Sekda Inhil Buka Perkemahan Berkarakter Tahun 2016 di Gaung

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin membuka secara resmi acara perkemahan berkarakter tahun 2016 di Bumi Perkemahan Selodang SMA Negeri 1 Gaung, Senin (7/3/2016).

Kegiatan tersebut dihadiri salah seorang anggota DPRD Malian Gazali sekaligus Ketua Karang Taruna Kabupaten Inhil, Kabag Kesra Setdakab Inhil H Arifin dan Kabid Dikmen Disdik Inhil serta sejumlah pejabat kecamatan.

Perkemahan tersebut akan berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 6 sampai 9 Maret yang diikuti para pelajar se-Kecamatan Gaung.

Sekda mengatakan, baik buruknya suatu negara, dapat dipengaruhi oleh kualitas generasi mudanya dalam membentuk bangsa dan negara yang kuat, maju serta bermartabat. Untuk itu diperlukan adanya upaya untuk mewujudkan serta berupaya dalam membentuk karakter generasi muda.

“Jadi, perkemahan berkarakter tahun 2016 ini merupakan suatu bentuk nyata dalam mewujudkan kepribadian yang berkarakter generasi muda yang merupakan generasi harapan bangsa serta garda terdepan bagi kemajuan bangsa dan negara,” ungkapnya.

Ditambahkan, perkemahan tersebut tidak hanya sebagai ajang pertemuan para Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa se-Kecamatan Gaung saja, tetapi sebagai wahana untuk memperat tali silaturahmi serta  mengembangkan bakat terhadap keterampilan, sikap dan pengetahuan para pesertanya dengan berbagai macam kegiatan yang ada didalamnya.

“Oleh karena itu, saya atas nama Pemkab Inhil menyambut baik dan sangat mendukung dengan diadakannya perkemahan ini, saya dan kita semua tentu berharap semoga melalui kegiatan ini nantinya akan terbentuk kepribadian generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia serta memiliki bakat dan keterampilan yang semakin berkembang,” tambahnya.

Dengan begitu, lanjutnya, sehingga akan memberikan kontribusi yang lebih baik bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia umumnya dan bagi Negeri Seribu Parit yang kita cintai ini khususnya. Selain itu diharapkan pula dengan generasi muda yang berkarakter tersebut maka akan lebih menunjang dalam terwujudnya Kabupaten Inhil yang maju, bermarwah dan bermartabat. Mirwan/adv

 




Waspada, 5 Perabot Rumah Mengandung Zat Kimia Berbahaya!

Tak ada orang yang ingin terpapar zat kimia berbahaya. Itulah mengapa banyak perusahaan manufaktur menghilangkan zat kimia dan menggantinya dengan bahan lain yang tidak berbahaya bagi kesehatan.

Barang-barang di rumah juga nyatanya tak lepas dari beberapa zat kima berbahaya. Berikut ini beberapa barang di rumah yang mengandung zat kimia berbahaya di dalamnya.

  1. Botol Minum

    Botol minum mengandung zat kimia Bisphenol A atau BPA yang juga banyak ditemui pada barang-barang berbahan plastik lainnya. BPA ini meniru estrogen di dalam tubuh dan berbahaya bagi bayi dan anak-anak.

    Karena itu, pada 2012, Food and Drug Administration (FDA) melarang penggunaan BPA pada botol susu bayi, tapi tidak produk lainnya.

    Kebanyakan orang akan menghindari barang-barang plastik yang mengandung BPA, dan banyak perusahaan manufaktur yang mencantumkan label “Bebas BPA” pada botol air mereka.

Pengganti standar BPA adalah bisphenol S atau BPS yang juga sama berbahayanya dengan BPA dan dapat mengganggu fungsi normal sel sehingga menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Oleh karena itu, hindarilah barang-barang plastik terutama botol minum yang mengandung zat BPA, BPS atau BP lainnya agar kesehatan Anda dan keluarga tidak terganggu.

