Wardan: Akhir Juli, Seluruh Paket Lelang Sudah Harus Masuk Ke ULP

Bupati Inhil, HM Wardan duduk berdampingan bersama Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik saat mengikuti upacara gelar pasukan operasi ketupat kemaren di Tembilahan.
Bupati Inhil, HM Wardan duduk berdampingan bersama Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik saat mengikuti upacara gelar pasukan operasi ketupat kemaren di Tembilahan.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan agar seluruh paket proyek lelang harus sudah masuk ke ULP pada akhir bulan Juni tahun 2015 ini. Pernyataan itu diungkapkannya usai memimpin rapat evaluasi yang menghadirkan seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Jum’at (10/7/2015) kemaren.

“Rapat kali ini lebih memfokuskan dalam pengerjaan kegiatan yang bersifat tender ataupun lelang serta melihat kemajuan fisik pembangunan yang dilaksanakan. Sebelumnya sudah ada kesepakatan agar kegiatan yang bersifat lelang Pemkab Inhil harus sudah masuk ke ULP pada akhir Juli ini,” katanya.

Sampai hari ini, dikatakan Bupati, kegiatan berupa lelang dari sejumlah SKPD telah mencapai 70 persen masuk ke dalam ULP. Mulai saat ini, sebagai pimpinan ia terus menggesa bagi SKPD-SKPD yang belum menyelesaikan untuk menyegerakan.

“Kita akan terus gesa kegiatan itu agar terselesaikan sesuai target yang sudah disepakati sebelumnya,” tukas Wardan.

Pada rapat tertutup yang berlangsung kurang lebih 3 jam pagi itu tidak hanya sebatas rapat biasa, sebab menurut orang nomor satu di Bumi Seribu Parit ini juga dapat mengetahui apa saja kendala-kendala yang menghambat dalam pengerjaannya, sehingga masih ada beberapa SKPD belum selesai proses pengerjaannya.

Yang jelas katanya setiap ada kendala akan ada solusi jika dikumpulkan dan dibicarakan panjang lebar, dari penjelasan-penjelasan itulah ia dapat mengetahui apa yang mesti dilakukan. (mirwan/adv)




DPRD Inhil Gelar Silaturrahmi dan Buka Puasa Bersama

image-6 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memasuki hari ke-25 puasa Bulan Ramadhan 1436 H, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar silaturrahmi dan buka puasa bersama keluarga besarnya, Sabtu (11/7/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dihadiri Ketua DPRD, Dani M Nursalam, Wakil Ketua DPRD Ferryandi dan Syahruddin, Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Dandim 0314, Letkol Inf Jarot Suprihanto, Kapolres, AKBP Hadi Wicaksono, Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, M Nur, beberapa anggota DPRD, Sekwan beserta jajaran, serta sejumlah pejabat eselon dan elemen masyarakat Kabupaten Inhil.

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam dalam sambutannya mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini menjadi media atau wadah, dalam upaya meningkatkan dan mempererat jalinan silaturrahmi, baik antara kalangan legislatif, eksekutif dan yudikatif, serta masyarakat Inhil.

“Karena kegiatan seperti ini sudah lama tidak diadakan, maka saat ini baru dapat digelar kembali,” tutur Dani.

Selanjutnya, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini menekankan, pentingnya membangun kebersamaan yang baik antara seluruk pihak, guna membangun dan memajukan Negeri Seribu Parit di masa mendatang.

“Karena itu, marilah kita bergandengan tangan dan bersama-sama dalam membangun dan memajukan daerah ini,” imbuhnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, diisi dengan tausiyah Ramadhan, yang disampaikan oleh Ustadz Suhaidi. Dalam tausiyahnya, Ustadz Suhaidi yang juga merupakan Ketua KPU Inhil ini, menyampaikan berbagai hal dan manfaat puasa bagi umat muslim. 9adi/adv)




Agar Masyarakat Mau Menimbang Balita Setiap Bulan di Posyandu, Langkah Ini Yang Harus Dilakukan Kader

Manajemen-PosyanduTEMBILAHAN (detikriau.org) – Keberadaan dan peran para Kader Posyandu sangat menentukan, khususnya dalam memberikan pelayanan serta pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan balita.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie terkait dengan ditemukannya sejumlah kasus balita gizi buruk di Kabupaten Inhil.

Dikatakan Alvi, selain memberikan pelayanan dan pemahaman akan pentingnya kesehatan kepada masyarakat, para Kader Posyandu harus mengerti betul apa yang menjadi peran dan tanggung jawabnya, seperti mengintensifkan pendataan terhadap kasus gizi buruk, khususnya bagi para bayi dan balita di wilayah kerjanya masing-masing.

“Karena itu, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, maka para Kader Posyandu harus terus melakukan pengontrolan terhadap kesehatan masyarakat secara langsung di lapangan,” kata mantan Kepala Bappeda Inhil ini.

