Pakde Parto Bacalon Wakil Walikota Dumai Hadiri Undangan Masyarakat Tanjung Penyembal

ARB INdonesia, DUMAI – Ratusan Masyarakat Kelurahan Tanjung Penyembal menghadiri Silaturahmi bersama Suparto Wiguno (Pak de Parto) Bakal calon Wakil Walikota Dumai Periode 2025-2030, Senin,(16/09/2024).

Terlihat, masyarakat di Kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai sangat antusias menghadiri kegiatan yang menghadirikan Pakde Parto.

lTugino salah satu warga tempatan mengatakan sosok Pakde Parto inilah yang masyarakat inginkan menjadi pemimpin untuk Dumai kedepan.

“Orangnya baik,mudah senyum dan jiwa sosialnya sangat tinggi,” tuturnya.

“Kami masyarakat yang jauh dari kota Dumai ini ,berharap juga agar nanti nya Pemimpin Kota Dumai yang menang harus turun lapangan kedaerah kami tanjung Penyembal ini ,biar tau keadaan kami masyarakat ini,” tambahnya.

“Harapan kami Ferdiansyah -Pak De Parto ?enang dalam Pilkada Dumai ini,” tutupnya.

Sementara itu, Rini salah sayu emak- emak yang turut hadir berharap agar nantinya pemimpin yang terpilih benar benar pro kepada masyarakat miskin yang dipinggiran ini.

“Masalah biaya masuk anak-anak sekolah yang selalu kami pikirkan, begitu juga dengan seragam ataupun buku buku sekolah nya.bSosok kepedulian Pak De Parto tidak kami sangsikan .
Semoga Pak de Parto menjadi pemimpin Kota Dumai ini nantinya” ungkapnya. Dedi




Prevalensi Stunting di Kecamatan Kuindra Inhil Mengalami Peningkatan di Tahun 2024

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Kasus stunting di Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, mengalami peningkatan pada tahun 2024, meskipun sebelumnya sempat menurun.

Berdasarkan data, prevalensi balita stunting di wilayah tersebut tercatat sebesar 22% pada tahun 2024, naik dari 12% pada tahun 2023. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan kasus di empat desa, yaitu Kelurahan Sapat, Desa Teluk Dalam, Desa Sungai Piyai, dan Desa Sungai Buluh. 17 September 2024. 

Stunting, atau kekurangan gizi kronis yang menyebabkan anak terlalu pendek untuk usianya, biasanya terjadi akibat gizi buruk sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun. Masa ini disebut sebagai 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan merupakan periode kritis yang menentukan pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.

Untuk menurunkan angka stunting, Kecamatan Kuala Indragiri telah melaksanakan berbagai program intervensi selama 1.000 HPK, termasuk pelatihan pencegahan stunting, sosialisasi ASI eksklusif, pendidikan gizi bagi ibu hamil, serta penyediaan sarana air bersih dan sanitasi. Salah satu program inovasi adalah “Gerakan Satu Hati” (GSH), yang melibatkan partisipasi ASN, swasta, dan masyarakat untuk berdonasi.

Namun, beberapa faktor seperti akses terbatas ke air bersih, kebiasaan buang air besar sembarangan, dan kurangnya pelayanan kesehatan yang memadai bagi ibu hamil masih menjadi kendala utama dalam penurunan angka stunting. Oleh karena itu, pemerintah setempat berupaya untuk meningkatkan sinergi antara berbagai pihak guna memperbaiki kondisi ini.

Untuk mengatasi masalah ini, telah dicanangkan aksi stunting ABCDE, yang meliputi aktif mengonsumsi tablet tambah darah, pemeriksaan rutin kehamilan, dan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan.

