Inhil Hebat! H Rusli Zainal Masuk Tim Kampanye Paslon Nomor 4

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pasangan Calon (Paslon) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman-YuliantiniG didukung oleh mantan tokoh politik ternama, Eks Gubernur Riau, H. M. Rusli Zainal, S.E., M.P.

Siapa yang tidak kenal dengan nama H. M. Rusli Zainal, S.E., M.P, tokoh politik nasional yang merupakan putra kelahir Kecamatan Mandah Kabupaten Inhil itu merupakan mantan Bupati Inhil periode 1999-2003.

Pelantun lagu Pantau Solop itu juga merupakan mantan Gubernur Riau dua periode 2003-2008 dan 2008-2013. Beliau sangat cerdas dan sudah banyak sumbangsihnya untuk pembangunan Inhil.

Setelah ditelusuri, H. M. Rusli Zainal, S.E., M.P masuk dalam daftar tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati Inhil, Haji Herman-Yuliantini, bahkan sudah didaftarkan oleh ketua tim pemenangan ke KPUD Inhil.

Bersama H. M. Rusli Zainal, S.E., M.P, sejumlah tokoh dari koalisi Partai Politik (Parpol) maupun tokoh Masyarakat, H. Nawawi SK, H. Alimuddin RM, Drs. Iqaruddin, Hj. Nurlia, H.M. Yusuf Sappe, H. Nawawi Mahmud.

Selanjutnya KH Junaidi, H. Zaini Awang, H. Syamsurizal Awi, H. Ashari Sulaiman, Sudinoto, H. Badaniah Manessa, H. Said Ismail, H. Haris, H. Nawawi, H. Sultan, H. Daniel Ibrahim juga ikut didaftarkan ke KPUD.

“Iya benar, sejumlah tokoh tersebut masuk ke dalam Tim Kampanye Paslon Bupati Inhil Haji Herman-Yuliantini,” kata Ketua Umum Tim Pemenangan INHIL HEBAT, H Ikbal Sayuti, Jumat (27/9/2024).

Bukan hanya H. M. Rusli Zainal, S.E., M.P, mantan Wakil Bupati Inhil dua periode, H. Rosman Malomo juga masuk ke dalam Tim Kampanye Paslon Bupati Inhil Haji Herman-Yuliantini sebagai Dewan Pengarah.

“Alhamdulillah H Rosman Malomo pun ikut merestui Haji Herman-Yuliantini maju sebagai Calon Bupati Inhil,” papar H Ikbal Sayuti.

H Rosman Malomo didampingi sejumlah tokoh Masyarakat sebagai Dewan Pengarah Tim INHIL HEBAT, yakni H. Andi Ismet, H. M Syatir Hasan, H. Said Ismail, H. Mansyur, Ir. H.M Arpah dan H. Burhan Jubair.

Disusul mantan anggota DPRD Inhil, Agus Salim, SE,. MM juga ikut membantu Tim INHIL HEBAT sebagai Ketua Tim Koalisi yang terdiri dari 10 Partai Politik bergabung memenangkan Haji Herman-Yuliantini pada 27 November 2024 mendatang.

Untuk diketahui, Paslon Haji Herman-Yuliantini diusung 10 Partai Poltik, yakni Partai Golkar, PPP, NasDem, PKS, Perindo, Partai Bulan Bintang, PSI, Gelora, Partai Buruh serta Partai Umat. *




Bentuk Tim Saiber, Syaifulloh Gerindra Nyatakan Dukung Ferdiansyah – Soeparto

ARB INdonesia, DUMAI – Dukungan kepada pasangan Ferdiansyah – Soeparto yang maju di Pilkada Dumai 2024 terus bertambah. Baik secara perorangan maupun kelompok mereka datang ke DPD Partai Golkar Dumai maupun ke kediaman H. Soeparto menyatakan dukungan.

Salah satunya Caleg dari Partai Gerindra, Syaifulloh. Ia memilih berbeda dukungan dengan partainya pada Pilkada Kota Dumai 2024. Syaifulloh menyatakan mendukung pasangan Ferdiansyah – Soeparto.

