Hati-Hati Mie Instan Bisa Merusak Metabolisme Tubuh

detikriau.org – Siapa yang tidak kenal panganan praktis yang disebut mie instan. Panganan yang awalnya berasal dari negri tirai bambu ini seakan tak terpisahkan dalam kehidupan keseharian setiap orang. Penyajian praktis dan lezat panganan Junk food atau siap saji ini membuatnya memiliki banyak penggemar.

Namun tahukah anda menurut penelitian di Massachusetts General Hospital sebagaimana dilansir doktersehat.com menemukan bahwa wanita yang sering mengkonsumsi mie instan punya kemungkinan besar mengembangkan sindrom metabolik.

Tidak peduli seberapa sering ia berolahraga dan diet, jika Anda tak menyingkirkan mie instan 100 persen dari hidup Anda, risiko masalah kesehatan ini akan tetap membayangi. Komposisi dalam mie instan yang menyebabkan hal ini adalah natrium dan lemak. Tingginya kandungan natrium dan lemak jenuh akan meningkatkan kadar glikemik dalam tubuh.

Pengaruhnya cukup berbeda jauh jika dibandingkan dengan pria. Wanita dengan sindrom metabolik yang terlalu banyak makan mie instan sangat mungkin mengembangkan penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Hal ini juga bisa menyebabkan terganggunya kadar hormon dalam tubuh.

Meski memang tidak muncul seketika, tapi Anda perlu waspada dan hati-hati. Pilih makanan yang sehat mulai sekarang ya. (dro)

 




APBD Rohil Disyahkan Sebesar Rp 2,7 Triliun

BAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Setelah menjalani berbagai tahapan dan pembahasan akhirnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Rokan Hilir (Rohil) tahun 2015 disahkan sebesar Rp2.793.538.647.705 triliun Selasa (13/10/2015)

APBD-P itu disahkan melalui rapat paripurna dalam Penyampaian Laporan Pembahasan RAPBD Perubahan Kabupaten Rokan Hilir oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Rohil yang selanjutnya Pengambilan Keputusan. Pengesahan ini mengacu kepada Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan TA 2015.

Rapat paripurna yang di hadiri sebanyak 40 dari 43 anggota DPRD ini berlangsung sekitar lebih kurang satu jam yang saat itu dipimpin Ketua DPRD, Nasrudin Hasan yang didampingi Wakil Ketua, Syafrudin dan Abdul Kosim. Sementara dari Pemkab Rokan Hilir terlihat dihadiri Wakil Bupati Erianda, Plt Sekda Surya Arfan, para Kepala Dinas/Badan/Kantor dan pihak terkait lainnya.

Ketua Harian Badan Anggaran DPRD, Darwis Syam menyampaikan laporan pembahasannya agar SKPD dapat meningkatkan capaian kinerjanya, sehingga apa yang telah sama-sama disepakati untuk dilakukan pembangunannya yang nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat banyak. Darwis Syam juga memberikan saran agar ketergantungan dengan dana DBH Migas supaya secara bertahap dikurangi.

“Galilah potensi lain dalam mendapatkan PAD Rohil,” pesannya.

Saran lain yang disampaikan Darwis kiranya program kegiatan yang tidak terealisasi dalam tahun 2015 ini setelah perubahan bisa kembali diprogramkan di tahun 2016 secara otomatis dan tidak dilakukan pembahasan lagi.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD, Abdul Kosim saat membacakan draf persetujuan, disebutkan APBD Perubahan 2015 sebesar Rp2.793.538.647.705 triliun dari yang telah ditetapkan APBD Murni TA 2015 Rp2.738.620.327.567, bertambah sebesar Rp54 miliar lebih.

Wakil Bupati Erianda mengatakan, APBD Perubahan ini tetap mengacu pada kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan TA 2015 dan bukan perubahan terhadap kebijakan yang telah disepakati, tetapi lebih merupakan penguatan terhadap kebijakan-kebijakan tersebut. Dengan demikian, perubahan hanya terhadap rencana penerimaan daerah dan rasionalisasi pada kegiatan-kegiatan tertentu karena mempertimbangkan berbagai hal, sehingga kegiatan-kegiatan tersebut tidak mungkin dapat terealisasi dengan sisa waktu.

“Penganggaran-penganggaran yang baru yang belum dapat diakomodir pada anggaran murni 2015 dikarenakan keterbatasan pembiayaan, dengan kata lain kebijakan strategis prioritas program serta kegiatan dalam perubahan APBD TA 2015 yang dianggap strategis dalam pembangunan daerah sebagaimana yang termuat dalam KUPA 2015 yang telah dijabarkan dalam PPAS Perubahan 2015,” ujar Wabup. (humas /adv)




Diduga Cemburu, Su Kalap dan Hajar Istri Siri Hingga Bonyok

KERITANG (detikriau.org) – Su (23) warga pasar Kotabaru kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengamuk hingga memukul istri sirihnya Ap (23) di kediaman Ap parit 3 Desa Kotabaru Seberida Kecamatan Keritang, Rabu (14/10/2015) kemarin malam.

Peristiwa itu mengakibatkan Ap mengalami luka robek pada bagian kepala, lebam di pipi kiri dan juga terdapat 2 luka di bagian punggung sebelah kanan dan 1 luka pada bagian punggung sebelah kiri.

Menurut keterangan pihak Kepolisian, luka-luka tersebut diakibatkan pukulan keras oleh pelaku menggunakan tangan dan botol kaca. Motifnya, berawal dari SMS yang diterima korban dari seorang laki-laki yang mencurigakan.

