Minimannya Progress APBD 2015, Pemkab Rohil Adakan Pertemuan Dengan Sejumlah Satker

rapat_bappedaBAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ) menggelar rapat pertemuan dengan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) guna membahas peningkatan kerja dalam rangka penyerapan realisasi anggaran.

Hal ini sebagai respon atas mayoritas keluhan yang disampaikan fraksi di DPRD sebelumnya yang menyoroti rendahnya realisasi serapan APBD tahun 2015 ini.

Rapat YANG dipimpin langsung Plt. Sekdakab Drs. Surya Arfan MSi ini berlangsung di ruang rapatkantor Badan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) jalan perniagaan Kota Bagansiapi-api, Rohil.Kamis (3/9/2015).

Salah satu SKPD yang tercatat masih minim serapan anggaran adalah Dinas Bina Marga dan Pengairan. “Rendahnya serapan anggaran di Dinas Bina Marga dan Pengairan ini akan menjadi catatan khusus bagi pemkab,”kata Surya Arfan.

Dalam kesempatan itu, Plt Sekda juga sempat menyampaikan kekecewaan karena ketidakhadiran kadis ina Marga dan Pengairan. Padahal rapat ini dinilai sangat penting. (humas/adv)




Apa Itu Perokok Aktif dan Perokok Pasif, serta Bahayanya

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Perokok adalah orang yang melakukan aktifitas menghisap asap rokok, baik secara langsung maupun tidak langsung yang dikenal juga dengan sebutan perokok aktif dan perokok pasif.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti SST saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dijelaskan, perokok aktif adalah orang yang mengkonsumsi rokok secara rutin dengan sekecil apapun, meskipun itu cuma 1 batang dalam sehari atau orang yang menghisap rokok walau tidak rutin sekalipun atau hanya sekedar coba-coba dan cara menghisap rokok cuma sekedar menghembuskan asap, walau tidak diisap masuk ke dalam paru-paru.

Sedangkan perokok pasif adalah orang yang bukan perokok, tetapi menghirup asap rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok.

Adapun bahaya bagi para perokok aktif dan perokok pasif, yaitu :

– Menyebabkan kerontokan rambut.

– Gangguan pada mata, seperti katarak.

– Kehilangan pendengaran lebih awal dibanding bukan perokok.

– Menyebabkan penyakit paru-paru kronis.

– merusak gigi dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

– Menyebabkan stroke dan serangan jantung.

– Tulang lebih mudah patah.

– Menyebabkan kanker kulit.

– menyebabkan kemandulan dan impotensi.

– menyebabkan kanker rahim dan keguguran. (adi/adv)




Manggala Agni INHU Terus Upayakan Pemadaman Karhutla

Rengat (detikriau.org) – Manggala Agni Kabupaten  Indragiri Hulu (Inhu) terus berupaya untuk memadamkan kebakaran lahan yang terjadi wilayah  Inhu. Hal tersebut dikatakan  oleh kepala Ops Manggala Agni  Kab. Inhu, Ismail kepada wartawan, Sabtu (5/9).

“Hingga saat ini, tim kita terus upayakan pemadaman yang terjadi di desa Rawa Mangun dan Rawa Asri, kecamatan Rengat  serta desa Penyaguan, Kecamatan Gangsal  ”, ungkapnya.

Disambungnya, dalam upaya memadamkan kebakaran tersebut, pihaknya sudah menurunkan sebanyak 4 (empat) tim,  yang masing-masingnya beranggotakan delapan orang “kita menurunkan empat tim dan masing-masing tim dibekali dengan satu unit mesin pemadam.”, ucapnya.

Disampaikannya, karhutla sudah menyebabkan asap tebal di wilayah Inhu dan sangat menggangu jarak pandang “asap pada pagi hari sangat tebal dengan jarak pandang hanya berkisar 200 meter namun siang sudah sedikit menipis karena dibawa angin”, sebutnya.

ditambahkan Ismail, pihaknya tidak akan pernah bosan dan akan terus memadamkan kebakaran yang terjadi di wilayah Inhu hingga tuntas“kita juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama membantu petugas dalam upaya memadamkan api”, tutupnya. (Zal)




Tingkatkan SDM, Pemkab Inhil Upayakan Pemerataan Guru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) akan tetap berupaya untuk melakukan pemerataan guru atau tenaga pendidik hingga di seluruh pelosok-pelosok daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, H Fauzar usai menghadiri Rapat Paripurna ke-1 DPRD, dengan agenda pembukaan masa sidang ketiga tahun sidang 2015 dan penyampaian laporan hasil Reses II tahun 2015, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Fauzar, dalam rangka mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan di Negeri Seribu Parit, Pemkab Inhil akan terus melakukan evaluasi terhadap keberadaan guru-guru di daerah.

