Jadi Kanker di Pemerintahan, Jokowi Harus Segera Ganti Jusuf Kalla

 

uchok-sky-khadafi_20160110_202852JAKARTA – Direktur Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menuding biang masalah kabinet Jokowi justru ada pada wakilnya, yakni Jusuf Kalla (JK).

Karena itu, kata Uchok, kalau ada instrumen yang melegalkan, lebih baik Jokowi mereshuffle JK sebelum membersihkan yang lainnya di Kabinet.

“Kalau bisa Jusuf Kalla itu yang perlu direshuffle, bukan karena uzur, karena memang dia tidak paham Nawa Cita. Kalau tidak direshuffle dia bisa menjadi kanker di dalam kabinet itu sendiri,” kata Uchok dalam diskusi bertajuk ‘Gaduh Reshuffle, Siapa Menteri Tergusur?’ di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).

Tetapi, bila tidak ada regulasi yang melegalkan itu, lebih baik kata Uchok, Jokowi membatasi ruang gerak JK dalam urusan politik.

Sebagaimana yang dilakukan Presiden SBY saat menjabat presiden, contoh Uchok.

“‎Menteri Rini, Menteri ESDM, Bappenas ini kan orangnya JK semua, kalau mau digusur harus mencontoh politiknya SBY. Jadi JK dibatasi geraknya dalam politik. ‘Sudah kamu jangan main politik, urusan bisnis saja’. Tapi Jokowi juga harus memiliki tim kuat untuk urusan politik,” kata  Uchok.

Selain Menteri BUMN dan Menteri ESDM, kata Uchok, menteri seharusnya diganti dalam reshufle kabinet jilid II adalah Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan dan Kepala BIN, Sutiyoso, lantaran umurnya.

“JK, Luhut, Sutiyoso itu ABG tua. secara psikologis kan pengen eksis,” kata Uchok.

Karena itu, tegas Uchok, para ‘orang tua’ itu layak di copot oleh presiden Jokowi dari posisinya.

“Kalau tidak direshuffle sebagai kanker dalam kabinet Jokowi,” tegas Uchok./ tribunnews.com

 




DPRD Inhil Kembali Ingatkan Pemerintah Prioritaskan Benahi Perkebunan Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Inhil, Amd Junaidi
Ketua Komisi II DPRD Inhil, Amd Junaidi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait diminta untuk tetap memprioritaskan dan fokus dalam membenahi kondisi perkebunan masyarakat.

Langkah tersebut harus dilakukan, karena mengingat sebagian besar masyarakat di Negeri Seribu Parit ini masih bergantung pada hasil perkebunan, khususnya perkebunan kelapa untuk membiayai dan menutupi kebutuhan hidup sehari-harinya.

Menurut Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Amd Junaidi, saat ini kondisi sejumlah perkebunan milik masyarakat sudah sangat memprihatinkan.

Dimana, kerusakan lahan perkebunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti intrusi air laut, serangan hama dan lain sebagainya.

“Ini tentunya harus segera dicari solusi dan jalan keluarnya, supaya masyarakat kita tidak bertambah susah terutama dari segi ekonominya,” kata Junaidi saat berbincang dengan awak media di Gedung DPRD Inhil, beberapa waktu lalu.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh Pemkab Inhil untuk mengatasi persoalan itu, lanjut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini, adalah dengan membangun trio tata air di kawasan lahan perkebunan yang rusak tersebut.

“Dengan begitu, lahan perkebunan yang ada tidak akan lagi dimasuki air laut laut atau sungai, sehingga masyarakat bisa kembali membenahi perkebunannya,” terang Junaidi seraya menambahkan bahwa hal lain yang juga tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan harga jual hasil perkebunan. -adi-




Peringati Maulid Nabi, Bupati Inhil Hadirkan Penceramah Seorang Habib Dari Kalsel

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) memperingati maulid Nabi Muhammad Saw 1437 H di kediamannya, Sabtu (9/1/2016) sore kemarin.

