Kelurahan Seteba Buka Kegiatan Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015

bpsTembilahan (detikriau.org) – Lurah Seberang Tembilahan Barat Kecamatan Tembilahan, H Marbai, membuka kegiatan Pemutakhiran Basis Data Terpadu 2015. Acara bertajuk Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan di Aula kantor Kelurahan Seteba ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pusat Statistik ( KSK Tembilahan) Anita dan Fasilisator , Afrizal dengan peserta ketua RT dan RW se Kelurahan Seteba. Kamis (11/6/2015).

Lurah Seteba dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini dilaksanakan berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 460/2254/SJ tentang Pemutakhiran Basis Data Terpadu program perlindungan sosial. Ia berharap berharap kepada Ketua RT dan RW memberi data yang akurat kepada petugas.

Sementara itu Afrizal selaku Fasilisator kegiatan menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memutakhirkan kembali basis data terpadu pada tahun 2011 yang lalu untuk mendapatkan data pasti apakah nama-nama yang sudah tercetak pada dokumen PBDT 2015  penerima Program Perlindungan Sosial masih ada, pindah, tidak ada karena meninggal atau tidak dikenal.

Kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap,Tahap pertama pemutakhiran data pada tingkat Forum Konsultasi Publik dan tahap kedua melalui pencacahan secara langsun ke rumah tangga sasaran.(way)




Pansus II DPRD Inhil Gelar Rapat Finalisasi Draft Ranperda Ibadah Haji

Ketua Pansus II DPRD Inhil Yusuf Said memimpin rapat finalisasi Draft Ranperda tentang Ibadah Haji
Ketua Pansus II DPRD Inhil Yusuf Said memimpin rapat finalisasi Draft Ranperda tentang Ibadah Haji

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat finalisasi draft Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji di Daerah, yang telah diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil pada Rapat Paripurna beberapa waktu lalu.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua Pansus II, Yusuf Said didampingi Wakil Ketua DPRD, Feriyandi beserta anggota Adriyanto dan Samino ini, dihadiri oleh Kakan Kemenag Inhil, H Azhari Syukur, Kasi Haji dan Umrah, H Harun, Kepala Dishubkominfo, Tantawi Jauhari, Kepala Diskes, Alvi Furwanti Alwie dan jajarannya, serta perwakilan Dispenda Inhil.

Pada kesempatan itu, Ketua Pansus II DPRD Inhil, Yusuf Said menyatakan bahwa Ranperda yang dibahas saat ini nantinya akan mengatur tentang bagaimana proses Penyelenggaraan Ibadah Haji di Daerah.

“Jadi, mulai sejak proses keberangkatan dari daerah kita menuju embarkasi maupun proses pemulangan dari Debarkasi menuju daerah kita, diatur dalam Ranperda yang rencananya akan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada Rapat Paripurna tanggal 12 Juni nanti,” tutur Yusuf Said saat ditemui sejumlah awak media usai memimpin rapat, Kamis (11/6/2015) sore.

Melalui Perda tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji di Daerah yang akan disahkan nantinya, Yusuf Said berharap dapat lebih memberikan kenyamanan, keamanan dan kepastian bagi para Calon Jama’ah Haji (CJH) yang akan melaksanakan Rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Selain itu, lanjut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, nantinya diharapkan tidak ada lagi pungutan-pungutan yang dibebankan kepada para CJH asal Negeri Seribu Parit.

“Kalaupun ada pungutan yang dikenakan kepada jama’ah kita, terlebih dahulu harus diketahui dan meminta persetujuan dari pimpinan di DPRD Inhil,” imbuhnya.(adi/adv)




3 Rumah dan Tempat Jualan di Tempuling Hangus Jadi Arang

Foto: Polres Inhil
Foto: Polres Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sedikitnya 3 rumah warga dan tempat jualan di Simpang Tiga Jalan Provinsi Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling hangus menjadi arang setelah dilalap sijago merah, rabu(10/6/2015) malam.

Musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ini, diduga akibat hubungan arus pendek dari salah satu rumah warga yang terbakar saat itu.

Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono melalui Paur Humas, IPTU Warno mengatakan, peristiwa kebakaran ini dilaporkan oleh Bripka Syarwani, salah seorang petugas Bhabinkamtibmas di wilayah setempat.

Ketika mengetahui kejadian tersebut, Kapolsek Tempuling beserta jajarannya langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan membawa mesin pemadam kebakaran jenis robin, untuk memadamkan kobaran api.

“Api pertama kali terlihat dari dapur rumah milik Hanafih, yang kemudian merambah kesebelahnya sehingga melalap 3 pintu rumah,” tutur Warno kepada awak media, Kamis (11/6/2015).

Dijelaskan Warno, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang diduga akibat hubungan arus pendek tersebut, namun kerugian yang ditaksir para korban ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Untuk diketahui, 3 unit rumah dan tempat jualan yang terbakar saat itu, adalah milik Hanafih (43), Maryono (42), Faisal Fadli (50). (adi)




Jelang Ramadhan, Bupati Inhil Sidak Sejumlah Pasar

foto: Mirwan
foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan didampingi Wakapolres, perwakilan Kodim 0314 Inhil, Kepala Disperindag serta sejumlah pejabat lainnya turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di pasar Yos Sudarso Tembilahan dan pasar Kayu Jati kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (11/6/2015).

dikatakan Bupati, sidak ini ditujukan untuk memantau harga pasar menjelang masuknya bulan Ramadhan. Menurutnya, sampai saat ini harga disejumlah pedagang masih stabil, meski sudah ada yang menaikkan sedikit harga namun masih dinilainya dalam batas yang wajar.

