POMP Filariasis di Inhil Diperpanjang Hingga Akhir November

pemberian-obat-massal-pencegahan-pomp-filariasis-3-638TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemberian Obat Massal Pencegah (POMP) Filariasis di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diperpanjang hingga akhir Bulan November 2015 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan saat berbincang dengan detikriau.org di kantornya, Jalan M Boya Tembilahan, kemarin.

Dijelaskan Saut, meskipun sebelumnya direncanakan bahwa POMP Filariasis tahap 4 ini akan dilaksanakan selama 1 bulan, yakni tanggal 1-31 Oktober 2015 kemarin. Namun, hingga saat ini pendistribusian obat kaki gajah tersebut masih terus berlangsung.

“Kita perpanjang sampai akhir November nanti, karena mengingat kondisi geografis dan bencana kabut asap yang melanda sebagian besar wilayah di Inhil beberapa waktu lalu,” tutur Saut.

Dengan diperpanjangnya waktu POMP Filariasis ini, lanjut Saut, diimbau kepada seluruh masyarakat yang belum mendapatkan obatnya, untuk segera mengambil ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat.

“Marilah kita dukung dan sukseskan Inhil bebas filariasis tahun 2017 mendatang, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya. (adi/adv)




Budidaya Tomat Dalam Polybag

tomato-gaTomat atau nama ilmiahnya Solanum lycopersicum merupakan buah yang serbaguna, bisa dimakan langsung atau dibaut jus, juga bisa dijadikan bahan sayuran yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Meski buah ini sangat mudah didapatkan di pasar atau di kios terdekat dan harganya tidak terlalu mahal, namun tidak ada salahnya bagi anda untuk menanam sendiri buah tomat di pekarangan atau halaman rumah kita.  Selain bermanfaat untuk aktivitas atau hobi juga bermanfaat untuk anda sendiri karena buah yang dihasilkan sendiri tentunya lebih sehat dan tidak banyak terkena pestisida. Nah Jika anda tertarik untuk budidaya tomat dalam pot bisa membaca informasi budidaya tomat dalam pot atau Polibag secara mudah di bawah ini.

Tempat dan Media Tanam

Budidaya tomat dalam pot atau polybag dapat memanfaatkan kaleng bekas , ember plastik, wadah bekas lainnya atau memakai pot atau polybag. Media tanam yang digunakan berupa tanah pupuk kandang atau kompos dan sekam mentah. Perbandingan dapat 1:1, 1:2, atau 1:3 tergantung kesuburan atau berat ringannya tanah. Wadah tempat yang sudah disiapkan bawahnya dilubangi dan ditutup dengan pecahan genteng untuk aliran air siraman. Setelah itu diisi dengan media yang telah kita siapkan sampai penuh.

Pesemaian

Tomat diperbanyak dengan bijinya, disemai terlebih dahulu lalu ditaruh pada wadah dan ditempatkan pada daerah yang teduh. Sebulan kemudian biji yang sudah bertunas itu perlu dipindah (disapih) ke tempat penanaman lain sebagai latihan bagi tananam muda ini. sesudah bibit setinggi 10 cm, baru bisa dipindah ke pot.

Teknik budidaya tomat dalam polybag Penanaman

Yang harus diperhatikan sebelum tanaman dipindah ke media tanam sebaiknya media tanam perlu disiram terlebih dahulu. Untuk memindahkan tanaman dari persemaian ke pot harus hati-hati jangan sampai akar tanamannya sampai banyak yang patah, dan pemindahannya sebaiknya dilakukan pada sore hari.

Perawatan

Perawatan tanaman tomat dalam pot atau polybag lebih mudah karena kesehatan setiap tanaman lebih terkontrol dan penularan penyakit lewat akar dapat dihindari. Beberapa perawatan rutin yang perlu dilakukan sebagai berikut :

  1. Periksa tanaman setiap hari, terutama dari hama dan penyakit. Bila dijumpai ada hama, ambil dan matikan hama tersebut dengan cara dijepit. Bila ada tanaman yang layu cabut dan buang saja medianya supaya tidak menular ke tanaman yang lain.
  2. Bila tanaman kelihatan kurang subur, tambah pupuk kandang atau kompos yang telah matang.
  3. Bila tanaman sudah tumbuh besar beri turus/pasak untuk membantu tegaknya tanaman tersebut.
  4. Jangan biarkan media tanam terlalu kering, siramlah tanaman secara rutin, minimal 1 kali sehari. Perhatikan kadar air dalam media tanam jangan terlalu basah juga.