Kegiatan tersebut tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil serta dipadati ratusan masyarakat kota Tembilahan. Waktu itu, Bupati Inhil menghadirkan penceramah agama dari Majlis Taklim Shalawatiah Amuntai Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Abdillah Bin Habib Abu Bakar Al-Habsy.

Menurut Bupati, kegiatan tersebut diselaraskan sebagai ajang silaturrahmi antara pimpinan daerah dengan jajarannya hingga masyarakat umum. Dengan begitu, maka tali persaudaraan sesama warga Inhil bisa lebih erat lagi.

“Ini tentunya cerminanan dari kehidupan Rasulullah sebagai seorang pemimpin yang selalu benar, sesuai antara ucapan dengan perbuatan kemudian selalu memegang teguh terhadap amanah,” kata Wardan.

Kepada masyarakat Inhil, Bupati yang dikenal agamis ini berharap untuk melaksanakan peringatan maulid nabi, baik melalui Mesjid, mushala, lembaga pendidikan Islam maupun Majelis Ta’lim.

Dan jangan lupa katanya, peringatan tersebut dijadikan sebagai salah satu langkah menyatukan persefsi demi kemajuan daerah Kabupaten Seribu Parit ini. “Minimal membantu menyukseskan program-program Pemkab Inhil,” tandasnya. –mirwan/adv-




Sempena Maulid Nabi, Kelurahan Seteba Adakan Perlombaan Merangkai Bunga Telur

Ketua TP.PKK Kecamatan Tembilahan Hj.Sri Bintang Syatir menyerahkan bingkisan kpd pemenang didampingi Camat Tembilahan
Ketua TP.PKK Kecamatan Tembilahan Hj.Sri Bintang Syatir menyerahkan bingkisan kpd pemenang didampingi Camat Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Tim Penggerak PKK Kelurahan Seberang Tembilahan Barat (Seteba) melaksanakan lomba merangkai bunga telur. Lomba yang diikuti oleh seluruh  ibu-ibu Warga RT 01 dan RT 02 yang berlangsung di Masjid Darussalam Jl H.Sanusi Kuala Muda Kecil ini dilaksanakan bersempena dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriah, Sabtu, 9 Januari 2016.

Menurut Tokoh masyarakat Kelurahan  Seteba H. Marlong, kegiatan membawa rangkaian bunga pada peringatan Maulid Nabi Muhammad telah berlangsung puluhan tahun yang lalu, hanya saja tidak di perlombakan. dulunya hanya dibagi -bagikan kepada warga  dan undangan  yang hadir pada acara tersebut.

“Bahan rangkaian bunga biasanya berasal dari bahan alami seperti pohon pinang, kelapa, nipah. Namun sebahagian juga ada berbahan plastik.” Terangnuya

Para pemenang Loma foto bersama Camat Tembilahan
Para pemenang Loma foto bersama Camat Tembilahan

Sementara itu, Ketua TP. PKK Kelurahan Seteba, Mariana Marba’i menyatakan sambutan baik dengan terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa akan terus dilaksakan dan ditingkatkan kreatifitasnya ditahun-tahun mendatang.

Sementara itu Ketua TP.PKK Kecamatan Tembilahan Hj.Sri Bintang Syatir yang juga hadir selaku juri pada lomba tersebut menilai kegiatan tersebut sangatlah positif yang mana kegiatan tersebut  bisa menimbulkan  daya  kreatifitas bagi ibu-ibu warga daerah  tersebut.

“apabila ada yang memang sudah layak untuk di tampilkan pada moment-moment  tertentu  akan di tampilkan seperti pada Bazar MTQ dan pada pameran  lainnya,dan tentunya pada akhirnya akan meningkatkan ekonomi daerah tersebut.” Ujarnya

Adapaun juara pada lomba merangakai bunga telur tersebut keluar sebagai juaara pertama Kalsum, Juara kedua Fitria, juara ke Tiga Tendri dan Juara ke empat Hj.Banon.

