Obat Tradisional Ilegal Godong Ijo Masih Bebas Dijual di Kota Dumai

ARBindonesia.com, DUMAI – Di tengah keresahan masyarakat akan maraknya obat tradisional ilegal, kapsul Godong Ijo kembali mencuat sebagai ancaman nyata bagi kesehatan warga Kota Dumai.

Obat yang diklaim mampu meredakan pegal linu dan asam urat itu ternyata tidak memiliki izin edar resmi dari BPOM, namun masih mudah ditemukan di toko-toko sekitar kota.

Seorang warga yang membeli produk tersebut mengaku kaget setelah mengetahui bahwa jamu kapsul itu mengandung bahan kimia obat (BKO) berbahaya.

“Awalnya saya percaya ini jamu tradisional, tapi setelah dicek ternyata ilegal. Saya langsung melapor ke Balai POM Dumai,” ujarnya dengan nada kecewa.

Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan. Menurut BPOm, konsumsi kapsul Godong Ijo dapat menimbulkan gangguan serius pada ulu hati, lambung, hingga perut. Dalam kasus ekstrem, efeknya bisa berujung pada kematian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan klaim khasiat yang menyesatkan. Produk ini berbahaya,” tegas pihak pengawas.

BPOM menegaskan akan terus memerangi peredaran obat tradisional ilegal dan kosmetik berbahan berbahaya. Langkah ini bukan hanya untuk melindungi masyarakat, tetapi juga menjaga citra jamu dan obat tradisional Indonesia agar tetap dipercaya.

Di tengah gempuran produk ilegal, suara masyarakat Dumai menjadi pengingat bahwa kesehatan tidak bisa ditukar dengan harga murah atau klaim instan. Kesadaran dan kewaspadaan adalah benteng terakhir agar tragedi tidak menimpa keluarga mereka. (Ded)




Meriahkan Milad Ke-61 Inhil, Bupati Herman Buka Bupati Cup 2026

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 di Lapangan Stadion Sungai Beringin Tembilahan, Rabu (10/06/2026).

Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir tersebut diikuti oleh 64 tim yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir serta daerah dari kabupaten dan provinsi tetangga. Kegiatan pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, para sponsor, serta tamu undangan lainnya.

Ribuan masyarakat tampak memadati Stadion Sungai Beringin untuk menyaksikan pembukaan turnamen yang menjadi salah satu agenda olahraga terbesar dalam rangkaian perayaan Milad Kabupaten Indragiri Hilir tahun ini.

Bupati H. Herman menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Pengurus PSSI Kabupaten Indragiri Hilir, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh panitia, sponsor, serta pihak-pihak yang telah bekerja keras sehingga Turnamen Bupati Cup Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik,” ujar Bupati Herman.

Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi para atlet sepak bola untuk meningkatkan kemampuan, pengalaman bertanding, serta semangat berprestasi.

“Melalui turnamen ini, kita berharap akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang mampu membawa nama baik Kabupaten Indragiri Hilir di berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh panitia, perangkat pertandingan, wasit, dan pemain untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas, menjaga ketertiban, serta menciptakan suasana kompetisi yang aman dan kondusif.

“Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan menjaga nama baik daerah masing-masing,” ujarnya.

Pembukaan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026 ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati Indragiri Hilir. Pertandingan pembuka mempertemukan Pinang Jaya Inhil melawan Dinas Kesehatan Inhil yang berakhir dengan kemenangan Pinang Jaya Inhil dengan skor 3-1. (Galeri Foto)




Hadi Irawan Tak Terselamatkan, Isu Minim Penanganan Medis di Lapas Tembilahan Dibantah

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Suasana duka menyelimuti Lapas Klas IIA Tembilahan. Seorang narapidana kasus narkoba, Hadi Irawan (26), menghembuskan napas terakhir setelah mengalami sakit berulang di dalam tahanan.

Kepergiannya bukan hanya meninggalkan tanda tanya, tetapi juga menyisakan luka mendalam bagi keluarga serta sesama warga binaan.

Pemuda asal Kelurahan Teluk Pinang ini diketahui telah menjalani lebih dari empat tahun masa hukuman dari vonis 12 tahun 6 bulan, dan memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Menurut informasi yang beredar, sebelum meninggal dunia pada Kamis (4/6/2026), Hadi sempat mengeluhkan sakit kepala. Rekan sekamarnya berulang kali meminta bantuan kepada petugas agar segera diberikan obat atau pemeriksaan medis.

Namun, hingga tiga kali panggilan dilakukan, penanganan medis disebut tak kunjung datang. Kondisi Hadi pun semakin memburuk hingga akhirnya ia menghembuskan napas terakhir di kamar tahanan.

Pihak Lapas membantah kabar tersebut. Aldino, Humas Lapas Klas IIA Tembilahan, menegaskan bahwa penanganan medis terhadap Hadi telah dilakukan sesuai prosedur.

“Kami membantah isu yang beredar bahwa almarhum tidak mendapatkan pelayanan medis di Lapas serta meninggal di dalam tahanan. Semua itu tidak benar,” tegas Aldino, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, pada Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas menerima laporan bahwa Hadi mengalami tubuh lemas dan muntah-muntah. Hadi kemudian dibawa ke poliklinik Lapas, dan sempat menunjukkan perbaikan kondisi sebelum dikembalikan ke kamar tahanan.

“Memang saat diperiksa kesehatannya, almarhum saat itu tensinya agak tinggi, sekitar 140 lebih. Ia juga memiliki riwayat Hipertensi sejak Juli 2022 lalu,” ujar Aldino sembari menunjukkan rekam mediknya, Selasa (9/6/2026).

