Pererat Kebersamaan, PKB GPIB Suria Kasih Tembilahan Gelar Turnamen Domino di HUT ke-45

ARBindonesia.com, TEMBILAHAN – Menginjak usia yang ke-45 pada tahun 2026 ini, Persekutuan Kaum BapakGereja Protestan di Indonesia bagian Barat (PKB GPIB) Suria Kasih Tembilahan menggelar serangkaian kegiatan sosial yang penuh keakraban.

Bertempat di halaman Sekretariat GPIB Suria Kasih Tembilahan, kemeriahan perayaan tahun ini diwarnai dengan pertandingan domino dan catur yang diikuti antusias oleh para jemaat, Kamis (16/7/2026).

Acara ini mengusung tema yang mendalam, yaitu “Panggilan Kaum Bapak untuk Hidup Kudus dan Benar”. Tema ini menjadi refleksi sekaligus pengingat bagi kaum bapak untuk terus menjadi teladan yang baik dalam keluarga maupun masyarakat.

Dari Kita untuk Kita: Menembus Batas dengan Kebersamaan

Ketua Panitia Pelaksana, JB Gian B. Marbun, didampingi oleh Sekretaris P. Limbong dan Bendahara E. Simbolon, mengungkapkan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah memupuk rasa persaudaraan.

“Ini adalah giat perdana kita dengan prinsip ‘Dari Kita untuk Kita’. Fokus utamanya bukan sekadar menang atau kalah, melainkan bagaimana momen ini bisa menumbuhkan kebersamaan yang erat di antara kita semua,” ujar JB Gian B. Marbun.

Dukungan Penuh dari Gereja
Kegiatan sosial ini juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pendeta GPIB Suria Kasih Tembilahan, Pdt. Andreas Oktavianus Sebayang, S.Si.,Teol. Beliau berharap momentum hari ulang tahun ini dapat semakin solid dalam pelayanan dan kehidupan sehari-hari.

Ia juga menambahkan sebuah pesan optimis yang menjadi pembakar semangat seluruh panitia dan jemaat: “Tidak ada yang tidak mungkin dengan adanya kebersamaan.”

Turnamen domino dan catur yang berlangsung di Jalan SKB tersebut sukses menciptakan suasana hangat, penuh tawa, namun tetap menjunjung tinggi sportifitas.

Melalui kegiatan sederhana yang merakyat ini, PKB GPIB Suria Kasih Tembilahan membuktikan bahwa kebersamaan adalah modal utama dalam menjalankan panggilan pelayanan yang kudus dan benar. *




Penuh Haru dan Harapan, Pemkab Inhil Tantang Lulusan STAI Auliaurrasyidin Dobrak Tantangan Zaman

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Suasana khidmat bercampur haru biru menyelimuti Sidang Senat Terbuka Wisuda XXX Program Sarjana STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Periode II Tahun Akademik 2025/2026.

Sebanyak 123 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang tidak hanya menjadi panggung selebrasi, tetapi juga menyisakan cerita perjuangan yang menyentuh hati.

Di tengah gemuruh kebahagiaan para lulusan, momen emosional tak terbendung saat Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya salah seorang wisudawan sebelum hari bersejarah ini tiba.

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi dan keringat almarhum semasa hidup, prosesi wisuda tetap dilakukan secara simbolis. Ijazah kelulusan diserahkan langsung kepada pihak keluarga yang hadir dengan ketegaran luar biasa.

Bupati Inhil, H. Herman, SE, MT, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Inhil, Fadillah, menegaskan bahwa gelar sarjana yang diraih hari ini adalah bukti nyata dari ketekunan, pengorbanan, dan untaian doa tiada henti dari orang tua.

Namun, Pemkab Inhil juga mengingatkan bahwa panggung wisuda ini bukanlah garis finish. Justru, ini adalah genderang perang awal untuk menghadapi realitas dunia kerja dan tantangan zaman yang semakin kompetitif.

“Keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Fadillah saat membacakan sambutan Bupati.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar di pundak 123 lulusan baru ini. Mereka dituntut tidak hanya menjadi penonton, melainkan motor penggerak yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing tinggi demi mendobrak kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir.

“Jadilah generasi yang mampu menjawab tantangan zaman dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan pengabdian,” tambahnya membakar semangat para wisudawan.

Di akhir acara, apresiasi tinggi diberikan kepada STAI Auliaurrasyidin Tembilahan yang konsisten menjadi pabrik pencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas di Inhil.

Kampus ini diharapkan terus melahirkan generasi berakhlak mulia yang siap bertarung di era modern, sekaligus menjadi pilar utama kesejahteraan masyarakat daerah. (Arb)




Argentina Tumbangkan Inggris Lewat Drama Semifinal Piala Dunia 2026

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Argentina memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1 dalam laga penuh drama di Stadion Marcedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari waktu setempat.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Inggris sempat unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon di menit ke-55. Namun, Argentina menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan di penghujung laga.

