Proyek Makam Rampung, Diharap dapat Memberikan kenyamanan dan Menghilangkan Kesan Menakutkan

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

SELATPANJANG (detikriau.org) – Pelaksanaan dua pembangunan pagar Taman Pemakaman Umum (TPU) Alai Selatan, Dusun Kapas dan Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, serta satu unit pendopo TPU, rampung dikerjakan. Dengan selesainya pekerjaan proyek yang menelan dana sebesar Rp 198 juta ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan menghilangkan kesan menakutkan apabila warga berziarah ke makam.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan Pasar dan Pertamanan (DKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Joko Surianto Selamat SH, masa pelaksanaan pekerjaan pembangunan proyek ini dimulai pada 1 Mar 2015 lalu dan akan berakhir pada 30 Juni 2015 mendatang. Namun pihak rekanan mampu menyelesaikan pekerjaan sebelum batas waktu yang telah di tentukan.

“Kita berupaya agar pembangunan pagar TPU tersebut dapat terealisasi dengan baik, tentunya dengan hasil yang memuaskan,” sampaikannya kemaren

Mantan Kabag Humas ini berharap tuntasnya pekerjaan ini akan dapat memberikan kenyamanan sekaligus menghilangkan kesan menakutkan apabila warga menziarahi makam.

“Setelah ini, kita berharap partisipasinya untuk bersama menjaga dan memelihara bangunan tersebut agar dapat memberikan manfaat lebih lama bagi kepentingan bersama,” Harapnya. (eko)




Tahun ini, Pemkab Inhil Dapatkan Bantuan 50 Unit RS-RTLH dari Kemensos RI

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 50 unit rumah warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan bantuan Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil Nurlia melalui Kabid Pemberdayaan Sosial, H Burhan kepda detikriau.org diruang kerjanya, Jum’at (29/5/2015). Diperjelasnya, dari 50 unit yang bakal direhab tersebut hanya didapat warga didua kecamatan, yakni kecamatan Tembilahan dan kecamatan Reteh.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan rehabilitas ini hanya didapat bagi warga yang dinilai kurang mampu dengan kondisi rumah dibawah standar layak huni.

“peruntukannya tidak boleh bangun dari awal, dana yang tersedia ini khusus untuk merehab rumah, seperti perbaikan lantai, atap dan dinding,” katanya.

Setiap rumah dialokasikan sebesar Rp 10 juta. Diakuinya, dana dari Pemerintah Pusat tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing kelompok. Jadi, dalam pelaksanaan RS-RTLH itu katanya sudah bisa dimulai bulan ini juga, tinggal kesiapan masing-masing kelompoknya saja lagi.

Ia berpesan, jika telah dilaksanakannya perehaban tersebut agar kiranya mendokumentasikan seperti kwitansi dan foto rumah termasuk dokumen lainnya untuk dijadikan laporan kepada Kemensos RI bahwa program dari Pusat ini telah terlaksana di Kabupaten Inhil.(mirwan/advertorial)




Panwaslu Meranti Jaring Calon Panwascam di 9 Kecamatan

panwascamSELATPANJANG (detikriau.org) – Terhitung sejak tanggal 28 Mei – 1 Juni 2015, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) melakukan penjaringan calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di 9 kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Penjaringan ini dilakukan sejalan dengan akan dilaksanakannya pesta demokrasi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Desember 2015 mendatang.

“Persyaratan menjadi Panwscam sesuai pasal 85 UU Nomor 15 tahun 2015 tentang penyelenggaraan pemilihan umum, yaitu WNI, usia minimum 25 tahun, berpendidikan minimal SLTA sederajat, berdomisili di wilayah kecamatan yang bersangkutan dengan memiliki bukti identitas KTP serta tidak menduduki jabatan politik atau dipemerintahan,” terang Ketua kelompok kerja (Pokja) penjaringan, Katmuji kemaren

Saat ini menurut kata Katmuji, pihakynya sudah menyurati Kecamatan untuk membantu melakukan sosialisasi pendaftaran calon Panwascam. “Pendaftaran di mulai tanggal 28 Mei sampai 01 Juni 2015, calon Panwascam sudah mulai mengambil formulir pendaftaran. Selanjutnya pengembalian berkas pada tanggal 02 – 04 Juni dan apabila dalam penyerahan berkas tersebut masih ada kesalahan akan diberi kesempatan untuk diperpanjang,” tambahnya.

Katmuji menjelaskan, panitia akan mengumumkan atau memberitahukan pada calon pendaftar beberapa berkas yang tidak lengkap lewat pengumuman yang ditempel di setiap kecamatan nantinya. “Kesekretariatan Panwaslu Meranti di Jalan Banglas No. 107 Selatpanjang,” jelasnya.(eko)




Bakar Tongkang, 4 Mentri Akan di Undang

29Bagansiapiapi (detikriau.org) – Sebanyak empat Menteri akan diundang pada event Ritual Bakar Tongkang yang akan digelar Juli mendatang di Bagansiapiapi. Event wisata Nasional yang diselenggarakan setiap tahunnya ini memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat Riau, khususnya masyarakat Rohil. Dijadwalkan Ritual Bakar Tongkang ini akan dimulai pada 1-7 Juli mendatang. 

“Kita undang 4 Menteri, kita yakin acara ini lebih meriah. Sementara sudah kita surati 4 Menteri tersebut, diantaranya Menko Kemaritiman Dr. Ir. Dwisurya Indroyono dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti,” kata Plt Sekdakab Rohil Surya Arfan usai memimpin rapat persiapan acara Bakar Tongkan, Kamis (28/5) malam di Lantai IV Kantor Bupati Rohil.