Tahun 2023, pemerintah Kecamatan Kuala Indragiri juga telah mengadakan rembuk stunting untuk menetapkan desa-desa yang menjadi fokus intervensi, namun peningkatan kasus pada tahun 2024 menunjukkan perlunya kerjasama yang lebih erat antar pihak terkait. ADV




Prevalensi Balita Stunting di Kuindra Tercatat 22 Persen

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kasus stunting di Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, mengalami peningkatan pada tahun 2024, meskipun sebelumnya sempat menurun.

Berdasarkan data, prevalensi balita stunting di wilayah tersebut tercatat sebesar 22% pada tahun 2024, naik dari 12% pada tahun 2023. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan kasus di empat desa, yaitu Kelurahan Sapat, Desa Teluk Dalam, Desa Sungai Piyai, dan Desa Sungai Buluh.

Stunting, atau kekurangan gizi kronis yang menyebabkan anak terlalu pendek untuk usianya, biasanya terjadi akibat gizi buruk sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun. Masa ini disebut sebagai 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan merupakan periode kritis yang menentukan pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.

Untuk menurunkan angka stunting, Kecamatan Kuala Indragiri telah melaksanakan berbagai program intervensi selama 1.000 HPK, termasuk pelatihan pencegahan stunting, sosialisasi ASI eksklusif, pendidikan gizi bagi ibu hamil, serta penyediaan sarana air bersih dan sanitasi. Salah satu program inovasi adalah “Gerakan Satu Hati” (GSH), yang melibatkan partisipasi ASN, swasta, dan masyarakat untuk berdonasi.

Namun, beberapa faktor seperti akses terbatas ke air bersih, kebiasaan buang air besar sembarangan, dan kurangnya pelayanan kesehatan yang memadai bagi ibu hamil masih menjadi kendala utama dalam penurunan angka stunting. “Oleh karena itu, pemerintah setempat berupaya untuk meningkatkan sinergi antara berbagai pihak guna memperbaiki kondisi ini,” tuturnya, 17 September 2024.

Untuk mengatasi masalah ini, telah dicanangkan aksi stunting ABCDE, yang meliputi aktif mengonsumsi tablet tambah darah, pemeriksaan rutin kehamilan, dan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan.

Tahun 2023, pemerintah Kecamatan Kuala Indragiri juga telah mengadakan rembuk stunting untuk menetapkan desa-desa yang menjadi fokus intervensi, namun peningkatan kasus pada tahun 2024 menunjukkan perlunya kerjasama yang lebih erat antar pihak terkait.(adv)




Wow! Ratusan Masyarakat Batak Bukit Batrem 2 Sambut Meriah Kedatangan Suparto Wiguno

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ratusan masyarakat Suku Batak di Kelurahan Bukit Batrem 2 Kecamatan Dumai timur Kota Dumai, menyambut dengan penuh gembira atas kedatangan Bakal Calon Wakil Walikota Dumai, Soeparto Wiguno yang dikenal dengan Oppung Parto, pada Senin (16/9/2024).

Kehadiran Suparto Wiguno(Oppung Parto) yang didampingi Ketua Tim Batak BP Siregar ,disambut dengan gembira.

Harapan kami ,Semoga “Oppung Parto “sehat dan sukses dalam cita cita nya pada Pilkada 27 November 2024.
Kami dari tokoh masyarakat Batak Bukit batrem2 Dumai timur ,akan memberikan dukungan penuh kepada Oppung Parto agar nantinya menjadi Wakil walikota Dumai periode 2025-2030.
Doa dan harapan agar beliau selalu diberkati dalam perjuangan politiknya,” ujar Tampubolon, salah seorang tokoh masyarakat Batak yang hadir.

Suparto Wiguno(OppungParto) dalam sambutan nya, mengucapkan ribuan terima kasih atas kesempatan pertemuan silaturahmi bersama saudara/i ku di Kelurahan Bukit Batrem 2 ini.

“Dukungan dari masyarakat Batak ini adalah anugerah besar bagi saya dan Pak Ferdiansah SE.
Kami berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi Dumai, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Suparto.