  1. Wadah Makanan Plastik

    Wadah makanan plastik mengandung zat kimia Phthalates yang biasanya digunakan untuk membuat plastik lebih fleksibel. Zat tersebut juga membawa dampak buruk bagi kesehatan karena mampu meniru hormon dalam tubuh.

    Dampak buruk zat tersebut antara lain adalah mengurangi kualitas sperma bagi laki-laki. Salah satu jenis zat phthalates yang digunakan adalah DEHP dan dalam beberapa tahun mulai digantikan oleh jenis zat lainnya yakni DINP dan DIDP.

    Keduanya juga ternyata sama berbahayanya dengan DEHP, bahkan lebih parah karena bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, resistensi insulin, dan cacat lahir pada bayi laki-laki.

    Jika Anda khawatir terhadap efek phthalates yang banyak ditemukan pada produk-produk plastik pembungkus makanan, maka Anda harus mulai tidak menyimpan makanan di wadah-wadah plastik tersebut.


  2. Karpet

    Sebuah karpet tahan noda merupakan pilihan banyak orang untuk melengkapi rumahnya. Namun beberapa bahan kimia industri ternyata digunakan untuk mengusir noda dan memiliki dampak pada kesehatan.

    Zat kimia yang terkandung dalam karpet anti noda adalah PFOA, yakni zat kimia yang mampu memicu kanker dan penyakit tiroid.

    Sementara karpet anti noda yang sudah 10 tahun memiliki kemungkinan mengandung zat kima PFASs, yang masuk ke dalam tubuh bayi melalui proses menyusui. Para peneliti saat ini tengah menyelidiki resiko penyakit yang bisa ditimbulkan oleh PFASs.


  3. Pembersih Tangan

    Zat anti mikroba yang disebut triclosan dan secara luas digunakan untuk membunuh kuman selama puluhan tahun merupakan komposisi pembersih tangan dan pasta gigi.

Tetapi triclosan telah dihubungkan ke beberapa masalah hormon termasuk kemandulan dan pubertas dini serta penyebab kanker bagi tikus.

Di samping menerima fakta bahwa triclosan tak lebih baik daripada sabun dan air untuk membunuh kuman, banyak manufaktur yang menghilangkan penggunaan triclosan dan beralih menggunakan benzalkonium korida, zat kimia antibakteri lainnya.

Namun, zat kimia tersebut ternyata mengandung senyawa yang dikenal dengan nama quats dan mampu membuat iritasi saluran pernapasan serta memperburuk asma.

Solusinya adalah Anda harus menghindari segala macam produk anti bakteri dan mulai hanya menggunakan sabun dan air saja. Jika Anda memiliki pembersih tangan yang bisa dibawa ke mana-mana gunakan pembersih tangan dengan zat etil alkohol.


  1. Sofa

    Sampai saat ini, hampir semua produk furnitur mengandung bahan kimia tahan api. Zat kimia itu dengan mudah bermigrasi dari furnitur ke udara, debu, dan makanan di dekatnya. Itulah alasannya mengapa kita dilarang makan di atas sofa.

    Awalnya zat kimia dalam furnitur adalah asbestos dan PCBs yang ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan dan dilarang penggunaannya. Setelah itu, perusahaan manufaktur beralih menggunakan PBDEs dan Tris.

    Ketika PBDEs dilarang pada pertengahan 2000 karena alasan yang sama, industri mulai memaksimalkan penggunaan karsinogen Tris, meskipun Tris sendiri sebenaranya sudah dilarang penggunaanya pada piyama anak-anak pada 1977.

    Industri kimia juga menciptakan ramuan yang disebut Firemaster 550, pengganggu endokrin dan diduga obesogen.

    Mulai sekarang Anda mesti membeli sofa atau furnitur lainnya yang memiliki label anti bahan kimia tahan api.

