Bupati Inhil Wacanakan Program Bantuan Bagi Anak Yatim
Bupati Inhil, HM Wardan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan wacanakan program baru dalam bentuk bantuan bagi anak-anak yatim yang ada di Kabupaten Inhil.
Pernyataan itu disampaikannya dalam sambutan pada Safari Ramadhan di Mesjid Al-Mujahiddin kelurahan Sungai Piring kecamatan Batang Tuaka, Kamis (25/6/2015) malam.
“Ini saya canangkan, dan sudah saya fikirkan efek positif dari program itu,” sebut Wardan dengan penuh keyakinan dan tampak disimak serius oleh sejumlah masyarakat yang hadir.
Adapun alasan ia mewacanakan program tersebut secara pasti katanya membantu agar anak yatim bisa bersekolah layaknya anak-anak lain pada umumnya. Zaman kini, bagi putra daerah dimintanya harus berfikir sekolah wajib 12 tahun.
Untuk mencapai itu, salah satu langkah Pemkab Inhil melalui program membantu anak yatim. Tapi tetap saja katanya perlu bantuan serta dukungan dari semua pihak, terutama Camat, Lurah dan Kepala Desa.
“Peran camat hingga lurah itu sangat penting, karena mereka yang mendata, bantuan ini tidak akan terialisasi jika lurah maupun camatnya tidak bekerja maksimal nantinya,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, tugas camat dan lurah maupun kepala desa itu tentunya yang paling dominan untuk melakukan pendataan yang valid terhadap masyarakatnya, lebih khusus mendata anak yatim yang ada di sejumlah daerah di Kabupaten Inhil.(mirwan/adv)
Masyarakat Diajak Konsumsi 5 Buah Dengan Warna Berbeda Setiap Hari
Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan Ahim
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak untuk mengkonsumsi setidaknya 5 macam buah-buahan dengan warna yang berbeda setiap harinya.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Sekretaris, Ridwan Mkes saat berbincang dengan detikriau.org di kantornya, Jalan M Boya Tembilahan, belum lama ini.
Dikatakan Ridwan, selain menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya, masyarakat juga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat, bergizi dan seimbang, salah satunya mengkonsumsi 5 macam buah-buahan dengan warna yang bervariasi.
“Langkah ini dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Inhil,” tutur Ridwan.
Selain itu, lanjut mantan Kepala Bagian Humas Setdakab Inhil ini, masyarakat juga diimbau agar memilih dan memilah makanan yang akan dikonsumsi, sehingga kesehatan tubuh dapat terus terjaga, khususnya di Bulan Suci Ramadhan seperti sekarang ini.
“Di bulan puasa ini, agar kita tetap fit dan kuat dalam melaksanakan ibadah puasa, maka sebaiknya kita menjaga pola makan dengan baik dan teratur,” imbuhnya.(adi/adv)
Asisten III Setdakab Inhil Lantik 3 Pejabat Eselon III
Proses pengambilan sumpah Pejabat Eselon III di lingkungan BKD oleh Asisten III Setda Inhil
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten III Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Afrizal melantik secara resmi sedikitnya 3 pejabat Eselon III di lingkungan Pemkab Inhil di aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil, Tembilahan, Jum’at (26/6/2015).
Adapun ketiga pejabat tersebut yakni Fathurrahman dari Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Keritang dilantik sebagai Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Inhil. Pejabat lainnya, Kamren dari Kabid Pengembangan dan Hukum Dispenda Kabupaten Inhil dilantik sebagai Kabid Pemberdayaan Sosial di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil. Dan terakhir, Burhan dari Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Inhil dilantik sebagai Kabid Pengembangan dan Hukum Dispenda Kabupaten Inhil.
Mewakili Bupati, Asisten III mengatakan bahwa terkadang sebagian orang sering salah menafsirkan moment pelantikan ini hanya sebagai acara seremonial belaka. Padahal kegiatan tersebut merupakan starting point bagi pejabat yang dilantik, dan pada hakekatnya jabatan ini adalah sebuah amanah yang sarat dengan tanggung jawab pencapaian target beban kerja, sesuai dengan jabatan yang diemban.
