Jelang Operasi Katarak Gratis, Ratusan Peserta Ikuti Pemeriksaan Kesehatan dan Penjaringan

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Menjelang pelaksanaan operasi katarak gratis yang dipusatkan di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan besok, ratusan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang sudah mendaftar mengikuti pemeriksaan kesehatan dan penjaringan, Jum’at (4/12/2015).

Pemeriksaan kesehatan dan penjaringan yang dilakukan di aula RSUD PH Tembilahan ini, dilayani langsung oleh tim dokter dari RSUD PH Tembilahan, serta Perdami Pusat dan Pekanbaru Provinsi Riau.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus, Devi Natalia mengatakan, pemeriksaan kesehatan dan penjaringan ini sangat penting diikuti oleh peserta, untuk mengetahui dan menentukan apakah yang bersangkutan bisa dioperasi atau tidak.

“Pemeriksaan kesehatan dan penjaringan hari ini diikuti sekitar 300 masyarakat Inhil, yang telah mendaftar untuk dilakukan operasi katarak pada besok hari,” tutur Devi didampingi Sri Ukur Sebayang yang ditemui detikriau.org di lokasi.

Sementara itu, Direktur RSUD PH Tembilahan, dr Irianto menjelaskan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim media tersebut meliputi, pemeriksaan darah tinggi, kencing manis dan lain penyakit-penyakit lainnya, yang harus diobati terlebih dahulu sebelum dilakukan operasi.

“Dari hasil pemeriksaan kesehatan ini nantinya, juga bisa diketahui apakah pasien bisa dioperasi atau tidak. Karena ada beberapa kriteria pasien tidak bisa dioperasi, seperti bukan katarak matur, tensi yang terlalu tinggi dan lain-lain,” terangnya.

Terkait dengan operasi katarak gratis yang dilakukan pada Sabtu (5/12/2015) besok, lanjut dokter spesialis penyakit dalam ini, akan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB sampai selesai.

“Setelah operasi katarak ini, akan dilanjutkan dengan operasi bibir sumbing, yang dilaksanakan pada Minggu (6/12/2015) lusa,” imbuhnya. (adi/adv)




TTG Riau Ditutup, Inhil Juara 1 Kategori Stand Terbaik dan Juara III Kategori Alat Unggulan

DSC_6676TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil meraih juara 1 kategori stand terbaik pada pagelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-III tingkat Provinsi Riau di Tembilahan.

Hal tersebut diketahui ketika Sekretaris BPMD Bangdes Provinsi Riau H Dahlius mengumumkan hasil penilaian pada penutupan pelaksanaan TTG ke-III tingkat Provinsi Riau di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Jum’at (4/12/2015) sore.

“Untuk kategori stand terbaik, juara I diperoleh Kabupaten Inhil, juara II Kabupaten Inhu, dan juara III adalah Kabupaten Bengkalis,” umumkan Dahlius.

Sementara untuk kategori alat TTG unggulan, Kabupaten Inhil berhasil memperoleh juara III dengan alat pembelah pinang. sedangkan juara I diraih Kabupaten Pelalawan dengan alat teknologi perontok sisik ikan, juara II Kabupaten Kampar dengan alat pencacah sampah.

Sedangkan untuk juara harapan I kategori alat TTG unggulan diperoleh Kabupaten Inhu dengan pencetak batu bata, juara harapan II kota Pekanbaru dengan alat pengiris, juara harapan III Kabupaten Rohil dengan alat pengiris serba guna.

Penutupan pagelaran tersebut ditutup resmi oleh Bupati Inhil HM Wardan yang dihadiri sejumlah pejabat di Inhil dan peserta TTG ke-III Provinsi Riau. (Mirwan/adv)




2016, SMK 1 Tembilahan Terapkan UN Sistem CBT

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Satu lembaga pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) siap diuji coba menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2016 mendatang.

“Ya, tapi persiapan hanya untuk satu sekolah saja yaitu SMK Negeri 1 Tembilahan Kota,” sampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil Helmi D melalui Kabid Dikmen, Suwardi, Kamis (3/12/2015) kemaren.

Dijelaskan, pemberlakuan sistem tersebut merupakan hasil verifikasi tim dari Disdik Provinsi Riau. Pada intinya, untuk jenjang SMA dibawah naungan Disdik hanya SMK Negeri 1 Tembilahan kota yang layak memberlakukan sistem CBT.

CBT secara gampangnya adalah Ujian Nasional berbasis Komputer. Ujian nasional menggunakan Sistem Computer based Test (CBT) ini secara “bertahap” telah dimulai pada tahun 2015.