Menit ke-85, Enzo Fernandez mencetak gol penyama kedudukan lewat tembakan jarak jauh spektakuler. Gol ini memicu kontroversi karena banyak yang menilai Lionel Messi, pemberi assist, berada dalam posisi offside. Meski demikian, wasit dan VAR tidak menganulir gol tersebut.

Drama berlanjut di masa tambahan waktu. Lautaro Martinez menjadi pahlawan setelah menyundul bola hasil umpan silang Messi pada menit 90+2, memastikan kemenangan Argentina sekaligus tiket ke final.

Kemenangan ini menegaskan dominasi Argentina di panggung dunia, sementara Inggris harus kembali menelan kekecewaan karena gagal menembus final. Argentina akan berhadapan dengan Spanyol di partai puncak, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli mendatang. (Arb)




Polda Riau Selidiki Dugaan Perusakan 100 Hektare Hutan Mangrove di Rohil

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Sekitar 90 hingga 100 hektare hutan mangrove di Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), ditemukan rusak, diduga untuk dijadikan lahan perkebunan.

Atas temuan tersebut, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau langsung ditugaskan menyelidiki dugaan tindak pidana lingkungan tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, mengatakan tim penyidik menemukan sejumlah kerusakan di beberapa titik pada hutan mangrove di kawasan Kepenghuluan Pasir Limau Kapas tersebut.

“Dugaan perusakan hutan mangrove tersebut diperkirakan mencakup area seluas sekitar 90 sampai 100 hektare. Kasus ini menjadi perhatian Polda Riau dan akan kami usut secara tuntas,” kata Ade, Rabu (15/7/2026).

Kombes Ade menjelaskan, lokasi kawasan yang diduga dirambah tersebut berada di Dusun Lestari Indah Sungai Sanggul hingga Dusun Batang Kopau.

Hasil pengecekan menunjukkan kawasan tersebut merupakan Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang berada di dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

“Kawasan hutan mangrove tersebut memiliki fungsi penting sebagai pelindung pesisir serta habitat berbagai jenis flora dan fauna,” jelas Kombes Ade.

Lebih lanjut, Ade mengatakan, sesuai instruksi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, pihaknya diperintahkan melakukan penyelidikan secara profesional, menyeluruh, dan berbasis pembuktian ilmiah.

Karena itu, pihaknya akan memproses pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku jika ditemukan unsur pidana.

“Kami akan menindak setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran berdasarkan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan, antara lain penyidik Ditreskrimsus Polda Riau berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta instansi teknis lainnya untuk melakukan verifikasi lapangan, pengumpulan alat bukti, pengukuran luasan kerusakan, hingga analisis dampak ekologis.

Ade mengingatkan bahwa ekosistem mangrove memiliki fungsi strategis sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi dan intrusi air laut, penyerap karbon biru (blue carbon), sekaligus habitat berbagai jenis ikan, udang, kepiting, burung, dan satwa lainnya yang menopang kehidupan masyarakat pesisir.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian hutan dan kawasan pesisir dengan melaporkan setiap dugaan tindak pidana lingkungan kepada aparat penegak hukum.

“Penanganan perkara ini merupakan bagian dari implementasi program Green Policing Polda Riau yang mengedepankan penegakan hukum sekaligus perlindungan terhadap kelestarian lingkungan hidup,” tegas Kombes Ade. (MC Riau)




Masyarakat Tak Lagi Berulang ke Kantor, Camat Tembilahan Hadirkan SIPA Berbasis WhatsApp

ARBindonesia.com, TEMBILAHAN – Pemerintah Kecamatan Tembilahan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di bawah kepemimpinan Camat Tembilahan, Ari Syuria, SE., M.Si., lahirlah SIPA (Sistem Informasi Pelayanan Administrasi) Tembilahan, sebuah inovasi pelayanan berbasis WhatsApp yang dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi persyaratan administrasi sebelum datang ke Kantor Camat.

Melalui WhatsApp SIPA Tembilahan di nomor +62 851-8856-9292, masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai jenis layanan administrasi. Dengan demikian, masyarakat dapat memastikan seluruh persyaratan telah lengkap sehingga cukup datang satu kali ke Kantor Camat untuk proses verifikasi dan otentikasi dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Camat Tembilahan Ari Syuria menjelaskan bahwa SIPA merupakan solusi atas permasalahan klasik yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat, yaitu harus datang berulang kali ke Kantor Camat akibat kurangnya informasi mengenai persyaratan administrasi.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien. Melalui SIPA, masyarakat dapat berkonsultasi dari rumah, mengetahui seluruh persyaratan yang dibutuhkan, sehingga ketika datang ke Kantor Camat berkas sudah lengkap. Ini akan menghemat waktu, biaya, dan memberikan kepastian pelayanan,” ujar Ari Syuria.