Sumber:kompas

 




Cara Mudah Agar Salat Fardu Diawal Waktu

Muslim man prays in mosque
Muslim man prays in mosque

Salat fardu merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan umat Islam. Pelaksanaannya sudah ditetapkan dan memiliki rentan waktu tertentu. Jika adzan sudah berkumandang, maka seorang mu

Sayangnya, melaksanakan salat tepat waktu bukanlah perkara mudah. Urusan dunia yang begitu sibuk mampu membuat seseorang mengabaikan panggilan dari Allah SWT ini. Tidak heran jika kemudian mereka kemudian salat di akhir waktu.

Keinginan untuk bisa salat tepat waktu tentu menjadi harapan setiap mukmin. Namun jika ini sudah menjadi kebiasaan, maka butuh waktu dan komitmen penuh untuk melaksanakannya. Lantas bagaimana cara mudah agar bisa salat fardu di awal waktu? Berikut ulasannya.

1. Ingatlah Bahwa Lembah di Jahanam Menanti Pelaku yang Melalaikan Salat
Kebiasaan menunda salat menjadi penyebab utama seseorang salat pada akhir waktu. Hal ini sebaiknya dihindari karena membuat anda mengabaikan Allah. Namun yang lebih mengerikan lagi, meski tetap melaksanakan salat, namun kebiasaan menunda salat bisa menjerumuskan seseorang ke neraka.

Allah menjanjikan Ghayyu dan Wail yang nantinya menjadi tempat bagi mereka yang meninggalkan salat. Keduanya merupakan lembah-lembang di neraka jahanam.

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek), yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui “ghayyu“. Kecuali orang-orang bertaubat, beriman dan beramal shaleh, maka mereka akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun.” (QS.Maryam:59-60).

“Maka wail-lah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (QS.Al-Maun:4-5)

Jadi jika sekiranya adzan sudah berkumandang, penuhilahterlebih dahulu panggilan Allah. Karena mudahnya mengabaikan panggilan ini, akan dibalas dengan siksaan yang begitu pedih.

2. Upayakan Menyelesaikan Pekerjaan Lebih Awal
Salah satu alasan seseorang salat di akhir waktu adalah pekerjaan yang tidak kunjung selesai. Jika salat terlebih dahulu, maka mereka kuatir pekerjaannya akan kacau dengan adanya jeda salat. Mereka berfikir menyelesaikan kerjaannya terlebih dahulu baru mendirikan salat.

Tanpa disadari waktu berjalan begitu cepat. Sehingga pekerjaan membuat kita melalaikan salat. Untuk itu, manage lah waktu dengan baik, yakni dengan menyelesaikan pekerjaan lebih awal. Dengan selesai di awal waktu maka akan dengan mudah mendirikan salat karena konsentrasi tidak lagi terkuras untuk pekerjaan.

3. Jauhkan Perangkat Teknologi Ketika Mendengar Adzan
Cara kedua agar bisa salat diawal waktu adalah menjauhkan perangkat teknologi ketika sudah mendengar adzan. Sering kali saat adzan kita masih sibuk dengan pekerjaan di laptop, komputer atau dengan perangkat gadget. Nah semua peralatan teknologi ini membuat candu sehingga ingin terus menyelesaikannya terlebih dahulu sehingga mengabaikan salat.

Jadi ketika adzan sudah berkumandang ada baiknya benda-benda tersebut dijauhkan dari pandangan. Ingatlah bahwa Allah SWT sudah sangat baik memberikan kesempatan kita untuk hidup, memberi rezki untuk membeli berbagai macam jenis gadget. Sehingga tidak layak bagi kita untuk mengabaikan-Nya.

4. Berdiri dari Tempat Duduk dan niatkan untuk Berwudhu
Ketika adzan berkumandang bersegeralah agar berdiri dan menjauhi tempat duduk dan berniat untuk berwudhu. Basuhan air wudhu ini diharapkan dapat memberika semangat kita untuk kemudian mendirikan salat. Tempat duduk yang sedang diduduki memang kerap membuat nyaman sehingga kita enggan untuk beranjak dari sana.