Dukungan disampaikan langsung Syaifulloh kepada Tim Relawan Ferdiansyah – Soeparto Amanah (Fatonah), Jumat (27/09/2024) di Sekretariat DPD II Partai Golkar Kota Dumai. Dukungan Syaifullah diterima ketua Relawan Fatonah, Hendri Sandra dan Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Dumai, Yusrizal.

“Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan tambahan amunisi yang akan menambah semangat kami untuk berjuang memenangkan pasangan Ferdiansyah – Soeparto dengan bergabungnya saudara Syaifulloh,” kata Ketua Tim Relawan Fatonah, Hendri Sandra.

Syaifulloh merupakan caleg nomor urut 5 dari Partai Gerindra daerah pemilihan Dumai 4 atau Dumai Barat-Sungai Sembilan.

Untuk ikut memenangkan Ferdianyah – Soeparto sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai, Syaifulloh telah membentuk Relawan Syaifulloh Bersama Ferdiansyah – Soeparto Amanah atau Saiber Fatonah.

Hendri menyebut, Selain Syaifulloh, sejumlah tokoh masyarakat Kota Dumai, pengurus dan kader partai bukan pengusung Ferdianyah – Soeparto juga menyatakan dukungannya. Bahkan ada yang bersedia menjadi juru kampanye.

“Alhamdulillah niat baik Paslon Ferdiansyah dan pak De Soeparto terus mendapatkan dukungan. Tanda-tanda kemenangan itu sudah nampak dengan semakin besarnya dukungan ini,” pungkas Hendri Sandra. **




Fhariq Cup U-40, Tim PGRI Bobol Gawang Lawan 4 Goal Tanpa Balas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Tim PGRI berhasil membobol pertahanan Tim Sepakbola Sungai Dusun pada laga Sepakbola Fhariq Cup II U-40, Rabu 25 September 2024.

Pertandingan yang digelar di Lapangan Pinang Jaya Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir itu berhasil membawa Tim PGRI Kab Inhil ke babak semifinal dengan skor 4-0 atas Tim Sei Dusun.

Disebutkan Hendri, Pelatih Tim PGRI, pertandingan berlangsung sengit dengan perolehan gol pertama yang dicetak oleh Yadiogah.

“Gol selanjutnya disusul oleh kawan kita Lito, Ziddan Abu Rohim, dan ditutup oleh Elfisyahri. Ini merupakan laga yang menantang,” ungkap Hendri.

Lanjut Hendri, kemenangan ini merupakan langkah awal dari PGRI untuk terus berbenah diri dan meningkatkan kemampuan untuk pertandingan selanjutnya.

“Bismillah, semoga target kami dapat tercapai, harus juara,” tukasnya. *




Kadiskes Hadiri Rapat Penanganan Wabah Malaria Bersama PJ Bupati Indragiri Hilir

Penjabat Bupati Indragiri Hilir, H. Erisman Yahya, memimpin rapat koordinasi terkait penanganan wabah malaria yang melanda Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman. Rapat yang berlangsung di ruang rapat kantor Bupati Inhil ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Asisten I Setda Inhil, H. Tantawi Jauhari, TNI, Polri, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, kepala OPD terkait, serta tenaga kesehatan. 26/09/24

Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa hingga hari ini, sebanyak 22 warga Desa Kuala Selat telah dinyatakan positif malaria. Menanggapi situasi ini, Pj Bupati H. Erisman Yahya menekankan pentingnya peran Dinas Kesehatan dalam mengatasi wabah ini.

“Dinas Kesehatan harus segera membentuk tim satuan tugas terpadu penanganan malaria. Tim ini akan menjadi garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat ini,” ujar Pj Bupati. Ia menegaskan bahwa status kejadian ini akan ditetapkan sebagai tanggap darurat bencana dengan SK Bupati, dan sebuah posko akan dibentuk untuk penanganan yang terstruktur.

Pj Bupati juga meminta kepada Camat Kateman untuk melakukan lokalisasi agar penyebaran penyakit tidak meluas ke daerah lain, baik di luar maupun di dalam Desa Kuala Selat. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalkan penularan lebih lanjut.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Pj Bupati H. Erisman Yahya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. “Kebersihan adalah kunci untuk mencegah penyakit malaria,” tegasnya.

