Tingkatkan Potensi Daerah, Pemkab Inhil Jalin Kerjasama Dengan UGM Yogyakarta

TEMBILAHAN, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menjalinan kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan potensi daerah Inhil kedepan.

“Kita membahas tentang bagaimana potensi kelapa, tetapi kedepan masih banyak lagi potensi-potensi lain yang tentunya bisa kita kembangkan melalui tri darma perguruan tinggi kegiatan penilitian dari UGM,” kata Bupati Inhil HM Wardan saat bersilaturrahmi ke Kampus UGM Yogyakarta, akhir pekan kemarin.

Bupati mengatakan bahwa MoU antara Pemkab Inhil dengan UGM akan ditandatangani dalam waktu dekat.

Dijelaskan, upaya pihak UGM mengembangkan potensi Inhil bisa dengan cara penelitian, pengkajian dan lainnya yang diharapkan akan betul-betul diperoleh hasil yang bermanfaat bagi masyarakat Inhil.

Lebih kurang 432 Hektar hamparan kelapa, 70 persen lebih diantaranya adalah milik masyarakat, itulah katanya yang dibahas, bagaimana selama ini kondisi komoditi unggulan, komoditi yang menjadi harapan tumpuan dan kehidupan masyarakat.

“Saya berharap kunjungan ini membuahkan hasil, ditindaklanjuti dengan kerjasama yang lebih intensif lagi sehingga potensi yang ada di Kabupaten Inhil bisa kita maksimalkan dan betul-betul untuk kesejahteraan masyarakat kita,” imbuhnya./ Mirwan/adv




Tengku Razmara mengundurkan diri dari ketua DPD Partai NasDem inhu.

Foto; net
Foto; net

Rengat, detikriau.org – Drs H Tengku Razmara Msi resmi Mengundurkan diri dari ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai NasDem kabupaten Inhu, surat pernyataan pengunduran dirinya ini telah disampaikan kepada Pihak terkait.

” Surat pengunduran diri sudah saya sampaikan kepada DPP Partai NasDem di jakarta, dan DPW Provinsi Riau” katanya 28/3 via seluler.

Dikatakannya, alasan Pengunduran diri dari ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Inhu, karena sudah tidak  maximal lagi menjalankan Program- program Partai, alasan pertama sudah pindah Domisili dan saat ini menetap di Kota Pekan Baru sehingga tidak dapat aktif mengembangkan Partai di Kabupaten Inhu, dan yang jelas Tidak dapat melaksanakan fungsi partai dengan baik,

” saya mohon ma’af atas kekhilafan dan kesalahan selama saya memimpin di Kabupaten Inhu,dan  Saya tak ingin ada ketersinggungan orang lain dengan pengunduran diri saya ini”, harapnya.

Sekertaris DPD Partai NasDem kabupaten Inhu, Budi Ramlan Membenarkan pengunduran Diri Drs H Tengku Razmara dari Partai NasDem kabupaten Inhu, titipan  surat tembusan pengunduran diri beliau sudah saya sampaikan diantaranya kepada Bupati Inhu, Kapolres Inhu, KPU kab Inhu, bahkan surat pengunduran diri Beliau disampaikan kepada DPC Partai NasDem di tingkat Kecamatan, ujarnya.

“Meski rasa sangat kehilangan harus berpisah dengan tokoh Idola yang saya hormati dan saya segani, namun apa mau dikata , pilihan Politik seseorang itu adalah hak Pribadi, dan saya menDo’a kan semoga Beliau selalu mendapat jalan kemudahan, amin”,harapnya, (zal)

 




Dewan Minta Pemkab Lengkapi Data Kepariwisataan Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk melengkapi data-data tentang kepariwisataan yang ada di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Hasmawi saat hearing bersama Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Inhil, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Hasmawi, saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) masih sangat kekurangan data-data yang berkaitan dengan bidang pariwisata, baik itu wisata alam, wisata religi dan lain-lain.

“Kekurangan data tentang kepariwisataan ini, membuat anggaran bantuan yang didapat dari luar sangat terbatas,” tutur Hasmawi.

Oleh karena itu, Hasmawi berharap agar Pemkab Inhil melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah Terkait (SKPD) segera mencari solusi dan upaya konkrit di lapangan, dalam upaya mengatasidan menuntaskan persoalan tersebut.

“Dengan begitu, mudah-mudahan pariwisata di Inhil bisa lebih maju dan berkembang, sehingga memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan daerah,” imbuhnya. / Adi




Wakili Bupati, Asisiten II Hadiri Kegiatan Rampai Budaya Serumpun

Asisten II, Rudiansyah menerima cinderamata yang diserahkan oleh Dosen pendamping dari Universitas MalaysiaTEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Inhil, HM Wardan Diwakili Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rudiansyah menghadiri kegiatan Rampai Budaya Serumpun di aula Puri Cendana Tembilahan, Sabtu (26/3/2016) malam.

