Bupati Inhil Wajibkan Seluruh Mesjid Buat Papan Pengumuman Penggunaan Anggaran

Bupati Inhil, HM Wardan saat menghadiri kegiatan di salah satu masjid beberapa waktu yang lalu
Bupati Inhil, HM Wardan saat menghadiri kegiatan di salah satu masjid beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengharuskan setiap mesjid di Inhil untuk mengaktifkan papan pengumuman, khusus pengumuman terkait anggaran.

“Manajemen mesjid itu salah satunya harus menyediakan dan diaktifkannya papan pengumuman berupa segala kegiatan mesjid, dan paling penting rincikan pengguna anggaran yang ada,” kata Wardan, Kamis (24/12/2015) kemarin.

Menurutnya, keharusan itu bertujuan agar seluruh masyarakat setempat bisa melihat sampai dimana penggunaan anggaran yang tersedia. Sebab, Pemkab Inhil telah mengalokasikan anggaran kepada setiap mesjid se-Inhil

“Anggaran untuk membuat papan pengumuman sudah dialokasikan dan terus dialokasikan terhadap kebutuhan lainnya. Jka tidak ada papan itu di mesjid, tolong laporkan ke saya,” ungkapnya. –mirwan-




Dewan Minta Pemda Atasi Kekurangan Tenaga Teknis disejumlah SKPD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diharapkan dapat segera melakukan perbaikan dan pembenahan yang mendalam terhadap berbagai kelemahan dan kekurangan tenaga teknis pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Pemerintah Daerah (Pemda) agar secepatnya mencari jalan keluar terhadap kekurangan tenaga teknis pada Dinas Cipta Karya, Dinas Bina Marga dan Dinas Perkebunan,” kata Jubir Banggar DPRD Inhil, Edi Gunawan saat membacakan hasil pembahasan terhadap Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2016 pada Rapat Paripuna di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Selain itu, Pemda juga diharapkan dapat segera mengumumkan paket-paket pekerjaan yang akan dilaksanakan kepada masyarakat, sehingga minimal pada Bulan Maret seluruh paket pekerjaan sudah bisa dimulai.

“Besarnya belanja tahun 2016 nanti tidak akan memberikan arti apa-apa, kalaulah Pemda tidak dapat membelanjakannya secara maksimal. Sebab, ini akan memberikan dampak yang tidak baik, seperti adanya pemotongan DAU oleh Pemerintah Pusat, yang akan memberikan kerugian pada kita semua, baik masyarakat maupun daerah,” tambahnya.

Oleh karena itu, jika proses tahapan sampai dengan pelaksanaan pekerjaan dapat disesuaikan sebagaimana yang diamanahkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka sejarah dan Rekor MURI akan tercatat di Kabupaten Inhil.

“Dan kami DPRD Kabupaten Inhil akan menunggu berita Rekor MURI ini,” imbuhnya. adi




APBD 2016 Diharapkan Dapat Penuhi Program Prioritas RPJMD Inhil

Anggota DPRD Inhil dari FPKB, Edi Gunawan
Anggota DPRD Inhil dari FPKB, Edi Gunawan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Besaran jumlah rencana belanja pada tahun 2016 mendatang merupakan rencana belanja terbesar bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, dengannya diharapkan dapat menjawab berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat, serta berbagai program prioritas yang sudah direncanakan dalam RPJMD Kabupaten Inhil.

Hal itu disampaikan Jubir Banggar DPRD Inhil, Edi Gunawan saat membacakan hasil pembahasan terhadap Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2016 pada Rapat Paripuna di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Edi, disamping besarnya anggaran, disisi lain juga harus disertai oleh kesiapan aparatur Pemda melalui satuan kerjanya, terutama menghindari adanya keterlambatan dan gagal lelang terhadap program kegiatan yang sudah disepakati bersama dalam Rancangan APBD tahun 2016.

“Kalaulah semua tahapan dilalui sebagaimana yang telah diamanahkan oleh peraturan perundang-undangan, maka semestinya paket program kegiatan sudah dapat dimulai pada Bulan Januari,” tutur Edi.

Tetapi realitanya, lanjut Edi, sebagaimana menjadi budaya dan kebiasaan tahun-tahun lalu, dimana paket pekerjaan selalu dimulai di penghujung tahun atau di bulan yang berakhiran “ber”, yaitu Bulan September, Oktober, November dan Desember.

“Semestinya, ini tidak lagi dijadikan kebiasaan dan budaya yang terus dipertahankan, dalam upaya perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan,” pungkas. adi

 




Antisipasi Penyebaran TBC, Petugas Kesehatan Diminta Giat Lakukan Sosialisasi dan Mendata Pasien

gejala-tb1TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh petugas kesehatan yang ada di 27 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diinstruksikan untuk lebih giat dalam melakukan sosialisasi tentang penyakit Tuberkulosis (TB) kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, dr Saut Pakpahan saat diwawancarai awak media usai menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Saut, selain melakukan sosialisasi, petugas kesehatan juga harus turun langsung ke lapangan untuk mencari dan mendata pasien-pasien yang dicurigai mengidap penyakit TB, sehingga bisa segera ditangani dan diberikan pengobatan medis.

