Ini 4 Jenis Buah yang Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan

pisangdetikriau.org – Jangan makan buah terlalu berlebihan ya, nanti memiliki kadar gula yang berlebih. Memang buah-buahan bila dikonsumsi oleh manusia secara berlebihan dapat menimbulkan efek negatif bagi tubuh yaitu dapat meningkatkan kadar gula yang tinggi.

Namun, jika Anda mengonsumsi buah secara teratur dan tepat, justru buah-buah yang Anda konsumsi dapat memberikan hal positif bagi badan diantaranya mampu untuk menurunkan berat badan. Berikut ini ada beberapa buah yang bisa Anda konsumsi dan tentunya dapat membantu Anda untuk menurunkan berat badan secara alami.

Seperti yang dilansir dari situs merdeka.com.

  1. Alpukat

Siapa sih yang tidak mengenal buah yang satu ini, buah alpukat kerap kali dianggap oleh masyarakat untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Tidak hanya itu juga, alpukat juga berperan untuk meningkatkan testoteron. Testoteton ini ialah suatu hormone yang membantu sekaligus bertanggung jawab untuk menurunkan berat badan. Penurunan berat badan ini juga cocok untuk para pria maupun wanita.

  1. Buah pir

Pir memang dikenal akan kaya kandungan seratnya loh. Selain memiliki serat, buah pir bila dikonsumsi oleh Anda turut membantu Anda untuk merasa kenyang walaupun cuman sebentar. Hal inilah yang dapat mendorong Anda untuk bisa menurunkan berat badan. Makan buah pir yang baik itu ialah dimana seseorang dalam mengonsumsi buah pir tidak harus mengupas kulitnya. Hal ini dikarenakan kandungan serat buah pir yang paling banyak terdapat pada kulit buah pir.

  1. Apel

Tidak hanya pada buah pir saja yang punya kandungan seratnya. Buah apel juga menyimpan kandungan serta yang sama dengan buah pir. Kandungan serat pada buah apel dipercaya dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Manfaat kandungan seratnya pun juga sama dengan buah pir yaitu dapat memberikan efek kenyang bila mengosumsi buah apel.

  1. Pisang

Buah yang satu ini dikenal dengan kandungan serat yang gampang sekali mudah larut ke dalam tubuh. Pisang juga memberikan efek positif bagi orang yang mengonsumsi buah ini diantaranya mampu menahan seseorang untuk mengonsumsi makanan yang berat-berat. Untuk itulah biasakan mengonsumsi buah ini dengan sepotong pisang pada saat sarapan. Ini dapat membantu Anda untuk meningkatkan sistem imun dalam tubuh.

Penulis: Lindra Nurbani Rahman (dro/ciricara)

 




Juknis 2015; Penggunaan, Hal yang Perlu diperhatikan dan Larangan Penggunaan Dana Bos

Dana BOS

Penggunaan Dana Bos

  • Pengembangan perpustakaan
    • Wajib membeli buku teks pelajaran kurikulum 2013 (SD kelas 1, 2, 3, dan 6, SMP kelas 9) bagi peserta didik dan guru.
    • Membeli kekurangan buku teks pelajaran kurikulum 2013 atau mengganti buku yang rusak di kelas lainnya.

Membeli buku teks pelajaran kurikulum 2013 untuk peserta didik sebagai cadangan yang disimpan di perpustakaan sebanyak 5% dari jumlah peserta didik

  • Langganan publikasi berkala
  • Akses informasi online
  • Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan
  • Peningkatan kompetensi tenaga pustakawan
  • Pengembangan database perpustakaan
  • Pemeliharaan perabot perpustakaan
  • Pemeliharaan dan pembelian AC perpustakaan
  • Penerimaan peserta didik baru
    • Administrasi pendaftaran
    • Penggandaan formulir Dapodik
    • Administrasi pendaftaran
    • Pendaftaran ulang
    • Biaya pemasukan, validasi, pemutakhiran data dan pengiriman data pokok pendidikan
    • Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan
    • Penyusunan RKS/RKAS
    • Dan kegiatan lain yang terkait
  • Pembelajaran dan ekstra kurikuler
    • PAKEM (SD) dan Pembelajaran Kontekstual (SMP)
    • Pengembangan pendidikan karakter
    • Pembelajaran remedial dan pengayaan
    • Pemantapan persiapan ujian
    • Olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka dan palang merah remaja,
    • Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
    • Pendidikan Lingkungan Hidup
    • Pembiayaan lomba-lomba yang belum dibiayai
  • Ulangan dan ujian
    • Ulangan harian,
    • Ulangan tengah semester,
    • Ulangan akhir semester/Ulangan Kenaikan Kelas
    • Ujian sekolah
  • Bahan habis pakai
    • ATK, bahan praktikum, buku induk, buku inventaris
    • Minuman/makanan ringan keseharian di sekolah
    • Pengadaan suku cadang alat kantor
    • Alat-alat kebersihan sekolah
  • Langganan daya dan jasa
    • Listrik, air, telepon, dan internet (fixed/mobile modem) baik berlangganan maupun prabayar
    • Pembiayaan penggunaan internet termasuk untuk pemasangan baru
    • Membeli genset atau jenis lainnya yang lebih cocok di daerah tertentu
  • Perawatan sekolah/rehab ringan dan sanitasi
    • Pengecatan, perbaikan bagian bangunan yang rusak
    • Perbaikan mebeler
    • Perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan WC) dan saluran air hujan
  • Honor bulanan guru dan tenaga kependidikan
    • Guru honorer (hanya untuk memenuhi SPM)
    • Pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS SD)
    • Pegawai perpustakaan
    • Penjaga Sekolah
    • Satpam
    • Pegawai kebersihan

