Asisten I Setdakab Inhil Hadiri Pagelaran Wayang Kulit Tajaan MPR RI di Bayas

KEMPAS (detikriau.org) – Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhi) Darussalam menghadiri pagelaran wayang kulit campur sari tajaan anggota MPR RI Indris Laena di halaman Kantor Desa Bayas Kecamatan Kempas, Sabtu (12/12/2015).

Mewakili Bupati, Asisten I menyampaikan ucapan terima kasih kepada Idris Laena yang telah meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat Inhil, desa Bayas khususnya.

Terkait sosialisasi 4 pilar, menurutnya satu hal yang sangat penting dilaksanakan bahkan ia apresiasi terhadap pagelaran malam itu yang memfungsikan wayang kulit sebagai alat komunikasi 4 pilar berbangsa kepada masyarakat.

“Tentunya ini satu langkah memudahkan memberi pemahaman kepada masyarakat, apalagi di Bayas ini mayoritas adalah suku Jawa,” kata Darussalam.

Sebenarnya, lanjut Darussalam, Pemkab Inhil juga sedang mengupayakan untuk memberikan pemahaman yang luas kepada masyarakat terhadap 4 pilar berbangsa dan bernegara dengan berbagai kegiatan.

“Dengan bantuan kegiatan seperti ini, mudah-mudahan harapan kita bersama bisa tercapai,” imbuhnya. Mirwan/adv




Gunakan Wayang Kulit, Idris Laena Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Bayas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Indris Laena menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan melalui wayang kulit di halaman Kantor kepala Desa Bayas Kecamatan Kempas, Sabtu (12/12/2015) malam.

Kegiatan itu tampak dihadiri beberapa pejabat Inhil dan ribuan masyarakat. Malam itu juga langsung menghibur masyarakat Bayas khususnya suku jawa juga dengan pagelaran campur sari.

“Saya sengaja menggelar sosialisasi ini dengan wayang kulit sebagai alat komunikasi yang dapat memudahkan pemahaman lebih luas tentang 4 pilar kebangsaan,” kata anggota DPR RI dapil Riau II kepada detikriau.org.

Dimana, dalam wayang kulit berbahasa jawa itu menjelaskan tentang Pancasila, UU 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang didalangkan oleh Ki Maman Susmono dari Jawa Tengah.

“Dengan alat komunikasi seperti ini semoga masyarakat mudah untuk memahami dan saya harapkan kedepannya dapat lebih meningkatkan nilai-nilai kebangsaan,” tutupnya. Mirwan




Diskes Komitmen Upayakan Penekanan AKI dan AKB

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berkomitmen, untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil melalui Kepal Seksi (Kasi) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB) dan Gizi, Siti Munziarni SKM MM di Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan perempuan berhijab yang akrab disapa Imun ini, salah satu upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, yakni dengan memperbaiki akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

“Jalan menuju ke fasyankes harus bagus, sehingga memudahkan aparatur dan masyarakat yang datang kesana, baik untuk bekerja maupun mendapatkan pelayanan medis,” tutur Imun.

Selain itu, yang juga tidak kalah pentingnya, adalah penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, seperti bangunan, peralatan medis, tenaga kesehatan dan lain sebagainya.

“Dengan begitu, diharapkan upaya kita menjadikan Inhil sebagai kabupaten yang sehat dapat terwujud,” imbuhnya. Adi/adv

 




Ogah Diberitakan, Pegawai Humas PT THIP Pukul Wartawan

Didampingi sejumlah wartawan liputan Inhil, Superto (baju hitam) saat menyampaikan laporan di SPKT Polres Inhil
Didampingi sejumlah wartawan liputan Inhil, Superto (baju hitam) saat menyampaikan laporan di SPKT Polres Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Humas PT THIP Kecamatan Pelangiran, Bw melakukan aksi kekerasan terhadap wartawan TvOne, Superto dengan cara menampar pada bagian kepala di kantin Polres Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (12/12/2015) sekitar pukul 13.15 WIB.

Kekerasan itu dikarenakan pihak perusahaan menolak untuk dikonfirmasi terkait persoalan raibnya gaji karyawan PT THIP senilai Rp 210 juta pada tanggal 5 Desember lalu.

“Ia beralasan menyangkut marwah perusahaan. Padahal sebelumnya berita itu sempat dihebohkan dimedia cetak dan online yang justru bersumber dari data resmi Polres Inhil, wajar saja saya mau konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan,” kata Superto kepada detikriau.org.

Pemukulan itu dilakukan Bw dengan kencang hingga berulang kali dan mengakibatkan korban mengalami luka memar dibagian bawah mata sebelah kanan.

“Humas perusahaan itu menolak dengan nada tinggi dan kasar serta langsung memukul,” terangnya.
Atas peristiwa tersebut, korban langsung membuat laporan resmi ke Sentra Pusat Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Inhil.

Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Bamin III SPKT, Bona Rio L Tobing mengaku telah menerima laporan korban kekerasan. “Kasus ini akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” Janjinya. (mirwan)




PJ Bupati Inhu Hadiri Peresmian Taman CSR di Lirik

Lirik, detikriau.org – Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin menghadiri acara peresmian  Kawasan CSR Usaha perikanan Budidaya Lirik serta Gerakan Pengembangan dan Promosi Potensi Wisata Inhu di Kawasan CSR Terpadu Pertamina Lirik, Sabtu 12/12.

Turut hadir dalam acara tersebut Perwakilan Kementerian Pariwisata Provinsi Riau, GM PT. Pertamina EP Asset I,  Kapolres Indragiri Hulu,dan Kadisporabudsata Kab. Inhu.

Pj Bupati dalam sambutannya mnegatakan sambutan baiknya atas peresmian  Kawasan CSR dari PT Pertamina ini. Ia berharap dengannya akan dapat bermanfaat khususnya dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Pj Bupati juga menyampaikan bahwa ada beberapa pristiwa penting yang telah dilaksanakan di Kabupaten Inhu, diantaranya Pilkada Serantak yang dilaksanakan tanggal 9 Desember 2015 yang telah berjalan dengan lancar danaman.

Kamudian tepat pada tanggal 9 Desember itu juga diperingati sebagai Hari Anti Korupsi, slenajutnya pada tanggal 10 Desember sebagai Hari Hak Asasi Manusia, serta penegasan Pj Bupati bahwa pada tahun 2017 mendatangan Inhu akan menjadi Kabupaten Layak Anak.

“Riau juga telah berkomitmen mengenai The  Homeland of Melayu dimana tidak hanya objek wisata yang ditonjolkan melainkan juga nilai–nilai dan jati diri melayu harus tetap dipertahankan dan ditumbuh-kembangkan, sehingga slogan takkan hilang melayu di bumi akan tetap terdengar dan tetap tarjaga,” Sampaikan Pj Bupati

Sementara GM PT. Pertamina EP Asset I  Rizal Riznul Wathan  mengatakan PT. Pertamina Akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam mengembangkan program-program bagi masyarakat misalnya perikanan budidaya Lirik, Pengolahan Pelet Ikan di Areal Pertamina Lirik dan Pembuatan Pupuk Kompos yang kesemuanya melibatkan masyarakat.

Pada kesempatan itu juga pihak Pertamina memberikan penghargaan kepada Ratna Manalu SP, dalam program pendampingan kontribusi pengembangan Budidaya Ikan di Kecamatan Lirik, Kemudian penghargaan dari forum Kepala Desa Kecamatan Lirik ke Pertamina EP Asset I Lirik Field atas bantuan 10 unit Solar Cell tahun 2015, dan yang terakhir adalah adalah penyerahan sertifikat pengukuhan kelas kelompok madya dari Pj Bupati Indragiri Hulu kepada Ketua Kelompok CSR Perikanan Tumbuh Bersama.

Diakhir kegiatan Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin juga memantau Pelaksanaan Donor Darah dan Pelepasan Ikan di Kolam Pemancingan yang berada di daerah kawasan CSR Terpadu Pertamina Lirik. Sekaligus melakukan penanaman Pohon langka seperti Kedondong yang sudah mulai hilang di Kabupaten Indragiri Hulu. (zal/humas)




Puluhan Massa FGPL Gelar Demo di Taman CSR Pertamina Lirik

“Tuntut Persoalan Pemerataan Corporate Social Rsponsibility”

Lirik, detikriau.org – Puluhan massa Forum Gerakan Peduli Lirik  melakukan aksi unjukrasa di   kawasan Taman CSR Pertamina di Jalan Lintas Timur, Desa Gudang Batu, Kec. Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan agar PT. Pertamina dan PT. Meedco Energi Lirik melakukan program CSR secara merata pada seluruh Desa di Kecamatan Lirik. Sabtu (12/12/2015).

Salah seorang orator, Suko Hendri  megatakan CSR harusnya disebar di 17 (tujuh belas) desa di Kec. Lirik bukan hanya dipusatkan pada satu desa saja.

Ia juga menyampaikan tuntuan agar perusahaan migas ini mengembalikan hak-hak masyarakat adat dan mengutamakan memperkerjakan masyarakat dan pemuda desa usia kerja.

“Perusahaan pertamina di Lirik juga kita minta untuk segera melakukan pemberdayaaan organisasi masyarakat sipil yang ada di Lirik dengan memberikan izin pinjam pakai gedung eks polres Lirik untuk dipakai oleh 20 organisasi kemasyaratan yang ada di kec. Lirik.” Teriaknya melalui pengeras suara

Massa juga meminta kepada seluruh perusahaan di Lirik untuk segera menguncurkan dana CSR dengan membuat danau untuk kesedian air besih di Kecamatan Lirik.

“Pemkab Inhu kita minta untuk segera menyurati mentri Keuangan RI tentang pelepasan asset pertamina  Lirik berupa lapangan golf untuk dijadikan pasar Lirik seluas 11 Ha” tambahnya

Usai diterima GM Pertamina, Rizal Risnul Wathan dengan menyatakan menerima tuntutan masa  dan  massa-pun membubarkan diri dengan aman dan tertib. (zal)