Bupati Inhil Resmikan Pencanangan IBI-KB-Kes, Bhakti Sosial TNI-KB-Kes dan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi pencanangan IBI-KB-Kes, bhakti sosial TNI-KB-Kes dan Kesatuan gerak PKK-KB-Kes Kabupaten Inhil yang ditandai dengan pemukulan gong di gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (15/6/2015).

Pada acara tajaan Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan dan Perlindungan Anak (BP3AKB) Kabupaten Inhil bekerjasama dengan TNI ini tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan serta sejumlah pejabat esselon dan camat serta lurah di lingkungan Pemkab Inhil.

Bupati sangat mengapresiasi dengan terselenggaranya kegiatan tersebut dan berpesan kepada Klinik serta Rumah Sakit. Apalagi pusat layanan kesehatan untuk benar-benar memberikan layanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Dan tak kalah pentingnya juga berfungsi memberikan informasi dan pemahaman yang sejelas-jelasnya kepada masyarakat supaya terwujudnya keluarga sehat dan sejahtera,” ungkap Wardan.

Ia menambahkan, bersempena dengan Milad Inhil ke-50, maka diharapkannya kepada seluruh elemen untuk dapat menumbuhkan semangat dan spirit baru pada jiwa masing-masing. Selain itu, peran aktif pada respon program pencanangan bulan bhakti ini juga jangan hanya sebatas seremonial belaka.

Adapun lamanya pelaksanaan Bulan Bhakti IBI KB-Kesehatan ini, berdasarkan data yang dirangkung pihak terkait akan melaksanakan selama 3 bulan yang dimulai dari bulan September hingg Oktober 2015 mendatang. (mirwan/advertorial)




Usai Bahas Ranperda, Pansus II DPRD Sampaikan 4 Rekomendasi

Ketua Pansus II DPRD Inhil, HM Yusuf Said membacakan laporan hasil pembahasan terhadap 6 Ranperda Inhil. Foto: Adi
Ketua Pansus II DPRD Inhil, HM Yusuf Said membacakan laporan hasil pembahasan terhadap 6 Ranperda Inhil. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dari 6 Ranperda yang telah dibahas di tingkat Pansus II dan setelah mendengarkan pendapat dari anggota Fraksi DPRD Kabupaten Inhil yang tergabung dalam Pansus II, maka disimpulkan bahwa hanya 5 Ranperda yang dapat dilanjutkan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), sedangkan 1 Ranperda dikembalikan ke Pemkab Inhil, untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut.

Seperti yang disampaikan Juru Bicara Pansus II, Okta Hasanatan dalam penyampaian laporannya yang dilanjutkan oleh Ketua Pansus II, HM Yusuf Said, 5 Ranperda yang ditetapkan menjadi Perda tersebut, yaitu Ranperda Penyelenggaraan Ibadah Haji di Daerah, Ranperda Tentang Program Desa Maju Indragiri Hilir Jaya, Ranperda Tentang Badan Permusyawarah Desa, Ranperda Tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa, serta Ranperda Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

“Sedangkan Ranperda Tentang Penetapan Desa Adat di Kabupaten Indragiri Hilir, diusulkan dikembalikan ke Pemda untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut,” tutur Yusuf saat Rapat Paripurna ke-4 DPRD Inhil, kemarin.

Selanjutnya, Pansus II memberikan 4 rekomendasi yang harus ditindaklanjuti oleh Pemkab Inhil, yakni :

  1. Dalam penyusunan Ranperda agar mengikuti aturan dalam peraturan menteri dalam Negeri no. 1 tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. Dimana, pada pasal 22 mengharuskan dalam peyusunan Ranperda ada tim penyusun dengan Surat Keputusan Bupati yang di ketuai oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) pengusul, sekretaris Bagian Hukum dan Anggotanya adalah  SKPD terkait.

Kemudian dalam pasal 27 disebutkan juga bahwa, untuk pembahasan bersama DPRD dilakukan oleh Tim Asisitensi Pembahasan Perda, di ketuai oleh Sekretaris Darah (Sekda) atau pejabat yang ditunjuk, dengan anggota dari SKPD terkait.

