Dinkes Inhil Ingatkan Pentingnya Timbang Balita Setiap Bulan

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak merupakan tanggung jawab utama bagi setiap orang tua. Dalam upaya mendukung hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) kembali mengingatkan pentingnya menimbang balita setiap bulan melalui Kartu Menuju Sehat (KMS). Kartu ini tidak sekadar kartu identitas, melainkan juga merupakan alat penting yang berisi informasi tentang perkembangan kesehatan si kecil, Jum’at (9/8/24).

Kenapa Harus Menimbang Setiap Bulan?

Menimbang balita setiap bulan bukanlah sekadar rutinitas kosong, melainkan tindakan yang sangat penting dalam memantau kesehatan dan pertumbuhan anak. Berikut beberapa alasan mengapa menimbang balita secara rutin sangat dianjurkan:

1. Indikator Kesehatan: Berat badan adalah indikator utama kesehatan dan pertumbuhan anak. Dengan menimbang secara rutin, kita dapat memastikan apakah si kecil tumbuh sesuai dengan standar yang sehat.

2. Deteksi Dini Masalah Kesehatan: Melalui penimbangan rutin, dapat terdeteksi dini apabila ada masalah kesehatan yang mungkin muncul, seperti gangguan pertumbuhan atau kekurangan gizi.

3. Monitoring Efektivitas Gizi: Penimbangan bulanan membantu orang tua dan tenaga kesehatan untuk mengevaluasi apakah program gizi yang diberikan sudah efektif atau perlu disesuaikan.

4. Konsistensi Perkembangan: Dengan mencatat berat badan secara berkala, kita dapat melihat pola pertumbuhan anak dan memastikan bahwa perkembangannya berlangsung konsisten.

Peran Kartu Menuju Sehat (KMS)

KMS bukan hanya sebagai catatan administratif semata, tetapi merupakan instrumen penting dalam mendukung upaya pemantauan kesehatan anak. Dengan KMS, setiap penimbangan bulanan dapat dicatat dan dilacak perkembangannya dari waktu ke waktu. Ini memudahkan orang tua untuk melihat secara langsung bagaimana pertumbuhan si kecil dalam kurun waktu tertentu.

Ajakan untuk Bersama-sama Mewujudkan Generasi Penerus yang Sehat

Dengan menimbang balita setiap bulan dan mencatatnya di KMS, kita tidak hanya menjaga kesehatan anak secara individu, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membangun generasi penerus yang sehat dan kuat. Keterlibatan aktif orang tua dalam memantau pertumbuhan anak adalah kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan dan perawatan kesehatan anak secara holistik.

Mari bersama-sama, ayah bunda, lakukan langkah sederhana ini untuk memastikan masa depan yang cerah bagi anak-anak kita. Dengan perhatian dan tindakan yang tepat, kita dapat memastikan setiap anak memiliki akses terbaik untuk tumbuh kembang dengan optimal dan menjadi generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing tinggi.




Kepala Dinkes INHIL Optimalkan Upaya Pencegahan Diabetes

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan perlunya pengoptimalan upaya pencegahan diabetes ditingkat Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir.

Pernyataan ini disampaikan menyusul peningkatan jumlah penderita diabetes tipe 2 yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir, Jum’at (09/08/2024).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, mengungkapkan bahwa diabetes mellitus, khususnya tipe 2, telah menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan.

“Kami mencatat peningkatan kasus diabetes yang memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu, puskesmas harus memperkuat program pencegahan dan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Rahmi Indrasuri menekankan pentingnya beberapa langkah kunci dalam pencegahan diabetes, seperti penyuluhan tentang pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, dan deteksi dini bagi mereka yang berisiko tinggi.

Dinas Kesehatan juga mendorong puskesmas untuk meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan organisasi non-pemerintah, dalam rangka memperluas jangkauan program-program kesehatan.

Sebagai bagian dari strategi ini, puskesmas diharapkan untuk menyelenggarakan lebih banyak seminar, pemeriksaan kesehatan gratis, dan program-program komunitas yang fokus pada gaya hidup sehat.

Selain itu, diharapkan juga adanya peningkatan pelatihan bagi tenaga medis untuk memberikan informasi yang akurat dan dukungan kepada pasien diabetes.

Dengan langkah-langkah ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berharap dapat menurunkan angka prevalensi diabetes dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.(ADV)




Dinkes Inhil Sampaikan Faktor Genetik dalam Risiko Sakit Jantung

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir baru-baru ini mengeluarkan pernyataan mengenai hubungan antara faktor genetik dan risiko sakit jantung. 08/08/24

Menurut laporan terbaru, penyakit jantung koroner yang sering dianggap sebagai penyakit yang dapat dihindari ternyata juga memiliki komponen genetik yang signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, mengungkapkan bahwa penelitian terbaru menunjukkan bahwa riwayat keluarga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami masalah jantung. 

“Kami menemukan bahwa individu yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit jantung cenderung memiliki risiko lebih tinggi. Ini menunjukkan adanya faktor genetik yang mempengaruhi kesehatan jantung,” jelasnya.

Faktor-faktor genetik yang berperan dalam penyakit jantung termasuk predisposisi terhadap kolesterol tinggi, hipertensi, dan gangguan metabolisme. 

