Datang ke Posko Pemenangan, Pak De Parto Disambut Hangat Masyarakat Setempat

ARB INdonesia, DUMAI – H Suoeparti Wigono atau yang akrab disapa Pak De Parto tiba di salah satu posko pemenangan Ferdiansyah-Parto yang berlokasi di rumah salah satu warga. Suasana terlihat sangat antusias saat masyarakat berkumpul untuk menyambut dan bersilaturahmi dengan calon pemimpin mereka.

Dalam pertemuan tersebut, Ida perwakilan dari ibu-ibu yang hadir menyampaikan harapan mereka terhadap kepemimpinan ke depan.

“Kami berharap agar Pak De Parto dan Ferdiansyah bisa meringankan beban para orang tua, khususnya terkait biaya pendidikan. Kalau bisa, pendidikan digratiskan karena sekarang ini semuanya terasa sangat mencekik,” ungkapnya.

Selain itu, Ida juga menambahkan, pentingnya perhatian pemerintah dalam sektor pendidikan, yang mana pada saat ini menjadi beban tersendiri bagi orang tua .

“Anak-anak kami adalah masa depan, dan kami ingin mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terbebani oleh biaya yang tinggi. Semoga nanti Pak De Parto dan Ferdiansyah bisa mewujudkan harapan ini,” tambahnya.

Di sisi lain, salah seorang perwakilan dari bapak – bapak yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan keluhannya terkait infrastruktur di lingkungan mereka.

“Sudah bertahun-tahun parit di sekitar sini tidak pernah diperbaiki. Setiap kali pasang, kami selalu kebanjiran, bahkan kuburan pun selalu tergenang air. Jika ada yang meninggal, kuburan sering kali dalam kondisi berair,” keluhnya.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Pak De Parto terlihat serius mendengarkan serta mengamati Keluhan dan aspirasi warga yang hadir.

“Kami sangat mengerti apa yang dirasakan oleh masyarakat, jika nanti kami terpilih, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah-masalah seperti pendidikan dan infrastruktur yang selama ini kurang mendapat perhatian,” ujar Pak De Parto.

Pak De Parto juga menambahkan bahwa kepemimpinan mereka nanti adalah kepemimpinan yang siap melayani masyarakat.

“Kami hadir untuk mendengar dan melayani. Setiap masukan dari bapak ibu sekalian akan menjadi prioritas kami ke depan. Kami akan berusaha membawa perubahan nyata bagi Dumai,” ucapnya penuh semangat. *




Kadiskes Inhil Rahmi Ingatkan Pentingnya Pemberian Tablet Tambah Darah Bagi Ibu Hamil

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) menekankan pentingnya pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil untuk mencegah anemia. Anemia pada ibu hamil merupakan kondisi yang cukup serius karena dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. 

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, sekitar 48.9% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia, yang berarti hampir setengah dari ibu hamil berisiko mengalami komplikasi kesehatan yang serius. Tablet tambah darah yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12, berperan penting dalam mendukung kesehatan ibu dan janin. 

Pemberian tablet tambah darah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi prevalensi stunting dan bayi prematur, yang sering terjadi akibat anemia pada ibu hamil. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian tablet tambah darah sebagai intervensi nutrisi penting untuk mengurangi risiko anemia selama kehamilan dan masa nifas. Studi WHO menunjukkan bahwa ibu hamil yang rutin mengonsumsi suplemen tablet tambah darah dapat mengurangi risiko anemia hingga 70 persen.

Oleh karena itu, Dinkes Inhil mengajak semua pihak, termasuk tenaga kesehatan di Puskesmas dan kader kesehatan di desa, untuk berpartisipasi aktif dalam program pemberian tablet tambah darah. 

Selain itu, Dinkes Inhil juga menyediakan pedoman dan panduan bagi tenaga kesehatan untuk melaksanakan program pemberian tablet tambah darah secara adekuat. Pedoman ini disusun agar tenaga kesehatan memiliki pengetahuan, sikap, dan kemampuan yang diperlukan dalam mencegah dan menanggulangi anemia pada ibu hamil. 

