Inilah Waktu Mustajab Berdoa pada Hari Jumat

A Nepalese Muslim boy offers prayer during Eid al-Fitr celebrations at a mosque in Kathmandu July 29, 2014. The Eid al-Fitr festival marks the end of the Islamic holy fasting month of Ramadan. REUTERS/Navesh Chitrakar (NEPAL - Tags: RELIGION SOCIETY) - RTR40GK0
A Nepalese Muslim boy offers prayer during Eid al-Fitr celebrations at a mosque in Kathmandu July 29, 2014. The Eid al-Fitr festival marks the end of the Islamic holy fasting month of Ramadan. REUTERS/Navesh Chitrakar (NEPAL – Tags: RELIGION SOCIETY) – RTR40GK0

Jumat menjadi hari yang spesial bagi umat Islam. Hari ini memiliki keistimewaan dibanding dengan enam hari lainnya dalam satu minggu. Bahkan Rasulullah SAW menyebut bahwa hari Jumat merupakan hari terbaiknya umat Islam.

Pada hari Jumat, Allah SWT menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam, pada hari itu pula Nabi Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan ke bumi. Selain itu, dikabarkan pula bahwa hari kiamat akan terjadi pada hari Jumat.

Tidak hanya itu, ternyata saat hari Jumat terdapat waktu yang mustajab untuk berdoa. Jika manusia berdoa pada waktu tersebut, maka Allah SWT akan mengabulkannya selama tidak meminta yang haram. Lantas, kapan waktu mustajab tersebut? Berikut ringkasanya.

Keutamaan tentang hari Jumat disebutkan dalam banyak hadist. Riwayat Muslim berikut ini juga menjelaskan hal yang sama. Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan hari Jumat dan menunjukan bahwa ada waktu yang mustajab bagi umat untuk berdoa pada rentang waktu tersebut.

“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya. (HR. Muslim)

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radliyallah ‘Anhu, dia bercerita: “Abu Qasim (Rasululah) Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang artinya:

“Sesungguhnya pada hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim berdiri berdoa memohon kebaikan kepada Allah bertepatan pada saat itu, melainkan Dia akan mengabulkannya.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya, yang kami pahami, untuk menunjukkan masanya yang tidak lama (sangat singkat).” (Muttafaq ‘Alaih).

Lantas kapankah waktu tersebut? Ulama berbeda pendapat tentang waktu tersebut. Ada dua pendapat yang dikemukakan terkait kapan waktu pada hari Jumat yang mustajab untuk memanjatkan doa. Waktu pertama adalah saat Imam berada di atas mimbar hingga berakhirnya salat Jumat.

Sedangkan pendapat kedua, waktu mustajab tersebut terjadi pada akhir waktu Jumat, yakni setelah shalat Ahsar hingga masuk waktu Magrib. Pendapat ini diungkapkan oleh Abdullah bin Salam, Abu Hurairah, Imam Ahmad, dan beberapa ulama selain mereka.

Hadist yang menunjukan kesimpulan bahwa  waktu mustajab tersebut pada akhir waktu setelah ‘Ashar cukup banyak. Di antaranya hadits Jabir bin Abdillah Radliyallah ‘Anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda:

“Hari Jum’at terdiri dari 12 waktu, di dalamnya terdapat satu waktu yang tidaklah seorang muslim pada saat itu memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah saat tersebut pada akhir waktu setelah ‘Ashar.” (HR. an Nasai dan Abu Dawud. Disahihkan oleh Ibnul Hajar dalam al Fath dan dishahihkan juga oleh al Albani dalam Shahih an Nasai dan Shahih Abu Dawud)

Hadits Abdullah bin Salam, dia bercerita: “Aku berkata, ‘sesungguhnya kami mendapatkan di dalam Kitabullah bahwa pada hari Jum’at terdapat satu saat yang tidaklah seorang hamba mukmin bertepatan dengannya lalu berdoa memohon sesuatu kepada Allah, melainkan akan dipenuhi permintaannya.’ Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengisyaratkan dengan tangannya bahwa itu hanya sebagian saat. Kemudian Abdullah bin Salam bertanya; ‘kapan saat itu berlangsung?’ beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab, “saat itu berlangsung pada akhir waktu siang.” Setelah itu  Abdullah bertanya lagi, ‘bukankah saat itu bukan waktu shalat?’ beliau menjawab,

“Benar, sesungguhnya seorang hamba mukmin jika mengerjakan shalat kemudian duduk, tidak menahannya kecuali shalat, melainkan dia berada di dalam shalat.” (HR. Ibnu Majah. Syaikh al Albani menilainya hasan shahih).

