Masih Lakukan Pungli? Kapolres Inhil “Warning” Lakukan Ultimum Remidium

2016-01-08_091228
Tembilahan, detikriau.org –
Seluruh lembaga pendidikan khususnya di Kabupaten Inhil harus menghentikan praktik pungutan liar (pungli) dilingkungan sekolah. Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono Sik mengancam akan melakukan ultimum remidium penegakan hukum bagi oknum pelaku yang masih menjalankan praktik yang sangat merugikan perkembangan pendidikan ini .

“Selama bisa kita ingatkan, mari kita ingatkan…tapi jika tidak lagi bisa diingatkan, ultimum remidium penegakan hukum kita lakukan..!!” Tulis Kapolres dalam akun facebooknya pada print screen percakapan yang disampaikan oyonk maldini kepada detikriau.org, jum’at (8/1/2016)

Menurut oyonk melalui sambungan selularnya, penegasan yang disampaikan pihak kepolisian ini memberikan angin segar terhadap perjuangan panjang dirinya untuk menghapus segala praktik pungli dilingkungan sekolah yang dinilainya sudah cukup banyak merugikan para orang tua siswa dan menjadi sisi gelap dunia pendidikan di Inhil selama ini.

“penegasan Kapolres ini memberi keyakinan pada kita untuk terus berupaya menghapus tuntas segala praktik pungli. Apalagi ada warning penegakan hukum bagi yang masih membandel.” Sampaikan Oyonk.

Sekedar memberitahu, dikutip melalui hukumonline.com, ultimum remedium merupakan istilah hukum yang biasa dipakai dan diartikan sebagai penerapan sanksi pidana yang merupakan sanksi pamungkas (terakhir) dalam penegakan hukum.

Ultimum remedium merupakan salah satu asas yang terdapat di dalam hukum pidana Indonesia yang mengatakan bahwa hukum pidana hendaklah dijadikan upaya terakhir dalam hal penegakan hukum. Hal ini memiliki makna apabila suatu perkara dapat diselesaikan melalui jalur lain (kekeluargaan, negosiasi, mediasi, perdata, ataupun hukum administrasi) hendaklah jalur tersebut terlebih dahulu dilalui -dro




Pemkab Inhil Gelar Upacara Deklarasi Gerakan Anti Narkoba

Bupati HM.Wardan menandatangani Naskah Deklarasi Anti Narkoba
Bupati HM.Wardan menandatangani Naskah Deklarasi Anti Narkoba

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar upacara Deklarasi Gerakan Anti Narkoba di lapangan Gajah Mada Tembilahan, Jum’at (8/1/2016).

Upacara pagi itu langsung dipimpin Bupati Inhil HM Wardan dan dihadiri Kabid BNN Provinsi Riau Pinondang Poltak Tobing, Unsur Forkopimda Kabupaten, Ketua Tim Penggerak PKK Hj Zulaikhah Wardan, pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat di Inhil.

Bupati HM.Wardan foto Bersama dengan Pengurus Granat Kabupaten Inhil
Bupati HM.Wardan foto Bersama dengan Pengurus Granat Kabupaten Inhil

Selain itu juga diikuti sejumlah personil TNI dan Polri, organisasi wanita, pemuda, LSM dan pelajar serta PNS di lingkungan Pemkab Inhil.

Waktu itu, Bupati menandai tanganan Naskah Deklarasi Gerakan Anti Narkoba dan menerima penyerahan dukungan deklarasi yang dibacakan oleh organisasi terkait.

“Hari ini kita dari semua komponen bersatu menyatakan deklarasi Gerakan Anti Narkoba yang menyatakan Indonesia dalam keadaan darurat Narkoba, kita akan melakukan gerakan anti Narkoba secara sinergis dalam rangka mewujudkan Indonesia yang bersih narkoba dan pemerintah akan mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk melaksanakan pola hidup sehat tanpa narkoba,” ungkap Wardan.

Menurutnya, menurunkan angka kasus narkoba tidak sebatas deklarasi saja namun harus ada tindak lanjut yang didukung penuh seluruh lapisan masyarakat. Disamping itu, kepada Camat dan Lurah/Kades hingga RT/RW harus bersinegi untuk memerangi Narkoba agar daerah betul-betul bisa tercipta lingkungan yang sehat tanpa narkoba. -Mirwan/adv-




Rida Indaryanti: Koperasi Pasif Terancam Dibubarkan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UMK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) R Rida Indaryanti mengingatkan kembali bagi koperasi pasif di Inhil terancam dibubarkan pada tahun 2016.

“Saya hanya mengingatkan, kalau tidak disegerakan diaktifkan kembali koperasi yang ada, maka secara terpaksa akan dibubarkan. Wacana ini sudah kita yakinkan pada tahun ini,” kata Rida kepada detikriau.org, Jum’at (8/1/2016).

Dari data yang ada, jumlah keseluruhan koperasi se-Inhil menurutnya sebanyak 499 koperasi, sedangkan yang aktif hanya 249 koperasi. Artinya, ada 250 koperasi yang pasif di Negeri Sri Gemilang ini.

Ia menjelaskan, sebagian dari koperasi pasif tersebut beralasan ingin menjadi koperasi yang berdiri sendiri.

