Dibacok OTK, Sugem Regang Nyawa

Keritang (detikriau.org) – Peristiwa naas menimpa Sugem (31), warga parit Sinar Kuantan Desa Pancur Kecamatan Keritang. Ia tewas dibacok orang tak dikenal di Parit Sinar Kuantan, Senin (14/12/2015) sekitar pukul 00.15 WIB.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, insiden itu terjadi ketika korban sedang di perjalanan hendak pulang ke rumah. Tiba-tiba saja, pelaku membacok korban menggunakam senjata tajam sehingga daun telinga sebelah kiri korban koyak serta bengkak pada bagian tangan kiri.

“Korban meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju RSUD Puri Husada Tembilahan,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman.

Hasil penyelidikan sementara, peristiwa itu dikarenakan ada pihak tertentu yang tidak senang dengan korban, namun sampai saat ini polisi belum dapat memastikan apa motif dasarnya.

“Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan petugas sesuai dengan laporan yang kita terima nomor: LP/32/XII/2015 Sek Keritang tentang tindak pidana penganiayaan berat,” tutupnya. (mirwan)

Pancur Meregang Nyawa

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Peristiwa naas menimpa Sugem (31), warga parit Sinar Kuantan Desa Pancur Kecamatan Keritang. Ia tewas dibacok orang tak dikenal di Parit Sinar Kuantan, Senin (14/12/2015) sekitar pukul 00.15 WIB.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, insiden itu terjadi ketika korban sedang di perjalanan hendak pulang ke rumah. Tiba-tiba saja, pelaku membacok korban menggunakam senjata tajam sehingga daun telinga sebelah kiri korban koyak serta bengkak pada bagian tangan kiri.

“Korban meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju RSUD Puri Husada Tembilahan,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman.

Hasil penyelidikan sementara, peristiwa itu dikarenakan ada pihak tertentu yang tidak senang dengan korban, namun sampai saat ini polisi belum dapat memastikan apa motif dasarnya.

“Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan petugas sesuai dengan laporan yang kita terima nomor: LP/32/XII/2015 Sek Keritang tentang tindak pidana penganiayaan berat,” tutupnya. (mirwan)




Bupati Inhil Buka Kegiatan Pengawasan Daerah Tahun 2015

bupatiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi pagelaran pengawasan daerah tahun 2015 di aula STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Hulu, Senin (14/12/2015).

Kegiatan itu berlangsung selama 2 hari dengan tema meningkatkan kualitas hasil pengawasan APIP dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang bebas dari korupsi, bersih dan melayani.

Diketahui pula, gelar pengawasan daerah itu dihadiri Ketua Perwakilan BPKP Provinsi Riau Sueb Cahyadi dan diikuti seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Inhil beserta para camat.

Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan efektifitas pengawasan terhadap peyelenggara pemerintah daerah, meningkatkan tanggung jawab pimpinan unit kerja atau instansi obyek pengaawasan tentang pentingnya tindak lanjut hasil temuan serta tersusunnya data tindak lanjut hasil pemeriksaan oleh aparat aparat pengawasan internal pemerintah.

Menurut Bupati, kegiatan ini dalam rangka untuk mengevaluasi terhadap temuan-temuan yang dilaksanakan oleh Ispetorat  kabupaten Inhil.

“Kita lakukan evaluasi, review kembali dan segera kita tindak lanjuti, kemudian dicarikan solusinya dengan harapan kedepannya bisa lebih baik lagi,” kata Wardan.

Yang jelas, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini mengharapkan terhadap temuan-temuan yang sudah disampaikan kepada pimpinan-pimpinan  SKPD, segera ditindak lanjuti dan bisa diselesai diakhir tahun anggaran 2015. Mirwan/adv




Polres Inhil Gari 4 Pelaku Narkoba Jaringan Internasional

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil mengamankan 4 pelaku tindak pidana Narkoba yang diduga kuat memiliki jaringan internasional. Keempat pelaku adalah berinisial IS, AJ, AT dan JU.