Sedangkan untuk undangan yang akan menyusul adalah Menteri Pariwisata (Menpar) Ir. Arief Yahya, M.Sc dan Menteri Perhubungan Ignasius Djohan. “Kalau bisa keempat-empatnya lebih bagus lagi untuk hadir pada acara puncak nanti,” Harap Surya.

Kata Sekda lagi, telah menjadi event wisata yang memang sudah mendunia. Bahkan puluhan ribu orang akan datang untuk menyaksikan. “Bukan membesar-besarkan, hanya saja ini tradisi masyarakat Tionghoa yang merupakan sejarah leluhur pada zaman dahulu,” terang Surya. Karena, Ritual ini memiliki sejarah penting adanya Bagansiapiapi, dimana dahulunya masyarakat Tionghoa datang ke Bagansiapiapi dan memutuskan tidak lagi kembali ke daerah asal dan melakukan pembakaran kapal yang ditumpangi.

Berhubung sekarang orang Tionghoa Bagansiapiapi banyak yang merantau seperti Hongkong, Tiongkok, Singapura, Thailand, Taiwan dan Malaysia. Serta juga didalam negeri seperti Medan, Jakarta, Surabaya, Semarang dan Makassar. “Jadi, dengan adanya Bakar Tongkang ini Bagansiapiapi akan ramai karena banyak yang pulang,” Sebut Sekda.

Dengan begitu, tambah Surya, Pemkab Rohil mengambil momen ini untuk dijadikan objek wisata dengan harapan semakin ramai dan jelas akan menjadi perputaran perekonomian di Bagansiapiapi. “Semua bisa laku, mulai dari tukang ojek, rumah makan, penginapan dan jualan lainnya dan ini sebuah peluang bagi kita,” bebernya. Bahkan, inilah salah satu bentuk kepedulian masyarakat untuk masyarakat kecil mengais rezeki pada momen ini. Jadi jangan salah pengertian acara ini kita besar-besarkan, karena kegiatan ini dana murni orang Tionghoa dan kita pemerintah hanya menambah untuk mengundang Menteri dan Pejabat Propinsi saha,” terang Surya Arfan.

Sementara itu, Asisten III Setdakab Rohil H Ali Asfar S.Sos M.Si menambahkan, Menteri Perikanan memang ada keinginan untuk datang ke Bagansiapiapi. Karena sebelumnya dia hanya tahu dari buku, bahwa Bagansiapiapi adalah salah satu penghasil ikan terbesar di dunia. “Meksipun dia tahu dari buku,Bu Menteri akan memperhatikan Bagansiapiapi dan sudah lama beliau ingin kemari,” Ujar Ali Asfar.

Demikian halnya dengan Menteri Perhubungan. Saat ini Rohil sedang membangun bandara dan pelabuhan internasional. Dengan kehadiran mereka, setidaknya akan mempercepat proses pekerjaan yang sedang berjalan. Dengan kehadiran 4 menteri, pemerintah berencana akan melakukan seminar sehari untuk membahas potensi yang ada di Rohil.

“Kita akan mulai persiapkan sejak sekarang ini, kita inginkan acara meriah dan selanjutnya opsi teknisi acara akan diserahkan dengan pak Bupati,” tegasnya.

Acara rapat persiapan dihadiri tokoh-tokoh masyarakat Tionghua seperti Oliong serta Kadisbudparpora H Zulkarnaen, Kabag Kesara HM Nurhidayat dan perwakilan Kapolres Rohil yang diwakilkan oleh Waka Polsek Bangko AKP Dodi. [tris/adv]




Galeri Foto Rapat Paripurna DPRD Inhil Tentang Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan LKPJ Bupati




DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan LKPj Bupati

Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Inhil. Foto: Adi
Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Inhil. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna Istimewa, dalam rangka penyampaian laporan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun 2014, Kamis (28/5/15). 

Rapat Paripurna yang dilaksanakan di aula Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Dani M Nursalam didampingi para Wakil Ketua DPRD, Feriyandi dan Syahruddin, serta dihadiri Bupati HM Wardan, Unsur Forkopimda, sejumlah pejabat eselon dan anggota DPRD Inhil.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam menyatakan bahwa dewan dapat menerima laporan hasil pembahasan LKPj Bupati Inhil tahun 2014, yang diberikan dalam bentuk catatan-catatan strategis, sebagaI rekomendasi DPRD kepada Pemkab Inhil.

“Selanjutnya, pendapat, saran dan usul Pansus I ini dapat menjadi pendapat dan saran dan usul DPRD Inhil,” tutur Dani.

Sementara itu, Bupati  dalam sambutannya menjelaskan, pendapat, saran dan usul dewan selama pembahasan LKPJ ini, merupakan masukan

yang sifatnua membangun dan sangat bermanfaat bagi pembangunan Negeri Seribu Parit di masa mendatang.

“Mudah-mudahan, secara bersama-sama kita dapat membawa Kabupaten Inhil menjadi lebih baik lagi, sesuai dengan spirit baru menuju Kabupaten yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” tambahnya.

Oleh karena itu, masukan dari Pansus I ini akan menjadi catatan penting bagi Pemkab Inhil dalam menyusun program dan strategi serta arah pembangunan daerah, sebagaimana dasar dan arah pembangunan Kabupaten Inhil.

“Diharapkan ini menjadi komitmen bersama antara Pemkab dan DPRD Inhil, dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah,” imbuhnya.(adi/adv)