Duh!, Kasus Gizi Buruk Kembali Coreng Nama Inhil

“Kali Ini ditemukan di Desa Kuala Selat Kecamatan Kateman”

gbr ilustrasi
gbr ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kasus gizi buruk kembali ditemukan di Kabupaten Inhil. Kali ini pada balita usia 8 bulan dikuala selat Kecamatan Kateman, Muhammad Risky. Ironisnya, bayi malang ini belum juga mendapatkan perawatan khusus dari tim medis.

Ditemukannya si penderita ketika Yayasan Inhil Peduli dan Dompet Dhuafa membuka posko pengobatan gratis dampak kabut asap di desa tersebut pada awal bulan November 2015. Secara tak disengaja, pihaknya menerima pasien seorang balita yang dibawa ibundanya, Suryani.

“Tiga hari berturut-turut kita buka posko pengobatan di Kuala Selat Kecamatan Kateman, Sungai Cakah Kecamatan Batang Tuaka dan di kota Tembilahan. Dari sekian banyak pasien yang datang, ada satu di Kuala  Selat yang menderita gizi buruk,” kata Ketua Yayasan Inhil Peduli Moh Zainuri kepada detikriau.org, Selasa (3/11/2015) di Tembilahan.

Dari penemuan itu, lanjutnya, si penderita gizi buruk telah disampaikan kepada dinas terkait. Dengan harapan ada tindak lanjut dari pemerintah daerah.

tplink-bundled-sodexo-J1-950x140pxSementara itu, tenaga medis dari tim Dompet Dhuafa, dr Nahdatul Ulami saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan balita penderita gizi buruk tersebut. Sebab dari hasil pemeriksaaannya terdapat tanda-tanda jelas, seperti berat badan tidak sesuai dengan usianya, perkembangan keaktifan bermain masih sangat kurang dan kondisi secara fisik tampak kurus.

“Tanda-tanda itu menyatakan positif kalau si bayi itu terserang gizi buruk. Dari beratnya 4 kg itu saja sudah tampak tidak sesuai dengan usianya yang mencapai 8 bulan,” terangnya.

Untuk perawatan bayi, dijelaskannya, berdasarkan keterangan ibunya balita belum lama ini sempat dibawa ke Puskesmas setempat satu kali. Setelah itu tidak ada lagi tindak lanjutnya selain sebatas perawatan secara pribadi di kediaman.

Seharusnya si penderita itu disegerakan sedini mungkin dilakukan perawatan oleh Puskesmas maupun Pustu setempat sebelum menimbulkan efek lebih besar lagi.

“Saya juga tidak tahu kenapa hanya dirawat di rumah saja. Makanya kita sampaikan kepada dinas terkait,” tutupnya. Mirwan)




Kebakaran di Reteh, 1 Orang Mati Terpanggang

Gbr ilustrasi
Gbr ilustrasi

RETEH (detikriau.org) – Peristiwa naas terjadi di parit Nasib RT 003 RW 001 Desa Sungai Mahang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Bagaimana tidak, disaat terjadi insiden kebakaran satu unit rumah, satu orang penghuninya terperangkap dan mati mengenaskan terpanggang api, Selasa (3/11/2015) dini hari.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman mengatakan, berdasarkan keterangan beberapa saksi bahwa peristiwa itu bermula sekitar pukul 01.00 WIB dan berlangsung sekitar 2 jam api berhasil dipadamkan.

Rumah itu hanya dihuni 2 orang pasangan suami istri yakni Kasim (80) dan Rodiah (75). Istri Kasim itulah yang menjadi korban jiwa mengenaskan pada insiden malam itu.

intel-6th-C1--950X356pxMenurut Warno, kronologi kejadian bermula saat salah seorang saksi atas nama Sanusi ( tetangga korban, red) mendengar suara teriakan minta tolong dari sebelah rumah, ketika ia bangun dan melihat rumah itu sudah terbakar dan api besar dilihat dari ruang tengah tepat pada ruangan tidur korban.

Kemudian si saksi ini berusaha memadamkan api dan saat itu saksi melihat Kasim keluar masuk rumah. Ternyata pemilik rumah ini sedang berusaha menyelamatkan istrinya namun tidak berhasil. “Setelah api padam, Kasim bersama saksi melihat kondisi istri Kasim telah meninggal dunia,” kata Warno.

Dari hasil penyelidikan, lanjutnya, api itu untuk sementara diduga berasal dari lampu teplok berbahan minyak tanah. (Mirwan)




Pj Bupati Inhu Pinta SKPD Segera Laksanakan Program Pembangunan

“Setelah APBD-P diverifikasi pihak Provinsi”

Pj Bupati Inhu, H Kasiarudin SH
Pj Bupati Inhu, H Kasiarudin SH

Rengat (detikriau.org) – Pj Bupati Inhu, H Kasiarudin SH meminta kepada seluruh SKPD untuk segera melaksanakan program pembangunan setelah APBD-P Inhu tahun 2015 selesai diverifikasi oleh Pemeritah Provinsi Riau.

