Ikuti 7 Cabang Perlombaan MTQ Riau Ke-34 di Siak, Pemkab Inhil Utus 40 Kafilah

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengutus sedikitnya 40 orang kafilah pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Riau yang ke-34 di Kabupaten Siak mendatang.

Sejumlah kafilah itu akan mengikuti 7 cabang perlombaan yang akan diberangkatkan pada hari Kamis (12/11) malam. Para kafilah tersebut juga telah mengikuti pemusatan pelatihan selama kurang lebih 1 bulan terakhir.

Ketua Lembaga Pendidikan Tilawah Qur’an (LPTQ) Kabupaten Inhil, Syamsurizal Awie menyebutkan, rencana awalnya kafilah dari Inhil ini sebanyak 44 orang dengan mengikuti 11 cabang perlombaan, namun rencana itu dibatalkannya.

“Empat cabang yang dibatalkan adalah cacat nerta Putra-Putri, Kaligrafi Dekorasi Putri, tafsir Bahasa Arab Putri dan Tahfiz 30 juz Putri,” kata Syamsurizal Awie saat menyampaikan laporan dalam rapat yang dipimpin langsung Bupati Inhil HM Wardan di Balai Kantor Bupati Inhil, Senin (9/11/2015) sore kemarin.

Terkait pembatalan keikutsertaan 4 cabang perlombaan tersebut, Ketua LPTQ tidak menerangkan secara luas apa penyebabnya, saat itu ia hanya sebatas menyampaikan laporan bahwa ada 4 p cabang yang dibatalkan untuk diikutsertakan. (mirwan/adv)




Pagar Rusak, Hewan Ternak Ganggu Kenyaman Belajar Siswa SDN 008 Rejosari

Rengat (detikriau.org) – Bangunan pagar SDN 008 Desa Rejosari Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu kini dalam kondisi rusak. Rubuhnya pagar pembatas sekolah ini menyebabkan terganggunya proses belajar mengajar diakibatkan kerapnya hewan ternak memasuki lingkungan sekolah.

Menurut Kepala Sekolah SDN 008, Hj Ekowati, berbagai upaya sudah dilakukan agar hewan ternak tidak lagi memasuki lingkungan sekolah seperti dengan membangun pagar kayu yang memiliki ketahanan rendah.

‪”Walaupun sudah kita buat pagar dari kayu tetapi tidak juga bisa mencegah hewan ternak masuk. Akibatnya kotoran hewan berserakan dimana-mana sehingga menimbulkan bau, mengganggu ketenteraman serta dikhawatirkan juga berdampak terhadap kesehatan anak didik,”ungkap Kepala SDN 008 desa Rejosari Hj  Ekowati S.Pd, selasa (10/11/2015)

Diterangkannya, disamping menjaga agar hewan ternak tidak leluasa memasuki lingkungan sekolah, pagar pembatas juga dibutuhkan untuk mengontrol para pelajar agar tidak keluar pekarangan disaat jam istirahat.

‪Pihak sekolah berharap agar Pemkab Inhu melalui Dinas Pendidikan dapat membangun kembali pagar sekolah secara permanen. Sebab keinginan agar pagar dibangun kembali sudah sejak tahun 2008 lalu diusulkan.

‪”Kami mohon kembali kepada Pemkab Inhu untuk membangun pagar sekolah yang memang sangat dibutuhkan agar kegiatan belajar disekolah menjadi nyaman dan tertib serta tidak ada lagi bau kotoran ternak,”Harapnya. (Zal)




BPPK DPRD dan Bagian Hukum Setda Inhil Tandatangani Kesepakatan Bersama Bahas Ranperda di Luar Prolegda

Ketua BPPK DPRD Inhil, Herwanissitas berjabat tangan dengan Kepala Bagian Hukum Setdakab Inhil,
Ketua BPPK DPRD Inhil, Herwanissitas berjabat tangan dengan Kepala Bagian Hukum Setdakab Inhil,

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Pembentukan Perda Kabupaten (BPPK) DPRD dan Bagian Hukum Setda Inhil menandatangani kesepakatan bersama, untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di luar Program Legislasi Daerah (Prolegda), senin (9/11/2015) sore kemaren.

Prosesi penandatanganan yang digelar di ruang Badan Legislasi Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin Ketua BPPK DPRD, Herwanissitas didampingi para anggota, serta dihadiri Wakil Ketua DPRD, Mariyanto, Kabag Hukum Setda, Kabag Risalah dan jajarannya.

“Pertemuan dan kegiatan kita hari ini, dalam rangka menindaklanjuti surat Bupati, beberapa waktu lalu,” tutur Ketua BPPK DPRD Inhil, Herwanissitas.

