Bupati Inhil Temu Wicara Bersama Petani di Kuindra

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) melakukan temu wicara bersama para petani serta masyarakat umum di desa Perigi Raja Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra), Selasa (12/4/2016).

Pada kegiatan itu, Bupati didampingi Ketua Komisi I DPRD Inhil, Ketua KONI Inhil serta beberapa kepala SKPD dan Camat beserta unsur Piminan Kecamatan Kuindra.

“Dengan pertemuan ini, saya mengetahui apa yang menjadi permasalahan desa, khususnya di desa Perigi Raja,” kata Wardan.

Dengan demikian, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini meminta kepada para kepala dinas terkait agar nantinya mampu mencarikan solusi dari segala permasalahan yang ada

Jika tidak mampu menyelesaikan pada anggaran tahun 2016, maka masih bisa diupayakan lagi pada anggaran tahun 2017 mendatang.

“Khususnya persoalan mendasar yang ada di lingkungan para petani,” tuturnya./Mirwan/adv




Ini Pemikiran Ketua Komisi I DPRD Inhil Tentang Penempatan Kantor Satker

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said menyarankan Pemkab Inhil untuk menata kembali wilayah perkantoran. Hal ini menurutnya dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Menurut pendapatnya, keberadaan gedung tinggi yang belum termanfaatkan di jalan suwarnabumi juga bias difungsikan. Daripada bangunan tersebut didiamkan, terbengkalai dan  menjadi rusak, ada baiknya digunakan untuk memenuhi sarana perkantoran yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Katanya juga, Kantor Bupati sebaiknya dikhususkan untuk perkantoran Sekretariat Daerah (Setda).

Untuk lokasi Kantor Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air (DBMSDA), Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) serta Kantor Inspektorat saat ini bisa dijadikan ruang terbuka hijau.

“Kantor Dishubkominfo sebaiknya dipusatkan di Terminal Bandar Laksamana Indragiri,” tambahnya.

untuk Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kantor Perpustakaan Daerah bias dipusatkan di bangunan tinggi yang terletak di Jalan Swarna Bumi Tembilahan.

Sedangkan eks Kantor Disdukcapil dijadikan markas Satpol PP dan eks Kantor Perpustakaan Daerah dijadikan Bank BPR Gemilang.

Selain itu, lanjut Yusuf, bangunan tinggi yang rencana awal pembangunannya untuk gedung Unisi tersebut juga bisa digunakan untuk Kantor Arsip Daerah. Apalagi mengingat, saat ini Pemkab Inhil belum memiliki Kantor Arsip Daerah yang refresentatif./ adi




Edy Syafwannur Nyatakan Kembali Maju Pilkada Inhil 2018

“Masjid adalah sebuah rumah Ibadah. Tempat bermunajat kepada Allah. Apa yang salah?”

H Edy Syafwannur
H Edy Syafwannur

TEMBILAHAN (detikriau.org) – H Edy Syafwannur menyatakan positif kembali ikut maju bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2018 mendatang.

“Saya akan kembali ikut bertarung,” katanya di hadapan sejumlah awak media di Tembilahan, Selasa (12/4/2016).

Dipaparkan, ada beberapa alasan sehingga Ketua Yayasan Tasik Gemilang ini siap mencalonkan diri.

Diantaranya karena dukungan dari berbagai komponen masyarakat yang memintanya untuk kembali maju, baik yang disampaikan melalui sambungan selular hingga menemui secara langsung.

Selain itu,  sejak ditinggal Bupati Inhil sebelumnya, H Indra M Adnan, ia menilai jalannya pembangunan di Inhil “ Stagnan”. Tidak ada pergerakan yang signifikan.

Dicontoh yang menurutnya paling sederhana adalah pembangunan Masjid Islamic Centre. Proyek yang sedianya dibangun untuk siar agama Islam itu hingga hari ini tidak ada progress, terhenti dan tidak ada kepastian.

“Masjid adalah sebuah rumah Ibadah. Tempat bermunajat kepada Allah. Apa yang salah?”

Ditambahkan Iwan sapaan akrab mantan Kepala BPMPD Kabupaten Inhil ini, disamping hal itu, pembangunan dari sisi Manusia juga dinilai tidak ada pergerakan.

Hari ini ia menyatakan keprihatinan dengan tidak lagi pernah dianggarkan bantuan pendidikan bagi putra-putri Inhil yang tidak mampu termasuk banyaknya kondisi fasilitas pendidikan yang rusak dan dalam kondisi yang juga memprihatinkan.

