2016, DMIJ Prioritaskan Upaya Peningkatan Sektor Perekonomian Masyarakat

Bupati Inhil, HM Wardan saat melakukan peninjauan pelaksanaan program DMIJ di salah satu Desa di Inhil beberapa waktu yang lalu
Bupati Inhil, HM Wardan saat melakukan peninjauan pelaksanaan program DMIJ di salah satu Desa di Inhil beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun anggaran 2016 mendatang, pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) akan diprioritaskan pada upaya peningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal saat ditemui awak media di ruang kerjanya, kemarin.

Dikatakan Yulizal, keberadaan program DMIJ ini dinilai sangat membantu masyarakat pedesaan, seperti halnya pembangunan infrastruktur di desa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat di pinggiran ibukota kabupaten.

Seperti pembangunan jalan, jembatan, posyandu serta pembangunan PAUD dan masih banyak lagi,” tutur Yulizal.

Oleh karena itu, lanjut Yulizal, ke depan pihaknya akan mengarahkan program DMIJ untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa yang mayoritas petani, seperi penyelamatan kebun rakyat dari antisipasi air bah yang sering terjadi.

“Dari anggaran keseluruhan tiap desa, sekitar 20 persen untuk pembangunan tangul maupun pengerukan parit,” tambahnya.

Sedangkan untuk penanganan seperti masalah perkebunan ini pemerintah daerah sendiri, tentu tidak akan mampu menjangkau secara keseluruhan, karena kondisi tersebut akan lebih diketahui oleh masyarakat desa itu sendiri.

“Pada tahun 2016 mendatang, Pemkab Inhil telah menganggarkan sekitar Rp 130 Miliar lebih, untuk mensukseskan program DMIJ ini,” imbuhnya. (adi/adv)




Mungkin Tunggu Korban Jiwa PLN Rayon Tembilahan Baru Tanggapi Pengaduan Masyarakat

travo-listrikTembilahan, detikriau.org – PLN Rayon Tembilahan dinilai lamban menanggapi keluhan yang disampaikan masyarakat. Padahal menurut mereka, pengaduan yang disampaikan itu bisa berakibat fatal bagi jiwa manusia.

“Memang ada pihak PLN melakukan tinjauan. Katanya sekitar hari sabtu atau minggu kemaren keberadaan travo tersebut akan direposisi. Tapi hingga hari ini janji itu belum juga dilaksanakan. Mungkin mereka menunggu ada korban jiwa dulu baru tanggapi pengaduan kita. ” Sampaikan salah seorang warga Jalan H Khalidi, Iyan kepada detikriau.org melalui sambungan selular, kamis (10/12/2015)

Diterangkan kembali oleh Iyan, dipenghujung tahun hingga awal 2016 merupakan puncak banjir pasang di Inhil, khususnya kota Tembilahan. Tidak hanya banjir pasangan, lajimnya dibulan-bulan ini, curah hujan juga relatif tinggi. Ia khawatir jika keberadaan travo milik PLN di samping salah satu Hotel di Jalan H Khalidi ini tidak juga dipindah ketempat yang lebih tinggi, mungkin saja nanti akan terendam dan membahayakan jiwa masyarakat yang melintas dilokasi.

“apalagi keberadaan gardu travo itu berdempetan langsung dengan pos jaga hotel. Ini pastinya juga akan membahayakan jiwa petugas jaga tersebut.” Tambah Iyan.

Ia kembali berharap, sebelum menimbulkan dampak yang tidak diinginkan, PLN diminta segera melakukan pekerjaan relokasi dimaksud. “jika tidak juga dikerjakan dan timbul korban jiwa, tentunya masyarakat bisa memintakan pertanggungjawaban. Apalagi informasi ini sudah jauh-jauh hari kita sampaikan. Ingatkannya. (dro)

PLN Rayon Tembilahan Diminta Reposisi Travo Listrik di jalan H Khalidi




Penjabat Bupati Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkada

“secara umum pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu di sejumlah TPS berjalan lancar”

bupati pantauRengat, detikriau.org – Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tim Pamat Wil Polda Riau yang dipimpin Kombes Robinson DP Siregar meninjau pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Rengat, Rengat Barat dan Kuala Cenaku. Dari hasil peninjauan, secara umum pelaksanaan Pilkada Inhu berjalan lancar dan aman.

Sejumlah TPS yang di tinjau Penjabat Bupati Inhu beserta rombongan diantaranya TPS 01 Desa Tambak dan TPS 02 Desa Pulau Gelang, Kecamatan Kuala Cenaku. Kemudian dilanjutkan ke TPS 5, 6 dan 7 Kelurahan Kambesko, Kecamatan Rengat serta TPS 11 dan TPS 1 Kelurahan Pematangreba, Kecamatan Rengat Barat.

