Pencairan Dana DMIJ, Yulizal Minta Desa Prioritaskan Pembayaran Honor RT/RW

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Untuk desa yang telah mencairkan dana program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), hendaknya lebih mengutamakan skala prioritas dalam penggunaan dana tersebut, diantaranya dengan segera membayarkan honor atau insentif RT dan RW.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal S.sos MM kepada awak media, Rabu (19/8/2015).

Dikatakan Yulizal, dalam pelaksanaan program DMIJ tersebut, seluruh dana kegiatan dan pembangunan di desa include didalamnya, seperti dana pembangunan infrstruktur dan honor atau insentif perangkat desa hingga RT/RW.

“Jadi, kami minta kepada desa yang sudah mencairkan dana DMIJ tahap pertama, untuk secepatnya membayarkan honor RT/RW terlebih dahulu,” tutur Yulizal.

Dijelaskan Yulizal, pembayaran honor atau intensif RT/RW harus dimulai dari Bulan Januari hingga Juli, dan haruslah dilakukan sesuai dengan SK yang telah diterbitkan Kepala Desa (Kades).

“Kalau dana desa yang berasal dari pemerintah pusat peruntukannya sudah jelas, yakni dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan. Berbeda dengan dana DMIJ, karena itu saya minta kepala desa untuk mengutamakan pembayaran honor atau intensif RT/RW,” tambahnya.

Terkait dengan honor atau intensif RT/RW yang berada di bawah naungan kelurahan, lanjut mantan Kabag Keuangan Setwan Inhil ini, pencarian dananya melalui RKA kecamatan, karena kelurahan merupakan bagian dari perangkat SKPD kecamatan. (adi)




Galeri Foto Kegiatan Tri lomba juang kemerdekaan republik Indonesia ke 70 tahun 2015




Lagi, Polisi Temukan Senpi Ilegal

Gbr iustrasi
Gbr iustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polisi dari jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) kembali menemukan sepucuk Senjata Api (Senpi) elegal jenis revolver. Penemuan tersebut ketika petugas kepolisian melakukan penggeledahan disalah satu rumah tersangka berinisial He di jalan Madrasah Parit 7 Tembilahan, Senin (17/8/2015) lalu, sekitar pukul 02.15 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Selasa (18/8/2015) kemaren sore, bahwa berdasarkan hasil penemuan Senpi tersebut, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap tersangaka.

“Penemuan itu merupakan hasil pengembangan dari, sebab sebelumnya sekitar pukul 01.30 WIB petugas menemukan sedikit Narkotika jenis Sabu-sabu, hasil pengembangan itulah kembali ditemukan Senpi beserta 9 butir Amunisi temukan di dalam Tas Sandang warna Hitam milik tersangka yang diletakkannya di dalam lemari kayu,” terangnya.

Kini, barang bukti berupa tas sandang, Senpi serta 9 butir amunisi dan pemiliknya telah diamankan di Mapolres Inhil guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (mirwan)




4 Unit Rumah di Tanah Merah Ludes Terbakar

IMG_20150819_142531TANAH MERAH (detikriau.org) – Sedikitnya 4 unit rumah milik warga ludes jadi abu di Blok 6 Batam Lestari desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (19/8/2015) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa ini terjadi ketika warga setempat sedang tidur. Waktu itu, salah satu korban atas nama Hasanudin (40) terbangun karena merasa kepanasan dan dilihatnya, api telah membesar di rumahnya.

“Setelah sadar bahwa rumahnya sedang terbakar, Hasanudin ini langsung membawa keluarganya keluar rumah tanpa membawa harta benda karena ia merasa panik melihat api telah besar,” ungkap Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah Hasanudin keluar, si pemilik rumah itu langsung bergegas mengabarkan warga setempat dan berusaha memadamkannya secara bersama dengan sejumlah tetangganya.

Diterangkan, bangunan rumah itu merupakan bangunan terbuat dari kayu. Keempat rumah tersebut hanya 2 yang rusak berat, 2 nya lagi hanya rusak ringan. Sedangkan korban jiwa nihil.

Adapun pemilik rumah yang rusak berat, selain Hasanudin ialah Johan (45). Untuk pemilik rumah yang rusak ringan adalah Kondang (45) dan Tani (50).