“Pelantikan Pejabat Eselon yang didalamnya termuat promosi dan mutasi merupakan sebuah proses pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Aparatur Pemerintah Daerah. Promosi dan Mutasi ini tentunya didasari atas penilaian-penilaian secara objektif terhadap aparatur yang dirasa memiliki kapasitas dan kemampuan untuk melaksanakan tugas dan fungsi sejalan dengan dinamika perkembangan pembangunan Daerah,” katanya.
Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, lanjut Asisten, seharusnya menyadari bahwa pengabdian itu tidak cukup hanya dengan bekerja secara santai, tingkat disiplin rendah, kurang kreatifitas dan Kualitas kerja yang biasa-biasa saja, akan tetapi pengabdian sesungguhnya harus ditunjang oleh kapasitas intelektual, disiplin tinggi, kerja keras, inovatif, kaya akan terobosan, keinginan yang teguh, dan itikad yang tulus untuk terus mengabdi bagi kepentingan masyarakat dan negara.
Adanya pergeseran paradigma tentang aparatur, dari dilayani menjadi melayani, tentu mengharuskan setiap aparatur untuk melakukan perubahan terhadap pola fikir, pola pandang, etos dan budaya kerja, sehingga katanya setiap aparatur secara sadar harus mengevaluasi dan mengintrospeksi diri, dan memahami dengan sebenar-benarnya akan tugas dan fungsi aparatur kepemerintahan.
“Setiap kita memang harus selalu melakukan perubahan secara positif, sehingga hari ini akan lebih baik dari kemaren dan hari esok akan lebih baik dari hari ini. Tidak terkecuali bagi aparatur Pemerintah, jika selama ini ada kesan bahwa aparatur kita lamban, kurang disiplin dan kurang profesioanl,”
Oleh sebab itu, diajaknya keseluruhan itu untuk dijadikan sebagai cambuk untuk bulatkan tekad, memacu kreatifitas dan kerja keras dengan disiplin tinggi. Perubahan akan terjadi jika setiap aparatur mampu merubah dirinya. Sebab perubahan dalam sebuah kelompok sangat ditentukan oleh perubahan dari masing-masing individu dalam kelompok tersebut.
“Maka melalui acara pelantikan Pejabat Eselon III ini, saya kembali mengingatkan kepada seluruh Pejabat dan Pegawai Negeri Sipil serta Tenaga Honor Daerah khususnya dilingkup Pemerintah Kabupaten Inhil, agar secara terus menerus meningkatkan kompetensi, bekerja secara sungguh-sungguh, bertanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu Kepala BKD Kabupaten Inhil Syaifuddin menuturkan kalau pelantikan ini adalah proses mutasi dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja yang mungkin hal ini Bupati memandang perlu adanya rotasi dengan melihat dari latar belakang disiplin ilmu seorang pejabat dengan harapan kepada Pejabat yang baru di lantik ini memberikan kontribusi sesuai dengan potensi dan disiplin ilmu yang ada pada mereka. (mirwan/adv)
Peringati HUT Bhayangkara ke-69, Polres Inhil Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Muhammadiyah dan Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan, Jum’at (26/6/2015) sore.
Pada Anjangsana yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-69 ini, rombongan yang dipimpin langsung Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono menyerahkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan belajar anak-anak di dua panti asuhan tersebut.
Tampak hadir juga pada kunjungan yang dimulai di Panti Asuhan Muhammadiyah, Jalan Pendidikan Tembilahan ini, Wakapolres, Kompol Dana Ananda, para pejabat dan personil di lingkungan Polres, serta pengurus Bhayangkari Polres Inhil.
Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono dalam sambutannya mengatakan, selain dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2015 nanti, Anjangsana ini juga merupakan salah satu bentuk perhatian dan rasa ingin berbagi kebahagian bersama masyarakat, khususnya anak-anak di panti asuhan.
“Semoga apa yang kami berikan ini, bisa bermanfaat bagi anak-anak yang ada disini (panti asuhan, red). Kami harapkan anak-anak ini bisa menjadi generasi penerus yang terbaik di masa mendatang, guna membangun dan memajukan daerah,” tutur Kapolres.
Sementara itu, perwakilan pengurus Panti Asuhan Puri Kasih, Siti Hana mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Inhil dan jajaran, karena telah bersedia meluangkan waktu untuk berkunjung ke panti asuhan yang terletak di Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini.
