Bupati Inhil Perkenalkan Secara Simbolis Kehadiran BBM Jenis Pertalite

IMG_20151130_141245_1448886257552TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil berharap kehadiran (BBM) jenis Pertalite dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat akan kebutuhan bahan bakar minyak. Dalam kegiatan yang dilaksankan di SPBU parit IV Kecamatan Tembilahan Hulu ini, Bupati juga sempat memperkenalkannya secara simbolis kepada masyarakat, Senin (30/11/2015).

“Kita menyambut baik hadirnya Pertalite di Inhil yang tentunya dapat menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat akan kebutuhan bahan bakar minyak,” kata Bupati.

Menurut Bupati, BBM jenis Pertalite tersebut tidak semua Kabupaten dan Kota ada, sebab itu ia sangat menyambut baik kehadirannya. Disamping untuk kebutuhan BBM kendaraan darat bupati juga berharap pertalite dapat disediakan untuk kendaraan tranportasi laut.

Sementara Pimpinan PT Surya Syamida abadi, Henny Febrina saat dikonfirmasi mengatakan, untuk saat ini pihaknya baru mampu menyediakan kebutuhan kendaraan darat yang dipusatkan di SPBU Tembilahan Hulu dan SPBU jalan Batang Tuaka Tembilahan.

Menurutnya, keberadaan pertalite di ibu kota Kabupaten Inhil sudah mulai mendapat kepercayaan oleh masyarakat. Hal itu terbukti dari peningkatan penjualan pertalite menjelang peresmian dari Kepala Daerah Inhil.

“BBM ini kita jual seharga Rp 8700 perliter. Dalam dua hari, sebanyak 16 ribu liter habis terjual untuk di Inhil saja,” kata Henny Febrina.

Ia menyampaikan, keunggulan dari BBM jenis Pertalite itu hampir mirip dengan Pertamak. Sedangkan secara fisik BBM itu tampak berwarna kehijau-hijauan dan jernih. Mirwan/adv)




2016, Pemkab Inhil Programkan Revitalisasi Saluran Drainase

Pondok IndragiriTembilahan (detikriau.org) – 2016 mendatang, Pemkab Inhil sudah memprogramkan untuk melakukan revitalisasi saluran drainase, khususnya yang berada di dalam kota Tembilahan.

Revitalisasi yang dilakukan melalui teknik khusus ini dikatakan Bupati sudah membuahkan hasil, penerapan percontohan yang dilakukan di jalan jendral sudirman, tepatnya didepan Bank Riau dan Rumah dinas kediaman Bupati telah menunjukkan hasil baik. Saat terjadinya pasang tinggi, air tidak lagi meluap hingga memenuhi badan jalan dan halaman rumah dinas Bupati.

“Tahun depan sudah mulai kita jalankan. Tahun ini kita masih memfokuskan untuk memperbaiki seluruh infrastruktur jalan.” Sampaikan Bupati disela kegiatan konfrensi pers terkait pagelaran Teknologi Tepat Guna bertempat di pondok Indragiri Tembilahan, senin (30/11/2015).

Mengikutsertakan peran aktif masyarakat dinilai Bupati pastinya juga menjadi salah satu alternative yang baik. Bahkan diakui Bupati dengan semakin minimnya tingkat keperdulian masyarakat akan lingkungan saat ini, kegiatan gotongroyong sudah menjadi suatu keharusan untuk kembali digiatkan.

Dengan bergotongroyong selain dapat lebih meningkatkan silaturahmi antar sesama warga juga akan dapat menumbuhkan kembali rasa saling perduli. Terutama keperdulian terhadap lingkungan.

“Kita sudah memiliki program gotongroyong khususnya masalah kebersihan seperti program “jum’at” bersih. Memang sekarang kita akui gaungnya mungkin agak berkurang. Nanti akan kita giatkan kembali.” Imbuh Bupati.

Sebelumnya, Iwan warga Kecamatan Tembilahan Hulu menyampaikan bahwa tidak berfungsi baiknya drainase disebabkan tumpukan sampah dan lumpur ditambah kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin minim.

menjaga kebersihan menurut Iwan tidak cukup dengan hanya berpangkutangan dan mengandalkan petugas kebersihan. Harus ada peran aktif dan kepedulian masyarakat.

Apalagi saat ini dinilai iwan, tradisi gotong-royong yang menjadi kebiasaan baik secara turun temurun semakin memudar. Masyarakat terkesan apatis dan tidak peduli lagi dengan lingkungannya.

Sikap egoistis yang menjadi penyakit masyarakat khususnya didaerah perkotaan ini harus mampu dikikis melalui upaya membangkitkan kembali kebiasaan bergotong-royong. salah satunya bergotongroyong membersihkan saluran drainase.

