Purna Tugas Sebagai Sekda, Alimuddin Minta Maaf

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda)Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM meminta maaf kepada seluruh PNS di lingkungan Pemkab Inhil selama ia menjabat sebagai Sekda.

“Saya menyadari, masih ada beberapa amanah yang belum terselesaikan hingga akhir tugas saya sebagai PNS,” ujarnya yang didampingi sang Istri saat Halal Bihalal Pemkab Inhil dan Purna Tugasnya di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (3/8/2015).

Meski begitu, ia sangat berterima kasih kepada seluruh kepala daerah Inhil, sebab telah mempercayakannya menjabat beberapa Satker selama 29 tahun diantaranya Kepala Bagian Hukum, Kepala Disperindagm Kepala Distamben dan BLH, Asisten hingga menjabat sebagai Sekda.

Menurut pensiunan PNS yang terhitung dari 1 Juli ini bahwa, kepercayaan jabatan yang diberikan itu satu kehormatan baginya oleh Kepala Daerah Inhil dan sejumlah PNS yang ada.

“Meski masa tugas saya sudah berakhir, tapi semoga hubungan silaturrahmi tetap berlanjut dan jikapun dari berbagai kegiatan pemkab saya diundang, insya Allah saya bersedia untuk hadir,” tutup Alimuddin. (mirwan/adv)




Pemkab Inhil Gelar Halal Bihalal

Bupati Inhil. HM Wardan
Bupati Inhil. HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Halal Bihalal di Gedung Engku Kelana jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan, Senin (3/8/2015).

Acara halal bihalal itu bersempena dengan Purna Tugas H Alimuddin RM sebagai Sekda Kabupaten Inhil yang dihadiri langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan dan unsur Forkopimda Kabupaten serta seluruh Camat dan kepala SKPD  di lingkungan Pemkab Inhil serta sejumlah pejabat eselon lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa halal bihalal tersebut cukup penting untuk dilaksanakan, sebab selain sebatas bertatap muka, juga sebagai wahana untuk meningkatkan tali silaturrahim, khususnya antara sesama pejabat di lingkungan Pemkab Inhil.

“Mari saling memaafkan, kita buka kembali semangat baru dalam menjalankan tugas di Kepemerintahan, tunjukan kinerja kita lebih bagus dari hari-hari sebelumnya,” ajak Wardan dengan penuh semangat.

Disamping itu, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini juga mengingatkan seluruh SKPD fungsikan semua pegawainya dalam bekerja semaksimal mungkin sesuai tupoksi masing-masing. Jangan sampai katanya, tugas-tugas yang ada lambat terselesaikan.

Pada intinya, Bupati ini menginginkan setelah digelarnya Halal Bihalal tersebut dapat menumbuhkan semangat dalam bekerja. (mirwan/adv)

 




Perang Mulut, Seorang Istri Bakar Diri

imagesReteh (detikriau.org) – Nurrahmawati (28) warga Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa dilarikan ke rumah sakit, sebab sekujur tubuhnya mengalami luka bakar akibat ulahnya sendiri, bakar diri, Minggu (2/8/2015) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa ini terjadi disebabkan pertengkaran hebat permasalahan rumah tangga dengan suaminya sendiri atas nama Furqon. Waktu itu sang suami sempat menghindari pertengkaran ke luar rumah.

Menjauhnya suami ini tidak membuat amarah wati mengendur, wanita yang berprofesi sebagai guru Honor salah satu SMA di Reteh ini malah nekat membakar diri sendiri dengan cara menyiramkan 1 botol minyak tanah dan menyulutnya menggunakan korek api jenis mancis.

“Saat itu, ia langsung berlari dari dapur menuju ke luar rumah dalam keadaan tubuh terbakar. Saat di luar rumah itulah sang suami melihat dan berusaha untuk memadamkan api sambil berteriak meminta pertolongan,” terang Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Senin (3/8/2015).

