Diskes Inhil Usulkan 3 Ranperda di Rapat Penyusunan Prolegda 2016

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengusulkan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di rapat penyusunan Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2016, Kamis (10/12/2015).

Rapat yang digelar di ruang Banggar Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin Ketua Badan Pembentukan Perda Kabupaten (BPPK) DPRD, Herwanissitas serta dihadiri langsung oleh Plt Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan didampingi Kasi Pemberdayaan dan Kemitraan, Suhariyani dan Kasi Promosi Kesehatan, Fitri Astuti,

Adapun 3 Ranperda yang diusulkan Diskes Kabupaten Inhil saat itu, yakni Ranperda Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan Asi Eksklusif, Ranperda Kawasan Tanpa Rokok, serta Ranperda Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.

“Kita harapkan Ranperda yang diusulkan ini bisa menjadi Perda di tahun 2016 mendatang,” tutur Plt Kepala Diskes Inhil, dr Saut Pakpahan yang ditemui detikriau.org usai mengikuti rapat.

Apalagi, lanjut Saut, saat ini usulan Ranperda tersebut sudah siap hingga ke tahap penyusunan naskah akademik, hanya tinggal pelaksanaan gelar Ranperda, yang direncanakan pada akhir Desember 2015.

“Kita sudah melakukan berbagai tahapan-tahapan yang sesuai dengan prosedur dan tidak ada hambatan yang berarti. Jadi, kita harapkan Perda ini bisa terwujud,” imbuhnya. Adi/adv




Calon Bupati “Yopi” Ungguli “TM” di 4 PPK

Suasana jalannya rapat pleno PPK Kecamatan Rengat Barat
Suasana jalannya rapat pleno PPK Kecamatan Rengat Barat

Rengat,detikriau.org – Enam (6) dari total 14 PPK di Kabupaten Inhu, hari ini, kamis (10/12/2015) melakukan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pilkada Inhu 2015. Keenam PPK ini adalah Rengat, Rengat Barat, Kuala Cinaku, Rakit Kulim, Siberida dan Batang Cinaku. Namun hingga diakhirinya proses penghitungan, rekapitulasi untuk PPK Siberida dan Batang Cinaku belum tuntas. Direncanakan rekapitulasi di dua PPk ini akan dilanjutkan kembali esok hari.

Pantauan detikriau.org, dari 4 PPK yang telah tuntas melakukan rekapitulasi penghitungan suara, pasangan nomor urut 2, unggul telak dengan perolehan suara sebanyak, 31.603. sementara rivalnya pasangan nomor urut 1 hanya meraih sebanyak 25.977 suara.

Empat PPK tersebut yakni, PPK Rengat dari 23.112 suara sah. Pasangan nomor urut 1 memperoleh, 11.870 suara dan pasangan nomor urut 2 sebanyak 11.242 suara.

PPK Rengat Barat, dari total suara sah, 19.336, pasangan nomor urut 1 memperoleh 8.820 suara dan pasangan nomor urut 2 meraih 10.516 suara

PPK Kuala Cinaku, dari total suara sah, 6.430, pasangan nomor urut 1 memperoleh 2.607 suara dan pasangan nomor urut 2 meraih 3.823 suara

PPK Rakit Kulim, dari total suara sah, 8.702, pasangan nomor urut 1 memperoleh 2.680 suara dan pasangan nomor urut 2 meraih 6.022 suara

Dalam pantauan ini juga detikriau.org mendapatkan informasi bahwa saksi pasangan nomor urut 1 di Kecamatan Kuala Cinaku menolak menandatangani hasil rekapitulasi penghitungan suara.(zal)




Ekspos SRG, Sejumlah Mahasiswa Pertontonkan Aksi Walk Out

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Entah apa sebabnya, sejumlah perwakilan mahasiswa yang ikut menghadiri ekspos Sistem Resi Gudang (SRG) di Balai Kantor Bupati Inhil spontan berdiri dan meninggalkan ruang pertemuan. Tindakan tidak terpuji sejumlah mahasiswa ini membuat Bupati Inhil, HM Wardan ungkapkan rasa kekecewaan. Kamis (10/12/2015).

“Bagaimana saya mau menjelaskan, belum apa-apa mereka sudah keluar semua,” kata Bupati Inhil HM Wardan dengan nada kecewa.

Padahal menurut Bupati, ekspos SRG ini sedianya dimaksudkan untuk memberikan pemaparan secara detil tentang rencana penerapan system yang dinilai berpihak kepada kalangan petani ini agar sama-sama dipahami.

Sementara itu salah seorang anggota DPRD Inhil Edy Haryanto menilai aksi sejumlah mahasiswa yang mengaku pemuda Inhil itu diyakini tidak mengerti maksud dan tujuan kegiatan tajaan Pemkab Inhil ini.