“Pelaku ini menanyakan siapa laki-laki yang hendak ditemui oleh korban seperti isi SMS di Handphone milik korban, ini awal pemicu terjadinya pertengkaran mulut hingga pelaku emosi hingga akhirnya melakukan kekerasan,” terang Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Kamis (15/10/2015).

Atas peristiwa itu, korban terpaksa dibawa ke Puskesmas setempat untuk diberi pertolongan medis. Sedangkan pelaku, saat ini sudah diamankan oleh petugas di Mapolsek Keritang guna dilakukan pengusutan lebih lanjut. (mirwan)




KPU Inhu Agendakan Kirab Kampanye Damai 25 Oktober Mendatang

Rengat (detikriau.org) – KPU Kabupaten Inhu agendakan pelaksanaan pawai kirab kampanye damai Pilkada Inhu 2015 pada tanggal 25 oktober 2015 mendatang. Pawai kirab tersebut akan berkeliling kota yang diawali dan diakhiri di lapangan hijau kota Rengat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua KPU Inhu, Muhammad Amin usai melakukan rapat koordinasi persiapan kirab kampanye damai Pilkada Inhu 2015. Kamis (15/10/2015)

Dikatakan M Amin, peserta pawai kirab nantinya akan diikuti oleh  pasangan calon bupati dan wakil bupati Inhu, para tim sukses, Polres, TNI dan masyarakat.

“Tujuannya untuk mensosialisasikan  serta mengajak masyarakat untuk dapat mensukseskan Pilkada Inhu tahun 2015.” Sampaikan M Amin

Ia berharap pelaksanaan pawai kirab kampanye damai ini nantinya akan berjalan dengan lancar dan aman.

Rakor persiapan kirab kampanye damai Pilkada Inhu 2015 yang digelar di kantor KPU jalan Pekanheran Km 4 Rengat Barat ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU, Muhammad Amin beserta komisioner, Priyono, Yenny Mairida dan Dwi Apriyansyah.

Turut menghadiri kegiatan ini Ketua Panwaslu Inhu, Mulya santoni, Kabag Ops Polres Inhu, Kompol Suherwanto, Kasat Intel Polres Inhu, AKP Ulfa Lomansyah, Kabag Tapem Kab. Inhu, Hendri, Kesbangpol, Abdul Rahman serta perwakilan dari kodim Inhu. (zal)




Drainase Jalan Semampau Mampet, Meluap dan Berbau

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Drainase di sepanjang Jalan Semampau Kecamatan Tembilahan sampai sekarang kondisinya sangat memprihatinkan. Air tak mengalir hingga mengeluarkan aroma tak sedap.

Bahkan bukan hanya sebatas mengeluarkan aroma menyengat namun juga mengenangi badan jalan, meskipun saat ini musim kemarau.

“Kalau musim hujan wajar saja air bisa mengenangi jalan, tetapi sekarang inikan jarang hujan namun air tetap tinggi. Berarti air dalam drainase itu tidak mengalir,” kata salah satu warga Tembilahan, Opik, Rabu (14/10/2015).

Warga setempat menurutnya merasa resah dengan kondisi drainase t ini. Bahkan jika musim hujan tiba, sepanjang badan jalan Semampau akan digenangi air comberan.

Pantauan lapangan, genangan air pekat berwarna hitam dan berbau menyengat ini memang terasa sangat menggangu. Jangankan warga setempat, pengguna jalan saja merasa risih dengan bau yang ditimbulkannya.

Aliran drainase yang tersumbat dan berbau ini juga semakin diperparah dengan berdirinya penampungan ayam potong tidak jauh dari lokasi. Aroma tidak sedap juga terasa semakin mengganggu. Harusnya pemerintah melalui instansi terkait mampu menertibkan tempat-tempat usaha yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan. (mirwan)




Dani: Petani Jangan Cepat Terlena Dengan Janji Manis

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat terutama para petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diingatkan agar tidak terlena dengan tawaran ataupun janji manis perusahaan, sebelum memahami pola kerjasama yang ditawarkan dan membuat kesepakatan kepada pihak perusahaan yang ingin bermitra.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam usai memimpin pertemuan dengan masyarakat Desa Sungai Ular, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), yang mengadukan persoalan penyerobotan lahan oleh PT IJA, di Ruang Banggar Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Dani, Selama ini DPRD kerap dituding sebagai penghalang pihak perusahaan untuk berinvestasi dan bahkan mereka juga disebut sebagai salah satu pihak yang selalu mempersulit pengeluaran izin untuk berdirinya suatu perusahaan di Negeri Seribu Parit.

“DPRD pernah didatangi oleh beberapa kepala Desa dan tokoh masyarakat, kita dibilang menghalang-halangi berdirinya perusahaan,” tutur Dani.

Kendati demikian, ditegaskan Dani bahwa pihaknya akan tetap menerima segala aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tanpa pilih kasih, karena keberadaan DPRD merupakan wadah berhimpunnya para wakil rakyat.

“Prosedur yang dilakukan selama ini bukanlah untuk mempersulit pihak perusahaan yang ingin berdiri dan bermitra di Inhil, namun hal itu dilakukan sebagai upaya agar adanya kejelasan bentuk dan pola kerjasama yang ditawarkan, sehingga kedepannya tidak ada masyarakat yang dirugikan oleh perusahaan,” terangnya.

Apalagi, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Inhil ini, belajar dari pengalaman sebelumnya, banyak sekali terjadi kasus terkait persoalan lahan antara masyarakat dangan perusahaan, yang pada akhirnya merugikan masyarakat.

“Banyak kasus pola kemitraan manis di awalnya, tapi setelah beberapa tahun banyak timbul gejolak. Ini yang harus diantisipasi sejak dini oleh berbagai pihak terkait, termasuk DPRD dan Pemkab Inhil,” imbuhnya. (adi)