Humas Setda Inhil ini, sangat penting memberikan penyegaran kembali kepada aparatur dan tenaga kesehatan, baik yang ada di Puskesmas maupun Dinkes Inhil, sehingga dapat terus meningkatkan kompetensi dan kinerjanya, sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Ke depan, kita juga ingin agar Puskesmas lebih terbuka tentang data dan informasi kesehatan yang ada di wilayah kerjanya, serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar seluruh pihak terkait,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan dan Pengendalian Dinkes Inhil, Edi Irawan SKM menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan, untuk menggambarkan secara umum situasi, kondisi dan keadaan di Negeri Seribu Parit, khususnya di bidang kesehatan.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan, untuk mengevaluasi sejauhmana capaian dan hasil dari program yang selama ini kita berikan,” terang Edi.

Selanjutnya, data profil ini akan dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan, pelaksanaan monitoring dan evaluasi program kesehatan di tahun berikutnya.

“Apalagi, setiap tahunnya kita selalu menerbitkan profil Dinkes, yang diambil dari data-data UPT Puskesmas dan jaringannya,” imbuhnya.(adi/adv)