Untuk sekolah negeri maksimal 15% dari dana BOS total, dimana pengangkatan atas persetujuan Disdik Kab/Kota dengan pertimbangan prinsip pemerataan distribusi

  • Pengembangan profesi guru
    • KKG/MGMP dan KKKS/MKKS
    • Menghadiri seminar yang terkait langsung dengan peserta didik miskin yang belum menerima bantuan program lain seperti KIP
    • Membantu biaya/alat transportasi yg merupakan inventaris sekolah.
    • Membeli seragam, sepatu dan alat tpeningkatan mutu pendidik dan ditugaskan oleh sekolah
  • Membantu
  • Pembiayaan pengelolaan BOS
    • Alat tulis kantor
    • Penggandaan, surat-menyurat, insentif bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS
    • Biaya transportasi mengambil dana BOS di bank/pos
  • Pembelian dan perawatan perangkat komputer
    • Desktop/workstation maks 4 (SD) dan 7 (SMP)
    • Printer atau printer plus scanner maks 1 unit
    • Laptop maks 1 unit seharga maks Rp 6 juta
    • Proyektor maks 2 unit seharga maks Rp 5 juta/unit
  • Biaya lainnya (apabila seluruh komponen di atas sudah terpenuhi pembiayaannya)
    • Peralatan pendidikan yang mendukung kurikulum 2013
    • Mesin ketik
    • Peralatan UKS
    • Pembelian meja dan kursi peserta didik jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Penggunaan Dana

  • Prioritas utama adalah kegiatan operasional sekolah;
  • Bagi sekolah yang telah menerima DAK, tidak boleh menggunakan dana BOS untuk hal yang sama;
  • Transportasi dan uang lelah guru PNS yang bertugas di luar kewajiban jam mengajar harus mengikuti standar Pemerintah Daerah;
  • Bunga Bank/Jasa Giro dana BOS di rekening sekolah menjadi milik sekolah (Surat Edaran Ditjen Perbendaharaan Nomor: S-5965/PB/2010 tanggal 10 Agustus 2010).

Larangan Penggunaan Dana BOS

  • Disimpan dengan maksud dibungakan;
  • Dipinjamkan kepada pihak lain;
  • Membeli software pelaporan keuangan BOS;
  • Membiayai kegiatan yang bukan prioritas sekolah dan berbiaya besar, misalnya studi banding, tur studi;
  • Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kec/Kab/Kota/Provinsi/Pusat/pihak lain, kecuali untuk membayar keikutsertaan peserta didik/guru;
  • Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru;
  • Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/peserta didik yang bukan inventaris sekolah, kecuali bagi peserta didik miskin;
  • Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat;
  • Membangun gedung/ruangan baru;
  • Membeli Lembar Kerja Siswa (LKS) dan bahan/alat yang tidak mendukung proses pembelajaran;
  • Menanamkan saham;
  • Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana lain secara penuh/wajar;
  • Membiayai kegiatan penunjang yang tidak terkait operasi sekolah, misalnya iuran perayaan hari besar nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan;
  • Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti pelatihan/sosialisasi/pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang diselenggarakan lembaga di luar SKPD Pendidikan Provinsi/Kab/Kota dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (bos.kemdikbud.go.id)

Informasi BOS 2015 versi lengkap (2 Des)

 Klik disini:  Tempat Pengaduan dana bos




Hindari Penyelewengan, Disdik Diminta Pantau Penggunaan Dana BOS di Inhil

82dana bosTEMBILAHAN (detikriau.org) – Untuk menghindari penyelewengan dan penyalahgunaannya, Dinas Pendidikan (Disdik) diminta melakukan pemantauan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas saat berbincang dengan detikriau.org, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, baru-baru ini.

Dikatakan pria yang akrab disapa Sitas ini, selain melakukan pemantauan langsung di lapangan, Disdik juga harus memberikan pemahaman kepada Kepala Sekolah (Kepsek) tentang penggunaan dan pengelolaan dana BOS yang sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Seluruh Kepsek harus faham betul bagaimana penggunaan dan pengelolaan dana BOS ini, sehingga tidak terjadi penyimpangan dan nantinya dapat berimbas pada persoalan hukum yang menyebabkan mereka masuk penjara,” tutur Sitas.

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, setiap sekolah harus memasang papan pengumuman tentang jumlah dana BOS yang diterimanya dan dipergunakan untuk apa saja.