Tes Terkomputerisasi atau Computerized Based Test (CBT) adalah tes berbasis komputer yang penyajian dan pemilihan soalnya dilakukan secara terkomputerisasi sehingga setiap peserta tes mendapatkan paket soal yang berbeda-beda. Tentunya tujuan utama dari sistem baru trobosan Kementrian Pendidikan dan Budaya ini tidak lepas untuk mendapatkan hasil tes yang valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

UN akan dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan, untuk jenjang SMP/Mts, SMA/MA dan SMK. Mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran yang sama dengan ujian menggunakan Paper Based Test (PBT). Jadi setiap peserta akan mengerjakan seluruh mata pelajaran secara terkomputerisasi (CBT) dengan waktu yang sudah ditentukan. (mirwan)




Akhirnya, Mantan Sekda Raja Erisman Ditahan Jaksa

a, Mantan Sekda Drs H R Erisman saat ditahan kejaksaan Negri Rengat jum'at 4~12.Rengat, (detikriau.org) – Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Drs Raja Erisman ditahan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat, Jum’at (4/12). Raja Erisman yang menjabat sebagai Sekda selama Kabupaten Inhu dipimpin H Yopi Arianto ini ditahan karena diduga terlibat dalam korupsi APBD Inhu tahun anggaran 2011 dan 2012, sebesar Rp 2,7 miliar.

Penahanan Raja Erisman dilakukan penyidik Kejari Rengat jum’at siang , Sebelumnya dia sempat diperiksa di ruang penyidik pidana khusus Kejari Rengat sejak pagi sekitar pukul 09.00 Wib. Setelah menjalani pemeriksaan, Raja Erisman langsung memasuki mobil tahanan pidana khusus dan dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Rengat, di Pematang Reba.

Kasi Pidana Khusus Kejari Rengat, Roy Modino SH dikonfirmasi jum’at 4/12 mengatakan, dari hasil pemeriksaan Raja Erisman selama lebih kurang tiga setengah jam, terhadap yang bersangkutan langsung dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan dan dititipkan di Rutan Kelas II B Rengat.

Menurut Roy Modino, keterlibatan Raja Erisman dalam penyimpangan pengelolaan uang APBD Inhu tahun anggaran 2011 dan 2012, bermula ketika pada tahun 2011, terdapat sisa kas daerah sebesar Rp 2,7 miliar belum dipertanggungjawabkan oleh Bendahara Pengeluaran Setdakab Inhu, Rosdianto.

Sekira bulan Januari 2012, Raja Erisman memerintahkan kepada Rosdianto untuk menutupi ketekoran dana tersebut dengan dana Uang Persediaan (UP). Selanjutnya, bendahara Rosdianto meminta kepada Bandahara Pembantu Putra Gunawan untuk menarik dana Uang Persediaan tahun 2012 sebesar Rp 10 miliar lebih untuk menutupi sisa kas tahun 2011 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Raja Erisman menerbitkan SPM UP 2012 dan ditandatanganinya selaku pengguna anggaran dan dibawa ke Kepala Bagian Keuangan untuk diterbitkan SP2D nya, oleh Kepala Bagian Keuangan saat itu dijabat Hasman Dayat menerbitkan SP2D sehingga dana UP Rp 10 miliar tersebut dicairkan,” jelasnya.

Masih menurut Roy Modino, keterlibatan Raja Erisman juga karena menandatangani bukti Surat Tanda Setoran (STS) dengan uraian rincian objek adalah pengembalian sisa dana UP dan GU sekretariat daerah tahun 2011 sebesar Rp 2.775.637.880,- tertanggal 23 Februari 2012. (Zal)




Ini Penyebab Terbakarnya KM di Perairan Tembilahan Hulu

“Kapten dan Dua ABK dilarikan ke Rumah Sakit”

IMG_20151203_175853TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kebakaran 1 unit KM Sakina Gt 16 berukuran 70 ton yang bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) itu ternyata dipicu dari terjadinya percikan api di bagian mesin kapal.

Bersadarkan keterangan pihak kepolisian, sekitar pukul 16.00 WIB (3/12) kapten kapan, Agus (39) sedang memperbaiki dinamo stater, kemudian timbul percikan api di bagian mesin dan api langsung menyambar hingga mengenai Agus dan dua ABK Kapal, Yusri (33) dan Aswan (31).

“Ketiga petugas kapal ini langsung keluar dari kapal dikarenakan mengalami luka bakar yangg cukup serius,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman.

Warno menjelaskan, luka bakar yang dialami Agus terdapat pada bagian tangan kiri dan kanan, wajah serta kaki kanan dan kiri. Sedangkan Yusri mengalami luka bakar pada kaki kanan, dada sebelah kanan, tangan kanan, pipi sebelah kanan sampai ke leher. Aswan, ia mengalami luka bakar pada telapak tangan kanan, lutut dan tanagn kiri.

“Saat ini korban sedang berada di RSUD Puri Husada Tembilahan untuk perawatan lebih lanjut. Untuk korban jiwa tidak ada pada peristiwa ini,” paparnya.

Disaat korban dilarikan ke RSUD, kapal yang bermuatan BBM itu sebanyak 6 ton bensin atau premium. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.30 WIB setelah dipadamkan oleh petugas Damkar. Namun kerugian dapat ditaksir lebih kurang mencapai Rp 200 ratus juta. (mirwan)




Foto dan Video Kebakaran KM Bermuatan BBM di Dermaga SPBU parit IV Tembilahan

 

lipstik