Aksi Terekam CCTV, Polsek Bangko Ringkus Pelaku Begal, 1 DPO.

af091095-5884-425e-b23c-360815d5de81Bagansiapiapi (detikriau.org) -‎ Jajaran Kepolisian Sektor Bangko, Rohil Berhasil Menangkap Toni Firdaus Alias Toni Bin Anto ( 37 ). Pelaku Begal ini ditangkap dikediamannya Jalan Bulan Perumahan Resetlemen, Kelurahan Bagan Hulu,Kecamatan Bangko,(Ahad,23/08/15) Sekira Pukul.04.30 Wib Saat pulang dari laut,Sementara rekannya Heri masih DPO.

Kapolsek Bangko,Kompol.Nurhadi Ismanto.SIk,SH Kepada wartawan,(Ahad,23/08/15) Sore‎ melalui BBM menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksinya pada sabtu,(25/07/15),Saat itu,Korban ( Salam_red) hendak pulang kerumahnya, ketika sampai dijalan sotong, tiba-tiba pelaku menghentikan Korban bersama 1 orang rekannya Heri ( Masih DPO) , Mereka pura-pura minta rokok ke Korban.

“Tapi korban mengatakan tak ada dan tiba-tiba pelaku langsung menyekap korban serta mengambil paksa dompet yang ada disaku korban. Atas kejadian itu,korban Mengalami kerugian sekitar 2 juta rupiah. setelah itu, pelaku langsung melarikan diri mengunakan sepeda motor miliknya.” Terang Kapolsek Bangko.

Waktu kejadian Pencurian dengan kekerasan itu, lanjut nurhadi, peristiwa itu terekam CCTV yang dipasang warga sekitar. Berdasarkan analisa CCTV, Pelaku bisa dikenali.

Barang Bukti yang disita penyidik,Tambah Kapolsek, berupa Rekaman CCTV dan ‎ Pakaian yang digunakan pelaku saat melakukan aksi.

“Saat ini pelaku dan barang bukti kita amankan dimapolsek bangko guna penyelidikan lebih lanjut.”Pungkas Nurhadi.(tris)




2 Pelaku Pencuri Hp Diponsel Seven Cell Diringkus Polsek Bangko.

698621cf-2804-45ea-9ea6-7dd8dfeac92aBagansiapiapi (detikriau.org) – Jajaran Polsek Bangko,Kabupaten Rohil mengamankan dua pelaku dua orang pelaku pencurian handphone disalah satu took ponsel yang ada di Bagansiapiapi. Kedua pelaku, Kantan ( 26) warga Kopi Baik-Baik Kelurahan Bagan Hulu dan Saprianto ( 32) Warga Jalan Sekip,Kelurahan Bagan Timur ditangkap dijalan pahlawan,Kelurahan Bagan Timur,Kecamatan Bangko,(Sab.22/08/15).

Kapolsek Bangko,Kompol Nurhadi Ismanto.Sik,SH Kepada Wartawan Mengatakan Bahwa pelaku saat melakukan aksinya berpura-pura ingin membeli Handphone diponsel Seven Cell dijalan pahlawan.

” saat karyawan memberikan Hp-nya, saat karyawan lengah, Pelaku langsung kabur bersama rekannya yang sudah menunggu didepan took ponsel. Setelah dilakukan penyelidikan dengan melihat ciri-ciri pelaku,pelaku dapat kami tangkap didaerah bagan hulu.” Jelas Kapolsek.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, Tambah Kapolsek, Pelaku sudah diamankan dan Penyidik juga menyita 1 buah kotak HP samsung galaxy V Duos, 1 Unit Hp Galaxy V Duos,1 Buah Headset dan 1 buah kabel data.‎( tris)




Selain Butuh Kanal, Raus : Desa Kuala Sebatu Juga Harus Dimekarkan

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat kondisi geografis dan luas wilayahnya, maka keberadaan Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka harus segera dimekarkan.

Hal itu disampaikan salah seorang anggota DPRD Inhil dari daerah pemilihan (dapil) II, Raus Walid terkait dengan hasil reses yang dilakukannya di daerah tersebut, beberapa waktu lalu.

“Desa Kuala Sebatu ini harus secepatnya dimekarkan, karena termasuk salah satu desa terluas di Inhil,” tutur Raus saat berbincang dengan awak media di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Selain itu, lanjut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, Desa Kuala Sebatu juga membutuhkan bantuan lainnya, yaitu berupa pembangunan kanal sepanjang 25 kilometer.

“Kondisi saat ini, jika Desa Kuala Sebatu dilanda hujan yang cukup deras selama satu jam, maka akan langsung banjir. Karena itu, sangat dibutuhkan pembangunan kanal di daerah setempat,” terangnya.

Dengan dibangunnya kanal tersebut, jelas Raus, selain mampu mencegah terjadinya banjir di Desa Kuala Sebatu, juga dapat mengantisipasi kejadian serupa di tiga desa lainnya, seperti Desa Sialang Panjang, Desa Sungai Daya dan Desa Sungai Rawa.

“Kita harapkan, hal ini dapat menjadi prioritas utama Pemda, sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat setempat bisa terpenuhi,” imbuhnya. (adi/adv)




Polres Meranti Tetapkan 4 Nama DPO Kasus Mangrove Ilegal

Gbr Ilustrasi Kayu Mangrove
Gbr Ilustrasi Kayu Mangrove

Selatpanjang (detikriau.org) – Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Meranti telah tetapkan 4 nama didalam kasus ilegal logging (ilog) 7.000 batang kayu mangrove yang berhasil diamankan pada Selasa (18/8) lalu.