Penangkapan dilakukan di Tembilahan akhir pekan kemarin. Secara total, pelaku mengantongi narkoba jenis estasi sebanyak 522 butir senilai Rp 110 juta dan jenis sabu-sabu seberat 2 ons senilai Rp 200 juta.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik menjelaskan, dua pelaku diantaranya atas nama AJ dan AT adalah sebagai pengedar dan duanya lagi hanya sebagai pengguna narkoba.

“Semua pelaku ini sudah menjadi buronan kita sejak lama. Mereka (pelaku, red) diduga kuat memiliki jaringan internasional dan saat ini masih dilakukan pengembangan,” kata Hadi Wicaksono di Mapolres Inhil, Senin (14/12/2015).

Perlu diketahui, keempat pelaku asli warga Tembilahan merupakan residivis kasus yang sama dan satu pelaku atas nama JU adalah pemakai pemula dari warga Kuala Enok kecamatan Tanah Merah.

Menurut Kapolres, berdasarkan ketentuan yang berlaku, maka dua pelaku sebagai pengguna narkoba diancam kurungan penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. Sedangkan dua pelaku pengedar diancam kurungan penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. –Mirwan-




Pasca Pilkada, Kabarnya Sejumlah PNS Berencana Kabur Keluar Inhu

Rengat, detikriau.org – Meski hasil perolehan suara  Pilkada Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) belum ditetapkan oleh KPU, Berdalih peningkatan karir, sejumlah  PNS di Inhu berencana untuk pindah dan mengabdi keluar dari Inhu. Saat ini dikabarkan PNS-PNS tersebut sedang menyusun administrasi persyaratan pindah.

Rencana pindahnya sejumlah PNS Inhu pasca Pilkada 2015 kemarin  mulai terlihat dari pengajuan surat ijin pindah tugas keluar daerah Inhu yang ditujukan  kepada Pj Bupati.  para PNS yang rata-rata pejabat dan mantan pejabat di Inhu ini berencana  pindah ke Kabupaten/kota lain ataupun ke Pemprov  Riau.

Rencana kepindahan mantan pejabat maupun pejabat pasca digelarnya Pilkada Inhu 2015 ini disampaikan salah seorang pejabat Pemkab Inhu yang tak ingin disebutkan jati dirinya, senin (14/12).

Menurutnya, pengajuan pindah ini dilakukan untuk pengembangan karir, Sebab diprediksi lima tahun kedepan kalau mereka masih mengabdi di Inhu karirnya tidak akan berkembang alias mentok.

“Setelah saya pertimbangkan, pindah tugas ke Kabupaten lain maupun propinsi adalah jalan yang terbaik. Sebab walaupun saya tidak terlibat politik secara langsung, namun dampak Pilkada sangat jelas konsekuensinya, karena saya sudah prediksi lima tahun kedepan karir saya mentok dan tidak akan mendapat jabatan lagi,” ujarnya.

Sementara itu Pj Bupati Inhu Kasiarudin saat dikonfirmasi senin (14/12) mengatakan,  jika adanya pengajuan pindah tugas keluar daerah dari PNS Inhu baik yang saat ini masih menjabat maupun mantan pejabat silakan saja, dan ia menegaskan akan memproses sebagaimana mestinya.

“Pengajuan pindah tugas keluar daerah tentunya akan dipelajari terlebih dahulu, apakah sudah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan atau tidak. Sebab pindah tugas itu ada beberapa faktor seperti faktor keluarga dan faktor lainnya. Namun yang jelas sebagai Pj Bupati saya tidak akan menghambat pengembangan karir PNS di Inhu,” jelasnya.

Saat ditanya berapa banyak yang telah mengajukan Diri, PJ bupati Inhu H Kasiarudin mengatakan sampai saat ini belum ada satu berkaspun yang  mengajukan

” sampai saat ini belum ada satupun yang saya terima, dan menurut prosedur seharusnya yang bersangkutan mengajukan  administrasinya ke BKD, setelah diproses oleh BKD dan jika memenuhi Persyaratan maka akan saya tanda tangani, saya tidak akan mempersulit Proses” jelasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Inhu Wardiati SSos Melalui Kabid Mutasi Mahmudi di Konfirmasi senin 14/12 menyebutkan, sampai saat ini belum ada berkas PNS yang mengajukan diri untuk pindah daerah, ” saya belum ada menerima berkas tersebut” ujarnya singkat. zal




Pemkab Gelar Pelatihan Imam dan Khatib Se-Inhil

PltSekda Menghadiri PembukaanTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pelatihan Imam dan Khatib di salah satu aula Wisma kota Tembilahan selama 3 hari dari tanggal 12 sampai 14 Desember 2015.