Dengan adanya pedoman ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan koordinasi yang baik dengan lintas program dan lintas sektor terkait, serta dapat memberikan panduan yang tepat kepada ibu hamil mengenai manfaat dan aturan minum tablet tambah darah.

Pentingnya pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil ini juga didukung oleh data dan penelitian yang menunjukkan bahwa kebutuhan zat besi pada ibu hamil meningkat sebesar 25% dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. 

Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan zat besi sangat sulit dipenuhi hanya dari makanan saja, sehingga suplemen tambahan seperti tablet tambah darah menjadi sangat penting. Dengan pemberian tablet tambah darah yang adekuat, diharapkan dapat mencegah terjadinya anemia gizi besi serta menjadi salah satu intervensi spesifik dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia.(adv)




Suparto Wiguno Minta Doa Restu Kepada Masyarakat Suku Batak Kota Dumai

ARB INdonesia, DUMAI – Pertemuan Warga Batak(Parsahutaon)di kecamatan Dumai Selatan bersama Suparto Wiguno ,yang bertempat di Gedung Serbaguna Karo Jln HM.Thamrin GG Sakura Dumai ,pada (11/09) .
Agenda pertemuan ini atas permintaan Masyarakat 6 Parsahutaon kepada Bacalon Walikota dan Wakil Walikota periode 2025-2030.

Ferdiansyah bersama Suparto Wiguno meminta doa restu atas suksesnya pendaftaran sebagai Bacalon Walikota dan Wakil Walikota beberapa Minggu yang lalu ,yang bertempat di gedung KPU jalan Perwira Kota Dumai.

BP Siregar Tokoh masyarakat Batak Dumai, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada pengurus 6 Parsahutaon dan seluruh anggota kumpulan atas terlaksananya pertemuan ini.
Pak De Parto ini adalah orang tua kita yang sudah resmi Sebagai Bacalon Wakil Walikota periode 2025-2030.

“Mari kita Doakan bersama sama agar pencalonan beliau untuk Daftar Calon Tetap(DCT)sukses tanpa ada rintangan,” tuturnya.

L Limbong yang didampingi pak Gultom dalam sambutan nya,juga mengucapkan terima kasih atas pertemuan silaturahmi ini dan kami doakan ,semoga nantinya dalam penetapan Calon(DCT) sukses tanpa ada rintangan kepada Bapak Suparto Wiguno ucap nya.

Suparto Wiguno(pak de Parto)dalam sambutan nya,meminta Doa restu atas suksesnya pencalonan kami sebagai Wali Kota dan Wakil Walikota Dumai periode 2025-2030 .

“Saya secara pribadi mengucapkan ribuan terima kasih atas pertemuan silaturahmi ini,”ungkap Pakde Parto. *




Pemdes Panglima Raja Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada Warga

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Panglima Raja kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan bantuan pangan kepada warga desa, Rabu (11/8/2024).

Adapun bantuan tersebut diberikan kepada 253 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berupa 5 pcs jaring lobster atau udang nenek per KPM dan diserahkan langsung oleh Kelapa Desa Panglima Raja, Haliar.

Kepala Desa Panglima Raja, Haliar menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh warga, terutama di tengah tantangan ekonomi yang sedang dihadapi.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memastikan mereka memiliki akses terhadap kebutuhan ketahanan pangan yang cukup,” ujarnya.

Dengan adanya bantuan ini, Pemdes Panglima Raja berharap dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat desa secara berkelanjutan. (Galeri Foto)




Dicurhati Warga Soal Pengangguran, Ini Jawaban Bacawako Ferdiansyah

ARB INdonesia, DUMAI – Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Dumai, Ferdiansyah SE, Selasa (10/09/2024) malam memenuhi undangan audiensi warga.

Malam itu, Ferdiansyah yang didampingi Ketua Koalisi Partai Pengusung Ferdiansyah – Soeparto, Edison, menerima keluhan warga soal anak-anak mereka yang masih banyak menganggur. Padahal anak-anak mereka tidak hanya ber KTP Dumai, bahkan lahir dan besar di Dumai.