Dijelaskan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, penandatanganan kesepakatan bersama tersebut dibenarkan oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 1 tahun 2014 pasal 15 ayat 3.

Dimana, dalam Permendagri itu diatur tentang pembentukan sejumlah Perda, diantaranya Perda Bantuan Pendidikan dan Perda Penyertaan Modal, yang harus dibuat payung hukumnya.

“Ini dimaksudkan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, khususnya yang berkaitan dengan persoalan hukum,” terangnya. (adi)




Kasdim 0302 INHU Tampil Sebagai Irup Peringatan Hari Pahlawan

_DSC5347Rengat (detikriau.org) – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0302 Indragiri Hulu (Inhu) Mayor Kav. Sukri Hendri, S.Kom tampil sebagai Inpektur Upacara peringatan hari Pahlawan yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Inhu.

Hadir dalam kegiatan ini  Ketua DPRD Inhu, Miswanto,  beberapa pejabat esselon serta para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Inhu, TNI, Polri, Polpp Inhu dan sejumlah perwakilan dari mahasiswa.

Mayor Kav Sukri Hendri, S.Kom dalam amarannya membacakan  pidato Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, mengatakan bahwa peringatan Hari Pahlawan ini merupakan momentum dalam membangun kesadaran dan ingatan kolektif seluruh bangsa Indonesia sebagai representasi pengakuan, penghormatan dan penghargaan dari nilai-nilai kejuangan guna diimplementasikan dalam kehidupan bernegara.

Sesuai dengan tema Hari Pahlawan tahun ini yaitu “Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku”, diharapkan nilai dan sifat kepahlawanan yang rela berkorban, tanpa pamrih, bekerja keras, jujur serta berani demi kebenaran dan patriotik, dapat terus terpatri dalam benak seluruh warga negara Indonesia.

Selain itu, melalui peringatan Hari Pahlawan ini juga dapat dijadikan sebagai cermin tentang pengorbanan keteladanan dan keteguhan untuk menggapai harapan masa depan dengan terus bekerja dan bekerja dalam rangka mewujudkan adil dan sejahtera sebagai cita-cita perjuangan bangsa.

Dalam kesempatan itu juga dibacakan beberapa pesan dari para pahlawan-pahlawan nasional Indonesia yang diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh peserta upacara dalam mengisi pembangunan khususnya di Indragiri Hulu.

Usai pelaksanaan upacara, Kasdim 0302 Inhu yang dalam kesempatan itu didampingi sejumlah pejabat, bertolak menuju Taman Makam Pahlawan Indrabhakti untuk mengikuti prosesi upacara tabur bunga yang menjadi agenda rutin dalam setiap peringatan hari pahlawan. (Zal)




Galeri Foto Kegiatan PelatihanPengelolaan Keuangan Puskesmas BLUD Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil




Dua Minggu Menghilang, Juru Masak PT IJA ditemukan Dalam Kondisi Membusuk

mayatTembilahan  (detikriau.org) – Hampir 2 minggu sejak menghilang, Sania (70), juru masak PT Indogreen jaya Abadi (IJA) akhirnya ditemukan dalam kondisi membusuk di parit Tengah Blok P12 parit 10 Mesuri PT IJA Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra, senin (9/11) sore sekitar pukul 16.00 Wib.

Bahkan, menurut keterangan saksi, Herman dan Iwan warga Kampung Baru Desa Sungai Bela, kondisi mayat saat pertama kali ditemukan sudah tidak lagi dapat dikenali.

Saat sedang mencari Kepiting di sekitar TKP, kedua saksi mencium aroma busuk, setelah berusaha mencari tau, saksi akhirnya menemukan sesosok mayat manusia yang sudah tampak bagian tengkoraknya.

“Melihat itu, saksi segera menghubungi petugas, kemudian petugas beserta aparat desa dan warga berdatangan ke TKP dan sampainya sekitar jam 18.45 WIB. Setelah diperhatikan, mayat itu betul tidak bisa di kenali,” ungkap Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Selasa (10/11/2015).

Dikatakan, korban yang akrab disapa Mak Mala tersebut ditemukan masih berpakaian dengan posisi tertelentang dan tangan di atas perut. Setelah dibawa ke Sungai Bela, salah seorang warga kampong baru desa sungai bela, Arbain (28) mengaku kalau jasad itu keluarganya.

Hal tersebut dikenali Arbain berdasarkan ciri-ciri fisik di bagian tengkorak kepala ada tanda seperti sumbing di atas mulut serta pakaian yang dikenakannya. “hasil visum yang dilakukan RSUD Puri Husada Tembilahan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dijasad korban.” Tandas Paur Humas. (mirwan)