Peringati Hari Pahlawan, Kapolres Inhil Tampil Sebagai Pemateri Seminar Tajaan GMNI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik tampil sebagai pemateri pada kegiatan seminar Penghayatan Nilai-nilai Pancasila yang ditaja oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Inhil di gedung LAMR Tembilahan, Selasa (10/11/2015).

Pada seminar ini, tampak dihadiri langsung oleh Dandim 0314 Inhil Letkol Inf Jarot Suprihanto, Ketua KNPI Inhil dan sejumlah organisasi kemahasiswaan. Selain itu juga tampak dipadati peserta seminar dari kalangan mahasiswa, Pelajar SMP dan SMA sederajat se-kota Tembilahan.

Untuk diketahui bahwa seminar itu mengangkat tema Internalisasai nilai-nilai pancasila guna membangun karakter pancasilais pada generasi muda serta radikalisasi kader dalam koridor marhaenisme sebagai pilar revolusi.

Microsite-HD-11-novemberKapolres mengatakan, tema tersebut sangat pantas untuk diberikan pemahaman kepada para generasi bangsa. Sebab itu, ia menilai kegiatan dari GMNI sangat positif dan didukung penuh oleh pihak kepolisian.

“Harapan saya dari materi yang saya sadurkan kepada peserta bisa diterapkan dalam kehidupan sehingga mampu menjadikan generasi pancasila sejati yang memiliki karakter yang lebih baik lagi kedepannya,” ungkap Hadi Wicaksono.

Pada kegiatan tersebut, GMNI tidak hanya sebatas menggelar seminar namun juga melakuka perekrutan anggota baru bagi mahasiswa yang berminat bergabung dalam organisasi eksternal kampus. (mirwan)




Bupati Inhil Irup Peringatan Hari Pahlawan

Bupati HM.Wardan menjadi irup pada Peringatan Hari Pahlawan 10 November
Bupati HM.Wardan menjadi irup pada Peringatan Hari Pahlawan 10 November

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan tampil sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Selasa (10/11/2015).

Apel pagi itu tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil dan Veteran. Selain itu juga dipadati sejumlah pegawai serta personil TNI dan Polri.

Bupati mengatakan, dalam memperingati hari pahlawan ini harus ada hikmah yang bisa diambil seperti mengenang, melihat dan merasakan serta mengaplikasikan dari hasil perjuangan para pendiri dan pejuang di negeri ini.

Bupati Inhil HM.Wardan melakukan tabur bunga di TMP Yudha Bhakti  Tembilahan Hulu
Bupati Inhil HM.Wardan melakukan tabur bunga di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Hulu

“Maka sekarang kita semua yang hidup di zaman kemerdekaan ini menjadi tanggung jawab kita melaksanakan pembangunan mengisi Kemerdekaan dengan berjuang dalam rangka mensejahterakan kehidupan masyarakat,” kata Wardan.

Ditambahkan, dengan menyadari dan memahami terhadap perjuangan itu harus mampu menjadi spirit semangat untuk motivasi untuk melaksanakan pembangunan di Negeri ini yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Usai upacara, Bupati serta rombongan peserta apel Peletakan bungan di TMP Yudha Bhaki di Taman Makan Pahlawan Yudha Bhati dan tabur bunga yang dan bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono. (mirwan/adv)




Sosialisasikan Pilkada Inhu 2015, 22 November, KPU Agendakan Jalan Sehat

pilkadaRengat (detikriau.org) – Komisioner KPU Inhu, Hendri A Saleh  mengatakan bahwa pihaknya  berencana  akan menggelar jalan sehat  dalam rangka menghadapi Pilkada Kab. Inhu tahun 2015. 

“kita berencana akan menggelar jalan sehat di waktu yang sama  yakni pada 22 Nopember 2015 di empat Empat titik”, ungkapnya kepada sejumlah awak media, selasa (10/11/2015).

Dijelaskannya diempat  titik tersebut adalah pertama yang di pusatkan di Rengat, meliputi  masyarakat Kec. Rengat, Kec. Kuala Cenaku dan Kec. Rengat Barat, kedua dipusatkan di Seberida, meliputi masyarakat Kec. Seberida, Kec. Batang Cenaku dan Kec. Batang Gangsal, ketiga dipusatkan di Air Molek, meliputi masyarakat Kec. Pasir Penyu, Kec. Lirik, Kec. Sungai Lala dan Kec. Lubuk Batu Jaya,serta yang terakhir dipusaatkan di Peranap, meliputi masyarakat Kec. Peranap, Kec. Batang Peranap, Kec. Kelayang dan Kec. Rakit Kulim.