Maka ketika sudah mendengar adzan berkumandang, maka menjauhlah dari kenyamanan dunia yang hanya memberikan kebahagiaan sementara. Padahal ada cara meraih kehidupan yang kekal dan menuju kemenangan dengan mendirikan salat.

5. Segera Ambil Perlengkapan Salat
Setelah mempersiapkan diri dengan berwudhu, maka bersegeralah mempersiapkan perlengkapan salat. Bagi wanita bisa segera mencari mukena yang sebelumnya tersimpan, sedangkan bagi pria mengenakan peci atau sarung yang sudah disiapkan.

Jika sudah begini, maka tidak ada alasan lagi bagi kita untuk menunda salat. Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.

sumber; infoyunik




Ketua Komisi I DPRD Inhil Sarankan Pemkab Sosialisasikan Pengelolaan Dana Desa Berbasis IT

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), HM Yusuf Said menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), untuk mensosialisasi pengelolaan dana desa berbasis Informatika Teknologi (IT).

Hal itu disampaikan politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini kepada awak media, kemarin.

Dikatakan Yusuf, Pemkab Inhil melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait harus memberikan sosialisasi kepada para Kepala Desa (Kades), khususnya tentang pengelolaan dana desa berbasis IT, sehingga tidak ada yang salah, serta tidak melanggar peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Ini dimaksudkan agar kedepannya nanti tidak ada Kades yang berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Inhil juga harus segera mengeluarkan regulasi tentang desa, yang seharusnya sudah diselesaikan pada Bulan Maret 2016 ini.

“Kita harapkan regulasi tentang desa, seperti Peraturan Bupati (Perbup) tentang perencanaan pembangunan desa dan alokasi dana desa secepatnya diselesaikan, agar nantinya proses pembangunan yang ada di desa tidak terhambat,” pungkasnya. Adi




Bupati Inhil Resmikan 4 Gedung Puskesmas

“Percepat Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meresmikan 4 unit gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) bersempena dengan pembukaan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, Senin (7/3/2016).

Keempat gedung tersebut terletak di Puskesmas Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan, Puskesmas Kuala Lahang Kecamatan Gaung, Puskesmas Tanah Merah Kecamatan Tabah Merah dan Puskesmas Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka.

Peresmian itu dipusatkan di Halaman Puskesmas Tembilahan Hulu yang dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Asisten II, unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil serta Direktur RSUD Puri Husada.

“Saya harap secara bertahap mulai berbenah dan melengkapi sarana dan prasarana yang ada, dari 236 desa dan kelurahan masih ada 20 desa yang belum memiliki Pustu,” kata Bupati Wardan.

Dalam satu dan dua tahun kedepan, Bupati merencanakan akan membangun kembali segala fasilitas kesehatan masyarakat yang belum terpenuhi. Sebab menurutnya sarana tersebut sangat penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Mirwan/adv




Esok Lusa, DTPHP Inhil Agendakan Panen Raya Perdana Masa Tanam 2016 di Kempas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Diagendakan, Rabu (9/3/2016) esok lusa, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan melakukan panen raya perdana di tahun ini.

Rencana tersebut diungkapkan Kepala DTPHP Inhil, H Kuswari saat ditemui sejumlah awak media usai mengikuti rapat forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Jalan Akasia Tembilahan, Senin (7/3/2016).

Dikatakan Kuswari, panen raya padi pada masa tanam pertama di tahun 2016 ini, akan dilakukan di lokasi lahan yang terletak di Blok E Kecamatan Kempas.

“Luas lahan disana sekitar 151 hektar. Tapi yang dipanen besok hanya untuk tanaman padi milik kelompok tani (poktan) Ingin Makmur, dengan luas 100 hektar,” tutur Kuswari.

Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Inhil ini berharap agar hasil panen padi tersebut memuaskan dan lebih meningkat dari sebelumnya.

“Dengan begitu, diharapkan dapat memakmurkan para petani setempat, sesuai dengan nama poktannya Ingin Makmur,” imbuhnya. Adi/adv