Ssementara itu Ketua Komisi II DPRD Inhil AMD Junaidi juga melontarkan hal yang hampir senada. Mahasiswa atau siapapun menurutnya sebenarnya sah-sah saja mendukung atau menolak apapun kebijakan yang akan dijalankan oleh pemerintah. Namun sebaiknya diberlakukan dengan cara yang santun

“Biarkan saja mereka, yang penting kita tetap dukung Pemkab jalankan Sistem Resi Gudang,” tegasnya. Mirwan)




Eh Ternyata Bukan Hanya di Rumbai, di Teluk Jira dan Sungai Salak Judi Jackpot Juga Marak

mesin judi jackpotTembilahan (detikriau.org) – Kegelisahan masyarakat akan menjamurnya “judi” berkedok permainan ternyata bukan hanya ditemui dibawah jembatan Rumbai jaya. Dikecamatan Tempuling ini, tindak pidana pekat itu ternyata juga ditemui di Desa Teluk Jira dan Sungai Salak.

Hasil penelusuran lapangan detikriau.org, “judi” jackpot setidaknya juga beroperasional pada satu lokasi di Desa Teluk Jira dan tiga lokasi di Ibukota Kecamatan Tempuling, Sungai Salak.

Masyarakat sekitar mengaku resah selama di bukanya judi jackpot tersebut dilingkungan tempat tinggalnya. Pasalnya, kegiatan “perjudian” tersebut hampir 24 jam beroperasi setiap harinya, dan mengganggu ketenangan warga.

Salah seorang warga Kecamatan setempat yang enggan dipublikasikan namanya meminta pihak kepolisian untuk segera menertibkan dan menindak pelaku tindak pidana “judi” ini.

“Harusnya polisi segera bertindak dan tidak perlu menunggu laporan masyarakat. Praktik “judi” ini, masyarakat awan saja begitu mudah mengetahui apalagi aparat kepolisian,” Pendapatnya.

Sebelumnya terkait keluhan masyarakat ini, Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Paur Humas Iptu Warno Akman menyatakan bahwa pihaknya belum mengetahui adanya praktik “judi” ini. Dalam komfirmasi via pesan singkat oleh detikriau.org, Paur Humas menyarankan bagi masyarakat yang mengetahui untuk segera melaporkannya kepada aparat kepolisian sektor setempat. (fa)




Pemkab dan DPRD Inhil Pastikan Tetap Lanjutkan Penerapan Sistem Resi Gudang

DSC_6684TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) bersama DPRD Kabupaten Inhil berkomitmen untuk memberlakukan Sistem Resi Gudang (SRG) di Kabupaten Inhil.

Komitmen tersebut dinyatakan dalam forum sosialisasi dan ekspos SRG Kabupaten Inhil yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan dan dihadiri Ketua Komisi II DPRD Junaidi, sejumlah camat dan kepala SKPD di lingkungan Pemkab Inhil serta sejumlah pemuda dan mahasiswa Inhil.

“Dalam resi gudang ini ada jaminan untuk masyarakat. Dan perlu diketahui, sistem ini merupakan harapan Inhil sejak puluhan tahun yang lalu,” kata Bupati Wardan.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Inhil, Amd Junaidi, menegaskan bahawa DPRD Inhil juga akan tetap mendukung sepenuhnya pemberlakuan sistem resi gudang. Bahkan menurutnya, bagi pihak yang menolak pemberlakuan sistem itu dikatakannya adalah manusia yang tidak mengerti.

“Atas nama lembaga DPRD Inhil, kami mendukung penuh pemberlakuan resi gudang ini. SRG meruapkan kebijakan pembelaan terhadap petani kita,” tandasnya. (mirwan)




Asisten I Buka Bimtek Sistem Informasi E-Office Berbasis Web

Asisten I Setda Inhil dan  Narasumber saat menghadiri Sosialisasi E-Office berbasis WEB
Asisten I Setda Inhil dan Narasumber saat menghadiri Sosialisasi E-Office berbasis WEB

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam membuka secara resmi sosialisasi dan Bimbingan Teknis Sistem Informasi E-Office berbasis Web di aula Dispenda Kabupaten Inhil, Kamis (10/12/2015).

Kegiatan tajaan Bagian Umum Setdakab Inhil ini dalam rangka mewujudkan Good Goverment yang diikuti sedikitnya 35 orang peserta dari Pemkab Inhil. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari dari tanggal 10 sampai 11 Desember 2015.

Mewakili Bupati, Asisten I mengatakan untuk mengikuti perkembangan zaman dan perkembangan ilmu berupa tehknologi yang tiada batasannya merupakan upaya untuk menginformasikan birokrasi untuk mewujudkan Good Goverment setiap kantor dapat berjalan dengan Efektif dan Efisien.

“Secara tardisional selama ini kita sama-sama mengetahui bahwa, pelayanan yang di berikan oleh pemerintah tertuju kepada satu kantor dan satu tempat. Tetapi, dengan memafaatkan ilmu dan tehknologi pelayanan ini dapat di perpendek, Efesien dan Efekit dalam penerapan E-Office ini,” kata Darussalam.

Maka dari itu lanjutnya, sosialisasi E-Office ini khusus di lingkungan Sekretariat Pemkab Inhil. Proses kedepannya setiap surat menyurat sebagai tugas pokok dalam rangka pelayanan kepada masyarakat, yang biasanya ini menjadi titik yang sangat krusial, maka dengan penerapan E-Office berbasis Web dapat diterapkan untuk mempercepat terwujudnya E-Goverment di lingkungan Pemkab Inhil. (mirwan/adv)