“Kita langsung berkomunikasi dengan para pedagang, baik pedagang beras, sayur-mayur dan lain-lain, termasuk juga pedagang daging. Hasilnya, mereka masih meletakkan harga yang standar dan masih terjangkau oleh pembeli,” ujarnya.

Ditegaskannya, pemantauan harga pedagang pasar ini tidak cukup sampai disini, akan tetapi kata Bupati dihari-hari berikutnya juga terus dipantau melalui dinas terkait. Agar pasar di kota Tembilahan ini tidak ada yang mempermainkan harga.

“Harapan kita tidak ada lonjakan harga, jangan sampai para pedagang seenaknya menaikkan harga untuk menguntungkan pribadi masing-masing,” tukas Bupati Inhil.(mirwan/advertorial)

 

 




Dipusatkan di Pelabuhan dan Tempat Hiburan, Puskesmas Kateman Gelar Klinik Mobile VCT dan IMS

image-7TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, UPT Puskesmas Kateman menggelar Klinik Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

Kegiatan yang dipusatkan di lokasi pelabuhan dan tempat hiburan ini melibatkan seluruh stakeholder terkait, yakni tenaga kesehatan, pihak kepolisian, kecamatan dan kelurahan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kecamatan Kateman.

Kepala UPT Puskesmas Kateman, Zainuddin SKM mengatakan, kegiatan tersebut dimulai sejak pagi di lokasi pelabuhan, kemudian dilanjutkan pada malam harinya di tempat-tempat hiburan, seperti cafe dan lain sebagainya.

image-6“Sasaran kita adalah masyarakat yang berada pada populasi kunci atau kelompok dengan resiko tinggi, dan dengan kesadaran sendiri mau memeriksakan dirinya,” tutur Zainuddin melalui Blackberry Massenger-nya, kemarin.

Adapun tujuan dari pelaksanaan Klinik Mobile VCT dan IMS tersebut, adalah untuk menjaring serta mendata jumlah kasus HIV dan IMS di wilayah kerja UPT Puskesmas Kateman.

“Melalui kegiatan ini kita harapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan, seperti dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menjauhi berbagai perbuatan yang menyimpang dan tidak dibenarkan oleh norma-norma yang berlaku,” imbuhnya.(adi/adv)




Pegawai Honorer ditemukan Tak Lagi Bernyawa, Dikabarkan Korban Istri Siri Mantan Anggota DPRD Inhil

“disekujur Tubuh ditemukan beberapa Bekas Luka”

korban saat berada di kamar mayat RSUD PH copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Warga Jalan Pembangunan RT 04 RW 06 Kelurahan Sungai Beringin kecamatan Tembilahan heboh, Minah (33), salah saeorang pegawai honor dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa sekitar pukul 19.20 WIB, Rabu (10/6/2015) kemaren dengan beberapa luka disekujur bagian tubuhnya.

Dikabarkan bahwa korban merupakan istri siri salah seorang mantan anggota DPRD Inhil berinisial AM.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sekitar pukul 19.00 WIB kemaren, suami korban (Pelapor, red) pulang dari Kuala Lahang, Kecamatan Gaung. Pelapor terkejut begitu melihat kerumunan warga di depan rumahnya.

Tiba-tiba salah seorang warga menyampaikan bahwa istrinya didapati sedang terbaring dalam keadaan wajah pucat. Merasa penasaran pelapor masuk dan melihat istrinya dalam posisi tertelentang di kasur ruang tamu dengan kondisi beberapa luka disekujur tubuhnya.

Selanjutnya pelapor memberithukan persoalan itu kepada pihak keluarga dan polisi. Saat dievakuasi ditemukan ada luka gores pada bagian pipi dan siku sebelah kiri, keluar cairan dari hidung dan mulut korban serta terdapat luka memar pada punggung sebelah atas.

“Korban kemudian kami bawa dan dilakukan visum di RSUD Puri Husada Tembilahan,”ungkap Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, melalui PAUR Humas Iptu Warno Akman, Kamis (11/6/2015).

Sampai saat ini petugas masih belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian korban. Pasalnya petugas tengah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi baik suami korban maupun warga yang pertama kali mengetahui permasalahan itu.

Sementara itu, menurut informasi dari tetangga korban, Adly, perkara ini sedikit misterius. Kenapa tidak, sejak beberapa hari sebelumnya si korban memang sering menerima tamu yang merupakan rekannya sendiri.

Saat itu, sejak hari Senin (8/6/2015) sampai diakhir hayatnya, si korban ini sendiri di rumah. Suami dan anak-anaknya sedang berada di Lahang.

“Waktu kejadian kami juga sedang di luar. Tapi infonya sore kemaren (Rabu, red) anaknya datang dan mengetuk pintu, tapi tak dibuka-buka, padahal anaknya meyakini di dalam ada orang karena saat menjenguk dari jendela terlihat masih ada kendaraan roda dua,” kata Adly.

Tak berapa lama, lanjutnya, berdatangan beberapa tetangga lainnya dan memeriksa dari jendela. Dan malamnya sekitar pukul 19.00 baru suami siri korban datang. Pintupun dibuka. Saat itulah baru diketahui bahwa korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. (mirwan)