“Alhamdulillah secara umum pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu di sejumlah TPS berjalan lancar. Bahkan dari laporan sementara yang diterima dari KPU Inhu, partisipasi masyarakat pada pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu ini mengalami peningkatan dan kita berharap dapat terus meningkat,” ujar Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin.

Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin berharap seluruh tahapan pemilihan hingga penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Inhu dapat berjalan lancar. Penjabat Bupati Inhu juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat yang antusias pada pelaksanaan Pilkada ini.

Usai meninjau TPS, Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin beserta rombongan mengunjungi Kantor KPU Inhu dan disambut langsung Ketua KPU Inhu Muhammad Amin. kemudian rombongan menuju Desk Pilkada Inhu di Kantor Badan Kesbang dan Politik. Selanjutnya ke Kantor Bupati Inhu untuk menggelar video conference bersama Pemprov Riau dan sejumlah kabupaten/kota di Riau yang menggelar Pilkada.

Turut hadir mendampingi Penjabat Bupati Inhu kala itu, anggota Komisi A DPRD Riau Asmi Setiadi, anggota Desk Pilkada Provinsi Riau, Ketua Panwaslu Inhu Mulya Santoni, Tim dari Kementrian Dalam Negeri serta sejumlah pejabat Pemkab Inhu. (zal/rls Humas Pemkab Inhu)




Musim Penghujan, Diskes Inhil Kembali Himbau Masyarakat Waspadai DBD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali diimbau, untuk mewaspadai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti.

Imbauan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan terkait dengan semakin tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur Negeri Seribu Parit sejak beberapa hari terakhir ini.

Dikatakan Saut, untuk tindakan preventif yang paling efektif dan efisien dalam mencegah penyebaran penyakit DBD di Kabupaten Inhil, yaitu dengan pemberantasan sarang nyamuk melalui teknik 4M Plus, yaitu menguras, menutup dan mendaur ulang bahan-bahan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Sedangkan yang dimaksud dengan Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan, seperti ;

– Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

– Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk.

– Menggunakan kelambu saat tidur

– Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk.

– Menanam tanaman pengusir nyamuk.

– Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah.

– Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

“Jika seandainya ada masyarakat yang merasa terkena gejala-gejala penyakit DBD ini, segera rujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat, untuk mendapat penanganan dan pengobatan lebih lanjut,” imbuhnya. (adi/adv)




Dewan: Kasus Gizi Buruk, Bukti Pemkab Belum Mampu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Ketua Komisi IV DPRD Inhil. H Adriyanto
Ketua Komisi IV DPRD Inhil. H Adriyanto

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Adanya penderita gizi buruk menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) masih belum mampu meningkatkan perekonomian masyarakat secara menyeluruh.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Inhil, Adriyanto terkait dengan masih ditemukannya sejumlah penderita gizi buruk di berbagai wilayah di Negeri Seribu Parit.

Dikatakan Adriyanto, saat ini kemiskinan ternyata masih membelit masyarakat yang berada di negeri dengan hamparan perkebunan kelapa terluas di Indonesia bahkan dunia ini.

“Ini dibuktikan dengan masih adanya orang tua yang tidak bisa memberikan makanan yang mampu mencukupi kebutuhan gizi anak-anaknya,” tutur Adriyanto kepada detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Inhil ini, Pemda sudah seharusnya tidak hanya fokus pada pembangunan di bidang infrastruktur saja, seperti jalan dan lain sebagainya.

“Namun yang juga tak kalah pentingnya, adalah peningkatan perekonomian masyarakat, yang menjadi kebutuhan dasar yang perlu ditingkatkan, supaya masyarakat Inhil bisa menjalani hidup dengan baik dan sejahtera,” imbuhnya. (adi)




Ini Pesan Bupati Untuk Pak Camat di Inhil

Bupati Inhil, HM WardanTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengingatkan seluruh camat yang ada di Kabupaten Inhil, untuk terus melakukan langkah pencegahan sejak dini terhadap berbagai kemungkinan timbulnya permasalahan di lapangan.

“Sebagai pimpinan di tingkat kecamatan, seorang camat harus peka dan mampu melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang terjadi di wilayah kerjanya, guna dicari solusi jalan keluar agar tidak semakin membesar dan meluas, yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Bupati Wardan dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, lanjut mantan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru ini, buatlah laporan secara rutin, berjenjang dan berkala, sehingga informasi-informasi terkini di lapangan bisa segera diketahui.

Kemudian, Bupati juga mengingatkan kepada seluruh camat, lurah dan kepala desa (kades) agar secara dinamis melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pihak upika, babinsa dan babinkamtimas.

“Apapun indikasi yang ditemukan di lapangan, harus dilaporkan secara tertulis melalui Kesbangpol, yang tentunya sesuai dengan fakta di lapangan, sehingga bisa secepatnya ditangani,” imbuhnya. (adi/adv)