  1. Kapada Pemerintah Daerah dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan orang banyak, agar memperhatikan kondisi masyarakat dan mendengarkan serta meminta pendapat orang-orang tua dan pemuka-pemuka masyarakat.
  2. Setelah disahkannya Peraturan daerah ini, segera melakukan sosialisasi, sehingga masyarakat dapat mengetauhinya.
  3. Agar menjadikan Peraturan Daerah yang telah disahkan sebagai regulasi yang menjadi pedoman yang harus di patuhi dan dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan berkenaan dengan peraturan daerah tesebut.(adi/adv)



Sempena Rapat Paripurna Milad, Bupati Serahkan Buku Torehan Emas 50 Tahun Perjalanan Inhil dan Lencana Gemilang Award

Bupati Inhil, HM Wardan menyerahkan buku Torehan Emas Perjalanan 50 Tahun Inhil (1965-2015) kepada Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam
Bupati Inhil, HM Wardan menyerahkan buku Torehan Emas Perjalanan 50 Tahun Inhil (1965-2015) kepada Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyerahkan Buku Torehan Emas 50 Tahun Perjalanan Inhil, serta Lencana Gemilang Award dan piagam pernghargaan kepada para penerimanya.

Prosesi penyerahan buku dan penghargaan tersebut, sempena dengan pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa DPRD, dalam rangka Milad Emas Kabupaten Inhil ke-50, yang dipusatkan di aula Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Minggu (14/6/2015).

Pada kesempatan itu, Buku Torehan Emas 50 Tahun Perjalanan Inhil diserahkan langsung oleh orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini kepada Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam. Sedangkan Lencana Gemilang Award dan piagam penghargaan diberikan kepada 5 masyarakat Kabupaten Inhil, yang dinilai telah memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Adapun para penerima Lencana Gemilang Award dan piagam penghargaan tersebut, yakni HM Yusuf Lc selaku pelopor penggerak Program Maghrib Mengaji dan Hasnawati selaku pengelola pendidikan anak-anak luar biasa.

Selanjutnya, Mas’ud Ahmad selaku pengelola lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Kepala Desa Pulai Indah, Juyono selaku pengelola dana desa terbaik, serta Mesran selaku pengrajin yang menggunakan bahan baku kelapa.

Bupati Wardan dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh pihak, untuk tidak melupakan orang-orang yang telah berjasa dalam pembangunan Kabupaten Inhil, sehingga Inhil menjadi sebuah kabupaten yang semakin berkembang seperti saat ini.

“Kita tidak boleh melupakan jasa mereka yang telah membangun Inhil, baik di masa lampau maupun masa sekarang, karena tanpa mereka, kita ini bukan apa-apa,” tutur Bupati Wardan.

Kemudian, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Purna Bhakti Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selama ini telah mengabdi untuk pembangunan dan kemajuan Negeri Seribu Parit.

“Tugas kita ke depan adalah melanjutkan cita-cita pendiri Inhil, dengan saling bekerjasama serta meningkatkan persatuan dan kesatuan, menuju kabupaten yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah,” imbuhnya.(adi/adv)




Dua Orang Pemabuk Hujam Juru Parkir Plaza Tembilahan Dengan Pisau Dapur

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Yandi (35) warga jalan SKB Tembilahan ini terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena ia mengalami luka robek dibagian mata sebelah kiri dan jempol tangan sebelah kiri akibat dikeroyok 2 orang pemabuk dengan menggunakan pisau dapur di parkiran atas plaza jalan Jendral Sudirman, Minggu (14/6/2015) sekitar pukul 05.15 WIB.

Diketahui, keseharian korban pengeroyokan ini bekerja sebagai tukang parkir. Menurut keterangan dari pihak kepolisian, waktu itu ada selisih paham antara tukang parkir dengan kedua pelaku.

“Namun kami belum tahu persis apa motif dari tindak pidana ini. masih menunggu keterangan kedua belah pihak, terutama korban yang saat ini masih dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman kepada awak media melalui telpon selularnya.

