Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera Mulai Bermunculan

foto: mirwan
foto: mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus mendatang, pedagang bendera merah putih di kota Tembilahan mulai bermunculan.

Usman (50) misalnya, penduduk asal Pekanbaru ini mulai memajang dagangannya sejak tanggal 3 Agustus kemaren. Menurutnya, dagangan berupa bendera merah putih itu memang harus dilakukan secepatnya, minimal mengingatkan kepada masyarakat bahwa hari kemerdekaan sudah dekat.

“Sebenarnya dagangan bendera itu mulai laris terhitung sejak tanggal 10 Agustus, tetapi selain mencari rezeki, kita juga ikut menyemarakkan hari kemerdekaan dengan memampangkan bendera merah putih di pasaran sejak awal bulan Agustus,” ujarnya.

Adapun harga bendera yang dibandrol Usman sangat bervariasi, mulai dari harga Rp 3500 hingga Rp 50 ribu. Harga itu disesuaikannya dengan kualitas barang serta kuantitasnya.

Sampai detik ini, ia mengaku pembeli bendera di kota Tembilahan ini masih minim. Khususnya membeli di tempat dagangannya. (mirwan)




Peringatan HAN di Inhil, Kak Seto Tampil Ssebagai Pemateri

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mendatangkan Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi atau lebih akrab dengan sapaan Kak Seto dari Jakarta sebagai pemateri pada acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2015 di gedung Engku Kelana Tembilahan, Kamis (6/8/2015).

Acara pagi itu langsung dibuka resmi oleh Bupati Inhil HM Wardan dan dihadiri Unsur Forkopimda serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil. Selain itu, acara tajaan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Inhil ini tampak dipadati pejajar SD, SMP dan SMA se-kota Tembilahan.

Bupati Wardan dalam sambutannya mengaku sengaja menghadirkan Kak Seto ke Inhil dengan tujuan untuk menambah motivasi anak-anak Inhil agar terus giat mengejar cita-cita. Sebab diketahuinya, Kak Seto itu sedikit banyak mampu memberikan motivasi terhadap anak dibawah umur.

“Jadi, kehadiran Kak Seto di tengah-tengah kita ini sebagai hadiah untuk anak-anak Inhil dalam memperingati Hari Anak Nasional,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini juga menyebutkan kalau Pemkab Inhil ada upaya menerapkan konsep Hak Layak Anak. Selain mengikuti himbauan pusat juga menciptakan situasi nyaman terhadap anak-anak yang ada.

“Oleh karena itu kita hadirkan Kak Seto untuk menyampaikan seluas-luasnya bagaimana seharusnya kesuksesan anak untuk berkembang lebih baik. Kita ketahui, di Indonesia termasuk juga Kabupaten Inhil ini tidak luput dari kekerasan anak, baik pada lingkungan keluarga, pergaulan bahkan di lembaga pendidikan,” tambahnya. (mirwan/adv)




Berikan Penanganan Langsung, Jajaran Diskes Inhil Sambangi Rumah ODGJ

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyambangi salah satu rumah pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), di Jalan Harapan Kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (6/8/2015).

Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus Diskes Inhil, Devi Natalia ini bertujuan, untuk memberikan penanganan dan pelayanan kesehatan secara langsung kepada pasien ODGJ.

Turut mendampingi saat itu, Kasubag Keuangan dan Perlengkapan, Feri Irawan, sejumlah staf Diskes Inhil, perwakilan Puskesmas Tembilahan Hulu, dr Hayatul Ahyar dan Dokter Spesialis Jiwa, dr Anita Budianto.

Kasi Kesehatan Khusus Diskes Inhil, Devi Natalia mengatakan, penemuan pasien ODGJ ini berawal dari adanya informasi pihak keluarga, yang menyatakan bahwa pada awalnya pasien mengalami halusinasi, sehingga membuatnya ingin terjun ke dalam sungai.

“Tadi pasiennya juga sempat ngamuk, melempar seng dan meninju pohon kelapa sampai tangannya luka, sehingga diikat oleh pihak keluarga,” tutur Devi.

Setelah tiba dirumahnya dan berinteraksi langsung dengan pasien, lanjut Devi, didapatlah informasi bahwa pasien sempat bekerja di Kelurahan Pulau Kijang. Disitulah pasien merasa mendapat gangguan dan berhalusinasi, sehingga membuatnya tidak bisa tidur selama 3 hari.

Selain itu, dari pengakuan pasien juga diketahui, ternyata yang bersangkutan sebelumnya pernah menghisap lem (ngelem) dan meminum air tuak.

“Inilah yang kita duga menjadi penyebab pasien mengalami gangguan jiwa, karena penyalahgunaan lem bisa merusak otak dan cairannya,” terangnya.

Senada dengan itu, Dokter Spesialis Jiwa, dr Anita Budianto menjelaskan, saat ini di Kabupaten Inhil sudah ada program yang khusus untuk menangani masalah kesehatan jiwa.

“Jadi, bagi masyarakat atau pihak keluarga yang mengetahui adanya pasien yang mengalami gangguan jiwa, diharapkan segera melapor ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes),” tambahnya.