“Tapi ya harus ada motor yang mampu menggerakkannya. Misalnya pemerintah setempat dengan himbauan yang dilakukan secara berjenjang dari Bupati, Camat, Lurah hingga ke RT/RW untuk menggerakkan masyarakat.” Tandasnya. (Am/adv)




Polsek Kuindra Amankan 19 Paket Sabu-Sabu dari Tangan Seorang Waria

Tsk bersama barang bukti yang berhasil disita petugas
Tsk bersama barang bukti yang berhasil disita petugas

Tembilahan (detikriau.org) – Kepolisian Sektor Kuindra berhasil meringkus seorang waria pengedar sabu-sabu, Ica alias Rahman di Jl Kalimantan Desa Sungai bela Kecamatan Kuindra Kabupaten Inhil, sabtu (28/11/2015). Dari tangan tersangka, kepolisian mengamankan 19 paket sabu siap edar.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Kapolsek Kuindra IPTU H Alimbi, penangkapan ini berawal dari adanya laporan masyarakat mengenai adanya peredaran barang Haram tersebut.

Mendapat informasi, Kapolsek bersama dua orang anggota segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tsk di tkp berikut barang bukti berupa 19 paket sabu, 2 tabung kaca, 3 Buah korek api, 1 Buah gunting, 2 buah Hp merek nokia, 1 Buah Hp merek Blackberry, 1 Buah Hp merek samsung, dan 2 dompet kecil.

“Tsk berikut barang bukti sekarang kita amankan di Mapolsek Kuindra,” Sampaikan Kapolsek, senin (30/11/2015)

Saat di wawancarai, Tsk mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari kota Tembilahan dan di jual ke desa sungai bela, tersangka juga mengaku memakai barang Haram tersebut sejak 1 tahun yang lalu.

Akibat perbuatan ini, Tsk diancam dengan UU NO.35 Tahun 2009 Pasal 112 jo Pasal 114 dengan sanksi pidana maksimal kurungan penjara seumur hidup dan atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).(Fa)

unnamed




250 Orang Terdaftar Sebagai Peserta Seminar Internasional Tajaan UNISI

unisiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 250 orang sudah terdaftar sebagai peserta seminar Internasional tajaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri (Unisi) pada tanggal 2-4 Desember mendatang.

“250 orang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti seminar nanti. Sejumlah peserta itu adalah kalangan pelajar dan mahasiswa, guru dan dosen serta dari kalangan umum, baik dari Inhil maupun dari Kabupaten dan Provinsi luar daerah,” kata Ketua Panitia Seminar Internasional Rosdianto kepada detikriau.org, Minggu (29/11/2015) malam.

Disamping itu, ia juga menyampaikan sejumlah narasumber yang sudah dipastikan dapat mengisi materi nantinya adalah Prof Khu ruhana dari University Utara Malaysia, dr Rafiudin dari University Tun Husen on Malaysia, Ir Lukman Edy MSi dari DPR RI,  Ir Rusnadi padjung MSc PhD dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Prof Sutejo K Widodo dari Universitas Diponegoro.

Tak hanya itu, Rosdianto juga memastikan akan tampil sebagai pemateri dari Kadis Perbatasan Provinsi Riau Dr H Ramli Walid, Bupati Inhil Drs HM Wardan MP, tokoh masyarakat Dr H Indra M Adnan, peneliti dosen Unisi dan peneliti mahasiswa Unisi.

“Saat ini, kita terus menggesa persiapan pelaksanaa seminar Internasional ini, baik dari sisi persiapan secara administratif maupun persiapan  teknis,” tukasnya. (mirwan)




Kampanyekan Paslon No Urut 2, Panwaskab Inhu Laporkan 4 Kades ke Pj Bupati

Rengat , (detikriau.org) – Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten (Panwaskab) Indragiri Hulu (Inhu) merekomendasikan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh empat oknum kepala desa. Keempat Kades ini diduga terlibat dalam kampanye pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Inhu nomor urut 2 (Yopi Arianto – Khairizal). Rekomendasi Panwaskab Inhu tersebut disampaikan kepada Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin.

Empat oknum kepala desa yang dilaporkan, yakni Kepala Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, Edi Priyanto, Kepala Desa Bukit Indah Kecamatan Rakit Kulim, Edi Carpandi, Kepala Desa Bukit Meranti, Eko Partono dan Kepala Desa Seresam Kecamatan Seberida, Ahmad Saqowi.

Ketua Panwaskab Inhu, Mulya Santoni dikonfirmasi, Senin (30/11), membenarkan bahwa pihaknya telah menyampaikan rekomendasi atas keterlibatan oknum kepala desa kepada Penjabat Bupati Inhu, sejak Jum’at (13/11) lalu. Adapun pelanggaran yang dilakukan oknum kades terlapor karena terlibat dalam kampanye dialogis pasangan calon nomor urut 2 di Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, pada Minggu (8/11) lalu.

