SMAN 1 Kateman Dikabarkan Sembelih Dana BSM 120 Siswa

“Dari Total Bantuan Rp 1 Jt per Siswa, Sekolah potong Rp 950 Ribu. Katanya untuk pembayaran tunggakan SPP”

Tembilahan, detikriau.org – Sejumlah orang tua siswa SMA 1 Kecamatan Kateman Kabupaten Inhil mengeluhkan pemotongan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang dilakukan pihak sekolah. Tidak pula tanggung-tanggung, dari total dana Rp 1 juta per siswa, pihak sekolah hanya menyisakan sebesar Rp. 50 ribu pada masing-masing rekening tabungan 120 siswa penerima.

Disampaikan salah seorang orang tua siswa yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan, tiga hari yang lalu, anaknya bersama dua orang teman satu sekolahnya bermaksud untuk menarik dana BSM pada sebuah Bank di ibukota Kecamatan Kateman, Guntung. Namun ternyata saldo dana ditiga siswa ini hanya tersisa Rp 50 ribu.

“menurut keterangan pihak Bank, dana itu sudah diambil oleh pihak sekolah,” Sampaikannya kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, rabu (9/12/2015)

Ditambahkannya, berkurangnya dana bantuan pemerintah sebesar Rp 950 ribu persiswa ini ternyata bukan hanya dialami anak dan dua orang temannya. Dari keterangan berbagai pihak menurutnya, 120 siswa penerima BSM di SMAN 1 Kateman ini-pun bernasib sama.

Menurut keterangan pihak sekolah, katanya lagi, pemotongan dana ini telah mendapat persetujuan komite dan dimanfaatkan untuk pelunasan tunggakan biaya SPP. “Dana BSM bukankah tidak bisa dimanfaatkan untuk pembayaran SPP terkecuali untuk kebutuhan buku dan perangkat belajar lainnya”perntanyakannya

Diwaktu dan melalui sambungan selular yang sama, orang tua siswa lainnya yang juga menolak mempublikasikan namanya juga mengkritisi kebijakan yang disebutnya sebagai kebijakan sepihak dari pihak sekolah dan komite ini. Menurutnya juga, sebelum mengambil keputusan sewajarnya dikomunikasikan dulu kepada siswa ataupun orang tua siswa.

“yang jelas apa dasar hukumnya sekolah bisa memotong dana BSM ini tanpa sepengetahuan siswa penerima,”Tutupnya.

Sayangnya komfirmasi yang coba dilakukan detikriau.org kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Kateman, Arbain, tidak mebuahkan hasil. Meski nomor tujuan dalam keadaan aktif, kasek enggan untuk menjawab bahkan komfirmasi melalui pesan singkat hingga berita ini dirilis juga tidak mendapatkan balasan. (dro/mirwan)




Warga Desa Mumpa Mengeluh, Aksi “Judi” Berkedok Permainan Marak di Bawah Jembatan Rumbai Jaya

Ilustrasi judi koin jackpot
Ilustrasi judi koin jackpot

Tembilahan, detikriau.org – Masyarakat Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir mengeluhkan semakin maraknya aksi “judi” berkedok permainan “dingdong” yang beroperasional dibawah jembatan penyebrangan rumbai jaya.

Alat permainan yang disebut masyarakat setempat mirip “peti mati warga tioghua” ini dioperasionalkan dengan memasukkan koin yang satuannya dihargai Rp 1000. Pengacakan undian secara otomatis dengan panduan hadiah bergambarkan aneka buah-buahan yang akan menjadi penentu. Jika beruntung, pemain akan mendapatkan sejumlah koin berlipat ganda.

“yang paling diincar pemain adalah gambar semangka bang. Tapi ada juga gambar semangka yang hanya sebelah. Itu hadiahnya tak seberapa. Tapi yang nyatanya, sangat jarang yang beruntung. Namanya juga judi, ” Sampaikan Hamdan, warga setempat melalui sambungan telepon selularnya kepada detikriau.org, rabu (8/12/2015) malam

Menurutnya, sejak mulai beroperasional sekitar dua bulan yang lalu, “judi” berkedok permainan yang mengoperasionalkan 5 unit mesin itu selalu ramai dipadati pemain. Bukan hanya orang dewasa, bahkan anak-anak juga mulai terpengaruh untuk mempertaruhkan nasib. “terus terang kami sangat resah. Jika tidak segera ditindak, kami khawatir akan merusak mental generasi muda kami,” keluhkannya

Setiap harinya ditambahkan Hamdan, kegiatan “judi” ini beroperasional selama 24 jam. Kalaupun tutup, itu hanya dikarenakan pasokan listrik terputus. Ia bahkan mengaku sudah mengadukan persoalan ini kepada RT dan Kepala Desa setempat, tapi belum mendapatkan respon. “Kades hanya bilang belum bisa mengambil kebijakan karena belum dilantik,” terang Hamdan.

Warga Desa setempat lainnya yang tidak ingin namanya dipublikasikan juga membenarkan adanya permainan “judi” ini. Berdasarkan informasi dilapangan katanya, pemilik permainan ini adalah warga Tembilahan.

“Tapi itu hanya kabar-kabar yang beredar. Yang jelas katanya permainan ini ada yang jadi beking sehingga bisa aman,” Ujarnya, namun enggan mengatakan siapa yang disebutnya sebagai pembeking “judi” berkedok permainan ini.