“Petugas kesehatan jangan hanya menunggu saja di Puskesmas. Jadi, jemput bolalah istilahnya,” tutur Saut.

Dijelaskan Saut, langkah ini dalam upaya mengantisipasi dan menekan sejak dini penyebaran penyakit TB di tengah-tengah masyarakat, apalagi mengingat kondisi Negeri Seribu Parit, yang cukup rentan terhadap penularan penyakit ini.

“Nanti, kita juga akan melakukan evaluasi, untuk mengetahui sejauh mana tingkat kinerja kita, khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” imbuhnya. –Adi/Adv-




Kegiatan Jambore Panti Asuhan Tajaan K3S Inhil Berlangsung Sukses

Ketua K3S menyerahkan Hadiah Kepada Pemenang lomba MTQ Putri pada Jambore Panti Asuhan
Ketua K3S menyerahkan Hadiah Kepada Pemenang lomba MTQ Putri pada Jambore Panti Asuhan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pelaksanaan jambore panti asuhan yang ditaja Koordinator Kegiatan Kesejahteraan (K3S) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sejak tanggal 22-24 Desember 2015 di Venue Futsal Sungai Beringin Tembilahan berlangsung sukses dan lancar.

Hal itu diketahui ketika kegiatan tersebut ditutup resmi sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang jambore panti asuhan oleh Ketua Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Kabupaten Inhil Hj Zulaikhah Wardan, Kamis (24/12/2015).

Dimana, kegiatan itu diikuti 13 Panti Asuhan se-Kabupaten Inhil dengan jumlah peserta sebanyak 130 orang. Pada akhirnya, Panti Asuhan Ibnu Salafi Kecamatan Tembilahan Hulu yang berhasil raih juara umum.

Foto Bersama Ketua K3S Inhil dan Pengurus dengan Juara Umum Jambore Panti Asuhan TH 2015
Foto Bersama Ketua K3S Inhil dan Pengurus dengan Juara Umum Jambore Panti Asuhan TH 2015

“Terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja sehingga pelaksanaan Jambore Panti Asuhan ini dapat terlaksanakan dengan baik dan lancar serta sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan,” ucap Zulaikhah.

Disamping itu, ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengelola panti yang berhasil mendidik anak-anak dengan ditandai kemampuan berbahasa Inggris tidak kalah degan anak-anak di luar panti.

Ia mengharapkan kedepan kembali dapat menggelar kegiatan hal yang serupa tahun ini, bahkan akan diupayalannya bisa lebih meningkatkan lagi. Apalagi katanya, pelaksanaan tahun ini merupakan jambore panti asuhan pertama kali dilaksanakan di Inhil dan tentunya masih terdapat banyak kekurangan.

“Kedepan kita akan mengikuti Jambore Panti Asuhan tingkat Provinsi Riau yang dilaksanakan 2 tahun sekali,” sampaikannya. – mirwan –




Bupati Lantik Pengurus Karang Taruna Inhil Periode 2015-2020

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melantik pengurus Karang Taruna Kabupaten Inhil periode 2015-2020 di aula salah satu hotel di Tembilahan, Kamis (24/12/2015).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, Katang Taruna pada era dahulu merupakan organisasi andalan daerah dibidang sosial, dan terbukti dengan kinerjanya. Berbeda dengan aktivitas pada saat ini tampak menurun dari sebelumnya.

Untuk itu ia berharap kedepan Karang Taruna bisa lebih ditingkatkan lagi. Meski terdapat berbagai macam permasalahan di internal organisasi, baik dari Provinsi maupun Kabupaten sendiri.

“Saya sangat mengharapkan Karang Taruna kedepan bisa bergerak di garda terdepan dibidang sosial. Bersinergilah bersama dengan program unggulan Pemkab Inhil DMIJ maupun lainnya, saya fikir ini sejalan dengan Karang Taruna,” sebut Wardan.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Malian Gazali mengaku bahwa saat ini pengurus Karang Taruna di kecamatan-kecamatan saat ini hanya kecamatan Kateman yang masih terbilang aktif, sedangkan pengurus kecamatan lainnya sudah non aktf.

Untuk itu, pada kepemimpinannya akan memfokuskan pada kepengurusan yang ada di sejumlah kecamatan di Inhil dan ditargetkan pada tahun 2016 mendatang.

“Tahun 2016 mendatang akan kita namakan sebagai tahun konsolidasi. Gunanya untuk menghidupkan lagi kepengurusan Karang Taruna yang ada di kecamatan se-Kabupaten Inhil,” kata Malian.

Disamping itu, ia menegaskan bahwa Karang Taruna tidak akan ikut campur dengan segala urusan politik praktis. Dengan semboyan yang ada, Karang Taruna akan membantu menyukseskan program pemerintah khusus di daerah pedesaan.

“Kita meyainkan dan mempercayakan diri kalau Karang Taruna sebagai organisasi sosial dan tanpa ada kaitannya dengan dunia politik,” tandasnya. –mirwan-