Menurutnya, jalan sehat ini merupakan salah bagian bentuk sosialisasi  kepada masyarakat agar dapat mensukseskan pemilihan bupati dan wakil bupati Inhu tahun 2015. “apabila masyarakat sehat, penyelenggaraan sehat maka pelaksanaan Pilkada juga akan sehat.” Jar Hendri

Disebutkannya juga, dalam acara jalan sehat nantinya, KPU Inhu akan menyiapkan doorprize di setiap titik, masing-masing 150 paket yang terdiri dari tv, kulkas, HP, dispenser, peralatan sekolah, kipas angin dan berbagai hadiah lainnya. (Zal)




Bupati Pastikan, Inhil Hanya Utus Anak jati Diri Pada MTQ Riau Ke-34 di Siak

“Biarlah kita kalah tapi kita betul-betul menggunakan anak jati diri dari pada kita menang dengan menggutus putra luar Inhil,”

Bupati HM.Wardan di dampingi Plt.Sekda dan Ketua LPTQ Inhil memimpin rapat persiapan Pemberangkatan Kafilah MTQ Ke-34
Bupati HM.Wardan di dampingi Plt.Sekda dan Ketua LPTQ Inhil memimpin rapat persiapan Pemberangkatan Kafilah MTQ Ke-34

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menegaskan akan mengutus putra daerah pada kafilah MTQ tingkat Provinsi Riau ke-34 di Siak mendatang. Pernyataan itu disampaikannya ketika memimpin rapat persiapan pemberangkatan kafilah dari Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Senin (9/11/2015).

“Kita harus punya prinsip, dimana kafilah yang kita ikut sertakan ini merupakan anak-anak kelahiran dari Kabupaten Inhil yang telah kita persiapkan selama 1 tahun lebih. Biarlah kita kalah tapi kita betul-betul menggunakan anak jati diri dari pada kita menang dengan menggutus putra luar Inhil,” kata Wardan.

Tak cukup hanya itu, Bupati yang dikenal agamis ini juga menyampaikan bahwa dalam mengikuti sebuah perlombaan rutinitas tahunan harus memiliki target kedepan lebih baik lagi, minimal katanya mampu mempertahankan cabang yang dapat prestasi pada MTQ sebelumnya.

Dengan demikian, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini sangat mengharapkan kafilah MTQ dari Kabupaten Inhil benar-benar dididik hingga mampu meraih prestasi yang membawa nama daerah lebih baik lagi.

Disamping itu ia juga berpesan untuk memanfaatkan ajang prestasi ini sebagai ajang memperkenalkan dan mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Inhil, diantaranya seperti Negeri Hamparan Kelapa Dunia dan Hutan Mangrove terluas se Indonesia sertan potensi lainnya. (mirwan/adv)




Banpol PP Tuntut Kesejahteraan, Komisi I DPRD Inhil Gelar RDP

“Digaji Hanya Rp 400 Ribu Perbulan, Pakaian Kerja-pun Masih Harus Bikin Sendiri”

dari kiri: H Bakri H Anwar, HM Yusuf Said dan Muammar
dari kiri: H Bakri H Anwar, HM Yusuf Said dan Muammar AR

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait keberadaan Banpol PP, yang dilaksanakan di ruang rapat Komisi IV Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (10/11/2015).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD, Yusuf Said didampingi Wakil Ketua, H Bakri H Anwar, Sekretaris, Mu’amar AR dan para anggota ini, dihadiri perwakilan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Satpol PP Kabupaten Inhil.

image_1Pada kesempatan itu, Koordinator Banpol PP Kecamatan Keritang, Eka Fitra meminta kepada seluruh pihak terkait agar memperhatikan kesejahteraan anggota Banpol PP di Negeri Seribu Parit, seperti dengan perbaikan insentif yang diterima Banpol PP setiap bulannya.