“Mudah-mudahan, kita semua senantiasa diberi rezeki, kekuatan, kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas serta aktifitas sehari-hari,” imbuhnya.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan sempena peringatan HUT Bhayangkara ke-69 tahun 2015 ini, dimulai dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti donor darah, khitanan massal, bhakti sosial dan ziarah ke Makam Pahlawan pada Jum’at (26/6/2015) pagi. (adi)
Kadisperindag: Kondisi Makanan Konsumsi di Swalayan, Aman
Kadisperindag Inhil H Fahrolrozy (berkopiah)
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Pahrolrozy menyampaikan untuk berbagai jenis makanan yang diperjual belikan di Swalayan kota Tembilahan masih terbilang aman.
Pernyataan tersebut diungkapkannya saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di dua Swalayan kota Tembilahan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhil dan Badan Pengawasan Obatan dan Makanan (BPOM), Kamis (25/6/2015).
“Dari hasil Sidak hari ini, kondisi makanan yang diperjual belikan oleh Swalayan ataupun Minimarket masih cukup bagus,” katanya.
Meski begitu, ia sempat menegur pemilik usaha, sebab sempat ditemukan makanan yang sudah hampir kadaluarsa, ada juga yang tidak mencantumkan Standar Nasional Indonesia (SNI) bahkan ada juga yang tidak menerakan batas kadaluarsa.
Selain itu, juga ditemukannya kemasan produk makanan yang tidak utuh seperti kaleng minuman yang tampak penyek.
“jadi untuk hari ini kita beri teguran kepada pemilik usaha untuk memisahkan yang mana produknya sudah hampir kadaluarsa, dan mana yang tidak, agar para pembeli bisa jelas membedakannya,” tandasnya.(mirwan)
Sidak 2 Swalayan di Tembilahan, Kadiskes Imbau Masyarakat Jeli dan Teliti Sebelum Membeli
Kadiskes Inhil DR Hj Alvi Furwanti Alwie jajaran dan perwakilan BPOM Riau saat melakukan sidak di salah satu swalayan di Kota Tembilahan. Foto: Adi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau melakukan inspeksi mendadak (sidak) di 2 swalayan yang ada di Kota Tembilahan, Kamis (25/6/2015).
Sidak yang dipimpin langsung Kadiskes, DR Hj Alvi Furwanti Alwie dan Kadisperindag, H Fahrolrozy ini, bertujuan untuk mendukung program perlindungan konsumen dari penggunaan produk-produk berbahaya dan kadaluarsa yang masih beredar di pasaran.
Pada kesempatan itu, Kadiskes mengatakan bahwa sidak yang dilakukan di Bulan Suci Ramadhan 1436 H ini, adalah untuk mengetahui dan mengecek secara langsung di lapangan tentang izin, batas penggunaan dan kemasan pada produk-produk yang dijual kepada masyarakat.
“Dari sidak tadi, kita temukan ada beberapa produk bahan pangan dari Industri Rumah Tangga (IRT) yang tidak memenuhi syarat peredarannya, seperti alamat atau lokasi pembuatan dan lain sebagainya,” tutur Alvi kepada sejumlah awak media usai melakukan sidak.
Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, ke depan pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap keberadaan IRT, sehingga bisa lebih baik lagi dalam membuat produk-produk yang akan dijual di pasaran.
“Barang-barang yang tidak memenuhi persyaratan ini, selain kualitasnya berkurang, juga bisa menimbulkan resiko dan membahayakan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya,” terang Kadiskes.
Kadiskes juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih jeli dan teliti sebelum memutuskan untuk membeli bahan pangan yang dijual di pasaran, karena ini semua demi keamanan dan keselamatan masyarakat.
“Kita harus cerdas dan mampu mengenali apa saja yang menjadi tanda-tanda produk yang tidak layak dikonsumsi, seperti tanggal kadaluarsa, bentuk, warna dan lain-lain,” imbuhnya.
Adapun produk-produk yang tidak layak dikonsumsi dan paling banyak ditemukan saat sidak tersebut, yakni berupa makanan ringan, kerupuk dan roti.(adi/adv)