Kepada masing-masing juara diberi bingkisan yang langsung diserahkan oleh Camat Tembilahan, H Syatir Hasan dan Ketua TP.PKK Kecamatan Tembilahan. -way




Pusing Saat Berdiri? Waspadai Gangguan Kesehatan Tubuh Berikut

Detikriau.org – Banyak orang yang mengeluhkan kondisi dimana sesaat setelah mereka duduk atau berbaring dalam jangka waktu yang lama lalu kemudian berdiri, kepala tiba-tiba terasa pusing dan bahkan beberapa orang berkata jika mereka tiba-tiba kehilangan pandangan dan akhirnya terjatuh lagi.

Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah benar kondisi ini berkaitan erat dengan kondisi tekanan darah dalam tubuh. Berikut adalah beberapa penjelasan mengapa kita bisa merasa pusing setelah duduk.

 

Macam-macam Penyebab dan Tandanya Bagi Kesehatan Tubuh

Kondisi pusing saat berdiri ternyata memang benar disebabkan oleh kondisi tekanan darah sekaligus juga kesehatan jantung. Jantung berada pada posisi tengah-tengah dari tubuh sehingga jika jantung ingin memompa darah ke area yang lebih tinggi layaknya di area tekanan, maka tekanan darah yang dialirkan ke kepala pun cenderung lebih tinggi.

Jika di dalam perjalanan aliran darah ke kepala terjadi hambatan pada pembuluh darah, maka kepala pun beresiko mengalami pusing. Selain itu, kondisi dimana tekanan darah mengalami penurunan tiba-tiba setelah kita duduk juga bisa menjadi penyebabnya. Kondisi ini disebut sebagai hipotensi ortostatik dimana terjadi gangguan saat tubuh mencoba menetralkan tekanan darah. Gangguan ini sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti sebagai berikut.

Jantung bisa jadi mengalami gangguan sehingga tekanan darah ke kepala menjadi sangat rendah. Gagal jantung atau kondisi katup jantung yang bermasalah bisa menjadi penyebab masalah ini.

Selain itu, jika tubuh mengalami dehidrasi layaknya jika baru saja melakukan olahraga berat atau terkena diare, maka tubuh mengalami kehilangan cairan dan natrium yang menyebabkan pusing dan tubuh yang menjadi lemah.

Demikian juga jika sistem saraf mengalami gangguan, maka organ jantung juga bisa mengalami gangguan dalam mengalirkan darah ke kepala sehingga aliran darah ke atas pun menjadi terganggu dan menyebabkan pusing.

Gangguan terakhir adalah masalah diabetes yang bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat dan membuat tubuh mengalami dehidrasi akut yang tentu saja membuat kepala menjadi mudah pusing saat berdiri. DokterSehat.Com




Gerah Lingkungan, Mahasiswa UNISI Serbu Pecandu Lem Kambing

Gambar; kompasiana.com
Gambar; kompasiana.com

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Badan Eksikutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Indragiri (Unisi) menyerbu para pecandu lem kambing.

“Kita menghampiri para penghisap lem itu untuk dilakukan pendataan secara akurat dan bakal disampaikan kepada instansi terkait agar ditindak lanjuti,” ungkap Presiden Mahasiswa Unisi, Ahmad Ryan Rahmadi kepada detikriau.org, Minggu (10/1/2016).

Saat ini, BEM Unisi menurutnya sedang menyusun strategi. Bahkan, secara diam-diam sejumlah mahasiswa tersebut telah merayap di berbagai titik yang kerap dijadikan tempat anak-anak beraksi.

Menurutnya, rencana itu sebagai bentuk rasa kegerahan mereka terhadap lingkungan ibu kota Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Dimana, saat ini para penghisap lem dinilai sudah semakin marak, mulai usia dewasa, remaja dan terlebih para anak dibawah umur.

“Namun kita lebih memfokuskan kepada anak-anak dibawah umur, karena mereka kami anggap sebagai korban lingkungan yang harus diselamatkan, kami sangat berharap instansi terkait bisa menindak-lanjuti nantinya,” tandasnya. –mirwan-