Pelaksanaan kegiatan pembangunan itu nantinya harus terus dimonitoring dan dievaluasi secara berkala untuk mengetahui realisasi dan target yang akan dicapai.

” Saya juga menghimbau kepada semua pihak terutama pelaku-pelaku pembangunan agar tetap konsistensi dan komitmen dengan mengedepankan prinsip kepedulian, kebersamaan dan mengutamakan kepentingan masyarakat, untuk mewujudkan visi dan misi kabupaten,” Sampaikan Pj Bupati usai mengikuti rapt paripurna penetapan dan pengesahan APBD-P Inhu digedung DPRD, senin 2/11/2015) malam

Ditambahkannya, bahwa proses peningkatan kerjasaman antara Legislatif dan Eksekutif serta berbagai  komponen pelaksanaan pembangunan di Daerah perlu terus dibina dan dikembangkan agar tercipta suatu suasan yang kondusif, sehingga pemikiran serta tindakan yang terjadi dalam suasana yang harmonis dan saling menghargai. (zal/humas)

microsoft-universal-foldable-keyboard-C1--950X356px-revisi




APBD-P Inhu TA 2015 disyahkan sebesar Rp 1,771 Trilyun Lebih

Rengat (detikriau.org) – DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menetapkan dan mengesahkan APBD-P Inhu Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp, 1,771 Trilyun lebih.

Pengesahan anggaran tambahan itu dilakukan dalam rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Inhu Miswanto yang dihadiri langsung Pj Bupati Inhu, Kasiarudin dan Plt Sekda Inhu Isdjarwadi beserta seluruh anggota DPRD Inhu diruang rapat gedung DPRD Inhu, senin (2/11/2015) malam kemaren.

Kabag Keuangan Setda Inhu, Hendria Anof mengatakan jumlah tersebut bersumber dari Pendapatan sebesar Rp. 1.396.455.016.000, sedangkan Belanja adalah sebesar Rp. 1.766.224.102.652,79 sehingga terjadi Defisit sebesar Rp369.769.086.652, 79.

Microsite-Reebok-Inside-1200x460pxl“Defisit tersebut ditutupi dari Silpa tahun sebelumnya sebesar Rp374.769.086.652,79 dan pengurangan Pengeluaran Belanja PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) sebesar Rp. 5 Milyar, sehingga Pembiayaan Netto menjadi Rp369.769.086.652.79,” ungkap Anof.

Dijelaskan Anof, APBD Perubahan Inhu Tahun 2015 ini berkurang sebesar Rp. 228 941. 083. 935,13 dari APBD Murni 2015 yang berjumlah sebesar Rp. 2. 000. 165. 186. 587, 92. (zal/humas)




Galeri Foto Pertemuan Diskes Dalam Penyusunan Anggaran Jaminan Kesehatan




Bupati Pinta Semua Pihak Serius Untuk Sukseskan Kegiatan PIOS ke IV

piosBAGANSIAPIAPI, detikriau.org – Bupati Kabupaten Rokan Hilir H Suyatno meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan Pelaksanaan Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) ke IV Riau-Kepri.

“Kabupaten Rohil telah ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan PIOS ke V itu. Jadi, kita harus serius,” kata Suyatno yang saat memimpin rapat didampingi Plt Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan Msi, Ketua DPRD, Nasrudin Hasan bertempat di lantai IV Gedung Sekretariat, Jalan Mardeka Bagansiapiapi, Senin (2/11)

Meskipun di PIOS itu sudah ada panitianya sendiri, lanjut Suyatno, namun Pemkab Rohil memandang perlu untuk ambil bagian. Artinya, semua unsur satuan kerja perangkat daerah perlu dilibatkan ke dalam jajaran panitia.

“Ini harus sukses dan berhasil. Kalau tidak, malu kita sebagai tuan rumah,” Ingatkan Suyatno.
Sebagai bentuk keseriusan Suyatno mensukseskan pelaksanaan ke V tersebut, dirinya bahkan bersedia menawarkan diri untuk mengantarkan surat undangan.

“Tolong panitia siapkan undangan untuk Gubri. Saya bersedia mengantarkan surat undangan itu,” kata Suyatno.

Disamping itu, Suyatno juga mengintruksikan kepada beberapa satuan kerja perangkat daerah yang berada di wilayah Kabupaten Rohil untuk segera mengambil kebijakan demi suksesnya pelaksanaan PIOS. Diantaranya seperti melakukan pengecatan serta mengecekan semua tempat yang akan dipergunakan untuk kegiatan PIOS.

“Semua tempat harus bagus dan bersih. Dan siapkan lapangan untuk pertandingan,” kata Suyatno. (humas/dro/adv)