“Kita sengaja tidak rekomendasikan mereka untuk berdiri sendiri karena ada ketentuan tertentu yang harus dipenuhi. Yang ada mau kita bubarkan kecuali diaktifkan kembali, kepada pengurus koperasi dimohon aktifka lagi seperti biasa,” tandasnya. –Mirwan-




Pejabat Baru diminta Lebih Mampu Tingkatkan Kinerja

Tembilahan, detikriau.org – Seluruh pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) yang baru dilantik diminta untuk meningkatkan kinerjanya guna mendukung dan mensukseskan berbagai program dan kegiatan pembangunan daerah.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam terkait dengan telah dilantiknya 5 pejabat eselon, yakni Sekda dan 4 kadis di lingkungan Pemkab Inhil, yang digelar di Gedung Daerah Engku Kelana Tembilahan, baru-baru ini.

Menurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, selain segera menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru, para pejabat eselon yang baru dilantik juga harus melihat capaian-capaian apa saja yang telah berhasil diraih dan yang belum terealisasi oleh pejabat sebelumnya.

“Kepada para pejabat yang baru dilantik ini, sebaiknya juga melakukan evaluasi terhadap kinerja sebelumnya,” kata Dani, kemarin

Dengan begitu, kata Dani lagi, ke depan mereka akan lebih maksimal lagi dalam melaksanakan program dan kegiatan yang telah dibahas bersama antara DPRD dan Pemkab Inhil.

“Mereka inikan dilantik setelah program dan kegiatan tahun 2016 selesai kita bahas, jadi perlu penyesuaian kembali agar program yang telah kita bahas sebelumnya dapat dipahami serta terealisasi dengan baik dan maksimal,” imbuhnya. -adi-




Asisten III Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Tembilahan Hulu

Asisten III Setda Inhil di dampingi Sekcam TBH Hulu dan Penceramah menghadiri Peringatan Maulid Nabi 1437 H
Asisten III Setda Inhil di dampingi Sekcam TBH Hulu dan Penceramah menghadiri Peringatan Maulid Nabi 1437 H

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten III Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Afrizal menghadiri peringatan maulid nabi Muhammad Saw tahun 1437 H di Bangsal milik H Darsani parit 9 Tembilahan Hulu, Rabu (6/1/2016) malam.

Selain Asisten, kegiatan itu juga dihadiri perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Inhil serta dipadati ribuan masyarakat dan pemuda Tembilahan.

Mewakili Bupati, Asisten III menyambut baik terhadap kegiatan tersebut sebagai wahana untuk meningkatkan tali silaturahim antara Pemkab Inhil dengan masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Tembilahan Hulu ini.

“Saya mengharapkan hubungan yang telah terjalin baik selama ini  dapat  terus kita pertahankan dan tingkatkan. Saya bersyukur, pada hari ini kita dapat berkumpul bersama di sini,” kata Afrizal.

Dengan demikian, ia mengharapkan kegiatan itu dijadikan sebagai momentum untuk merenungkan kembali nilai-nilai kehidupan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yakni meneladani sikap, prilaku dan budi pekerti yang penuh keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dan terpenting lagi katanya, perlu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Semoga kita senantiasa dijauhkan dari segala aral rintangan dan bencana, sekaligus dilapangkan dan dimudahkan dalam berbagai urusan Pemerintahan dan pembangunan untuk menuju masyarakat Kabupaten Inhil yang sejahtera, aman, dan tentram di masa datang,” katanya lagi.

Untuk diketahui, penyelenggara peringatan maulid nabi malam itu menghadirkan Penceramah  KH Ihya Ulumuddin alias Joko Tingkir dari Jakarta. -mirwan/adv-




Salah Sasaran, ABK Speedboad Tewas Bersimbah Darah

KATEMAN (detikriau.org) – M Yusuf (40), ABK Speedboat Karya Budi ditemukan bersimbah darah di dalam Cafe Rajawali kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (7/1/2016) dini hari.

Peristiwa naas ini tidak dilihat seorang saksipun. Meski begitu, kepolisian berhasil menyidik keberadaan pelaku yakni berinisial AS (21) seorang karyawan warga Kateman, ia diamankan petugas ketika sedang berada di kediamannya. Saat ini pelaku telah dibawa ke Mapolres Inhil untuk dilakukan penyelidikan lebib lanjut.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, M Yusuf adalah korban salah sasaran karena mirip dengan salah seorang pria yang didendamnya,” terang Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman.

Kronologis peristiwa, dijelaskan Warno, berawal ketika salah seorang saksi, Metha sedang duduk di dalam Cafe sekira pukul 00.30 WIB. Saat itu, korban dan saksi telah ada janji untuk bertemu dikamar cafe, dimana kamar tersebut adalah kamar kos Metha itu sendiri.

Saat bertemu, korban menyuruh si saksi masuk duluan ke dalam kamar. Tak berselang lama setelah berada di kamar, saksi mendengar suara gaduh di luar. Merasa penasaran, ia pun keluar dan saat itulah ia menyaksikan korban sudah bersimbah darah.

“Saksi ini langsung berteriak. Korban kemudian dilarikan untuk mendapat pertolongan tim medis RSUD Raja Musa Sungai Guntung. Ditubuh korban ditemukan 4 buah luka diduga terkena benda tajam yakni 1 luka tusukan pada bagian perut, 2 luka sayat bagian leher dan 1 luka sayat pada bagian mata,” paparnya.

Karena luka yang cukup parah, Korban rencananya akan dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan. Namun didalam perjalanan menuju Tembilahan korban menghembuskan nafas terakhir.

“Jasad kemudian dibawa kembali ke RSUD Raja Musa Sungai Guntung.” Pungkas Paur Humas. – Mirwan-