Dianto: UMK Se-Inhil Bisa Ajukan Tambahan Modal di BRI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Usaha Mikro dan Kecil se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bisa menambah modal usaha di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Permodalan tersebut sudah disepakati antara pemerintah dengan pihak Bank.

Hal itu disampaikan Kepala Diskop UMKM Kabupaten Inhil, Dianto Mampanini kepada awak media di ruang kerjanya kemarin. Dijelaskan, dialokasikannya permodalan tersebut sudah disepakati oleh pusat yakni antara Kementerian Koperasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan serta BRI.

“Dari kesepakatan itu, maka BRI akan menerbitkan yang namanya IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil, red). Namun untuk mendapatkan izin tersebut harus mendaftar dahulu sebagai anggota di BRI,” kata Dianto.

Namun lanjutnya, untuk menjadi anggota tersebut terlebih dahulu mendapatkan izin dari Diskop UMKM ataupun dari camat setempat. “Tetapi dari camat harus menunggu Perbup yang baru saja saya usulkan ke Bagian Hukum Setdakab Inhil, setelah Perbup itu ditanda tangani oleh Bupati, maka izin cukup dengan camat saja,” tambahnya.

Menurut Dianto, upaya tersebut merupakan salah satu langkah untuk mempermudah UMK dalam mengembangkan usahanya, yang penting cukup persyaratan sesuai lampiran dari BRI. Bahkan ia telah melakukan komunikasi secara langsung dengan Direktur BRI cabang Tembilahan dan program penambahan permodalan usaha telah disepakati berjalan di Kabupaten Inhil. Mirwan/adv




Masih Dibawah UMR, Pemkab Inhil diminta Naikan Gaji Kades

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) untuk menaikan gaji yang diterima oleh Kepala Desa (Kades).

Usulan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat diwawancarai sejumlah awak media usai memimpin hearing bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, di ruang Banggar Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Yusuf, saat ini gaji yang diterima oleh para Kades baru berkisar Rp 2 juta, sedangkan Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Inhil yang telah ditetapkan di atas Rp 2 juta.

“Minimal gaji para Kades di angkat Rp 3 juta, sehingga penghasilan mereka perharinya sebesar Rp 100 ribu,” tutur Yusuf.

Dengan dinaikannya gaji para Kades oleh Pemkab Inhil nantinya, lanjut politisi Partai Golkar ini, diharapkan para kades dapat lebih meningkatkan dan memaksimalkan kinerjanya terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung dan mensukseskan pembangunan daerah.

“Kami harapkan usulan kenaikan gaji para Kades ini bisa secepatnya dilaksanakan. Paling tidak pada Bulan Maret ini Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Penghasilan Tetap sudah selesai,” imbuhnya. Adi/adv

 




Rida: BP3AKB Fasilitasi Bagi Remaja Pecandu Lem Kambing

Keterangan Foto: Kepala BP3AKB Inhil Rida Indaryanti saat meninjau secara langsung proses intograsi oleh Satpol PP.
Keterangan Foto: Kepala BP3AKB Inhil Rida Indaryanti saat meninjau secara langsung proses intograsi oleh Satpol PP.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyatakan akan memfasilitasi bagi para remaja pecandu lem kambing.

Fasilitas yang disediakan berupa proses perjalanan rehabilitasi oleh tim medis sebagai langkah penyembuhan dari candu serta penyakit efek kadar dalam lem tersebut.

“Setiap hasil razia Satpol PP, kita juga melakukan pendataan bahkan mendata lebih luas remaja mana yang sudah parah dan yang mana pecandu pemula,” Kata Kepala BP3AKB, Rida Indaryanti kepada detikriau.org, Jum’at (4/3/2016).

Menurutnya upaya tersebut merupakan tindak lanjut dan dinilainya cukup efektif dalam pembinaan sesuai tupoksi BP3AKB ataupun melalui P2TP2A. Sebab peran orang tua yang paling diutamakan pada perkembangan anak terutama dukungan terhadap upaya BP3AKB.