Saya sudah berkordinasi dengan Tokoh Muda Batak BP Siregar untuk nanti nya mengelola Tanah Wakaf untuk pekuburan Umat Kristiany yang ada dikota Dumai.
Tempat tanah wakaf yang luasnya 250×60 M dengan luas 1,5 ha yang berlokasi di bukit Cahaya Kelurahan Bumi ayu.
Kalau dari bukit jin(jln Caltex lama) kira kira 1 km jaraknya.
Sudah lama hal ini saya niatkan ,mungkin inilah saat nya saya menyerahkan nya ke umat Kristiany ungkap Oppung Parto.

BP Siregar Ketua Tim Batak yang ditemui awak media ini mengatakan,memang benar pak de Parto sudah menyerahkan surat kepemilikan Tanah tersebut kepada saya untuk Wakap tanah pekuburan Umat Kristiany dengan luas 1,5 ha.
Tanah Wakap dari Oppung Parto ini akan saya serahkan nantinya ke semua ketua ketua Parsahutaon untuk mengelolanya.
Karena saya sudah berusaha menghubungi pengurus BKGD,namun tidak dijawab sama sekali pungkas BP Siregar.

Terima kasih buat Bapak Suparto Wiguno(Oppung Parto) yang telah memikirkan Umat Kristiany Dumai ucapnya.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama, sebagai bentuk keakraban dan semangat kebersamaan dalam memenangkan pasangan FATONAH di Pilkada mendatang(**).




Masyarakat Dumai Kukuhkan Dukungan untuk Paslon FATONAH

ARB INdonesia, DUMAI – Masyarakat Kota Dumai tumpah ruah mendatangi kediaman almarhum Mantan Wakil Walikota Dumai, Uwo Amris, dalam sebuah acara silaturahmi dan pengiriman doa untuk almarhum yang digelar pada Minggu (15/9/2024).

Kedatangan masyarakat yang berjumlah ratusan orang itu juga untuk mengukuhkan dukungan kepada pasangan calon Ferdiansyah, SE dan H. Soeparto (FATONAH) dalam Pemilukada 2024 mendatang.

Silaturahmi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, khususnya dari keluarga besar Minang yang merasa sangat dekat dengan perjuangan Uwo Amris semasa hidupnya.

Ketua Minang Bersatu, Ramen Ray, ST, dalam pidatonya menyampaikan bahwa momentum ini sangat penting, tidak hanya untuk mengenang Uwo Amris, tetapi juga untuk menjaga kekompakan warga Dumai, khususnya masyarakat Minang.

“Adapun tujuan kita berkumpul di rumah Uwo Amris ini untuk mengenang momentumnya orang Minang, khususnya, dan umumnya kekompakan warga Dumai saat itu yang bersatu dalam berjuang. Mengapa ini bisa terjadi? Karena adanya kebersamaan, makanya kemenangan itu bisa diraih,” ujar Ramen Ray.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang deklarasi dukungan untuk pasangan Ferdiansyah dan H. Soeparto dalam Pilkada Dumai 2024. Ramen Ray menegaskan bahwa masyarakat Minang sangat berterima kasih kepada pasangan FATONAH yang sudah berbuat banyak untuk masyarakat dan Ikatan Keluarga Minang di Dumai, terutama H. Soeparto yang dianggap sebagai orang tua bagi masyarakat Minang.

“Izinkan kami mendampingi bang Ferdi sebagai putra asli Dumai dan mbah Parto ini, yang kita anggap sebagai orang tua Minang. Mereka sudah berbuat sebelum menjadi pejabat, terutama dalam memberikan hibah tanah perkuburan untuk 50 tahun ke depan. Sampai saat ini, kain kafan dan mobil ambulans juga tinggal ditelpon tanpa bayaran. Jadi sungguh tidak ada alasan bagi kita, orang Minang, untuk tidak mendukung FATONAH,” tegas Ramen Ray.

