Ilegal Fishing, Polres Inhil Amankan 3 Nelayan Asal Jambi
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengamankan 3 orang nelayan asal Tungkal Hilir Kabupaten Tanjab Barat Provinsi Jambi, Sa (40), Sh (32) dan AT (32) di perairan Sungai Laut Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Inhil, Minggu (29/11/2015) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB.
Ketiganya nelayan itu dinyatakan melakukan tindak pidana illegal Fishing karena melanggar UU No 45 Tahun 2009 tentang perikanan.
“Saat itu personil Sat Pol Air Polres Inhil sedang melakukan patroli rutin di sekitar TKP, ditemukan 3 unit kapal pompong sedang menangkap ikan. Setelah dilakukan pegecekan, ketiga pompong tidak memiliki surat izin penangkapan ikan,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Senin (30/11/2015).
Dengan demikian, petugas terpaksa mengamankan ketiga pelaku beserta sejumlah barang bukti. Saat ini, ketiga pelaku sedang menjalani proses penyelidikan lebih lanjut di Mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan.
Untuk diketahui, barang bukti yang diamankan petugas adalah 3 unit pompong tanpa nama dengan mesin Mitsubishi 4D, jaring ikan (Trawl) 6 set yakni 3 set milik Sa, 2 set milik Sh dan 1 set milik AT.
Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 6 unit other boat (papan pengembang jaring) beserta 145 Kg Ikan Campur dengan rincian 60 Kg milik Sa, 70 Kg Sh, dan 15 Kg AT. (Mirwan)
Dinkes Inhil Gelar Penyuluhan Keamanan Pangan bagi IRTP se Inhil
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar penyuluhan keamanan pangan bagi Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) se-Kabupaten Inhil, Senin (30/11/2015). Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan ini, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Diskes Inhil, H Ridwan MKes.
Adapun yang menjadi pesera pada kegiatan tersebut, yakni masyarakat Kabupaten Inhil terutama yang mempunyai usaha IRTP.
Sekretaris Diskes Inhil, H Ridwan MKes yang diwawancarai detikriau.org mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi para pedagang, khususnya dalam upaya menjaga kualitas barang dagangannya.
“Kita harapkan para pedagang dapat menjaga kualitas produk yang dihasilkannya, sehingga aman dan layak dikonsumsi masyarakat,” tutur Ridwan.
Selanjutnya, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk lebih teliti sebelum membeli dan mengkonsumsi makanan-makanan yang dijual di pasaran.
“Lihat dulu sebelum membeli, apakah makanan tersebut sehat dan aman untuk dikonsumsi, guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya. adi/adv)
Bupati Inhil Tinjau Persiapan Stand TTG Riau Ke-III
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil),HM Wardan meninjau secara langsung persiapan Stand pagelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Riau ke-III di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Senin (30/11/2015).
“Dari tinjauan tadi pagi, persiapan stand TTG sudah mencapai 80 persen dan malam ini akan rampung semuanya,” kata Wardan.
Diketahui, pelaksanaan TTG Riau tahun ini mempercayakan Kabupaten Inhil sebagai tuan rumah yang akan dibuka secara resmi pada esok hari tanggal 1 Desember 2015.
Menurut Bupati, kegiatan tersebut nantinya akan dibuka resmi oleh Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan dihadiri sejumlah pejabat se-Riau.
“Sebagai tuan rumah, kita upayakan dari segala lini. Apalagi kesempatan ini adalah moment paling tepat untuk mempromosikan teknologi-teknologi terbagu yang ada di daerah,” paparnya.
Kepada masyarakat Inhil, dipersilahkannya untuk berbondong-bondong untuk mengunjungi pameran dalam pelaksanaan TTG itu, semoga katanya mampu menjawab percepatan pemulihan ekonomi serta mempercepat kemajuan desa. (mirwan/adv)
DPRD dan Pemkab Inhil Tandatangani Nota Kesepakatan KUA PPAS 2016
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat menandatangani KUA PPAS 2016
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2016, Senin (30/11/2015).
Prosesi penandatanganan yang dipusatkan di ruang Badan Anggaran (Banggar) Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini, dihadiri Ketua DPRD, Dani M Nursalam didampingi para Wakil Ketua DPRD, Ferryandi, Mariyanto dan Syahruddin, Bupati, HM Wardan, Anggota DPRD, Plt Sekda dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.
Pada kesempatan itu, diketahui bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula diproyeksikan sebesar Rp 119,3 M dan setelah melalui pembahasan terjadi perubahan terhadap target proyeksi menjadi Rp 130,7 M atau ada kebaikan sebesar Rp 11,4 M.