Kegiatan itu diikuti sebanyak 100 peserta, seluruh peserta itu sudah keterwakilah 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil dengan menghadirkan para alim ulama sebagai narasumber yakni Ketua Panitia H Kursani, Ketua MUI Kabupaten Inhil, Kepala Kemenag Kabupaten Inhil H Azhari, KH Abd Muis Kurnain, KH Rusli Kurnain dan HM Effendi LC.

“Tujuannya untuk meningkatkan dan menambah wasawan para Imam dan khatib di Inhil serta meningkatkan jumlah Imam dan khatib kita sehingga kedepannya tidak kekurangan petugas ibadah,” kata Plt Sekda Inhil, Fauzar, kemarin.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab Inhil kepada persoalan dibidang keagamaan. Pelatihan itu katanya sangat penting dilaksanakan agar para petugas ibadah tidak diragukan lagi kemampuannya.

“Mereka (peserta, red) dibekali ilmu pengetahuan yang mendalam baik dari segi bacaan, suara, maupun syarat rukunnya. Sehingga jemaah akan terasa nyaman dan khusukan dalam berjamaah,” tambahnya.

Ia menyebutkan, pelatihan tersebut sifatnya hanya oreintasi dan penyegaran saja sebab diketahui mayoritas para imam dan khatib di Inhil pasti sudah belajar bangku sekolah, pondok pasantren bahkan perguruan tinggi. mirwan/adv




Usai di Kelurahan Tembilahan Barat, Dani Lanjutkan Reses di Kel Tbh Selatan

image-2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Usai melaksanakan reses III masa persidangan III tahun 2015 di Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam melanjutkan perjalanannya mengunjungi masyarakat di Kelurahan Tembilahan Selatan, Sabtu (12/12/2015).

Dengan menyeberangi Sungai Indragiri menggunakan pompong kecil bermuatan 15 orang, Ketua Dewan Tanfiz PKB Inhil ini kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor sepanjang 7 kilo untuk bertemu dengan masyarakat yang keseharian bekerja sebagai petani itu.

Sesampainya di tempat tujuan, tepatnya gedung MA Miftahul Huda, rasa lelah melewati perjalanan tidak terasa, saat sambutan masyarakat yang ramah dan penuh senyum menyambut kedatangan rombongan Ketua DPRD Inhil tersebut.

Sesaat setelah tiba, acara silaturahmi dan temu ramah antara masyarakat dan Ketua DPRD pun langsung dilaksanakan, dimana sebelum mendengarkan aspirasi masyarakat, Dani terlebih dahulu menyampaikan hal-hal terkait kebijakan pemerintah saat ini.

Seperti salah satunya yang disampaikannya adalah rencana pembuatan Perda tentang bantuan pendidikan, dimana saat ini, Ranpeda tersebut masih dibahas di DPRD Inhil.

“Jadi nanti, anak-anak bapak dan ibu yang berprestasi bisa dibantu dengan beasiswa, tinggal di daftarkan saja sesuai prosedur yang ada,” tutur Dani.

Setelah menyampaikan beberapa penjelasan itu, Ia kemudian mempersilahkan kepada masyarakat yang hadir untuk mengajukan pertanyaan sekaligus menyampaikan aspirasi.

Sebanyak 12 perwakilan masyarakat dari setiap parit di Kelurahan Tembilahan Selatan itu menyampaikannya permintaannya, yang mana kebanyakan dari mereka meminta normalisasi parit.

“Kami minta normalisasi di Parit Pinang dan Parit 7 Pak, ada sekitar 9 kilo panjangnya,” kata Paiman, salah seorang warga setempat. (adi)