Adapun peran Kader Posyandu agar masyarakat mau menimbang balita setiap bulan di Posyandu, yaitu :

1. Mendata jumlah seluruh balita yang ada di wilayah kerjanya.
2. Memantau jumlah kunjungan ibu yang datang untuk menimbang balitanya di Posyandu.
3. Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan, untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya penimbangan balita, misalnya melalui penyuluhan kelompok di Posyandu, arisan, pengajian, kunjungan rumah dan penyuluhan massa (pengeras suara di masjid, pengumuman di desa/kelurahan, poster, spanduk, selebaran dan lain-lain.
4. Melakukan kunjungan rumah kepada ibu yang tidak datang membawa balitanya ke Posyandu dan menganjurkan agar rutin menimbang balitanya di Posyandu.
5. Mengadakan kegiatan-kegiatan yang menarik perhatian dan mendorong masyarakat, seperti lomba balita sehat, lomba memasak makanan balita sehat, kegiatan makan bersama untuk balita dan lain sebagainya.
(adi/adv)




Sambut Lebaran, Satpol PP Minimal Turunkan 2 Personil Perkecamatan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menurunkan masing-masing 2 personil di setiap kecamatan di Inhil ini dalam rangka mengamankan acara penyambutan perayaan Idul Fitri tahun ini.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Satpol PP Kabupaten Inhil, TM Syaifullah saat ekspos pada rapat persiapan angkutan lebaran terpadu tingkat Kabupaten Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (8/7/2015) kemaren.

“Kita akan turut berpartisipasi membantu pengamanan, di ibu kota akan kita maksimalkan dan untuk setiap kecamatan akan ada anggota dari Satpol PP minimal 2 anggota,” ungkapnya.

Menurutnya, selain membantu pihak kepolisian dalam pengamanan, juga satu keharusan baginya sebagai instansi kepemerintahan dalam menjaga ketertiban di setiap daerah di Negri Seribu Parit. Pada kesempatan itu juga, Kasatpol PP ini sempat menuturkan bahwa kesiapan pihaknya juga sudah cukup maksimal. (mirwan)




Api Sambar Jerigen Mitan, 1 Keluarga di GAS Nyaris Terbakar

Abdul Sasi kini terbaring diruang perawatan RSUD Puri Husada Tembilahan
Abdul Sasi kini terbaring diruang perawatan RSUD Puri Husada Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga Parit Surau Desa Sungai Empat kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kamis (9/7/2015) sekitar pukul 19.00 WIB kemaren. Tidak hanya menghanguskan harta benda, amukan jago merah ini juga sempat membakar pemilik rumah Abdul Sasi (32) dan Istri, Ima (31).

Menurut penuturan korban, saat terjadi peristiwa kebakaran, anak tunggal pasangan suami istri ini, Yanzi ( 7 bulan) sempat dikelilingi kobaran api di dalam rumah. Namun saat itu dapat terselamatkan karena sang ayah datang memberi pertolongan, meski mengakibatkan kepala keluarga ini menderita luka bakar serius.

Ditemui di ruang bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Jum’at (10/7/2015) malam, Abdul Sasi menceritakan bahwa kejadian naas itu bermula saat sang istri sedang mengisi minyak lampu teplok yang sedang menyala, tak lama usai berbuka puasa.

Saat sedang mengisi minyak, tiba-tiba saja api menyambar jerigen minyak ukuran 5 liter yang dipergunakan istrinya untuk mengisi minyak lampu teplok dan kemudian juga melalap rok dan baju yang dipergunakan sang istri.

“Saya langsung bawa istri lari keluar rumah lewat pintu dapur, karena api tak juga padam, saya terjunkan istri saya ke dalam sumur, kebetulan sumur tak jauh dari rumah,” Ceritanya.

Merasa istrinya telah selamat, Abdul Sasi kembali kedalam rumah dan api sudah tampak membesar. Sementara anak tunggalnya masih berada dalam rumah seorang diri.

“Tak banyak fikir, saya langsung menerobos kobaran api dan memeluk anak saya dan melarikan melewati pintu depan. Alhamdulillah anak saya selamat tanpa ada luka bakar,” Syukurinya.

Saat ini Abdul Sasi di rawat di RSUD Puri Husada Tembilahan dengan keadaan hanya bisa berbaring akibat luka bakar yang dialaminya. (mirwan)




Sambut Idul Fitri, Masyarakat dihimbau Tetap Utamakan Kewaspadaan

DSC_4524TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Inhil untuk tetap waspada menjaga diri, keluarga serta harta dalam persiapan menyambut perayaan Idul Fitri pekan depan.

Menurutnya, meski saat ini sejumlah masyarakat tampak ceria namun terkadang disitulah kesempatan segelintir orang ingin melakukan aksi tindak pidana. Apalagi belakangan ini sudah sering kali terjadi berbagai tindak pidana yang merugikan orang lain.

“Kita lakukan pengamanan secara maksimal ini bukan berarti semuanya bisa terselamatkan dari tindak kejahatan, sebab itu saya imbau kepada masyarakat utamakan keselamatan diri,” ungkapnya kepada sejumlah awak media usai gelar pasukan operasi ketupat di Tembilahan, Kamis (9/7/2015) kemaren.

Pada intinya, Kapolres ini menginginkan kewaspadaan dari masyarakt tetap menjaga secara maksimal baik ketika pergi ke pasar berbelanja maupun lainnya, termasuklah juga bagi para pemudik. (mirwan)