Melalui SIPA, masyarakat dapat memperoleh informasi persyaratan berbagai layanan administrasi, antara lain:

Susunan Keluarga
Surat Keterangan Ahli Waris
Surat Dispensasi Nikah
Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Surat Tanah (Alashak, Hibah, dan SKGK)
Surat Keterangan Hilang Surat Tanah
Surat Keterangan Tukang (E-Pas Kecil)
Pelimpahan Nomor Porsi Haji
Penarikan Rekening Haji dan Rekomendasi Izin Tower.

Seluruh informasi tersebut dapat diakses dengan mudah melalui menu layanan pada WhatsApp SIPA Tembilahan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor hanya untuk menanyakan persyaratan administrasi.

Inovasi SIPA merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Tembilahan dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik sekaligus mendukung visi Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE., MT, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, cepat, transparan, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dengan hadirnya SIPA, diharapkan kualitas pelayanan administrasi di Kecamatan Tembilahan semakin meningkat, birokrasi menjadi lebih sederhana, serta masyarakat memperoleh kepastian layanan tanpa harus mengalami pemborosan waktu maupun biaya akibat bolak-balik mengurus dokumen.

SIPA Tembilahan mengusung semangat “Konsultasi dari Rumah, Datang Sekali, Urusan Selesai.”

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi pelayanan administrasi, dapat menghubungi:

πŸ“² WhatsApp SIPA Tembilahan
+62 851-8856-9292




Abrasi Hantam Tanah Merah Inhil, 6 Rumah Amblas ke Sungai dan Kerugian Capai Rp900 Juta

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR– Bencana mengerikan kembali melanda pesisir Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Mengganasnya abrasi di Dusun II Sungai Udang, Desa Sungai Nyiur, Kecamatan Tanah Merah pada Selasa (14/7/2026), seketika meluluhlantakkan permukiman warga dan fasilitas umum.

Tak butuh waktu lama setelah menerima laporan mencekam dari warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC). Mereka bergerak cepat menerobos lokasi untuk melakukan peninjauan, kaji cepat, sekaligus mengevakuasi para korban yang syok akibat kehilangan tempat tinggal.

6 Rumah Rusak Berat, Fasilitas Umum Lumpuh

Dampak hantaman abrasi kali ini terbilang masif. Berdasarkan data kaji cepat di lapangan, tercatat 9 Kepala Keluarga (KK) dengan total 17 jiwa terpaksa kehilangan ruang aman mereka. Sebanyak 6 unit rumah warga dilaporkan rusak berat setelah fondasinya amblas tergerus arus sungai.

Dampak Kerusakan Abrasi Desa Sungai Nyiur:
Permukiman: 6 Unit Rumah Rusak Berat (9 KK / 17 Jiwa Terdampak)
Pendidikan & Religi: 1 Unit Rumah Tahfidz
Infrastruktur: Jembatan Beton (~100 Meter) & Pelabuhan Umum
Fasilitas Umum: 1 Titik Sumur Bor & 1 Tiang Listrik

Hancurnya jembatan beton sepanjang seratus meter dan pelabuhan umum tersebut praktis membuat aktivitas dan akses transportasi masyarakat setempat lumpuh total. Berdasarkan asesmen awal, total kerugian materiil akibat bencana ini ditaksir menembus angka Rp900 juta.

Respons Cepat BPBD

Keselamatan warga menjadi prioritas utama
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Inhil, R. Arliansah, menegaskan bahwa jajarannya bergerak dalam mode siaga penuh demi memastikan keselamatan warga yang terdampak.

“Begitu menerima informasi, kami langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat ke lokasi. Fokus utama kami adalah kaji cepat, pendataan, dan evakuasi masyarakat. Langkah taktis ini wajib dilakukan agar penanganan darurat di lapangan bisa langsung dieksekusi,” ujar R. Arliansah dengan tegas.

Ia menambahkan, aksi sigap ini merupakan komitmen nyata BPBD Inhil dalam merespons bencana secara cepat. Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyalurkan bantuan dan mengidentifikasi kebutuhan dasar para pengungsi.

Peringatan Keras: Waspada Potensi Abrasi Susulan!

Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, R. Arliansah melempar peringatan keras kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk tidak lengah. Peningkatan debit air dan cuaca ekstrem sewaktu-waktu bisa memicu abrasi susulan.

“Kami mengimbau keras agar masyarakat tetap waspada. Jika melihat tanda-tanda abrasi atau retakan tanah yang membahayakan, segera laporkan ke pemerintah desa atau BPBD. Kecepatan laporan warga adalah kunci utama agar kita bisa mencegah jatuhnya korban jiwa,” pungkasnya. (Arb)