Ada lagi hadist yang menguatkan bahwa waktu tersebut adalah ‘Ashar sampai tenggelamnya matahari. Hadits Anas bin Malik, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Carilah saat yang sangat diharapkan pada hari Jum’at, yaitu setelah ‘Ashar sampai tenggelamnya matahari.” (HR. at Tirmidzi; dinilai Hasan oleh al Albani di dalam Shahih at Tirmidzi dan Shahihh at Targhib).

Dalam hadist riwayat lain disebutkan bahwa ada beberapa orang sahabat Nabi yang berkumpul dan menyebut satu saat pada hari Jumat. Mereka kemudian berpisah dan tanpa berbeda pendapat bahwa waktu tersebut adalah pada akhir waktu dari hari Jum’at.” (Fath al-Baari :II/421 dan Zaad al-Ma’ad oleh Ibnul Qayim I:391).

Sudah sepantasnya sebagai Muslim kita memberi perhatian lebih kepada hari yang begitu mulia ini.   Terlebih dengan keutamaan adanya waktu mustajab untuk berdoa tersebut. Baik itu setelah duduknya imam di atas mimbar, maupun saat setelah shalat ‘Ashar.  Allah maha mengetahui yang benar.

sumber; infoyunik




Pompong Bermuatan 6 Ton Sembako Tenggelam Diterjang Ombak, 1 Orang Tewas

KATEMAN (detikriau.org) – Perahu Motor Kintan GT 3 bermuatan 6 ton tenggelam akibat diterjang gelombak di perairan Tanjung Jungkir Sungai Guntung Kelurahan Bandar Sri Gemilang Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (25/2/2016) sekitar pukul 10.00 WIB.

Perahu Motor kecil yang lajim disebut Pompong oleh warga Inhil itu berisikan 2 orang penumpang, Fikri (47) warga jalan Gerilya Gang Sepakat Jaya Tembilahan dan Marzuki alias Kutat (36) warga parit 5 Kelurahan Bandar Sri Gemilang Kecamatan Kateman

“Nyawa Fikri tidak tertolong lagi karena kehabisan pernafasan ketika mengapung di perairan,” kata PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman.

Dijelaskan, awal kejadian bermula ketika pompong bermuatan sembako tersebut sedang dalam perjalanan dari pulau Batam menuju Sungai Guntung. Setibanya di TKP, pompong dihantam gelombang dan mengakibatkan mesin tidak stabil.

Saat itu lanjut Warno, Kutat sempat menghubungi keluarganya di Moro Provinsi Kepri untuk meminta pertolongan. Mendapat kabar, keluarga korban segera ke laut dengan menggunakan Speedboat, namun speedboat yang digunakannya juga mengalami gangguan.

Merasa tak mampu memberikan pertolongan, keluarga korban segera menghubungi rekannya yang sedang melaut untuk memberikan bantuan ke sekitaran TKP.

Sekitar pukul 11.00 WIB Kutat berhasil diselamatkan. Namun tak lama berselang, rekan korban Fikri ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi mengapung.

“Korban ditemukan, namun pompong sampai saat ini belum ditemukan. Kerugian materil hingga saat ini belum dapat ditaksir,” tutupnya. Mirwan




Australia Peringatkan Ancaman Teror di Indonesia, Menhan: Kita Harus Hati-hati

JAKARTA – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara mengenai imbauan pembatasan perjalanan atau travel advisory yang dikeluarkan pemerintah Australia terhadap Indonesia.

Menurut Ryamizard, travel advisory itu merupakan hal yang wajar.

“Ya kita harus hati-hati juga, enggak ada salahnya,” kata Ryamizard di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Ryamizard tidak merasa tersindir dengan keluarnya peringatan dari Australia itu. Ia menilai hal tersebut dari sisi positif.

“Kita harus baik, ya kalau kejadian benar sudah dikasih tahu,” katanya.

‎Diketahui, setelah Malaysia, kali ini Indonesia menjadi sasaran travel advisory Australia yang memperingatkan akan kemungkinan serangan teror.

