Kabut Asap Selimuti Tembilahan, Diskes Inhil Bagikan Seribu Masker Gratis

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membagi-bagikan seribu masker gratis kepada masyarakat, khususnya para pengendara dan pengguna jalan di Kota Tembilahan, Kamis (20/8/2015).

Pembagian masker yang dipusatkan di simpang empat lampu merah, Jalan M Boya ini terkait dengan adanya kabut asap yang menyelimuti Kota Tembilahan dan sekitarnya sejak beberapa hari belakangan.

Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan salah satu bentuk himbauan kepada masyarakat agar lebih peduli akan kesehatannya, dengan melakukan berbagai langkah antisipasi dan pencegahan sejak dini terhadap bahaya penyakit yang disebabkan oleh kabut asap, diantaranya penyakit ISPA.

“Gunakan masker ini saat berada dan beraktifitas di luar rumah aagar dapat meminimalisir bahaya penyakit yang disebabkan kabut asap,” tutur Alvi saat ditemui detikriau.org usai menghadiri kegiatan di Kantor Bupati Inhil.

Selanjutnya, mantan Kepala Bappeda Inhil ini menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas, untuk melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi di wilayah kerjanya masing-masing, guna mengetahui apakah terkena dampak dan paparan asap seperti di Kota Tembilahan dan sekitarnya saat ini.

“Apabila ada, maka petugas kesehatan setempat harus memberikan imbauan ke rumah-rumah ibadah dan sekolah-sekolah, khususnya bagi masyarakat yang beresiko tinggi, seperti anak-anak, ibu hamil dan orang tua, supaya melakukan tindakan pencegahan dengan mengurangi aktifitas di luar rumah,” tambahnya.

Jikapun harus beraktifitas di luar rumah, lanjut Alvi, sebaiknya menggunakan masker dan melakukan berbagai langkah antisipasi agar tidak terkena dampak dari kabut asap ini.

“Kita juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, untuk pencatatan terhadap masyarakat yang menderita penyakit karena dampak asap. Jadi, surveilans kita langsung bergerak kemarin,” imbuhnya.(adi/adv)




Pilkada Serentak, Panwas dan PPL Fokus Awasi Coklit

Selatpanjang (detikriau.org) – Maksimalkan hasil pemutakhiran data pemilih, Pengawasan Pemilu Lapangan (PPL) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Mitra PPL ditingkat desa/kelurahan fokus melaksanakan pengawasan dalam gelaran Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Kepulauan Meranti, Hanafi baru-baaru ini, pada tahapan pemutakhiran data pemilih, Panwaslu dan PPL akan fokuskan pengawasan pada pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) sesuai peraturan Pilkada.

Tugas pengawas harus secara tegas mencegah dan menindak kemungkinan pelanggaran prosedur dan proses pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

“Paling tidak kita inginkan agar semua proses tahapan dalam Pilkada akan berjalan sesuai dengan juklak dan juknis yang ada sehingga proses Pilkada yang demokratis, jujur dan adil dapat tercapai, tanpa di coreng dengan penyimpangan-penyimpangan didalamnya,” harap Hanafi. (eko)




Asisten III Setdakab Inhil Lepas 79 JCH Anggota Korpri

Asisten III Setda Inhil melakukan tepung tawar kepada Calon Jamaah Haji 1436 H Anggota Korpri Kabupaten Inhil
Asisten III Setda Inhil melakukan tepung tawar kepada Calon Jamaah Haji 1436 H Anggota Korpri Kabupaten Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten III Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Afrizal melepas secara resmi 79 Jamaah Calon Haji (JCH) dari anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Inhil di Balai kantor Bupati Inhil jalan Akasia, Tembilahan, Kamis (20/8/2015).

Pelepasan ini ditandai dengan tepung tawar oleh Asisten III yang dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Inhil Sar’I dan Ketua Korpri Kabupaten Inhil R Indrajaya serta beberapa pejabat eselon dilingkungan Pemkab Inhil.

Asisten III Setdakab Inhil mengatakan, kegiatan tepung tawar itu sudah menjadi tradisi bagi anggota Korpri yang akan melaksana Ibadah Haji disetiap tahunnya.

“Atas nama Pemkab Inhil, kita melepas dengan do’a khususnya kepada anggota Korpri dan seluruh jamaah Haji se-Kabupaten Inhil pada umumnya. Semoga dalam melaksanakan ibadah dapat terlaksana dengan lancar diberi kesehatan dan selamat hingga kembali pulang ke Tanah Air,” katanya sambil mendoakan agar seluruh JCH membawa Predikat Haji yang mambrur.

Acara Tepung tawar pagi itu diisi dengan tausiah agama oleh Al-Ustad Effendi Lc, yang dalam tausiahnya menjelaskan kelebihan dan makna yang terkandung dalam melaksana Ibadah Haji.

Beliua juga menyampaikan pesan-pesan kepada Calon Jamaah Haji yang akan melaksanakan Ibadah Haji ke tanah Suci Makkah Al-Mukarramah, bahwa jangan lupa berdo’a untuk keluarga, Tanah Air Indonesia Khususnya Kabupaten Inhil. (mirwan/adv)




Kabut Asap Makin Tebal, Inhil Terpantau 5 Titik Api

foto: Mirwan
foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali diselimuti kabut asap. Khusus kota Tembilahan, kabut asap tampak kian menebal dalam dua hari terakhir dengan jarak pandang diperkirakan sekitar 300 meter.

