Produsen “Gadget” Mulai Rekrut Siswa SMK

JAKARTA – Produsen gadget Axioo tengah mencari siswa unggul dan lulusan sekolah kejuruan untuk mengikuti pendidikan. Para siswa itu nantinya akan diseleksi untuk bergabung menjadi karyawan.

Direktur Axioo Class Program, Timmy Theopelus, Selasa (5/4/2016), mengatakan hingga akhir tahun ini pihaknya menargetkan bisa merekrut hingga seribu siswa SMK yang akan ditempatkan sebagai Axioo Product Specialist. Perekrutan melalui Axioo Development Program merupakan kelanjutan dari program Axioo Class Program.

“Mendapatkan SDM yang sesuai standar industri sekarang ini semakin sulit. Ini terbukti dengan banyaknya pelaku industri TI yang memasang iklan lowongan kerja di berbagai media. Untuk itu, kami menyiapkan SDM yang siap kerja dan mampu bersaing dengan SDM Asia Tenggara di era Masyarakat Ekonomi Asean sekarang ini,” ujar Timmy.

Timmy menjelaskan, industri teknologi dan informasi (TI) makin dihadapkan pada kondisi kritis sumber daya manusia (SDM). Di sisi lain, dunia vokasi, yaitu SMK dan politeknik, menjadi salah satu penyumbang pengangguran tertinggi di Indonesia.

Hal itu seperti data Biro Pusat Statistik tahun 2015 lalu yang menyatakan Indonesia memiliki kurang lebih 7,2 juta pengangguran terbuka. Peringkat pertama dari jumlah itu diduduki oleh lulusan SMK.

“Untuk itu, kami bekerjasama dengan sekolah-sekolah, terutama SMK, melakukan sinkronisasi kurikulum dan pelatihan agar kebutuhan SDM kami dapat terpenuhi oleh lulusan sekolah di Indonesia,” kata Timmy.

Adapun pendaftaran dilakukan secara online melalui SMK binaan Axioo yang terdaftar di Axioo Class Program. Peserta yang lulus seleksi online kemudian diundang mengikuti psikotes. Hasil psikotes akan menentukan siswa dapat mengikuti tahap wawancara atau tidak.

Timmy memaparkan, dari tahap awal perekrutan yang dilakukan di wilayah Kuningan, Rembang, dan Klaten terkumpul sebanyak 500 siswa. Dari jumlah tersebut tersaring sekitar 80 siswa untuk mengikuti pelatihan.

Dimulai sejak Senin (4/4/2016), pelatihan pertama dilaksanakan di sekolah binaan Axioo Class Program di SMK PKP2 Jakarta Islamic School. Jumlah sekolah yang telah bergabung saat ini mencapai 170 sekolah dari seluruh Indonesia.

sumber; kompas.com




Ekonomi Indonesia Hanya Dikuasai oleh 20 Persen Penduduk Terkaya

JAKARTA – Perekonomian Indonesia hanya dikuasai oleh 20 persen penduduk terkaya. Salah satu penyebabnya adalah tidak meratanya pasar kerja.

Biro Pusat Statistik (BPS) di tahun 2015 mencatat angka pengganguran mencapai 7,45 juta orang (5,9 persen) dari total angkatan kerja sebanyak 128 juta.

Paksi Wolandouw dari Lembaga Demografi Universitas Indonesia mengatakan, pada saat yang sama saat ini Indonesia sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean, yang artinya harus siap bersaing dengan tenaga kerja dari negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

“Ini situasi ironi, manakala orang-orang tidak dapat mengakses lapangan kerja. Lebih jauh lagi, lulusan SMA Kejuruan presentase penggangurannya lebih tinggi dibandingkan dengan lulusan SMA umum,” ujarnya, Rabu (6/4/2016).

Menurut dia, Indonesia sudah memiliki program pendidikan gratis 12 tahun dan anggaran pendidikan telah mencapai 20 persen. Hal ini semestinya dapat membantu pekerja untuk mengakses lapangan kerja.

Bertepatan dengan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2017, dan upaya untuk menurunkan ketimpangan, berbagai upaya strategis dilakukan untuk memastikan semua masyarakat mendapat pekerjaan yang layak.

Terkait dengan kondisi ini, Organisasi International NGO Forum On Indonesia Development (INFID) memberikan rekomendasi kepada pemerintah Indonesia dalam hal usulan kebijakan penurunan ketimpangan pasar kerja dan perluas kesempatan kerja untuk semua.

Salah satunya adalah merekomendasikan kepada pemerintah untuk bertindak aktif dan mengarahkan seluruh daya untuk memfasilitasi dan mendukung angkatan kerja dan pencari kerja.

Rekomendasi selanjutnya yakni wajib menyelenggarakan pemagangan kerja bagi perusahaan swasta maupun pemerintah.

Selain itu, Kementerian Keuangan juga diminta untuk membuka satu window di LPDP untuk pelatihan dan pemagangan kerja di dalam dan luar negeri.

sumber; kompas.com




Ferryandi; Pendamping Desa Diminta Lulusan Teknik Sipil

Wakil Ketua DPRD Inhil Dr Ferryandi
Wakil Ketua DPRD Inhil Dr Ferryandi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, untuk memilih Pendamping Desa yang merupakan lulusan dari Teknik Sipil.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, H Ferryandi. Permintaan ini menurutnya adalah  dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan terutama di wilayah pedesaan.

