Kader Kesehatan Diminta Berperan Bina Rumah Tangga Agar Ciptakan Rumah Bebas Jentik

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh kader kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk turut berperan aktif dalam membina rumah tangga agar menciptakan rumah bebas jentik.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti kepada detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, peran kader kesehatan ini dapat diwujudkan dengan berbagai cara, diantaranya :

  1. Memanfaatkan setiap kesempatan di desa/kelurahan untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB), misalnya melalui penyuluhan kelompok di Posyandu, pertemuan kelompok Dasa Wisma, arisan, pengajian, pertemuan desa/kelurahan, kunjungan rumah dan melalui media cetak (poster, selebaran dan spanduk).
  2. Bersama pemerintah desa/kelurahan dan tokoh masyarakat setempat menggerakkan masyarakat untuk melakukan PSN dan PJB.
  3. Melakukan PJB secara teratur setiap minggu dan mencatat angka jentik yang ditemukan pada Kartu Jentik Rumah.
  4. Mengumpulkan data angka bebas jentik dari setiap rumah tangga yang ada di wilayah kerja dan melaporkan secara rutin kepada Puskesmas terdekat, untuk mendapat tindak lanjut penanganan bila terjadi masalah/kasus.
  5. Menginformasikan angka jentik yang ditemukan kepada setiap rumah tangga yang dikunjungi, sekaligus memberikan penyuluhan agar tetap melaksanakan PSN secara rutin dan menegur secara baik apabila masih terdapat jentik nyamuk. (adi/adv)



Pemkab Bersama Unsur Forkopimda Inhil Kunjungi Pemprov Riau

Bupati Inhil, HM Wardan berjabat tangan dengan Sekdaprov Riau
Bupati Inhil, HM Wardan berjabat tangan dengan Sekdaprov Riau

Tembilahan (detikriau.org) – Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) bersama unsur Forkopimda Kabupaten Inhil lakukan kunjungan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam rangka silaturrahmi pada moment Idul Fitri tahun 1436 H di Pekanbaru, Minggu (19/7/2015).

Kunjungan ini langsung dipimpin Bupati Inhil HM Wardan dan diikuti beberapa pejabat, baik pejabat eselon maupun camat se-Inhil bersilaturrahmi ke kediaman Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman dan Sekda Provinsi Riau. Dihari itu juga, disempatkannya untuk bersilaturrahmi dengan Ketua DPRD Provinsi Riau.

DSC_6408

Foto bersama Gubernur Riau
Foto bersama Gubernur Riau

Dalam beberapa kunjungan tersebut Bupati Inhil berharap dapat menjalin silahturahmi bersama pejabat di lingkungan Pemprov Riau dengan Pemkab Inhil, serta dapat meningkatkan bersilaturrahmi dengan masyarakat Inhil yang ada di Pekanbaru.

“Karena kegiatan ini juga diikuti lebih kurang sekitar 200 orang warga asal Kabupaten Inhil. Mudah-mudahan kekompakan seperti ini terus ditingkatkan. Pada intinya, jadi modal dasar bagi kita pada sloglan spirit baru, semangat baru dan kebersamaan dalam rangka membangun Inhil kedepan,” tutur Wardan.

Bupati yang dikenal agamis ini berharap kepada masyarakat yang berdomisili Kabupaten Inhil di Pekanbaru agar dapat memberikan informasi dan manjadi motivator bagi pembangunan yang ada di Kabupaten Inhil kedepan. (Humas)




Ini Dia Cara PJB dan Manfaat Rumah Bebas Jentik

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB) adalah pemeriksaan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk, seperti penampungan air yang ada di dalam dan luar rumah, yang dilakukan secara teratur satu kali dalam seminggu.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti kepada detikriau.org di ruang kerjanya, kemaren.

Adapun cara PJB yang bisa diterapkan para tenaa kesehatan di lingkungan rumah masyarakat dan sekitarnya, yakni :

  1. Mengunjungi setiap rumah tangga yang ada di wilayah kerja, untuk memeriksa tempat yang sering menjadi wadah perkembangbiakan nyamuk, seperti tempat penampungan air di dalam dan luar rumah, serta memberikan penyuluhan tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) kepada anggota rumah tangga.
  2. Menggunakan senter untuk melihat keberadaan jentik.
  3. Jika ditemukan jentik, anggota rumah tangga diminta untuk ikut menyaksikan dan melihat jentik, kemudian langsung dilanjutkan dengan PSN melalui 3M Plus.
  4. Memberikan penjelasan manfaat dan anjuran PSN kepada anggota rumah tangga.
  5. Mencatat hasil pemeriksaan jentik pada Kartu Jentik Rumah dan pada formulir pelaporan ke Puskesmas.

Sedangkan manfaat dari rumah bebah jentik, antara lain :

– Populasi nyamuk menjadi terkendali, sehingga penularan penyakit dengan perantara nyamuk dapat dicegah atau dikurangi.

– Kemungkinan terhindar dari berbagai penyakit semakin besar, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), malaria, chikungunya atau kaki gajah.