Pada malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, Hadi kembali mengalami keluhan serupa. Petugas kembali membawanya ke poliklinik dan kembali memberikan penanganan medis.

“Melihat kondisinya semakin memburuk, sekitar pukul 23.00 WIB Hadi dirujuk ke RSUD PH Tembilahan. Sayangnya, sekitar 20 menit setelah mendapat perawatan di ruang IGD, ia dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Aldino.

Usai kejadian, pihak Lapas langsung menghubungi keluarga dan menjelaskan kronologi sakit hingga meninggalnya Hadi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dengan santunan serta bantuan pemulangan ke kampung halamannya di Teluk Pinang. (Arbain)




Bupati Herman Sambut Kepulangan 307 Jamaah Haji Inhil di Embarkasi Batam

ARBindonesia.com, BATAM – Rasa haru dan syukur menyelimuti kepulangan 307 jamaah haji asal Kabupaten Indragiri Hilir yang tergabung dalam Kloter BTH-7. Setibanya di Asrama Haji Embarkasi Batam pada Selasa dini hari (9/6/2026), para jamaah disambut langsung oleh Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT.

Bupati Herman hadir bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti Herman, S.K.M., M.Kes., untuk menyambut para tamu Allah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Penyambutan tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Inhil, Kepala Dinas Kesehatan, Kasatpol PP, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Inhil, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Inhil, Kabag Kesra Setda Inhil, Kabag Prokopim Setda Inhil, Kabag Umum Setda Inhil, Kepala Dinas LHK dan Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke Indonesia dengan selamat setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh,” ujar Herman.

Ia mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jamaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah haji dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.

“Predikat haji dan hajjah yang kini disandang hendaknya tidak hanya menjadi gelar, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Herman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah, mulai dari jajaran Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, petugas kesehatan, pembimbing ibadah, hingga seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan jamaah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas dan pihak terkait yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Kabupaten Indragiri Hilir sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air,” tuturnya.

Usai mengikuti rangkaian penyambutan di Batam, para jamaah haji asal Indragiri Hilir dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Tembilahan menggunakan kapal feri Dumai Line. Kedatangan mereka diperkirakan pada Selasa siang hingga sore hari dan akan disambut oleh Wakil Bupati Indragiri Hilir, Hj. Yuliantini.(Galeri Foto)




Pimpin Apel Gabungan, Sekda Inhil Ajak ASN Tampilkan Nilai Budaya Melayu pada pekan Milad ke-61 Kabupaten Inhil

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari, memimpin apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir yang dilaksanakan di lapangan upacara Kantor Bupati Inhil, Senin 8 Juni 2026.

Apel gabungan tersebut diikuti oleh Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Tembilahan dan Camat Tembilahan Hulu, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Inhil.

Dalam amanatnya, Sekda Inhil menjelaskan bahwa pelaksanaan apel gabungan memiliki peran penting sebagai salah satu sarana untuk melakukan pengecekan kehadiran dan kesiapan aparatur, menyampaikan berbagai informasi kedinasan, serta memberikan arahan dan petunjuk dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Apel bersama merupakan salah satu bentuk konsolidasi dan koordinasi yang penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas. Melalui apel ini, informasi dapat tersampaikan dengan baik, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat disiplin dan semangat kerja seluruh ASN,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Tantawi Jauhari juga mengingatkan seluruh ASN terkait rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir yang akan dilaksanakan sepanjang pekan Milad Inhil Tahun 2026.

Ia mengajak seluruh aparatur untuk turut menunjukkan dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat Indragiri Hilir. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan mengenakan pakaian Melayu selama pelaksanaan rangkaian kegiatan Milad Inhil.

“Melalui peringatan Milad ke-61 ini, kita tidak hanya merayakan perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga memperkuat kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Indragiri Hilir,” ungkapnya.

Apel gabungan berlangsung dengan tertib dan khidmat serta menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di Kabupaten Indragiri Hilir. (Galeri Foto)




Perayaan Milad Inhil, Pemda Terbitkan 6ribu KIA

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka perayaan Milad ke 61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Pemerintah Daerah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) luncurkan penerbitan 6100 Kartu Identitas Anak (KIA).

Penyerahan KIA secara simbolis pun dilaksanakan saat Apel Pencanangan Milad pada Minggu (7/6) pagi di Halaman Gedung Eks Multiyear Jalan Swarna Bumi Tembilahan, oleh Bupati diwakili Sekda Inhil Tantawi Jauhari dan Bunda PAUD Inhil Katerina Susanti Herman.

Mengingat pentingnya KIA sebagai bentuk perlindungan dan pemenuhan hak anak, Bunda PAUD Katerina Susanti tekankan pentingnya tertib administrasi sejak dini.

“Dengan memiliki KIA anak lebih mudah mendapatkan berbagai layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, perbankan, serta program pemerintah lainnya yang memang dikhususkan untuk anak-anak. Mari kita dukung tertib administrasi kependudukan, demi terwujudnya generasi yang terlindungi, terdata dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik.” ungkap Bunda PAUD Inhil, Katerina Susanti Herman.

Dalam hal ini peran serta orangtua diharapkan Sekda Inhil, untuk segera memproses pembuatan KIA bagi anaknya.

“Kita memang meluncurkan 6100 KIA karena menyesuaikan angka 61 Milad Inhil, tapi sesungguhnya yang kami inginkan semua anak Inhil memiliki KIA, demi kepentingan anak itu sendiri,” kata Sekda Inhil Tantawi Jauhari.

Untuk informasi, beberapa syarat yang diperlukan untuk pembuatan KIA yakni Fotokopi Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran Anak serta kehadiran anak saat proses pelayanan. (Galeri Foto)