Dengan begitu, tenaga kesehatan bisa langsung melakukan penanganan dan memberikan obat-obatan yang diperlukan, guna antisipasi sejak dini serta penyembuhan pasien ODGJ.

“Kami juga ada program jemput bola. Jadi, jika ada masalah dalam membawa pasien ke fasyankes, kami bisa datang kerumahnya untuk melakukan pengobatan, baik dengan suntikan tiap bulan maupun obat lainnya,” imbuhnya. (adi/adv)




Wabup Ajak Semua Pihak Sukseskan Pelaksanaan Pilkada 9 Desember Mendatang

pendaftaran_balonBAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Wakil Bupati Rokan Hilir, Erianda mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 9 Desember 2015 mendatang.

Menurut orang nomor dua di Rohil ini disela kunjungannya menyaksikan secara langsung proses pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Kantor KPU Rohil jalan Kecamatan Batu Empat, Bagansiapi-api, rabu (5/8/2015), sukses tidaknya Pilkada bukan hanya terletak ditangan penyelenggara namun juga menjadi tanggungjawab semua pihak termasuk masyarakat.

“jadi mari bersama-sama kita berperan aktif demi sukses dan lancarnya pelaksanaan Pilkada Desember mendatang,” Ajak Erianda

Erianda juga berharap kepada semua kalangan untuk dapat bersama menciptakan pelaksanaan pilkada yang aman, tertib dan terkendali.

“Kita harus mampu ciptakan Pilkada Rohil aman, tertib dan terkendali. Saya harapkan peranserta seluruh elemen masyarakat dan petugas agar cita-cita itu tercapai,” Tutup Wabup (humas/adv/dro)




Tak Dihadiri Kepala SKPD Terkait, Pembahasan Keberadaan Danau Mabelu di DPRD Inhil Ditunda

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan Komisi II dan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang seharusnya digelar pada Selasa (4/8/2015) malam ditunda.

Penundaan tersebut dikarenakan tidak hadirnya Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemkab Inhil, selaku pengambil kebijakan dan penanggung jawab setiap kegiatan di wilayah kerjanya masing-masing.

Seperti yang terlihat pada Selasa (4/8/2015) malam di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan. Meski RDP tersebut sempat dibuka secara langsung oleh Ketua Komisi II, Amd Junaidi didampingi Wakil Ketua Komisi III, Edi Hariyanto dan sejumlah anggota, namun akhirnya ditutup dan ditunda sampai beberapa hari ke depan.

Saat itu, Junaidi mempertanyakan apakah seluruh perwakilan SKPD terkait yang hadir dapat memberikan keputusan dan mengimbil kebijakan lebih jauh terhadap persoalan yang akan dibahas.

“Berhubung seluruh SKPD yang hadir ini adalah perwakilan, saya ingin bertanya apakah pembahasan bisa kita lanjutkan, karena nanti akan ada keputusan dan kebijakan yang harus dibuat,” tanya Junaidi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, perwakilan SKPD terkait bersepakat untuk menunda pembahasan tentang keberadaan Danau Mabelu yang diusulkan oleh Pemda kepada DPRD Inhil sebagai kawasan konservasi.

“Karena malam ini pimpinan kami tidak bisa hadir. Jadi, kami minta pembahasannya ditunda terlebih dahulu, sampai pimpinan kami datang,” kata salah seorang perwakilan SKPD dan diamini yang lainnya.

Atas permintaan itu, pimpinan rapat dan seluruh anggota menyetujui, untuk dilakukan penundaan pembahasan terhadap keberadaan Danau Mabelu.

Untuk diketahui, RDP ini dihadiri sejumlah perwakilan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Perizinan, Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BP2MPD), serta pihak terkait lainnya. (adi/adv)




Tekatkan Kemajuan Daerah, Satpol PP dan UNISI Wacanakan Teken MoU

IMG_20150805_155819TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Universitas Islam Indragiri (UNISI) telah sepakat akan meneken Memorandum Of Understanding (MoU) dalam upaya bersama-sama meningkatkan kemajuan daerah, khususnya dibidang pengabdian terhadap masyarakat pada dunia pendidikan.

Kesepakatan ini tersampaikan ketika pihak Satpol PP menerima kunjungan dan temuramah pihak UNISI ke kantor Satpol PP jalan Pendidikan Tembilahan, Rabu (5/8/2015). Waktu itu, kedatangan tim akademisi ini langsung disambut oleh Kepala Satpol PP TM Syaifullah.

“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi atas ajakan dari pihak perguruan tinggi ini untuk bekerja sama dalam mengupayakan membangun sumber daya manusia di Inhil, sebab kita ketahui manusia itu akan kesulitan berkembang pola fikirnya jika pendidikan masih standar,” kata Syaifullah.

Sementara itu, Rektor UNISI Dr Sri Handayani mengatakan, jalin kerjasama ataupun kesepahaman itu sebagai upaya kedua belah pihak sebagai steakholder dalam membangun sumberdaya manusia yang berkemajuan di era otonomi dan persaingan global.

Disamping itu juga merupakan sebagai wadah implementasi Tridharma perguruan tinggi seperti pengajaran, penelitian dan terakhir pengabdian masyarakat. Dimana, pada tridharma poin terakhir tersebut sedikit banyaknya sejalan dengan keberadaan Satpol PP. (mirwan)