“Artinya Indek pembangunan SDM kita sangatlah menurun”

Jujur, menurutnya, nafsu politiknya secara pribadi untuk menduduki kursi kekuasaan sudahlah sangat jauh menurun. Namun kepentingan masyarakat banyak kembali membuka hatinya untuk memberikan pengabdian bagi Kabupaten Inhil./Mirwan/dro




Hotspot Berbahaya Terpantau, Petugas Damkar Inhil Bergegas Ke Pulau Burung

Gambar ilustrasi kebakaran lahan.
Gambar ilustrasi kebakaran lahan.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendadak menuju ke kecamatan Pulau Burung.

Hal itu disinyalir terpantaunya 6 titik hotspot di kecamatan tersebut. Dimana, keenam titik tersebut berada pada level Confidence 100 persen yang dinyatakan positif kebenaran panas api.

“6 titik panas terpantau di Kecamatan Pulau Burung dengan level Confidence 100 persen,” Kabid Kesiap siagaan BPBD Inhil, Sugito melalui sambungan selularnya, Selasa (12/4/2016).

Saat ini, lanjutnya, Kepala BPBD Inhil Yusfik beserta 10 anggotanya sudah sampai dan sedang melakukan peninjauan secara langsung di lokasi.

Meski belum ada kabar, namun yang jelas posisi sejumlah petugas sudah standby melakukan patroli antisipasi Karlahut.

Sebenarnya kata Sugito, hotspot di Inhil terpantau tidak hanya di Pulau Burung melainkan masih ada beberapa titik di kecamatan lainnya.

Namun tingkatan levelnya masih dibawah dan tidak terlalu berbahaya terhadap terjadinya Karlahut. Untuk itulah petugas Damkar lebih memfokuskan kepada hotspot di Pulau Burung./ Mirwan




1 Bulan Tunjangan Sertifikasi Tak Jelas Rimbanya, Guru Mempertanyakan

TEMBILAHAN, detikriau.org – Sejumlah guru sertifikasi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mempertanyakan tunjangan profesi untuk bulan Juni 2014. Dimana, hingga memasuki bulan ke empat di tahun 2016 tunjangan tersebut belum ada tanda-tanda pencairan.

Seperti disampaikan salah seorang guru Sertifikasi di Kabupaten Inhil yang enggan menyebutkan namanya mengaku kecewa terhadap dinas terkait dengan ketidakjelasan tunjangan yang menjadi hak mereka itu.

“Bulan Juni 2014 yang tidak ada pencairkan tunjangan sertifikasi, padahal daerah lain cair, hanya di Inhil tidak,” katanya kemarin.

Sementara itu, dikomfirmasi kepada Ketua PGRI Kabupaten Inhil, Yaswar Aprilian membenarkan tidak cairannya tunjangan setifikasi dimaksud untuk 1 bulan tersebut. Dan dibenarnya juga kalau jadwal pencairan belum ada kepastian.

Bahkan diakuinya prihal ini sudah cukup lama diupayakan pengurusan pencairannya namun hasilnya masih nihil. Berdasarkan penjelasan dari Disdik, lanjutnya, persoalan tunjangan itu masih dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Tapi kok lama betul pemeriksaannya, karena ini berkaitan dengan hak guru,” ujar Uway, sapaan akrab Yaswar Aprilian, Selasa (12/4/2016).

Hingga berita ini dirilis, belum di dapat mengkonfirmasi pihak Disdik Inhil./ Mirwan




Laka Tunggal, Hartono Tewas di Jembatan 1 Parit 19 Tembilahan Hilir

TEMBILAHAN, detikriau.org – Hartono Ahmad, pria kelahiran tahun 1962 tewas di tempat akibat kecalakaan lalu lintas di jembatan 1 parit 19 Tembilahan, Selasa (12/4/2016) sekitar pukul 11.45 WIB.

Saat ditemukan, warga RT 03 RW 02 jalan Bengkel Tembilahan ini tertelungkup bercucuran darah dengan otak berserak. Sedangkan sepede motor yang dikendarai merk honda Vario nomor Polisi BM 6169 GA tampak lecet di bagian kanan.

“Saya mendengar suara kencang di jembatan, saat itu tidak ada seorangpun selain korban,” kata salah seorang saksi, Uning (52) kepada detikriau.org

Waktu itu, saksi ini sedang mengerjakan pekerjaan pembangunan rumah yang tidak jauh dari TKP. Sebelum beranjakkan kaki, saksi terlebih dahulu mencari bantuan kalau di jembatan ada kecalakaan.

“Saya stop motor yang hendak lewat, saya mintakan segera membantu korban,” tambahnya.

Kala itu juga datang beberapa petugas Pol Air Polres Inhil yang bermarkas di sekitar peristiwa langsung membawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan dengan kondisi sudah meninggal dunia.

“Di TKP sudah meninggal, tetapi tetap kita beri bantuan membawa ke RSUD,” kata Rizky (28) salah seorang petugas Pol Air.

Tak lama berselang waktu, petugas Sat Lantas Polres Inhil langsung melakukan olah TKP./ Mirwan