“Kita siap melakukan koordinasi terhadap Dinas terkait ataupun langsung ke pihak rumah sakit dan Puskesmas untuk pengobatan bagi remaja yang pecandu lem kambing sudah diatas rata-rata, yang penting dukungan semua pihak,” tandasnya./Mirwan

 

 




Pompong Milik Warga Mandah Hilang di Pelabuhan Depan Rumah

Foto Arsip Faisal Alwie/detikriau.org
Foto Arsip Faisal Alwie/detikriau.org

MANDAH (detikriau.org) – Satu unit motor pompong milik Panji Asmara (32) warga RT 006 RW 005 Kelurahan Khairiah Mandah raib dicuri di pelabuhan depan rumahnya, Kamis (3/3/2016) kemarin.

Menurut informasi dari kepolisian, pertama yang mengetahui hilangnya pompong tersebut adalah orang tuanya. Sebab sekitar pukul 05.00 WIB, orang tuanya sibuk membangunkan korban dari tidur untuk memberitahukan bahwa pompong sudah tidak ada lagi.

“Aksi pecurian terjadi ketika korban dan beberapa orang sekitarnya sedang tertidur lelap, saat itu kondisi pompong dalam keadaan ditambat di sungai Tabuan depan rumah korban,” sampaikan PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman, Jum’at (4/3/2016).

Sebelum melaporkan ke petugas Polsek Mandah lanjut Warno, korban bersama beberapa saksi sudah berupaya mencari keberadaan pompong namun tetap tidak ditemukan. Dimalam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB barulah korban membuat laporan dengan nomor: LP/02/III/2016/Riau/Res Inhil/Sek Mandah tanggal 03 Maret 2016 tentang tindak pidana pencurian.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 15 juta,” tutupnya./ Mirwan

 




Bupati Inhil Irup Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional di PT Pulau Sambu Guntung

KATEMAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menjadi Inspektur Upacara (Irup) hari keselamatan dan kesehatan kerja nasional di kawasan PT Pulau Sambu Sungai Guntung Kecamatan Kateman, Kamis (3/3/2016).

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga diseleralaskan dengan pernyataan dimulainya bulan keselamatan dan kesehatan kerja nasional kerja nasional tahun 2016 yang diikuti Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Wakapolres Inhil, perwakilan DPRD Inhil dan sejumlah peserta upacara.

“Seharusnya kegiatan ini dilaksanakan dibulan Januari, namun dikarenakan berbagai kesiapan belum dituntaskan maka tidak jadi persoalan. Dan saya pikir, kegiatan tahun ini lebih baik pada tahun yang lalu,” ungkap Wardan.

Dari kegiatan upacara dalam rangka keselamatan kerja tersebut, diharapkannya pelaksanaan kerja dapat memenuhi ketentuan peraturan yang sudah ada.

“Maka kegiatan seperti ini saya pikir amat penting sekali, diawali dengan kegiatan dalam rangka meningkatkan rasa kebersamaan, meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, disamping itu juga melaksanakan kegiatan peyuluhan sehingga ketentuan peraturan yang mengatur tentang keselamatan kerja kita harapkan betul-betul terlaksana  dengan baik,” tuturnya. Mirwan/adv




Razia Magrib Mengaji, Satpol PP Malah Dikejutkan 7 Remaja Lagi Asyik Ngelem

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar razia magrib mengaji di seputaran kota Tembilahan, Kamis (3/3/2016) sekitar pukul 18.30 WIB.

Pada razia tersebut, sejumlah petugas memergoki 7 remaja yang sedang asyik nyedot lem kambing di tempat yang berbeda. Padahal, razia terhadap remaja itu bukan disengaja namun hanya ditemukan secara kebetulan.

Setelah dilakukan intograsi, mayoritas remaja ini masih berstatus pelajar mulai pelajar SD hingga SMP, namun sebagian dari mereka juga ada yang putus sekolah.

“Pertama dijumpai dua remaja lagi ngelem di salah satu warnet, kemudian kembali ditemukan 1 kelompok, sebanyak 5 remaja di depan KUA jalan Veteran,” terang Kabid Penegak Perundang Undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Inhil, Mohd Rafi.

Disaat dijumpai, petugasnya langsung bertindak dengan cara diangkut sejumlah remaja itu ke kantor Satpol PP jalan Pendidikan Tembilahan. Setelah didata, selanjutnya dikembalikan ke orang tua masing-masing. Mirwan