Kegiatan tersebut digelar Dewan Kesenian Inhil dalam rangka menyambut sekelompok Jelajah Adat di Indonesia (JADI) dari sekelompok mahasiswa University of Malaya Kuala Lumpur, Malaysia.

Selain Asisten, malam itu juga turut dihadiri perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, ketua Dewan Kesenian Inhil H Syamsurizal Awie, beberapa pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil serta sejumlah mahasiswa, pelajar dan undangan umum lainnya.

Asisten II menyampaikan apresiasi dan menyambut baik atas terlaksananya kegiatan tersebut, terlebih mengucapkan selama datang kepada tamu dari mahasiswa Malaysia.

“Dalam hal ini, semoga kedatangannya dapat memberikan manfaat bagi daerah Inhil, terutama tentang begitu pentingnya membudayakan budaya yang sesungguhnya pada jati diri melayu kita,” kata Rudiansyah.

Ia mengharapkan kepada masyarakat Inhil khususnya untuk dapat memberikan semangat atas kesatuan nilai-nilai melayu kepada negara tetangga. Apalagi pihak universitas tersebut menganggap daerah Inhil dan Riau pada umumnya ada kesamaan budaya.

Untuk itulah diinginkan dapat menonjolkan adat-adat dan istiadat Inhil terus berkembang hingga menjadi contoh bagi daerah lain. (mirwan/adv)




Aliran Listrik PDAM TI Diputuskan Lagi, PLN Ngaku Bingung Baca Surat Dari Sekda Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – PLN Rayon Tembilahan terpaksa memutuskan kembali pasokan listrik ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri karena tunggakannya dinilai terlalu banyak mencapai Rp 731 juta.

Jumlah tunggakan tersebut terhitung selama 6 bulan sejak Oktober 2015 hingga Maret 2016. Bahkan sebelumnya, pihaknya sempat memberikan teguran pemutusan serupa selama 3 hari pada bulan November 2015 lalu akibat besaran tagihan Rp 290 juta.

“Kali ini terpaksa kami putuskan kembali, karena teguran pertama belum ada upaya pelunasan. Yang ada, tunggakan PDAM terus bertambah,” kata Supervisor ADM Anton Ardhianto kepada detikriau.org, Senin (28/3/2016).

Kebijakan tersebut lanjutnya, sempat dilayangkan surat pemberitahuan ke PDAM pada tanggal 15 kemarin, dan ini ditebusi langsung ke Bupati dan Ketua DPRD Inhil. Setelah itu, pada tanggal 24 Maret langsung diputuskan hingga sekarang.

Terkait hal ini, pihak PLN menerima surat dari Sekdakab Inhil untuk penundaan pemutusan yang dijanjikan mencarikan solusi 5 bulan kedepan.

“Bingung kami, kok 5 bulan meminta waktu. Padahal persoalan ini bukan hal yang baru,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi dan Distribusi, Kamusni saat dikonfirmasi mengaku tidak bisa berbuat banyak selain menunggu bantuan dari Pemda Inhil.

Menurutnya jika berharap pelunasan tunggakan dari penghasilan PDAM Tirta Indragiri, sangat tidak mungkin karena omset lebih rendah dibandingkan pengeluaran produksi air bersih.

“Sekarang ini, kami butuh uang segar untuk melunasi tunggakan listrik PLN. Kalau tidak, sepertinya pihak PLN tidak akan menyambungkan lagi,” imbuhnya./ Mirwan




Turun 20 Persen, JCH Inhil 2016 Diperkirakan Sebanyak 309 Orang

TEMBILAHAN, detikriau.org – Jumlah Kuota Haji Kabupaten Indragiri Hilir menurun sebesar 20 persen dibandingkan Tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Azhari Syukur melalui Kasi Haji, Harun di ruang kerjanya, Senin (28/3/2016), Jumlah Jamaah Calon Haji (JCH) dari Kabupaten Inhil 2016 diperkirakan sebanyak 309 orang dan ini langsung diberangkatkan dalam satu kloter. Jumlah itu merupakan hasil perhitungan setelah pengurangan 20 persen dari jumlah 4008 JCH se-Provinsi Riau.

“20 persen menurun, itu berlaku seluruh Indonesia yang diputuskan langsung oleh Pusat,” Sampaikan, Harun.

Namun menurutnya, jumlah itu sifatnya masih sementara, bisa saja terjadi pengurangan dan juga bisa ada penambahan. Salah satu faktornya terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

“Yang jelas bagi yang tidak dapat melunasi terpaksa kita mundurkan jadwal keberangkatannya dan kita carikan penggantinya, atau mungkin juga jumlah itu berubah kalau ada yang berhalangan lainnya seperti sakit, wafat dan lain sebagainya,” tuturnya./ Mirwan