“Ini untuk menghindari adanya persepsi negatif di masyarakat, serta dalam upaya transparansi penggunaan anggaran atas bantuan dari pemerintah yang merupakan tanggung jawab pihak sekolah sebagai penerima dan pengelolanya,” imbuhnya.( adi/adv)




Rumah dibobol Maling, HP Bernilai Jutaan dibawa Kabur

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Warga Jalan Keritang Kecamatan Tembilahan, Muhammad (20) bernasib Apes. Handphone bernilai jutaan yang baru dibelinya raib digondol maling.

Berdasarkan keterangan korban kepada pihak kepolisian, kejadian itu dialaminya pada senin (25/5) sekitar pukul 03.30 Wib dinihari. Subuh itu, korban terbangun dan kemudian beranjak ke bagian dapur . Setibanya di dapur, korban merasa heran karena pintu bagian belakang tampak dalam kondisi terbuka.

Merasa curiga, si korban kemudian memeriksa untuk mencari tau. Saat itulah korban melihat seorang laki-laki yang tidak ia kenal dalam kondisi berdiri di dalam rumahnya. sontak korban berteriak.

“mendengar teriakan, pelaku langsung kabur dan sempat dikejar oleh korban. Sayangnya usaha pengejaran itu tidak berhasil. pelaku berhasil melarikan diri,” Terang Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Senin (25/5/2015)

Gagal memburu pelaku lanjut Warno, korban kembali ke rumah dan memeriksa hartabenda milikinya. Saat itulah baru diketahuinya pelaku telah berhasil menggondol 1 unit HandPhone miliknya merk IPHONE 5 S dan uang tunai Rp 50 ribu.

“Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian mencapai Rp 6,35 juta. Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolsian,” tutup PAUR Humas.(mirwan)




Juni, Survey Penerima Meteran Listrik Gratis Diupayakan Rampung

“Syarat Utama, Kondisi Rumah Calon Penerima”

Kondisi rumah penerima  listrik gratis. Foto: bengkaliskab.go.id
Kondisi rumah penerima listrik gratis. Foto: bengkaliskab.go.id

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelaksanaan survey warga miskin yang berhak menerima meteran gratis diwacanakan akan rampung pada bulan Juni mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Tengku Eddy Afrizal melalui Kabid Tenaga Kelistrikan, Yusnaldi saat dijumpai awak media di ruang kerjanya, Senin (25/5/2015).

“Kita upayakan bulan Juni mendatang sudah bisa diterbitkan hasilnya dan kita sampaikan secara umum. Untuk saat ini, tim masih bekerja melakukan survey di lapangan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari total warga yang mengajukan sekitar 430 KK, untuk sementara ada yang telah masuk ke dalam data penerima meteran gratis kurang lebih 300 KK untuk warga Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu dan Tempuling.

“Tahun ini hanya ada 3 kecamatan itu saja, dan dari hasil survey sementara iti terus dilakukan hingga rampung,” katanya lagi.

Adapun yang menentukan siapa yang layak menerima, Yusnaldi menerangkan, dikarenakan meteran gratis ini adalah program Menteri ESDM, maka katanya yang berhak menentukan layak atau tidaknya penerimapun dari tim kementrian melalui Satuan Kerja Listrik Pedesaan.

“Kita hanya menerima pengajuan masyarakat dan mengusulkan sejumlah warga miskin ini ke Pusat, namun yang menentukan langsung dari tim di lapangan,” tuturnya.

Untuk kategori miskin, disampaikannya ada beberapa yang dipandang diantaranya, kondisi rumah, pendapatan dari kerja sehari-hari dan mendapat surat keterangan miskin dari pemerintah desa setempat.

Meski begitu, tetap ditekankannya kondisi rumah yang paling diutamakan, makanya ada tim yang langsung turun ke lapangan. Jika kondisi rumah calon penerima meteran dinilai mampu, secara otomatis tim survey memberi tanda kalau warga tersebut tidak berhak menerima.(mirwan)




Sempena Bulan Bhakti IBI KB Kes, Masyarakat di Kateman Ikuti Pemasangan Implan Gratis

image-4TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puluhan masyarakat di Kecamatan Kateman mengikuti proses pemasangan implan gratis yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dari UPT Puskesmas setempat, akhir pekan kemarin.

Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Bandar Sri Gemilang, Sungai Guntung ini sempena dengan peringatan Bulan Bhakti IBI KB Kes tahun 2015.

Turut hadir saat itu, perwakilan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Inhil, pengurus IBI Ranting Kecamatan Kateman, jajaran Puskesmas, TP PKK, serta Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Kateman.

image-3Kepala UPT Puskesmas Kateman, Zainuddin SKM mengatakan, pemasangan implan atau yang dikenal juga dengan sebutan alat kontrasepsi bawah kulit ini dimaksudkan untuk menekan angka kelahiran guna mensukseskan program Keluarga Berencana (KB) yakni cukup dengan dua anak saja.

“Dengan kegiatan ini kita harapkan masyarakat dapat ikut bersama-sama mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam upaya mewujudkan keluarga yang sejahtera,” kata Zainuddin.

Selain menggelar pemasangan implan gratis, pada kesempatan itu juga dilakukan penyuluhan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan pembukaan kelas ibu hamil. (adi/adv)