Konyol, Tukang Bengkel di Tembilahan Ini Nekat Bawa Kabur Kendaraan Pelanggannya

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi. net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ulah yang dilakukan, AB Alias Botak, pekerja bengkel kendaraan roda dua dijalan SKB Tembilahan ini terbilang konyol. Bagaimana tidak, dimintai perbaikan motor oleh pelanggan, sepeda motor bermerk Yamaha nomor polisi: BM 6658 GC itu malah dibawa kabur.

Peristiwa itu bermula, pada hari Jum’at (4/3/2016) saat korban Hendra Gunawan (15), warga Desa Pengalihan Kecamatan Keritang bersama seorang saksi, Kaharudin (16) menitipkan kendaraan kepada pihak bengkel untuk diperbaiki .

“Saat itu, terlapor berjanji akan menghubungi korban kalau sudah selesai. Namun ternyata, kemarin (10/3, red) seorang saksi menyampaikan kalau motor itu tidak ada lagi di TKP,” sampaikan Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, Jum’at (11/3/2016).

Saat itu juga lanjutnya, korban bersama saksi menuju TKP untuk mengecek secara langsung. Disaat menanyakan kepada pekerja bengkel lainnya, mereka mengaku tidak mengetahui.

“Terlapor itu merupakan pekerja di Bengkel itu, saat ini sudah kabur dan masih dalam pengejaran petugas. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian mencapai Rp 20 juta,” tutupnya. Mirwan




Dewan Desak PLN Tepati Janji Penyegeraan Operasional PLTU Parit 23

anggota dprd inhil, Zulbahri
anggota dprd inhil, Zulbahri

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Atasi persoalan listrik di Kota Tembilahan dan sekitarnya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) diharapkan dapat menepati janjinya tentang pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang terletak di Parit 23 Tembilahan.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil), Zulbahri kepada awak media, kemarin.

Dijelaskan Zulbahri, PLTU tersebut seharusnya sudah beroperasi di akhir tahun 2014 atau awal tahun 2015 yang lalu, namun hingga memasuki tahun 2016 ini, proses pembangunannya belum juga selesai.

“Jika pihak PLN tidak ingin dicap sebagai pemberi harapan palsu (PHP) kepada masyarakat, maka apa yang sudah disepakati haruslah dikerjakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” tutur Zulbahri.

Apalagi, kata politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Inhil ini, dalam hearing antara Komisi III DPRD bersama Manager PLN yang baru kemarin, pihak PLN menyebutkan bahwa bobot pekerjaan sudah 68 persen dan akan beroperasi pada tahun 2017.

“Listrik menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, selama ini PLN belum bisa memberikan pelayanan yang baik ataupun maksimal kepada masyarakat, jadi kita minta jangan lagi memberi PHP kepada masyarakat,” tambahnya.

Selanjutnya, dengan beroperasinya PLTU tersebut nantinya, Zulbahri berharap segala kebutuhan listrik masyarakat bisa terpenuhi.

“Masyarakat di Kota Tembilahan memang sangat bergantung pada pasokan listrik, karena itu PLN harus terus meningkatkan kinerjanya agar keluhan masyarakat tentang listrik bisa dihilangkan,” imbuhnya. Adi/adv




DTPHP Inhil Komitmen Fokus Perjuangkan Usulan Masyarakat

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun anggaran 2016 ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan terus berupaya memperjuangkan dan mendapatkan berbagai bantuan yang telah diusulkan oleh masyarakat, baik itu dari Pemerintah Kabupaten, Provinsi hingga Pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala DTPHP Inhil, Kuswari saat berbincang dengan awak media usai menghadiri salah satu kegiatan di aula lantai 5 Kantor Bupati, Jalan Akasia Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Kuswari, usulan alat-alat pertanian yang dibutuhkan oleh masyarakat harus bisa diakomodir, dalam rangka meningkatkan hasil pertanian dan perekonomian masyarakat di Negeri Seribu Parit.

“Seperti diketahui, masyarakat di Inhil ini kebanyakan berprofesi sebagai petani. Jadi, apa yang mereka butuhkan harus kita perhatikan, karena sudah menjadi tugas dan kewajiban kita,” tutur Kuswari.

Oleh karena itu, lanjut mantan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Inhil ini, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar segala kebutuhan masyarakat di bidang pertanian dapat dipenuhi.

“Mudah-mudahan bisa terealisasi di akhir tahun nanti, tapi klau tidak kita upayakan kembali di tahun 2017 mendatang. Yang jelas, kita tetap komit dan akan terus berusaha membantu para petani,” imbuhnya. Adi/adv




Sekretaris Daerah Inhil Lantik 130 Pejabat

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin melantik secara resmi sebanyak 130 pejabat di lingkungan Pemkab Inhil di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Jum’at (11/3/2016) sore.