Saat ini ditambahkan Warno, petugas kepolisian sudah mengantongi identitas kedua pelaku yang berinisial Ac dan Ed yang telah disesuaikan dengan keterangan beberapa saksi saat kejadian peristiwa tersebut. Saat ini keberadaan kedua pelaku masih dalam penyelidikan serta barang bukti berupa pisau dapur telah di tangan petugas.

“Yang jelas usai mengeroyok, pelaku langsung kabur dan korban dibawa oleh beberapa saksi ke Rumah sakit. Salah seorang saksi menghubungi abang kandung korban dan mengabarkan kalau adiknya sedang mengalami luka-luka,” tutup Warno. (mirwan)




Dihadiri Perwakilan Daerah dan Negeri Tetangga, Gelar Seni Serumpun di Inhil Semarak

Bupati Inhil HM Wardan menyerahkan cenderamata kepada perwakilan sanggar
Bupati Inhil HM Wardan menyerahkan cenderamata kepada perwakilan sanggar

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Penyelenggaraan Gelar Seni Serumpun tajaan Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) bekerjasama dengan Dewan Kesenian Indragiri Hilir (DKIH), dalam rangka peringatan Milad Emas Kabupaten Inhil berlangsung semarak, Sabtu (13/6/2015) malam.

Selain ramaikan oleh para seniman dan perwakilan sanggar di Negeri Seribu Parit, kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan ini juga dihadiri seniman dan perwakilan sanggar dari berbagai daerah dan negara tetangga.

Tampak hadir pula Bupati HM Wardan, Unsur Forkopimda, sejumlah pejabat eselon dan pengurus paguyuban di Kabupaten Inhil, serta dipadati oleh ratusan masyarakat yang datang dan melihat langsung berbagai aksi dan pertunjukan dari perwakilan sanggar, sambil menikmati berbagai makanan dan jajanan yang disediakan secara gratis oleh pihak panitia.

Pada kesempatan itu, juga diumumkan para pemenang berbagai perlombaan, yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Inhil ke-50, yang jatuh pada tanggal 14 Juni 2015 besok.

Bupati Wardan dalam sambutannya mengatakan, di usianya yang memasuki setengah abad ini, memang masih cukup banyak terdapat kekurangan-kekurangan.

Namun, sesuai dengan visi daerah, yakni menuju Kabupaten Inhil yang maju, bermartabat dan bermarwah, diharapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak, dalam upaya mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik di masa mendatang.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap dapat lebih meningkatkan jalinan silaturrahmi dan kebersamaan kita, sehingga apa yang telah kita cita-citakan bisa terwujud,” kata Bupati Wardan.

Usai sambutan dari Bupati Wardan, acara dilanjutkan dengan berbagai aksi dan pertunjukan tari-tarian dari berbagai perwakilan sanggar yang hadir saat itu.(adi)




Wabup Hadiri Wisuda Santri Ponpes DDI Sungai Batang

Wakil Bupati memberikan penghargaan kepada Santri yang berprestasi di PONPES Nurul Ulama DDI Benteng
Wakil Bupati memberikan penghargaan kepada Santri yang berprestasi di PONPES Nurul Ulama DDI Benteng

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri acara wisuda santriwan dan satriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ulama Darul Da’wah Wal Irsyad (DDI) di kecamatan Sungai Batang, Sabtu (13/6/2015) kemaren.

Dalam sambutannya, Wabup menyatakan menyambut baik dengan diadakannya Wisuda Santriwan maupun Santriwati yang berangkaian dengan acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw. Selain itu ia juga mengatakan, atas nama Pemda mengucapkan terima kasih kontribusi dari Ponpes terhadap kemajuan pendidikan putra Inhil.

“Karena pendidikan tidak hanya bisa diselesaikan pihak Pemerintah sendiri, apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), artinya tidak ada batas antara daerah di bidang ekonomi, maka dari itu memerlukan pendidikan yang handal untuk menghadapi itu,” ungkapnya.

Pada acara itu, selain Wabup juga tampak hadir Lurah Benteng, para alim ulama dan seluruh santri Ponpes Nurul Ulama DDI. Adapun jumlah yang diwisuda, terdiri dari tingkat RA 16 santri, MI 2 santri, MTs 17 santri, dan MA 19 santri.(mirwan/adv)