Menurut Ferryandi, lulusan Teknik Sipil mengerti dengan program-program pembangunan desa mulai dari jembatan, jalan dan lain sebagainya,

“Jika lulusan Teknik Sipil, mereka mengerti bagaimana merancang, membangun dan merenovasi bangunan,” tutur Ferryandi saat hearing bersama perwakilan Pemkab Inhil dan SKPD terkait di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Ferryandi, ketidakpahaman Pendamping Desa dalam hal tersebut, tentunya bisa mengakibatkan pembangunan-pembangunan di desa tidak bertahan lama, sehingga belum satu tahun apa yang baru dibangun sudah rusak kembali.

“Jadi, sudah seharusnya rekrutmen tenaga tekhnis memang orang yang mengerti pekerjaan teknis,” imbuhnya./adi




Bupati Buka Turnamen Sepak Bola Dandim 0314 Inhil Cup 2016

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan membuka secara resmi turnamen sepak bola Dandim 0314 Inhil cup 2016 di Stadion Beringin Tembilahan, Selasa (5/4/2016) kemarin.

Kegiatan itu juga tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, Ketua Koni Inhil H Syamsuddin Uti, sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhil serta para peserta turnamen.

Terselenggaranya turnamen ini dalam rangka menjunjung tinggi sportifitas dan semangat kebersamaan meraih prestasi tanpa Narkoba.

Kegiatan yang diperkirakan akan berlangsung 1 bulan ini diikuti sebanyak 55 tim yang terdiri dari 24 tim untuk katagori kompetisi antar instansi dan 32 tim untuk
katagori umum usia 35 tahun keatas.

Menurut Bupati, dengan diselenggarakannya turnamen itu akan dapat memicu dan bergerakkan kembali gairah serta motivasi masyarakat, khususnya para olahragawan untuk menjadi diri yang berprestasi.

“Saya pikir ini merupakan salah satu ajang hiburan bagi masyarakat Kabupaten Inhil khususnya untuk kota Tembilahan. Namun tidak dipungkiri, kegiatan ini tentunya bisa memotivasi untuk tumbuh kembangnya kegiatan kegiatan keolahragaan kedepannya,” kata Wardan.

Untuk itu, diharapkannya kepada para pemain untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya dan mampu bermain dengan cara sportifitas.

Sementara itu, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf J Hadiyanto mengatakan, turnamen ini merupakan ajang untuk memotivasi kaum muda agar tidak melakukan tindakan yang mengarahkan kepada hal yang negatif dan tentunya juga sekaligus mempererat hubungan silaturrahmi melalui sepakbola.

“Semoga ini bisa menjadi contoh serta panutan kepada generasi muda, kalau yang tua saja bisa bersemangat dalam bertanding dengan fair,” imbuhnya./ Mirwan/adv




4 Unit Mesin PLTMG Pasir Penyu Rusak. PLN Area Rengat Bergilirkan Pemadaman di Tiga Kabupaten

Gambar: net
Gambar: net

Rengat, detikriau.org – PLN Area Rengat menyatakan akan memberlakukan pemadaman bergilir untuk wilayah Kabupaten Inhu, Sebahagian Wilayah Kabupaten Inhil dan Kabupaten Pelalawan.

Kebijakan ini diberlakukan akibat kerusakan 4 unit mesin pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu.

Menurut Manajer Pembangkit PLN Area Rengat, Arip Supriyadi dalam keterangan persnya, perbaikan yang dilakukan terhadap 4 unit mesin pemangkit ini diperkirakan akan memakan waktu hingga pertengahan bulan April 2016 mendatang.

“Pemadaman bergilir dilakukan pada malam hari untuk wilayah Kabupaten Inhu, sebagian wilayah Kabupaten Inhil, dan Kabupaten Pelalawan”, Sampaikan Arip

Disampaikannya, akibat gangguan pada PLTMG, PLN Area Rengat mengalami defisit mencapai 5,4 MW pada malam hari. Pihak PLN  menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan pelayanan yang diberikan. (zal)




Lagi, Polisi Ringkus Pelaku Penyalahgunaan Narkoba. Kali Ini Warga Jalan Trimas Tembilahan

Gambar ilustrasi paket narkotika jenis sabu-sabu
Gambar ilustrasi paket narkotika jenis sabu-sabu

TEMBILAHAN, detikriau.org – Petugas kepolisian Polres Indragiri Hilir (Inhil) tidak henti-hentinya berupaya keras untuk menghapus tuntas peredaran narkotika ditengah-tengah masyarakat.

Hampir setiap hari, polres Inhil berhasil membekuk pelaku penyalahgunaan barang haram ini. Kali ini giliran seorang bandar narkoba berinisial HM (42) di kediamannya jalan Trimas Tembilahan, Selasa (5/4/2016) sore.

Berdasarkan laporan polisi nomor: LP/52/VI/2016/RIAU/RES INHIL/Narkoba menyatakan bahwa HM terbukti terlibat tindak pidana Narkotika jenis sabu-sabu. Bahkan informasi yang dirangkum petugas bahwa HM selalu melakukan transaksi barang haram.

“Menurut penyelidikan sementara, Tsk ini kerap bertransaksi sabu-sabu,” kata Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik, Rabu (6/4/2016).

Adapun barang bukti yang ditemukan berupa sabu-sabu seberat 9 gram atau dibagi menjadi 5 paket kecil dan 3 paket ukuran sedang, 3 unit Handphone, 1 buah dompet yang berisikan uang sebanyak RP 156 ribu, 1 unit timbangan warna hitam merk CHQ, 1 set bong yang masih terpasang kaca pembakar, 5 lembar kertas plastik putih di duga pembungkus sabu-sabu, 1 bilah gunting dan 3 buah mancis.

“Tsk beserta sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Inhil untuk diproses lebih lanjut,” Tutupnya./ Mirwan