“Perda Tenaga Kerja Lokal seperti tak ada gunanya pak. Anak-anak kami tetap saja menganggur. Kalah dengan orang-orang yang baru kemaren mendapatkan KTP Dumai,” kata Sunanto.

Sopian, mengungkapkan hal yang sama. Meski memiliki keterampilan yang dibutuhkan, masih kalah bersaing karena dengan warga dari luar Dumai.

“Bapak nanti bisa cek lah. Apakah memang sudah terpenuhi unsur tujuh puluh persen untuk anak-anak tempatan itu,” kata Sopian.

Sementara emak-emak yang diwakili Herlina mengeluhkan soal pendidikan gratis yang masih terasa mahal. Terutama saat tahun ajaran baru yang harus memenuhi seragam sekolah yang dirasakan cukup banyak dan mahal. Begitu juga dengan buku penunjang.

Menjawab keluhan warga ini, Ferdiansyah mengatakan bahwa Ia dan pak De Parto sudah menyiapkan sejumlah program aksi jika mereka terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai periode 2025 – 2030.

Jika terpilih nanti, Lanjut Ferdi, Ia akan merevisi Perda Naker Lokal agar benar-benar berpihak kepada anak-anak tempatan.

“Di komposisi 70 persen itu akan kami pertegas. Prioritas kepada anak tempat yang lahir dan besar di Dumai. Tidak hanya ber KTP saja, juga akta lahirnya di Dumai. Atau setidaknya ada rentang waktu cukup lama bertempat tinggal di Dumai,” kata pria kelahiran Dumai, 19 Maret 1974 ini.

Ia juga akan mendirikan politeknik dengan keahlian yang dibutuhkan pasar kerja dan mengintensifkan pelatihan keterampilan bagi anak-anak Dumai yang baru tamat sekolah.

“Soal seragam dan buku, Kami akan menggratiskan seragam sekolah mulai SD hingga SMP. Begitu juga buku-buku LKS. Anggaran yang cukup besar yang dimiliki Dumai harus digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ferdi.

Audiensi ini dihadiri ratusan warga. Mayoritas emak-emak. Sebelumnya, Bacalon Wakil Wali Kota H. Soeprato juga melakukan audiensi dengan ratusan warga di lokasi sebelahnya.

Sejumlah warga mengungkapkan tekad mereka untuk memenangkan pasangan Ferdiansyah dan H. Soeparto di tempat mereka di Atas 65 persen. Karena mereka sudah sangat mengenal pasangan ini.

“Pasangan ini tidak asing lagi bagi kami. Sangat terkenal dengan jiwa sosial dan kedermawanannya. Kami dengan sukarela siap untuk memberikan suara dan memenangkan,” ujar Sopian. (*)




Dinas Penanaman Modal dan PTSP Inhil Terima Kunjungan Ombudsman RI

ARB Indonesia, INDRAGIRI HILIR – Ombudsman RI Provinsi Riau mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Indragiri Hilir. Kunjungan ini dipimpin oleh Dasuki, Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, bersama M. Chairil Umam dan Zsa Zsa Bangun Pratama. (10/09/25).

Penilaian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik berdasarkan beberapa dimensi: Input, Proses, Output, dan Pengaduan. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi dan mencegah tindakan maladministrasi serta mendorong perbaikan kualitas layanan.

Tim Ombudsman melakukan evaluasi menyeluruh melalui observasi langsung, wawancara dengan petugas, dan verifikasi dokumen standar pelayanan. Hasil penilaian diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Haryono, S.Hut.T, M.Si, menyambut baik kunjungan ini. Ia menyatakan, “Kami sangat senang dilakukan penilaian seperti ini dan berharap pelayanan publik kami semakin baik.”

Melalui penilaian ini, diharapkan Dinas Penanaman Modal dan PTSP dapat meningkatkan kualitas pelayanan demi kepuasan masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir. (Galery).