Padahal sebelumnya, upaya dari berbagai pihak terkait dan dukungan cuaca alam telah menghasilkan titik api terbilang nihil. Hanya beberapa waktu saja, titik api kembali ditemukan disejumlah desa.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Inhil Encik Kamal Syahindra melalui Kabid Kerusakan Lingkungan, Ardi Yusuf, Kamis (20/8/2015) mengatakan, berdasarkan hasil pantauan satelit terra dan aqua tertanggal 19 Agustus 2015, Inhil ditemukan sedikitnya 5 titik api.

“Hotspot tanggal 19 kemaren terpantau ada 5 titik api, yakni di Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh 2 titik, Desa Sungai Undan Kecamatan Reteh 1 titik, Desa Benteng Barat Kecamatan Sungai Batang 1 titik dan Desa Sungai Gantang Kecamatan Kempas 1 titik,” uraikannya.

Disampaikannya juga, penyebab ketebalan asap tersebut juga asap kiriman dari Provinsi tetangga, seperti Kabupaten Tanjab Timur Provinsi Jambi yang saat ini terdata 35 titik api, Muaro Jambi 63 titik, serta tetangga, Indragiri Hulu (Inhu) 16 titik dan Kabupaten Pelalawan 11 titik.

Kiriman asap tersebut diprediksi karena saat ini tiupan angin dari arah tenggara sedang berputar ke arah timur laut, secara otomatis asap itu akan menghampiri Kabupaten Inhil. (mirwan)




2 Tahun RLH Terbengkalai, Keluarga Eni Menderita Ulah Kontraktor.

riaueditor_Eni-Sudah-Menunggu-2-Tahun--RLHnya-Tak-Kunjung-SelesaiBagansiapiapi (detikriau.org) – Eni,Warga Kepenghuluan Sungai,Kecamatan Sinaboi Rohil harus menanggung penderitaan selama dua tahun ini, semua itu disebabkan ulah Kontraktor Pelaksana Proyek Pembangunan Rumah Layak Huni ( RLH) yang tidak menyelesaikan pekerjaannya.

“kami sudah menunggu selama 2 tahun ini, namun rumah kami tak kunjung selesai.” Ujar Eni, Rabu (19/08/2015) Kepada wartawan.

Eni menceritakan, selama dua tahun, ia bersama ke empat orang anaknya harus Makan, Tidur, Mandi dan Buang Air dirumah yang hanya berukuran 2×3 yang dibuatnya persis dibelakang rumah layak huni yang terbengkalai.

“kalau tahu seperti ini kejadiannya, rumah lama kami takkan kami bongkar. Parahnya lagi, Papan dan Broti diambil oleh kontraktor untuk membuat mal. Kami berharap pemerintah memperhatikan kami dan memberi teguran kepada kontraktor.” Harapnya.

Ditempat yang sama, Tarno, Tetangga Eni Kepada wartawan mengatakan bahwa RLH tersebut mulai dibangun pada juli 2014 lalu.terbengkalainya RLH itu, Kontraktor ‎beralasan tak ada bahan untuk dikerjakan.

“kata pemborong gitu.bahan tak ada”Ujar tarno.

Hingga berita ini dirilis, detikriau.org belum mendapatkan keterangan rresmi dari pihak kontraktor maupun Dinas terkait. (tris)




Gesa Pemekaran, 25 Agustus Mendatang Tokoh Insel Agendakan Terbang Ke Jakarta

foto0978TEMBILAHAN (detikriau.org) – diagendakan pada tanggal 25 Agustus 2015 mendatang, tokoh setiap Kecamatan di Kabupaten Inhil bagian selatan akan berangkat ke Jakarta untuk menyuarakan harapan penyegeraan rencana pemekaran Kabupaten Indragiri Selatan (Insel)

Menurut Ketua Gerakan Masyarakat INSEL, H Alimuddin RM, saat ini, Tim kerja rencana pemekaran daerah otonomi baru Insel terus bekerja dengan maksimal, mulai dari menggalang solidaritas seluruh tokoh-tokoh masyarakat termasuk dukungan masyarakat INSEL itu sendiri.

“Sebagai tindak lanjut upaya pemekaran INSEL, kita sepakat memperkuat barisan untuk terus menyuarakan dan memperjuangkan harapan masyarakat,” Ujar H Alimuddin RM usai memimpin rapat yang dihadiri juga beberapa anggota DPRD Kabupaten Inhil asal daerah pemilihan INSEL di Pondok Indragiri, Tembilahan, Rabu (19/8/2015).

Disamping itu, mantan Sekdakab Inhil ini menerangkan bahwa perjuangan ini telah berlangsung selama 14 tahun, namun dikarenakan belum dapat dukungan penuh maka banyak hambatan yang diterima.

“Namun kali ini, dukungan semua pihak telah dipegang dan kita telah siap untuk dimekarkan, meskipun target pemekaran itu belum bisa kita prediksi,” tegasnya

Sejauh ini ditambahkan Alimuddin, semua berkas berupa administrasi penting sudah lengkap dan telah masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) dan amanat presiden (Ampres). Artinya secara administrasi, INSEL tidak ada masalah lagi.

Sedangkan dukungan pemekaran, diakuinya mulai dari masyarakat kecil hingga kepala daerah Kabupaten Inhil dan kepala daerah Provinsi Riau. ia berharap INSEL ini masuk dalam rencana pada 25 otonomi baru yang akan dibahas pada pembahasan pemekaran otonomi baru mendatang.

“Kita agendakan tanggal 25 Agustus mendatang, tokoh masyarakat setiap kecamatan di INSEL akan berangkat secara bersama ke Jakarta untuk menyampaikan harapan penuh agar daerah kita segera dimekarkan,” tandasnya. (mirwan)