Panen

Budidaya Tomat dalam Pot atau Polybag dalam waktu relatif singkat sekitar 3 bulanan sudah dapat kita petik hasilnya.

Sumber: http://infotanam.blogspot.co.id/2013/04/cara-mudah-budidaya-tomat-dalam.html

Untuk wilayah Tembilahan, jika anda ingin mencoba membudidayakan tomat di dalam pot atau polybag dan tidak ingin repot harus menyemai dari biji, kami menyediakan benih unggul muda yang sudah tumbuh dengan baik di dalam polybag. Hubungi kami di nomer 0812-6759-2765, hanya SMS.




Kedua Paslon Bupati Inhu Ikuti Kirap Kampanye Damai

1Rengat (detikriau.org) – Minggu pagi (8/11/2015), di lapangan Hijau Rengat, Kab. Indragiri Hulu, ribuan masa simpatisan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Inhu menghadiri  acara pawai kirab Kampanye Damai Pilkada Inhu tahun 2015.

Ketua KPU Kabupaten Inhu, M amin SE Dalam sambutannya mengatakan , Dengan Rangkaian kegiatan yang telah dilakukan KPU Kab Inhu selama ini dan telah dilaksanakan Kirab Pemilu Damai, Diharapkan Pemilih dapat Berpartisipasi  diatas 70 Persen.

Sementara itu Ketua KPU Provinsi Riau DR Nurhamin MH mengharapkan agar Pilkada Inhu Desember 2015 dapat berjalan dengan baik dan sukses dan  juga berharap KPU Kabupaten Inhu akan mampu melaksanakan amanah undang undang.

2Sedangkan PJ. Bupati Inhu H Kasiarudin SH,berharap  dengan telah dilaksanakan kirab Pemilu Damai ini Masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban dan pendukung dapat saling hormat menghormati dalam pesta Demokrasi.

“Dengan dilakukan Kirab Pemilu Damai  ini, Semoga KPU Kabupaten Inhu Kembali  meraih Predikat terbaik nasional, dengan Tema yang dibuat oleh KPU yakni berintegritas , santun, amanah, bersih, Aman jujur dan adil (BERSAHAJA) Menjadi kan pilkada Inhu, Sukses tanpa kendala yang berarti”, Ucapnya

Pantauan lapangan, kirab Pemilu Damai tajaan KPU Inhu ini dihadiri dan dilepas  oleh PJ Bupati Inhu H Kasiarudin SH dan dihadiri oleh 2 pasangan Calon  ( Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut satu (Drs H Mukhtarudin – Aminah Susilo) dan ( H Yopi Arianto – Khairizal), massa pendukung kedua serta diramaikan dengan penampilan  Marcing band dan Becak hias.

Karnaval dan Pemilu Damai  ini Mengambil Rute dari lapangan hijau Rengat , jalan Agus salim, jalan Sultan ke jalan sultan ibrahim, jalan nara singa, jalan rumah tinggi, jalan hang lekir, jalan brigjen katamso, jalan veteran, jalan yos Sudarso dan kembali kelapangan Hijau.

Di perjalanan Karnaval kedua pendukung Paslon saling mengkampanyekan  kepada masyarakat terkait program pembangunannya.

Dalam kesempatan tersebut, KPU Kab Inhu  juga memasang beberapa spanduk yang mengkampanyekan dan mensosialisasikan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya  pada hari rabu tanggal 9 desember 2015  di TPS serta mengingatkan agar masyarakat tetap “INGAT”  siapapun Pilihan, Persatuan dan kesatuan tetap Mutlak. Suara anda menentukan nasib Inhu 5 tahun kedepan, juga menghimbau agar masyarakat jangan golput.