“Ini merupakan bentuk komitmen kita, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Inhil,” tutur Fauzar menanggapi salah satu hasil reses yang disampaikan saat itu.

Ditegaskan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil ini, ke depan Pemkab Inhil tidak ingin lagi mendengar dan mendapatkan laporan tidak adanya guru PNS di suatu daerah, karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat terutama para pelajar.

“Karena itu, kita harapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terkait, supaya lebih memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan,” imbuhnya. (adi/adv)




Guru Ngaji Ringkus Pelaku Pencurian di Masjid Al-Mukarramah

ketahuan-curi-kotak-amal-pemuda-loncat-dari-lantai-2-masjidTEMBILAHAN (detikriau.org) – AM (38) warga Kuala Proyek Kecamatan Keritang ditangkap karena terbukti telah melakukan pencurian barang-barang milik Mesjid Al-Mukarramah Parit 4 Kelurahan Tembilahan Barat Kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (3/9/2015) kemarin.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Jum’at (4/9/2015) bahwa penangkapan itu dilakukan oleh seorang guru menngaji di Mesjid Al-Mukarramah, Hamsani (32) bersama rekannya.

Kronologis kejadian, waktu itu sekira pukul 03.30 WIB, Hamsani sedang beristirahat di kediamannya. Tiba-tiba ada salah seorang warga setempat mengetok pintu dan menyampaikan bahwa di Mesjid ada orang tak dikenal mengendarai sepeda motor membawa peralatan Mesjid. Mendengar kabar itu, Hamsani langsung bergagas mengejar bersama rekannya menggunakan sepeda motor.

“Pada saat itu, Hamsani dan seorang saksi mata mengejar sampai ke jalan Provinsi parit 1 Tembilahan Hulu. Waktu itu ia melihat ada sepeda motor sedang berparkir di atas jembatan, kemudian ia pun langsung melihat dengan jelas dibawah jembatan ada seorang pria yang dicurigai sebagai pelaku,” kata Warno.

Setelah diyakini sebagai pelaku, ketika itu juga AM diamankan guru ngaji dan dilaporkan ke Polsek Tembilahan Hulu. Sedangkan barang-barang yang dicuri pelaku ditemukan tersimpan dalam semak sekitar jembatan.

Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit Mesin Ginset GX 154 Merek Ikeda warna orange, 1 unit Dvd merek Tonzu warna hitam les putih, 1 unit Ampli merek BMB warna hitam dan 1 Unit mesin air merek FIRMAN

“Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tembilahan Hulu guna proses penyidikan lebih lanjut, kerugian materil diperkirakan sebesar Rp 3 juta,” tutup Warno. (mirwan)




Libur Kabut Asap, Anak-anak Justru Manfaatkan Dengan Bermain Tanpa Menggunakan Masker

“Seharusnya orang tua lebih teliti mengawasi anaknya demi kesehatan bersama,”

foto diambil di depan SDN 003 Sungai Luar
foto diambil di depan SDN 003 Sungai Luar

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelajar setingkat SD dan SMP di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diliburkan sejak tanggal 3 September kemarin. Kebijakan itu merupakan kebijakan insidensial melihat kondisi asap semakin pekat. Namun berdasarkan pantauan lapangan, para pelajar itu bukannya berada di rumah, akan tetapi dikesempatan libur ini dimanfaatkannya untuk bermain di luar tanpa masker.

Padahal tujuan pemerintah dari libur tersebut supaya para pelajar bisa menghindari secara total pekatnya asap di udara Kabupaten Inhil. Dimana, dalam sepekan terakhir bahkan lebih, Inhil penuh diselimuti asap akibat kebakaran hutan lahan di sejumlah daerah.

“Sangat disayangkan kalau pelajar kita di Inhil hanya memanfaatkan hari libur dengan bermain. Seharusnya orang tua lebih teliti mengawasi anaknya demi kesehatan bersama,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil, Helmi D, Jum’at (4/9/2015).

Kendati demikian, Helmi tetap menghimbau kepada seluruh orang tua pelajar untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya untuk tidak banyak bermain di luar rumah, terlebih jika bermain tanpa masker.

“Kami meliburkan sekolah itu demi menghindari bahaya kabut asap, bukan untuk bermain bebas,” pungkasnya. (mirwan)