Sementara itu, Ferdiansyah dalam sambutannya menyatakan siap melanjutkan cita-cita pembangunan yang sempat digagas oleh almarhum Uwo Amris, yang menurutnya masih banyak yang tertunda. Ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat adalah kekuatan besar untuk mewujudkan hal tersebut.

“Saya siap melanjutkan cita-cita pembangunan almarhum Uwo Amris yang sempat tertunda. Kita semua tahu bahwa ia adalah sosok yang visioner dan peduli kepada masyarakat Dumai, terutama dalam hal pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” kata Ferdiansyah.

Ferdiansyah juga mengingatkan para pendukungnya untuk tetap solid dan tidak terpengaruh oleh berbagai isu yang mungkin dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menjelang Pilkada.

“Saya ingatkan, jangan pernah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak benar. Fokus kita adalah untuk membangun Dumai menjadi lebih baik,” ujarnya.

H. Soeparto, yang akrab disapa Pak De Parto, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Minang. Ia berjanji akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan melanjutkan kerja-kerja sosial yang telah dimulai selama ini.

“Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang luar biasa ini. InsyaAllah, kami akan terus memperjuangkan apa yang sudah kami mulai dan mendengarkan setiap aspirasi masyarakat. Terutama bagi masyarakat Minang dan masyarakat Kota Dumai secara keseluruhan, kami akan pastikan perhatian yang lebih besar ke depan,” kata Pak De Parto. *




Masyarakat di Gurun Panjang Astusias Sambut Kedatangan Calon Wakil Wali Kota Dumai H Soeparto

ARB INdonesia, DUMAI – Ratusan masyarakat Batak di Kelurahan Gurun Panjang, Kota Dumai, menyambut dengan penuh antusias kedatangan Bakal Calon Wakil Walikota Dumai, H. Soeparto Wiguno, pada Minggu (15/9).

Kehadiran Soeparto yang merupakan bagian dari pasangan FATONAH (Ferdiansah – Soeparto Amanah) disambut dengan prosesi adat khas Batak, di mana ia diberi penghormatan berupa Kain Ulos sebagai simbol kehangatan dan persaudaraan.

Kain Ulos, yang diberikan oleh tokoh masyarakat setempat, menjadi tanda dukungan nyata dari masyarakat Batak kepada pasangan FATONAH dalam kontestasi Pilkada Dumai 2024.

“Kami memberikan Kain Ulos sebagai bentuk doa dan harapan agar beliau selalu diberkati dalam perjuangan politiknya,” ujar Siregar, salah satu tokoh adat Batak yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Soeparto Wiguno mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat Batak.

“Dukungan dari masyarakat Batak ini adalah anugerah besar bagi saya dan Pak Ferdiansah. Kami berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi Dumai, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Soeparto.

Mereka menyatakan kesiapan penuh untuk memenangkan pasangan FATONAH pada Pilkada 2024.

“Kami siap bergerak bersama dan memenangkan pasangan FATONAH, karena kami yakin mereka adalah pilihan terbaik untuk memimpin Dumai ke depan,” ujar Murni Simangunsong, salah satu warga.

Pasangan FATONAH sendiri telah mengantongi dukungan yang cukup luas dari berbagai elemen masyarakat Dumai, termasuk dari kalangan muda, profesional, dan kelompok adat. Mereka diharapkan bisa membawa perubahan yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Soeparto juga menekankan pentingnya persatuan dalam menghadapi Pilkada 2024.

“Ini bukan hanya soal kemenangan politik, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa bersatu untuk Dumai yang lebih baik. Kami akan berjuang keras untuk membuktikan bahwa FATONAH bisa diandalkan,” tambahnya.

Acara penyambutan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara Soeparto Wiguno dan masyarakat Batak, sebagai bentuk keakraban dan semangat kebersamaan dalam memenangkan pasangan FATONAH di Pilkada mendatang. *