Dalam acara tersebut, kedua  paslon diberi waktu 10 menit  untuk menyampaikan orasinya dan  intinya kedua pasangan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi pada Pilkada Inhu pada 9 Desember 2015 dan untuk memilihnya. (Zal)




Disperindag Inhil Kembali Taja Pelatihan Menjahit

BLK-Menjahit-e-1024x683TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar latihan menjahit selama 5 hari di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) jalan SKB Tembilahan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Disperindag Inhil H Pahrolrozy, kemaren. Ia menyebutkan, ada 10 peserta yang mengikuti berasal dari 4 kecamatan yakni kecamatan Mandah, GAS, Tembilahan Hulu dan Tembilahan.

“Setelah pelatihan, kita meminta kepada mereka (peserta, red) untuk membuat kelompok usaha bersama di tempat masing-masing. Setelah terbentuk, mereka bisa mengajukan proposal untuk pengadaan alat kebutuhan berupa mesin jahit,” kata Pahrolrozy di ruang kerjanya.

Disamping itu, ia juga mengharapkan kepada peserta nantinya dapat mengembangkan ilmu yang didapat kepada pekerja penjahit lainnya hingga ke pelosok desa.

Jika butuh tempat pelatihan, Disperindag secara terbuka mempersilahkan untuk memfungsikan BLKI di jalan SKB itu untuk tempat belajar menjahit.

“Di situ fasilitasnya cukup, segala mesin kebutuhan menjahit sudah tersedia hingga tempat tidur dengan daya tampung sebanyak 18 orang,” imbuhnya. (mirwan/adv)




Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspada DBD

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau, untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan sehubungan dengan datangnya musim penghujan di beberapa wilayah di Negeri Seribu Parit.

Dikatakan Saut, dengan turunnya hujan terutama di wilayah endemis DBD, dikhawatirkan akan semakin memudahkan nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak.

image_1“Apabila perkembangbiakan nyamuk ini sudah bertambah banyak, tentu potensi penularan penyakit DBD akan semakin besar,” tutur Saut Pakpahan melalui press releasenya, Sabtu (7/11/2015).

Oleh karena itu, seluruh masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaannya, dengan melakukan berbagai langkah pencegahan dan antisipasi sejak dini, diantaranya dengan menerapkan gerakan 3M Plus.

Gerakan 3M Plus tersebut, lanjut Saut, yakni menguras tempat-tempat penampungan air seminggu sekali, menutup rapat tempat-tempat penampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air, yang dapat dijadikan sebagai wadah bertelurnya nyamuk DBD.

“Plusnya adalah menggunakan kelambu saat tidur pagi atau sore bagi anak atau bayi, menggunakan obat anti nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik dan melakukan pemantauan jentik nyamuk DBD,” terangnya.

Lebih jauh dijelaskan Saut, penyakit DBD ini tidak bisa diberantas hanya dengan melakukan penyemprotan atau fogging saja, tanpa disertai dengan tindakan dan penerapan gerakan 3M Plus seperti tersebut di atas

“Mari bersama-sama kita memantau dan melaporkan jika ada indikasi demam ke arah DBD, sehingga bisa segera ditangani dan diobati di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat,” imbuhnya. (adi/adv)




3 DPO Pembunuhan Polres Lampung dibekuk di Pelangiran

shareTEMBILAHAN (detikriau.org) –3 DPO tindak pidana Pembunuhan diwilayah hukum Polres Tulang Bawang Polda Lampung diringkus polisi di perumahan Karyawan Divisi 5 Nusa Perkasa Estate PT BNS Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jum’at (6/11/2015) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Ketiga DPO tersebut adalah Supri (31), Fitri (29) dan Agus (22). Semuanya adalah warga Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Seluruh DPO dijerat pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan sengaja.

“Penangkapan dilakukan oleh Tim Gabungan 5 orang anggota Opsnal Polres Tulang Bawang di back-up sejumlah personil gabungan dari Polsek Kateman dan Polsek Pelangiran serta dibantu 2 personil Pam PT BNS,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Sabtu (7/11/2015).

WIKO-Ridge-3G-Black-Grey-SKU06615203-201591814510Ia menyampaikan, diketahuinya keberadaan pelaku di lingkungan perusahaan karena petugas dari Polres Tulang Bawang berhasil melacak dengan berbagai cara. Hasil pelacakan tersebut dapat dipastikannya kalau pelaku ada di perumahan PT BNS.

Disaat melakukan penangkapan tidak ada perlawanan dari pelaku. Saat ini ketiga pelaku sedang diamankan di Mapolsek Kateman guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. (mirwan)