“Dari peristiwa itu, kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Untuk penyebab kebakaran sampai saat ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Tanah Merah,” tutup PAUR Humas. (mirwan)




Ini Langkah SKPD Respon Deadline Pj Bupati Meranti

Selatpanjang (detikriau.org) – Beberapa SKPD terkait menyatakan komitmen untuk memenuhi batasan waktu yang diberikan PJ Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Edy Kusdarwanto untuk mengatasi kemacetan dan tumpukan sampah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardhani, menjelaskan, pihaknya tengah berupaya mengatur Trafic Flow disekitar pasar mulai dari mengaspal jalan dan melebarkan gorong-gorong. Hanya saja, program ini agak terkendala akibat terjadinya pemotongan anggaran.

“Kita nanti juga akan berkoordinasi dengan instansi atau SKPD terkait lainnnya seperti Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas kendaraan, khususnya di jam sibuk antara pukul 12.00-14.00 Wib dan Satpol PP dalam menertipkan ruas badan jalan yang acapkali digunakan sebagai tempat berdagang,” sebut Ardhani.

Khusus persoalan sampah, ditambahkannya, Tempat Penampungan Sementara (TPS) sudah menjadi TPA oleh masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri menurutnya berencana akan memaksimalkan TPA Gogok dengan membuat Sanitary Landfield dilahan seluas 20 Ha.

“Namun tentu saja butuh dukungan dana yang saat ini sedang diupayakan dari APBN.” Ujarnya

Sementara itu, sekretaris Disperindag, Rokhaizal mengaku, pihaknya juga tengah menunggu dana dari APBD Provinsi untuk pembenahan drainase dan penimbunan jalan didepan pasar. Pihaknya juga berencana nantinya dilahan kosong milik Pemda akan dibangun pelabuhan bongkar muat yang dikelola langsung oleh Pemda. Untuk rencana ini diprediksi ssetidaknya akan menghabiskan dana ssebesar Rp 15 Miliar.

“Untuk membersihkan sampah, kita tengah mengusulkan bantuan 70 buah gerobak yang dapat dipergunakan untuk mengangkut sampah,” sebut Rokhaizal.

Selain itu, Kepala Dinas (Kadis) Kebersihan Pasar dan Pertamanan (DKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Joko Surianto, mengaku sudah melakukan terobosan mulai dari pengecekan sampah disekeliling kota hingga menugaskan petugas kebersihan dilokasi yang diangap perlu pembersihan.

Tak hanya itu, pihaknya juga berencana menyiapkan TPA di Kampung Balak namun masih terkendala infrastruktur jalan yang rusak sepanjang 23 KM.

“Jika jalan ini bagus, maka sampah dari TPA Gogok akan mudah dibawa kelokasi TPA akhir di Kampung Balak,” sebut Joko. (eko)




2 Minggu, Pj Bupati Minta SKPD Atasi Kemacetan Pasar Dan Tumpukan Sampah

IMG_0398SELATPANJANG (detikriau.org) – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Edy Kusdarwanto memberikan waktu selama 2 minggu kepada Dinas terkait untuk menata keindahan dan kebersihan kota.

Menurutnya, dikawasan disekitar area Pasar Sungai Juling Selatpanjang tersebut terlihat sampah berserakan serta genangan air, kemacetan dan kesemberawutan.

“Area sekitar Pelabuhan Tanjung Harapan itu merupakan pusat arus kedatangan tamu di Kabupaten Meranti, jangan sampai meninggalkan kesan yang tidak baik,” ujar Edy dalam rapat kecil bersama SKPD terkait upaya mengatasi masalah sampah kota dan kesembrawutan pasar, dikediamannya, Jalan Dorak Selatpanjang, Selasa (18/8) malam, kemarin.

Edy juga meminta agar Camat dan SKPD terkait untuk membenahi dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah dilokasi tersebut, namun jika upaya itu tidak berhasil dalam waktu dua minggu kedepan, Pj Bupati ini berencana akan menggelar Gotong Royong masal untuk menyadarkan masyarakat, terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Mungkin saja masyarakat tidak tahu, saya ingin budaya hidup bersih mengakar dihati masyarakat yang diawali dari keluarga,” Tandas Edy.

Raapat tersebut juga dihadiri Kepala Dinas PU Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardhani, Sekretaris Dinas Perindag, Rokhaizal, Kepala DKPP, Joko Surianto, Kepala Satpol PP, Janefi Miza dan Bagian Humas Sekdakab Kepulauan Meranti. (eko)