Masing-masingnya yakni Rasul, M Zalik, Yanto dan Syahlan, yang diduga melarikan diri ke dalam hutan bakau saat hendak diamankan petugas.

Dikatakan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, kepada wartawan, Sabtu (22/8), di ruangkerjanya, kasus ini bermula ketika jajaran Reskrim Polres dan Polhut Dinas Kehutanan Kabupaten Kepulauan Meranti menangkap dua unit Kapal Motor (KM) Bokor Emas dan KM Berkat Putri yang bermuatan ribuan batang kayu mangrove di wilayah perairan Rangsang Barat, tepatnya dipesisir kawasan hutan pantai Sungai  Bokor.

Kedua unit kapal dan kayu-kayu tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian di Pos Polisi (Pospol) Sungai Juling Selatpanjang.

“Ya, kita telah tetapkan 4 nama DPO dalam kasus Ilog tersebut. Saat ini tim masih melacak keberadaan mereka,” ujarnya.

Ke empat nama DPO tersebut menurutnya didapatkan dari sejumlah dokument yang terdapat di dua unit kapal motor yang bermuatan sekitar 7.000 batang kayu mangrove dengan panjang yang berfariasi, diantaranya panjang 2 meter hingga 4 meter dengan diameter sekitar 3 hingga 4 inci yang telah diamankan.

“Selain tumpukan kayu mangrove, petugas juga menemukan sejumlah dokumen kepemilikan dan beberapa dokument lainnya di dalam kapal motor tersebut,” ungkap Pandra.

Untuk mengingatkan, penangkapan tersebut bermula ketika tim gabungan Polres Kepulauan Meranti dan Dishutbun Kabupaten Kepulauan Meranti tengah melakukan patroli di wilayah perairan Rangsang Barat, tepatnya di Sungai  Bokor, dengan menggunkan kapal patroli Dishutbun.

Saat patroli keluar dari sungai menuju laut, arah pelabuhan di Desa Telaga Baru Jepun, Kecamatan Rangsang Barat, ditemukan 2 unit kapal, yaitu KM Berkat Putri dan KM Bokor Mas sedang standby untuk siap berangkat.

Saat dihampiri tim, beberapa orang yang berada didalam kapal tersebut langsung melarikan diri arah hutan bakau. Setelah dilakukan pemeriksaan di TKP, lanjut Pandra, tim langsung menarik kedua kapal tersebut untuk diamankan ke Selatpanjang guna penyelidikan lebih lanjut. (eko)




Pj Bupati, Pemotongan APBD Harus disesuaikan pada APBDP 2015

20140603belum-terima-gaji-anggota-dishub-terancam-digugat-ceraiSelatpanjang (detikriau.org) – Rasionalisasi pengurangan penerimaan anggaran bagi Kabupaten Kepulauan Meranti yang mencapai Rp 47 milyar harus disesuaikan pada anggaran perubahan tahun 2015 nanti

Hal ini di ungkapkan Pejabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti, Edy Kusdarwanto kepada wartawan, ditemui di Jalan Dorak, Selatpanjang, Sabtu (22/8).

Menurut Pj Bupati, sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti sudah melakukan pemotongan anggaran, tapi masih kurang. “Kita akan potong lagi saat finalisasi sinkronisiasi nantinya,” ucapnya.

Dijelaskannya, Kepulauan Meranti harus mengurangi APBD 2015 sebesar 25 persen atau Rp 300 miliar. Dari jumlah itu, baru Rp225 miliar yang sudah dipotong. “Artinya masih kurang Rp75 miliar,” tambahnya.

Menurut Pj Bupati, ada beberapa SKPD yang anggarannya berpotensi dipotong. Apalagi masih ada SKPD yang belum dipotong hingga 25 persen. “Bahkan ada yang melebihi 25 persen seperti Dinas PU (Pekerjaan Umum) yakni 32 persen. Kita harap SKPD memahaminya,” pungkasnya. (eko)




Pilkada. Wakapolda Riau : “Bantuan Personil Tergantung Permintaan”

54wakapoldaxSelatpanjang (detikriau.org) – Bantuan personil pengamanan Pilkada serentak yang akan dijadwalkan pada 9 Desember tergantung permintaan kebutuhan pengamanan Pilkada di Polres Kepulauan Meranti itu sendiri.

Pernyataan ini disampaikan Wakapolda Riau, Kombes Pol Joko Hartanto, di sela rangkaian kunjungan kerjanya di Polres Kepulauan Meranti, Kamis (20/8) sore kemarin.

“Kebutuhan personil pengamanan Pilkada serentak nantinya tergantung permintaan dari Polres Kepulauan Meranti sendiri. Namun tetap akan kita maksimalkan, agar pelaksanaan Pilkada serentak ini nantinya berjalan aman dan kondusif. ujar Kombes Pol Joko Hartanto.

Dalam kunjungan ini, selain melihat kesiapan anggota, orang nomor 2 di jajaran Polda Riau berpesan agar anggota Polri bisa menjalan tugas secara profesional.

“Jalani tugas sebagai anggota Polri secara profesional, termasuk menjaga netralitas di Pilkada,” pungkasnya. (eko)