Tak lama kemudian, wargapun berdatangan dan api dikujur tubuh itupun berhasil dipadamkan. Kini, lanjut Warno, wanita itu sedang dirawat di salah satu rumah sakit Provinsi Jambi. Sedangkan suami korban, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Engku Sulung Pulau Kijang karena juga mengalami luka bakar dibagian tangan dan leher akibat usahanya memadamkan api ditubuh istrinya. (mirwan)




5 Petugas TKHI Disiapkan Dampingi JCH Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 5 petugas dari Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) telah disiapkan, untuk mendampingi para Jama’ah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat berada di Tanah Suci.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus, Devi Natalia saat ditemui detikriau.org di kantornya, Jalan M Boya Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Devi, keberadaan 5 petugas TKHI ini, dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi JCH yang masuk dalam porsi keberangkatan ke Tanah Suci tahun 1436 H.

“Para petugas TKHI ini terdiri dari 2 dokter, yaitu dr Nursamsir dan dr eka Alpasra, serta dibantu 3 perawat, yakni Hj paridah, H taslim dan Andriana,” tutur Devi.

Adapun tugas dan tanggung jawab para petugas TKHI tersebut, diantaranya memberikan pengobatan bagi setiap JCH yang sedang mengalami sakit dan mengontrol kesehatan seluruh JCH.

“Dengan adanya petugas TKHI ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal bagi JCH, sehingga seluruh rangkaian Ibadah Haji dapat dilaksanakan JCH dengan baik dan sempurna, guna memperoleh Haji yang mabrur,” imbuhnya. (adi/adv)




Razia Cipta Kondisi, Polres Inhil Sita 1 pucuk senjata Air Soft Gun

TEMBILAHAN (detikimagesriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) megamankan sepucuk senjata Air Soft Gun dari sebuah warnet di kota Tembilahan, Sabtu (1/8/2015). Target operasi Cipta kondisi dengan menurunkan 60 personil yang digelar sekitar pukul 21.30 sampai pukul 23.40 WIB adalah Curas, Curat, Curanmor, Sajam, Senpi, Narkoba dan kepemilikian Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Minggu (2/8/2015) menerangkan, senjata tersebut ditemukan dari salah satu karyawan City Game atas nama Heri Heryanto (42).

Namun berdasarkan keterangan karyawan, senjata dengan nomor seri 11F04900 itu bukan miliknya, tetapi milik salah seorang bekas pengelola City Game berinisial A. “Meski keterangannya begitu, seorang karyawan ini tetap diamankan petugas di Mapolres Inhil guna dilakukan proses lebih lanjut,” terang Warno.

Pada razia itu, petugas juga mengamankan puluhan pengunjung Warnet yang tidak memiliki KTP, namun hanya sebatas diberikan arahan untuk mengurus pembuatan KTP. Setelah itu, para pengunjung tersebut dikembalikan kepada keluarganya masing-masing. (mirwan)




Dewan Minta Rekanan Maksimalkan Pengerjaan Pembangunan Jalan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada seluruh rekanan atau kontraktor, untuk memaksimalkan pelaksanaan pengerjaan pembangunan infrastruktur jalan di daerah tersebut.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi III, Okta Hasanatan saat berbincang dengan detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Okta, mengingat kondisi geografis tanah di Negeri Seribu Parit yang sangat labil, maka pengerjaan pembangunan infrastruktur jalan harusnya dilakukan dengan baik dan maksimal sehingga mampu bertahan dan dapat dinikmati masyarakat dalam waktu yang cukup lama.

“Saat ini, banyak masyarakat di kecamatan mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Padahal baru saja diperbaiki tapi dalam beberapa bulan sudah rusak lagi,” tutur Okta.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini meminta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk melakukan pengawasan yang maksimal agar pembangunan jalan yang dilakukan oleh rekanan berkualitas.

“Kita juga meminta kepada rekanan agar melaksanakan pekerjaannya sesuai bestek sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat secara maksimal,” tambahnya.

Apalagi, banyak faktor yang memungkinkan jalan itu setelah dibangun tidak bertahan lama dan akhirnya rusak lagi. Ini tentu sudah diketahui oleh SKPD terkait, sehingga diharapkan saat melakukan proses penganggaran dapat lebih diperhatikan.

“Jadi ke depan, kita harapkan kualitas pembangunan jalan ini dapat lebih diprioritaskan, khususnya jalan-jalan yang ada di kecamatan,” pungkasnya. (adi/adv)