– Lingkungan rumah menjadi bersih dan sehat. (adi/adv)




Idul Fitri 1436 H, Bupati dan Wabup Gelar Open House

Wakil Bupati H Rosman Malomo di dampingi Istri saat  menerima warga yang silaturahmi saat open House hari ke-2 Idul Fitri 1436 H
Wakil Bupati H Rosman Malomo di dampingi Istri saat menerima warga yang silaturahmi saat open House hari ke-2 Idul Fitri 1436 H

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ini menggelar open house dalam rangka memeriahkan Idul Fitri tahun 1436 H atau tahun 2015 M di masing-masing kediaman dinasnya dimulai lebaran pertama hingga kedua.

Pada open house ini menerima kunjungan dari selurh elemen baik unsur Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, Camat se-Inhil, PNS hingga masyarakat umum.

Saat dikonfirmasi, Bupati  sendiri merasa senang karena banyaknya warga yang mendatangi kediamannya. Dikatakannya, pada kesempatan itulah dirinya bisa bertemu dengan masyarakat baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal olehnya.

“Senang sekali dapat bertatapan muka, bersilaturahin dan berjabatan tangan dengan seluruh masyarakat yang tentunya setiap hari tidak bisa kita temui. Maka melalui open hause ini kita dapat bersilaturahim juga dengan tokoh-tokoh kita yang berasal dari kecamatan-kecamatan,” katanya.

Hubungan baik yang telah terjalin melalui open house sengaja digelarnya, karena sebagai wadah berkomunikasi antara pimpinan dan rakyatnya itu dapat terus terjaga dengan baik dan menjadi cikal bakal membangun Negeri yang dicintainya ini.

“Mudah-mudahan apa yang saya rasakan hubungan yang sudah baik ini dapat lebih ditingkatkan lagi. Saya rasakan ini sebgai spirit untuk bersatu padu, bahu membahu dalam satu kesatuan yang utuh dan kokoh dengan spirit baru membangun kabupaten yang maju bermarwah dan bermartabat,” ungkapnya.

Senada, Wabup Inhil juga mengatakan hal yang serupa, dimana pada kesempatan itu, Sabtu (18/7/2015) ia menyampaikan di hadapan para Camat dan Warga yang hadir, semoga katanya untuk tahun-tahun kedepan bisa terus seperti demikian.

Pada kesempatan itu Rosman mengingat 1 bulan penuh mental sudah diuji penuh kesabaran, dan mulai hari ini ia mengajak kepada seluruh jajaran Pemkab Inhil serta masyarakat untuk bisa saling bekerja sama dalam membangun daerah dan saling mendukung. (mirwan/adv)




Galeri Foto Takbiran Idul fitri 1 syawal 1436 H




Idul Fitri, Seluruh UGD Puskesmas diminta Tetap Berikan Pelayanan Maksimal Bagi Masyarakat

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinkes Inhil, Asiah M, SST, MKes
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinkes Inhil, Asiah M, SST, MKes

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Menghadapi arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1436 H ini, seluruh Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan, Asiah M, SST, MKes saat ditemui detikriau.org di kantornya, baru-baru ini.

Dikatakan Asiah, meskipun saat lebaran nanti ditetapkan sebagai libur nasional, namun seluruh Puskesmas harus tetap buka dan siap siaga dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di jalur mudik serta posko-posko pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan.

“Jadi, selama lebaran ini, yaitu mulai dari H-5 hingga H+7, seluruh Puskesmas harus tetap beroperasi, terutama UGD dan fasilitas rawat inapnya, guna menyediakan dan memberikan pelayanan,” tutur Asiah.

Dijelaskan Asiah, dengan kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan prima dan maksimal di bidang kesehatan kepada masyarakat.

Apalagi, lanjut Asiah, mengingat sektor kesehatan merupakan salah satu faktor penting, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kesuksesan pengamanan arus mudik dan balik lebaran.

“Apabila masyarakat tidak mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya, maka dikhawatirkan dapat mengganggu mereka yang ingin merayakan lebaran bersama keluarga di rumah,” tambahnya.

Untuk diketahui, pada arus mudik dan balik lebaran tahun ini, Pemda telah menetapkan 5 posko pelayanan, yakni di Lapangan Parkir Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Tembilahan dan simpang empat Jembatan Rumbai Kecamatan Kempas.

Selanjutnya, di Pelabuhan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, Pelabuhan Sungai Guntung Kecamatan Kateman dan Desa Selensen Kecamatan Kemuning.

“Dari 5 posko pelayanan ini, kita melibatkan 8 Puskesmas yang ada di Kabupaten Inhil, yang terletak di masing-masing wilayah,” tambah Asiah.

Adapun jadwal tugas atau piket yang ditetapkan di masing-masing posko, dimulai dari pukul 08.00-15.00 WIB dan 15.00-21.00 WIB. Dimana, dalam setiap shiftnya ditempatkan 1 dokter, 1 tenaga perawat dan 1 supir ambulance.

“Jadwal ini berlaku untuk seluruh Puskesmas di Inhil, dalam upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan merayakan lebaran,” imbuhnya. (adi/adv)