Peringatan tersebut ditujukan pada wisatawan Australia yang bertandang ke Indonesia, yang diminta agar terus berwaspada.

“Indikasi terbaru menunjukkan bahwa para teroris mungkin sedang dalam tahap lanjut mempersiapkan serangan-serangan di Indonesia,” demikian isi travel advisory Australia, dikutip Reuters.

Peringatan itu diunggah oleh Departemen Hubungan dan Perdagangan Luar Negeri (DFAT) Australia di situs resmi pemerintah Australia, melalui tautan http://smartraveller.gov.au/countries/indonesia#.

“Pemerintah menyarankan Anda untuk tetap waspada jika sedang berada di Indonesia, terutama di Jakarta, Bali, dan Lombok,” tambah pernyataan itu lagi.

Ditekankan pula bahwa tingkat ancaman teror itu cukup tinggi, terlebih di tiga destinasi wisata Indonesia tersebut.

Menurut peringatan tersebut, wisatawan harus waspada ketika berada di tempat-tempat yang rawan menjadi target teroris.

“Seperti klub malam, bar, kafe, restoran, hotel internasional, bandara, dan tempat-tempat ibadah,” tulisnya.

Peringatan berbeda diberlakukan untuk beberapa wilayah Indonesia bagian timur, yakni Sulawesi Tengah dan Papua.

Tingkat peringatannya pun tergolong tinggi, di mana wisatawan diimbau untuk mempertimbangkan kembali kepentingan perjalanannya ke daerah-daerah itu.

“Sejak Juli 2009, banyak serangan kekerasan yang terjadi di sekitar area pertambangan Freeport di Papua, yang sampai menelan nyawa seorang warga Australia,” tambah pernyataan itu lagi.

Wisatawan yang ingin berkelana ke Sulawesi Tengah dan Papua diminta untuk melakukan research terlebih dahulu dan selalu bersiaga akan ancaman keselamatan.

Sebelumnya, 21 Februari 2016 lalu, pemerintah Australia mengeluarkan peringatan serupa terkait kemungkinan serangan di Malaysia.

Daerah-daerah yang diduga menjadi target serangan adalah Kuala Lumpur dan Sabah, yang juga menjadi target peringatan Inggris, Selandia Baru, dan Kanada. ‎

sumber; tribunnews

 




Selama 2016, Pemerintah Telah Terbitkan Surat Utang Rp 135,9 Triliun

JAKARTA – Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Robert Pakpahan mengatakan hingga 18 Februari 2016, pemerintah telah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 135,9 triliun.

Angka tersebut mencapai 25 persen dari target penerbitan SBN gross tahun ini yang sebesar Rp 542 triliun.

Robert mengatakan, pemerintah menargetkan melakukan penerbitan awal (front loading) hingga 62 persen pada semester pertama.

“Jadi pemerintah telah menerbitkan Rp 135,9 triliun SBN sampai 18 Februari 2016, untuk mengamankan pembiayaan defisit APBN 2016. Ini sedikit agresif namun sesuai target agar bisa dieksekusi lebih cepat,” kata Robert dalam konferensi pers usai peluncuran Sukuk ritel (Sukri) seri SR-008 di Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Dalam APBN 2016, pemerintah menargetkan defisit pembiayaan sebesar 2,15 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB).

Robert mengatakan, target indikatif dari penerbitan Surat Utang dengan kupon 8,3 persen ini mencapai Rp 25 triliun.

Namun kata dia, bukan tidak mungkin pemerintah melakukan upsize hingga Rp 30 triliun, jika dibutuhkan.

“Menurut agen penjual, mereka bisa menjual sampai Rp 43 triliun. Tapi sementara kita tetapkan di Rp 25 triliun nanti bisa di upsize menjadi Rp 30 triliun,” kata dia.

Dalam peluncuran Sukuk Negara Ritel SR-008, Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, penerbitan Sukuk Negara Ritel SR-008 merupakan upaya diversifikasi instrument investasi.

Sebab, dengan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto yang sebesar 27 persen, kepemilikan asing di Surat Utang Negara mencapai 39 persen.