“Sejak pembentukan Banpol PP pada zaman Bupati sebelumnya hingga 2 tahun berjalan pemerintahan Bupati sekarang, gaji yang kami terima tidak pernah naik,” keluh Eka.

Kondisi tersebut diperparah lagi dengan keluarnya Perbup tahun 2015, dimana terjadi perbedaan dan kesenjangan yang sangat signifikan antara Banpol PP dengan aparatur desa. Padahal, menurut Eka, pekerjaan mereka hampir sama dan bahkan lebih banyak, karena berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Selama 7 tahun kami mengabdi tidak ada perhatian kepada kami, gaji kami hanya sebesar Rp 400 ribu perbulan, dan bahkan untuk baju kerja saja kami beli dan buat sendiri,” kata Eka.

Senada dengan itu, Kabid Trantibum Satpol PP Inhil, Ahmad Fitri menyatakan bahwa keberadaan Banpol PP ini sangat penting, karena merupakan perpanjangan tangan Satpol PP di setiap desa dan kelurahan, khususnya dalam menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

“Jadi, saya sangat setuju kalau dilakukan perbaikan insentif Banpol PP,” ujar Ahmad.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Inhil, H Bakri H Anwar berharap agar insentif yang diterima Banpol PP ini bisa dinaikan menjadi Rp 1 juta, karena anggaran daerah yang tersedia cukup besar dan sekarang hanya dinikmati oleh oknum-oknum tertentu saja.

“Ke depan, kita upayakan insentif mereka dinaikan, karena kalau hanya Rp 400 ribu mana cukup, mana untuk makan disitu, biaya sekolah anak-anaknya juga disitu dan ditambah biaya kebutuhan lainnya,” janji Bakri.

Ditambahkan Sekretaris Komisi I DPRD Inhil, Mu’amar AR, ke depan keberadaan Banpol PP ini harus benar-banar dijelaskan dan sesuai juknisnya, baik itu yang menyangkut tugas dan fungsi, serta insentif yang diterima Banpol PP.

“Ini semua dimaksudkan agar tidak ada yang menjadi temuan di kemudian hari,” terang Mu’amar.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Inhil, Yusuf Said sebelum menutup RDP tersebut menyimpulkan bahwa keberadaan Banpol PP masih sangat diharapkan. Jadi, perlu dibuatkan payung hukum tentang tugas dan fungsinya, serta penetapan SK dari Kades atas persetujuan Satpol PP Kabupaten Inhil.

“Kemudian, yang tidak kalah pentingnya adalah perbaikan dan penyesuaian insentif mereka,” imbuhnya. (adi)




Infrastruktur di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas Memprihatinkan, Bupati Pinta Bappeda Prioritaskan Perbaikan

infrastrukturBagansiapi-api, detikriau.org – Bupati Rokan Hilir, H Suyatno menilai kondisi infrastruktur di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas masih sangat memprihatinkan. Jembatan dan sejumlah jalan penghubung banyak ditemui dalam keadaan rusak.

Kenyataan ini disaksikan langsung oleh Bupati saat melakukan peninjauan langsung bersama Kepala Bappeda Rohil, H Muhammad Job Kurniawan, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil, Muhammad Amin SpI Msi besarta sejumlah pejabat lainnya baru-baru ini.

“Saya telah melihat kondisi infrastruktur di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas ini.Kondisinya sangat memprihatinkan,” kata Suyatno di Bagansiapi-api.

Keadaan seperti ini dinilainya akan menghambat kelancaran arus transportasi yang pada gilirannya mampu menghambat perkembangan daerah. “Di sisi lainnya, jalan ini sangat penting dalam mendukung percepatan dan kemajuan daerah,” kata Suyatno.

Berkaitan dengan itu, tambah Suyatno, Pemkab Rohil segera memprogramkan pembangunan dan peningkatan jalan penghubung dua desa di Kepenghuluan Pasirlimau Kapas tersebut. “Kita usahakan untuk dapat dimasukkan ke dalam tahun anggaran untuk 2016 ini,” kata Suyatno.

Itu makanya, lanjut Suyatno, setiap kali dirinya berkunjung di daerah-daerah, selalu mengikutsertakan unsur Bappeda. ” pak Job sudah mengetahui kondisi di lapangan dan kalau bisa harus diprioritaskan,” Akhiri Suyatno. (humas/dro/adv)