Dinas Kesehatan juga menekankan pentingnya pemantauan dan deteksi dini untuk individu yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

Sebagai langkah preventif, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir merekomendasikan pemeriksaan kesehatan rutin dan konsultasi dengan tenaga medis untuk memahami risiko genetik. Mereka juga menyarankan perubahan gaya hidup sehat, seperti pola makan bergizi dan olahraga teratur, sebagai bagian dari strategi pencegahan.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara genetik dan sakit jantung, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menjaga kesehatan jantung mereka.




Turun Padamkan Karlahut di Batang Tuaka, Kapolres Inhil Sebut Api Sudah Padam Namun…

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Budi Setiawan turun langsung memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Batang Tuaka, Kamis (8/8/2024).

Pemadaman Karhutla yang berada di parit 10 itu, di ikuti PJU dan personil Polres Inhil, Polsek Batang Tuaka, TNI, BPBD dan Masyarakat sekitar.

Kapolres mengungkapkan, adapun kronologis kejadian Bhabinkamtibmas Desa Simpang Jaya mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran lahan di daerah tersebut.

Bhabinkamtibmas dan MPA Desa menuju TKP untuk melakukan pemadaman bersama masyarakat Desa Simpang Jaya.

“Untuk kondisi saat ini api di TKP Karhutla Desa Tanjung Jaya sudah padam, namun terus dilakukan pendinginan dan penyekatan oleh Tim di lapangan agar tidak menimbulkan titik api baru yang dapat meluas dan melebar, dan saat ini pendinginan dan penyekatan masih berlangsung,” ungkap AKBP Budi.

AKBP Budi memastikan polres dan jajaran polsek jajaran berkomitmen akan segera dan secepatnya memadamkan kebakaran hutan. ‘Pantang pulang sebelum api benar-benar padam’.

“Kami menghimbau seluruh masyarakat khususnya Inhil tidak membakar lahan sembarangan, baik membersihkan ataupun membuka lahan. Polda Riau khususnya Polres Inhil beserta polsek jajaran akan menindak tegas pelaku yang mengakibatkan Karhutla,” kata AKBP Budi.

Kegiatan penanganan Karhutla tersebut dilaksanakan dengan kuat Personel sebanyak 53, Polres Inhil sebanyak 15 , Polsek Batang Tuaka sebanyak 14 personel, TNI sebanyak 7 personel, Kepala Desa Simpang Jaya, BPBD sebanyak 7 orang dan Masyarakat sebanyak 10 orang.

Peralatan yang digunakan dalam penanganan Karhutla tersebut, antara lain mesin merk mini striker sebanyak 4 unit, nozle sebanyak 1 unit dan selang sebanyak 12 gulung. ***




Kadis Dinkes Inhil Ungkapkan Faktor Genetik dan Resiko Sakit Jantung

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir baru-baru ini mengeluarkan pernyataan mengenai hubungan antara faktor genetik dan risiko sakit jantung. 08/08/2024).

Menurut laporan terbaru, penyakit jantung koroner yang sering dianggap sebagai penyakit yang dapat dihindari ternyata juga memiliki komponen genetik yang signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, mengungkapkan bahwa penelitian terbaru menunjukkan bahwa riwayat keluarga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami masalah jantung.

“Kami menemukan bahwa individu yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit jantung cenderung memiliki risiko lebih tinggi. Ini menunjukkan adanya faktor genetik yang mempengaruhi kesehatan jantung,” jelasnya.

Faktor-faktor genetik yang berperan dalam penyakit jantung termasuk predisposisi terhadap kolesterol tinggi, hipertensi, dan gangguan metabolisme.

Dinas Kesehatan juga menekankan pentingnya pemantauan dan deteksi dini untuk individu yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

Sebagai langkah preventif, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir merekomendasikan pemeriksaan kesehatan rutin dan konsultasi dengan tenaga medis untuk memahami risiko genetik. Mereka juga menyarankan perubahan gaya hidup sehat, seperti pola makan bergizi dan olahraga teratur, sebagai bagian dari strategi pencegahan.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara genetik dan sakit jantung, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menjaga kesehatan jantung mereka.(ADV)




H Herman Pinta Masyarakat Turut Aktif Mengawasi Progres Pembangunan Infrastruktur di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pj Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Herman, SE.,MT meminta kepada seluruh pihak terkait termasuk peran aktif masyarakat agar turut mengwasi dan melaporkan progres pengerjaan proyek infrastruktur secara terbuka melalui sosial media.

“Mulai hari ini, saya berharap lebih dimasifkan keterlibatan dan peran aktif masyarakat untuk turut melaporkan progses pengerjaan proyek di Inhil, tidak terkecuali kepada Camat, Kepala Desa dan semua unsur steckholder termasuk rekanan yang mengerjakan proyek infrastruktur yang hari ini tengah berjalan di Kabupaten Inhil,” imbuhnyaimbuhnya, Kamis (8/8/2024).

Tak hanya itu, Pj Bupati Inhil juga meminta agar setiap kegiatan pembangunan infrastruktur dilakukan pengawasan secara berkala dengan membuat dokumentasinya.

“Buat dokumentasi kegiatan pengawasan dilapangan secara berkala berupa video dan ceritakan sejauh apa progres yang telah berjalan,” pinta Pj Bupati Inhil.

“Semua proyek infrastruktur yang hari ini dikerjakan, awasi dan laporkan ke publik secara terbuka melalui sosial media. Keterbukaan ini penting, sebagai bentuk pertanggung jawaban kita bersama kepada publik,” tutup H Herman. {Arbain)