Sebagai pembanding, kepemilikan Asing Surat Utang Negara Jepang hanya 10 persen, meskipun rasio utang terhadap Produk Domestik Brutonya mencapai sebesar 200 persen.

sumber; kompas




5 Ranperda Disetujui Jadi Perda, Ini Rekomendasi Pansus II DPRD Untuk Pemkab Inhil

Ketua Pansus II DPRD Inhil, Herwanissitas menyampaikan  laporannya dalam Rapat Paripurna, di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (23/2/2016) malam
Ketua Pansus II DPRD Inhil, Herwanissitas menyampaikan laporannya dalam Rapat Paripurna, di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (23/2/2016) malam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Setelah melalui pembahasan secara komprehensif dan mendengar pendapat dari seluruh pihak terkait, sesuai dengan tahapan serta mekanisme ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka kelima Ranperda yang diusulkan oleh Pemkab Inhil dapat disetujui dan ditetapkan sebagai Perda tahun 2016.

Hal itu disampaikan Ketua Pansus II DPRD Inhil, Herwanissitas dalam laporannya saat Rapat Paripurna, di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (23/2/2016) malam.

Dikatakan pria yang akrab disapa Sitas ini, berdasarkan kesimpulan tersebut, Pansus II DPRD merekomendasikan untuk ditindaklanjuti oleh Pemkab Inhil, yaitu :

  1. Meminta kepada Bupati, segera melakukan perbaikan sebagaimana hasil pembulatan dan harmonisasi yang dilakukan pada tanggal 19 Februari 2016 yang difasilitasi oleh Biro hukum Provinsi Riau.
  2. Dengan ditetapkannya Raperda Retribusi Perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing harus menjamin tidak ada lagi kebocoran dan pungutan liar yang diikuti dengan data-data yg lebih valid, terintegrasi dan akuntable terhadap tenaga kerja asing yang berada diwilayah kabupaten.
  3. Kepada Saudara Bupati agar segera menyusun Peraturan Bupati sebagai tindak lanjut Peraturan Daerah tersebut agar bisa dengan segara dilaksanakan.
  4. Kepada Saudara Bupati agar sesegera mungkin melakukan sosialisasi secara merata kesemu lapisan dan kecamatan.
  5. Kepada Saudara untuk sesegera mungkin meminta ke Biro Hukum Provinsi Riau Nomor Register ke empat Ranperda diluar Raperda Retribusi.

 

Adapun 5 Ranperda yang disetujui saat itu, yakni :

  1. Rancangan Peraturan Daerah tentang Bisa Baca Tulis Al -Qur’an.
  2. Rancangan Peraturan Daerah tentang Retribusi Perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing.
  3. Rancangan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok.
  4. Rancangan Peraturan Daerah tentang Insisiasi Menyusui Dini dan Air Susu Ibu Ekslusif.
  5. Rancangan Peraturan Daerah tentang Desa dan Kelurahan Siaga Aktif. Adi



DTPHP Inhil Siapkan Pelaksanaan Panen Raya di Dua Kecamatan

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Inhil, RM Sudinoto
Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Inhil, RM Sudinoto

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Saat ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sedang mempersiapkan pelaksanaan panen raya di dua lokasi berbeda di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala DTPHP Inhil, Kuswari diwakili Sekretaris, Sudinoto saat berbincang dengan awak media di ruang kerjanya, Rabu (24/2/2016).

Dikatakan Sudinoto, panen raya yang dipusatkan di Blok E Kempas Jaya Kecamatan Kempas dan Seberang Pebenaan Kecamatan Keritang ini, rencananya akan dilaksanakan pada minggu pertama Bulan Maret mendatang.

“Pada panen raya nanti, dalam satu kelompok tani ada satu hamparan lahan yang luasnya mencapai 200 hektar,” tutur Sudinoto.

Dijelaskan mantan Camat Tembilahan Kota ini, padi yang dipanen tersebut merupakan hasil tanam yang dilakukan oleh kelompok tani pad awal Bulan Desember 2015 lalu.

“Kalau varitas yang digunakan, kebanyakan adalah padi herang,” terangnya.

Untuk diketahui, pada musim tanam tahun lalu, yakni sekitar Bulan April-September 2015, rata-rata hasil panen padi di atas 6 ton perhektar di wilayah tersebut.

“Kalau musim tanam tahun ini, diperkirakan hasilnya juga tidak jauh beda dari sebelumnya,” imbuhnya. Adi/Adv