“Kalau kita bandingkan dengan PAD pada APBD 2015 sebesar Rp 108,2 M, ada peningkatan terhadap target PAD Kabupaten Inhil sebesar Rp 22,5 M,” tutur Juru Bicara Banggar DPRD Inhil, Malian Gazali dalam penyampaian laporan hasil pembahasan Banggar terhadap Rancangan KUA PPAS.
Tentang dana perimbangan, yang merupakan dana transfer dari pusat ke daerah. Dimana, proyeksi dana perimbangan tahun 2016 sebesar Rp 1,38 T dan jika dibandingkan dengan dana perimbangan tahun 2015 sebesar Rp 1,46 T terjadi pengurangan sebesar Rp 86,6 M atau turun 5,90 persen.
Untuk lain-lain pendapatan daerah yang sah, proyeksi pada rancangan buku KUA-PPAS tahun 2016 sebesar Rp 381,6 M dan jika dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp 283 M ada peningkatan Rp 98,5 M.
Dari tiga aspek pendapatan di atas, dapat disampaikan bahwa semula proyeksi rancangan pada buku KUA-PPAS pendapatan daerah Inhil tahun 2016 sebesar Rp 1,88 T dan setelah melalui pembahasan terjadi perubahan menjadi Rp 1,89 T.
“Kalaulah kita bandingkan dengan pendapatan daerah Inhil tahun 2015 sebesar Rp 1,85 T, maka ada peningkatan terhadap pendapatan daerah Inhil tahun 2016 ini sebesar Rp 34,4 M atau naik 1,85 persen,” terang Malian.
Sedangkan belanja daerah, secara umum terjadi kenaikan, yang semula pada proyeksi rancangan buku KUA-PPAS belanja daerah Inhil tahun 2016 sebesar Rp 2,39 M dan setelah melalui pembahasan menjadi Rp 2,44 T atau ada kebaikan sebesar Rp 51,9 M.
“Kalaulah kita bandingkan dengan belanja daerah Inhil pada APBD tahun 2015 sebesar Rp 2,34 T, maka ada kenaikan belanja daerah tahun 2016 ini sebesar Rp 96,2 M atau naik 4,10 persen,” tambahnya.
Sementara itu, untuk pembiayaan, sisa lebih perhitungan tahun anggara sebelumnya (Silpa) diproyeksikan sebesar Rp 589,6 M, yang dipergunakan untuk menutupi defisit belanja daerah sebesar Rp 549,6 M dan sisanya untuk penyertaan modal kepada Bank Riau Kepri, PD BPR dan PDAM Tirta Indragiri, serta masih terdapat sisa lebih sisa perhitungan anggaran sebelumnya sebesar Rp 22,2 M, yang merupakan akumulasi sisa dana DAK dari tahun-tahun sebelumnya yang belum dapat dibelanjakan, karena masih menunggu regulasi dan petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat.
“Dan Pembiayaan Netto tahun anggaran 2016 ini, menjadi sebesar Rp 571,9 M,” imbuhnya. adi)
Galeri Foto Penandatanganan Flapon KUA-PPAS 2016
Pemkab Inhil Taja Apel HUT Korpri Ke-44 Tahun 2015
Bupati Memimpin Apel Peringatan HUT Korpri dan HUT PGRI Ke-70
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-44 di halaman Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Senin (30/11/2015).
Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan itu bersempena dengan HUT Persatuan Guri Republik Indonesia (PGRI) ke-70 dan Hari Guru Nasional serta Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang dihadiri unsur Forkopipmda dan sejumlah pejabat serta PNS di lingkungan Pemkab Inhil.
Bupati mengatakan, apel tersebut sengaja dilaksanakan secara bersamaan 3 HUT sekaligus tanpa ada hambatan apapun. Waktu itu Bupati membacakan amanat Presiden RI yang termuat pedoman dan dasar bagi PNS yang bernaung dibawah Korpri.
“Amanat ini jadi pedoman untuk lebih meningkatkan kedisiplinan karya dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai abdi Negara dan masyarakat bersempena dengan itu sesuai dengan amanat Mentri Pendidikan RI sosok seorang guru, kineja guru untuk di tingkatkan dalam rangka mempersiapkan anak didik yang berprestasi, memiliki karakter, wawasan yang di awali dengan pendidikan-pendidikan yang lebih baik,” kata Wardan.
Disamping itu, sejalan juga Hari Kesehetan bagaimana yang diciptakan dan menumbuhkan cinta sehat, lingkungan sehat untuk ditanamkan sedini mungkin, karena katanya sesuai dengan pepatah mensana incomporesano betul-betul dapat di wujudkan. “Karena dengan kesehatan semua aktifitas dapat kita wujdkan,” ucapnya. (mirwan/adv)