Diakhir kalimatnya ia hanya berharap agar pihak keamanan khususnya kepolisian untuk segera menertibkan agar tidak terus berlarut-larut dan jelas merugikan masyarakat.

Terkait hal ini, Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono,Sik melalui Paur Humas Iptu Warno Akman dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan selular mengaku pihaknya belum mengetahui adanya tindak pidana perjudian dilokasi tersebut.

“Kita sarankan kepada masyarakat jika memang melihat hal itu untuk menyampaikan laporan kepada pihak Kepolisian Sektor setempat,” Jawab Paur Humas singkat.(dro/mirwan)




Dinilai Percepat Pemerataan Pembangunan,Wardan Pinta Semua Pihak Dukung Upaya Pemekaran

ketua-dprd-inhil-dani-m-nursalam-dan-bupati-inhil-hm-wardanTembilahan, detikriau.org – Bupati Inhil, HM Wardan meminta kepada semua pihak, terutama masyarakat Inhil untuk bersama-sama mendukung upaya percepatan pembentukan daerah otonom baru (DOB).

Diyakini orang nomor satu di Inhil ini, jika cita-cita yang sudah cukup lama dinantikan ini bisa terwujud maka upaya percepatan pemerataan pembangunan dengan titik akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat juga diharapkan akan semakin cepat tersampaikan.

“Selain dengan mendapat kucuran dana bantuan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau, yang juga tidak kalah pentingnya adalah membagi Inhil menjadi beberapa bagian,” kata Bupati Wardan dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.

Menurut Wardan, kalau saat ini  dengan luasnya wilayah Inhil yang hanya ada satu kabupaten, maka jatah kue pembangunan yang diterima hanya satu, dan itupun harus dimanfaatkan untuk dibagi kepada 20 Kecamatan.

Sedangkan jika sudah dimekarkan menjadi 3 bagian, maka masing-masing wilayah akan mendapatkan satu jatah kue pembangunan.

“Jadi, saya berharap kita bersama-sama mendukung upaya pemekaran Inhil secepatnya,” imbuhnya. (adi/adv)




Galeri Foto Dinkes Inhil Saat Melakukan Kegiatan Pembelajaran Langsung KTR di Bogor




Kapolda Riau Tinjau Persiapan Pilkada Inhu

Rengat, detikriau.org – Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan berkunjung ke Kabupaten Indragiri Hulu, Selasa (8/12). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung persiapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu, Rabu (9/12).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda disambut Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin, Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo, Kasdim 0302 Inhu Mayor Kav Syukri Hendri, Ketua KPU Inhu Muhammad Amin, Ketua Panwaslu Inhu Mulya Santoni serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhu.

Kapolda berkunjung ke Kabupaten Inhu dengan menggunakan helikopter dari Pekanbaru dan mendarat di Stadion Narasinga Rengat sekitar pukul 10.30 Wib. Dari Stadion Narasinga Rengat, Kapolda bersama Penjabat Bupati Inhu dan rombongan langsung meninjau persiapan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 di Jalan Aski Aris serta TPS 1 Rengat Kota. Di TPS 6 Jalan Aski Aris dan TPS 1 Rengat Kota, Kapolda sempat berbincang dengan anggota KPPS.

Usai meninjau persiapan TPS, Kapolda Riau langsung menuju Markas Kodim 0302 Inhu untuk memberikan arahan kepada personil TNI yang ikut membackup pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu. Selanjutnya Kapolda Riau langsung menuju Mapolres Inhu menemui personil Polri yang akan bertugas mengamankan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu.

Dalam arahannya, Kapolda mengharapkan netralitas, kerja sama dan koordinasi dengan personil TNI dan Polri dalam pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu. Selain itu, Kapolda juga berharap personil Polri senantiasa mengawasi dan menindak setiap oknum yang melakukan pelanggaran dalam Pilkada, namun tetap mengutamakan pelayanan dan keramahan kepada masyarakat.

Usai memberi arahan di hadapan personil Polri, Kapolda bersama rombongan kembali ke Pekanbaru setelah sebelumnya beristirahat dan menunaikan Shalat Dzuhur. (zal)




Tambahan Penyertaan Modal, PDAM TI Diminta Tingkatkan Pelayanan

dprdTEMBILAHAN (detikriau.org) – Penyertaan modal daerah yang rencananya diberikan Pemkab Inhil kepada PDAM Tirta Indragiri diharapkan dapat mendorong PDAM TI untuk melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana jaringan air bersih untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pelanggannya.

Pemintaan ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini dalam Rapat Paripurna yang digelar di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

“Kita harapkan penyertaan modal daerah itu dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat seperti dengan melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana jaringan air bersih,” Sampaikan Yuliantini.

Selain itu, pihak PDAM TI juga disarankan untuk membangun sistem informasi manajemen yang baik, termasuk sistem pengawasan dan pelayanan yang terintegrasi, dengan menerapkan standar baku pelayanan.

“PDAM TI hendaknya berkomitmen, untuk meningkatkan kualitas SDM dan menjamin kualitas air bersih yang disalurkan ke rumah-rumah penduduk,” imbuhnya. (adi)