“Sebelumnya kami menerima laporan dari warga bahwa empat oknum kades tersebut terlibat dalam kampanye paslon nomor urut 2. Laporan itu juga dilengkapi dengan bukti – bukti berupa rekaman video kejadian, foto – foto, dan adanya keterangan beberapa orang saksi,” ujar Mulya Santoni.

Dalam bukti yang disampaikan, kata Mulya Santoni, Kepala Desa Talang Jerinjing, Edi Priyanto dan Kepala Desa Bukit Indah, Edi Carpandi melakukan orasi dan himbauan dengan bernyanyi serta berteriak untuk menyakinkan pemilih agar memilih calon nomor urut 2 yaitu Yopi Arianto dan Khairizal. Sedangkan Kepala Desa Bukit Meranti, Eko Partono dan Kepala Desa Seresam, Ahmad Saqowi pada saat kejadian berada di area tempat orasi bersama pendukung paslon nomor urut 2.

Atas kejadian ini, sambungnya, Panwaskab Inhu menyimpulkan oknum kepala desa tersebut melanggar Undang – Undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa yang sanksinya berupa teguran atau bahkan dapat diberhentikan dari jabatan kepala desa.

“Kasus ini sudah ditindaklanjuti Penjabat Bupati Inhu, informasi yang disampaikan kepada Panwaskab Inhu, bahwa saat ini kasus tersebut ditangani pihak Inspektorat Pemkab Inhu,” sebutnya.

Hingga berita ini dirilis, detikriau.org belum berhasil mendapatkan komfirmasi dari 4 orang kades yang diduga melakukan pelanggaran kampanye. (zal)




HM Wardan: Pagelaran TTG diharapkan Dapat dimanfaatkan untuk Mengksplorasi Potensi Daerah

Pondok Indragiri 1Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengharapkan pagelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat provinsi Riau yang tahun ini Inhil memfasilitasi sebagai tuan rumah dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat untuk mengeksplorasi potensi daerah. Kegiatan rutin pagelaran TTG menurut Bupati bukan hanya dilakukan pada tingkat provinsi tetapi juga dijalankan secara Nasional.

Diterangkan Bupati dalam konfrensi pers khusus terkait pagelaran ini dipondok Indragiri Tembilahan, senin (30/11/2015), demi suksesnya pagelaran yang diikuti oleh 9 dari 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau ini diharapkan peran aktif dari kalangan media untuk menyampaikan publikasi kepada masayarakat.

Bupati berharap sebagai tuan rumah, Inhil akan mampu mensukseskan kegiatan ini dan terlebih penting agar dapat memberi dampak yang baik terutama terhadap  pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“dengan sosialisasi media kita harapkan pelaksanaan pagelaran ini dapat diketahui masyarakat hingga pelosok Desa dan tergerak untuk ikut menghadiri,” Ujar Bupati

Kehadiran masyarakat secara langsung untuk menyaksikan pagelaran ini tentunya akan dapat menambah pengetahuan terutama terkait dengan berbagai teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat dalam mempermudah proses produksi potensi-potensi daerah yang dikelola masyarakat.

Di Inhil sendiri, ditambahkan Bupati, teknologi tepat guna bukan sesuatu yang asing lagi. Bahkan hari ini, sebahagian besar Desa di Inhil sudah memiliki apa yang dinamakan Pusat Pelayanan Teknologi (Pusyantek).

“Kita bersyukur Provinsi Riau mempercayakan Inhil untuk tampil sebagai tuan rumah. Semoga kegiatan ini akan berjalan dengan sukses dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” Tandas Bupati.

Sementara itu Kepala PMPD Inhil, Yulizal mengatakan bahwa pagelaran TTG ini ditujukan agar dapat terinformasikannya jenis-jenis TTG hasil inovasi masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga peneltitian serta pengembangan pemerintah maupun pihak swasta.

Disamping itu juga diharapkan melalui TTG akan dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan TTG.

“juga diharapkan akan ditemukan gagasan pemikiran dan sasaran tentang bentuk program terpadu lintas sektoral,” Terang Yulizal

Sekedar mengingatkan, pagelaran TTG ini diagendakan akan berlangsung sejak tanggal 1 hingga 4 Desember 2015.

Event tahunan teknologi tepat guna ini nantinya akan menampilkan segala macam temuan teknologi dari seluruh daerah di Riau.

Melalui event ini kedepannya diharapkan dapat dijadikan modal pemerintah daerah maupun provinsi untuk memperbaiki segala macam kebutuhan teknologi yang ada setiap daerah di riau. (adv).