Dari total 130 tersebut, 122 diantaranya pejabat esselon IV, 7 esselon III dan 1 pejabat esselon II yakni Kepala Disdukcapil MJ Verman.

“Sebenarnya ada 165 pejabat yang bakal dilantik, namun dikarenakan beberapa pejabat lainnya berhalangan seperti sedang di luar kota, sakit dan lain-lain, sehingga hanya 130 pejabat yang resmk dilantik hari ini,” ungkap Sekda.

Jika diuraikan, ratusan pejabat tersebut terbagi lagi pada 3 bagian yakni Jabatan Pratama Tertinggi, Administrator dan Pengawasan.

Untuk esselon II, Kadisdukcapil MJ Verman dilantik karena ada keputusan terbaru yang dikeluarkan langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

“Yang jelas, mutasi dan rotasi dalam kepemerintahan ini merupakan hal yang biasa dilakukan. Untuk itu, atas nama pimpinan, saya minta kepada para pejabat yang baru dilantik tetap berupaya meningkatkan kinerjanya masing-masing,” tandasnya. Mirwan/adv




Melawan, Begal Berpengalaman Ditembak Polisi

Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono saat memberikan keterangan Pers dihalaman kantor Mapolres Inhil
Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono saat memberikan keterangan Pers dihalaman kantor Mapolres Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – HE (29), warga jalan Tanjung Harapan Tembilahan terpaksa menerima timah panas dari petugas kepolisian karena melawan saat DIlakukan penangkapan di kediamannya, Kamis (10/3/2016) malam.

Tak tanggung-tanggung, petugas melepaskan peluru dua kali tepat di pegelangan kaki kiri dan kanan, sehingga pelaku lumpuh total.

Malam penangkapan, tidak hanya HE, petugas juga berhasil mengamankan 1 pelaku lainnya MU alias Uhat (35) di kediamannya jalan Kembang Tembilahan. Pembekukan terhadap Uhat merupakan hasil pengembangan dari pelaku utama, HE. Uhat ditetapkan sebagai pelaku turut serta melakukan tindak pidana yang dikenakan pasal 55 KUHP.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik di hadapan sejumlah awak media menjelaskan, tindak pidana utama yang diusut adalah insiden pada tanggal 3 maret 2016 di perjalanan antara Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka menuju Kota Tembilahan.

“Saat itu, korbannya adalah seorang pedagang emas atas nama Maryam. Ia sedang diperjalanan membawa barang dagangannya serta puluhan juta uang tunai bersama tukang ojek. Tiba-tiba korban dihampiri pelaku dan langsung merampas harta benda korban,” terang Wicaksono, Jum’at (11/3/2016).

Ditambahkan, saat itu korban sempat melakukan penolakan tindakan pelaku sehingga membuat pelaku berang dan menikam korban di bagian tangan, sedangkan tukang ojek (saksi) juga ditikam di bagian kaki sehingga pelaku dengan mudah membawa kabur sejumlah harta benda berupa emas sebanyak 30 mayam senilai Rp 48 juta serta uang tunai Rp 20 juta.

Disaat diamankan, petugas hanya berhasil menemukan barang bukti emas sebanyak 29 mayam. Sedangkan uang tunai, petugas masih melakukan penyelidikan.

“Pelaku telah menjual 1 mayam emas. Saat ini ada 1 DPO masih dalam pengejaran berinisial H, dia adalah rekan HE saat melakukan aksi, dan juga masih menyelidiki para penadah lainnya. Kami yakinkan dalam waktu dekat akan terungkap,” tukasnya.

Terkait pelaku HE, Kapolres menegaskan bahwa 1 pelaku tersebut merupakan residifis yang terlibat dalam beberapa aksi Curas lainnya sebelum insiden di Batang Tuaka, biasanya HE beraksi pada waktu subuh di seputaran kota Tembilahan.

HE kini terancam dikenakan pasal 365 KUHP. Mirwan

 




Gambar Berita: Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Parit VI Tembilahan Hulu Semakin Parah

Padatnya arus lalulintas, banjir pasang dan terjangan abrasi semakin hari semakin memperparah kondisi ruas jalan Provinsi di Parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir. Jika tidak segera ditangani dengan serius, dikhawatirkan satu-satunya ruas jalan yang menghubungkan Ibu Kota Kabupaten Inhil dengan Kabupaten tetangga ini akan lonsor dan menyebabkan kota Tembilahan terisolir.
Padatnya arus lalulintas, banjir pasang dan terjangan abrasi semakin hari semakin memperparah kondisi ruas jalan Provinsi di Parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir. Jika tidak segera ditangani dengan serius, dikhawatirkan satu-satunya ruas jalan yang menghubungkan Ibu Kota Kabupaten Inhil dengan Kabupaten tetangga ini akan lonsor dan menyebabkan kota Tembilahan terisolir./ Mirwan