Dengan dukungan Dinas Kesehatan dan koordinasi yang baik antar instansi, diharapkan penanganan wabah malaria ini dapat berjalan efektif dan segera membuahkan hasil. (ADV)




Dinas Kesehatan Paparkan Hasil Analisis Data Stunting di Kabuputen Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru Nampak setelah bayi berusia 2 (dua) tahun. 26/08/24

Balita yang stunting di masa yang akan dating akan mengalami kesulitan dalam mecapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal sehingga dapat mempengaruhi sumber daya manusia di masa depan. Dengan demikian periode 1000 hari pertama kehidupan seharusnya mendapat perhatian khusus karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktivitas seseorang di masa depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Rahmi Indrasuri, SKM, M.KL menjelaskan mengenai data stunting Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, menunjukkan adanya Penurunan prevalensi Stunting di Inhil, bahkan di tingkat Nasional penurunannya hanya 0,1%, di Provinsi Riau 3,4%, dan di Inhil pada tahun 2021 (SGGI) 28,4% terjadi kenaikan sebesar 0,1% pada tahun 2022 yaitu 28,5% dan di tahun 2023 telah terjadi penurunan sebanyak 9,7% yaitu 18,8%. Sehingga wakil presiden selaku ketua Tim TPPS Tingkat Nasional membuat kebijakan untuk melaksanakan kegiatan intervensi serentak.

“Kegiatan Intervensi Pencegahan Stunting juga harus berkoordinasi dengan melibatkan semua Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, sampai Kelurahan/Desa untuk mencegah lahirnya anak Stunting baru melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi dan intervensi bagi seluruh ibu hamil, balita dan calon pengantin secara berkelanjutan yang dilaksanakan pada bulan Juni 2024 Kemarin,” jelasnya.

Selain itu, puskesmas dan posyandu memiliki peran penting dalam ILP yang komprehensif dan terpadu, melalui berbagai layanan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan valiatif sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat serta dapat mendeteksi dini permasalahan gizi, memberikan edukasi pencegahan Stunting kepada seluruh sasaran dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran ke Posyandu.

Dengan masalah gizi sebesar 11,4% dan balita stunting 1,4%. Hampir seluruh Puskesmas memiliki persentase balita ditimbang (D/S) 100%, hanya 5 Puskesmas yang berada dibawah 100% diantaranya :

➤ Puskesmas Simpang Gaung 99,62%
➤ Puskesmas Teluk belengkong 97%
➤ Puskesmas Kotabaru 94,64%
➤ Puskesmas Sungai Salak 88,71%,
➤ Puskesmas Sungai Raya 82%

Setelah di analisis dan dientry pada aplikasi e-PPGBM di dapati 527 balita stunting di Kabupaten Indragiri Hilir dengan jumlah balita stunting tertinggi terdapat di wilayah kerja :

➤ Puskesmas Pelangiran 63 balita ➤ Puskesmas Tembilahan Kota 52 balita ➤ Puskesmas Sungai Guntung 50 balita ➤ Puskesmas Teluk Belengkong 40 balita ➤ Puskesmas Sungai Salak 37 balita ➤ Puskesmas Gajah Mada 32 balita

Kegiatan dalam telah dilaksanakan Penanggulangan Stunting: 1. Pemberian Tambahan Asupan Gizi pada Ibu hamil KEK. 2. Pemantauan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri dengan Aksi Bergizi. 3. Pemantauan bayi usia kurang dari 6 bulan mendapat Asi Eksklusif. 4. Pemantauan anak balita gizi buruk yang mendapat pelayanan tatalaksana gizi buruk. 5. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak balita. 6. Pemenuhan tambahan asupan gizi pada balita gizi kurang. 7. Pemenuhan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) kepada balita.

Dalam kegiatan Intervensi Serentak ini Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir melibatkan Lintas Sektor terkait, TP- PKK, Kader Posyandu, Tim Pendamping Keluarga (TPK), TPPS Kabupaten, Kecamatan dan TPPS Kelurahan/Desa dalam mengkoordinasikan Percepatan Penurunan Stunting, capaian Indikator Intervensi Spesifik yang meliputi:

1. Jumlah ibu hamil KEK yang menerima tambahan asupan gizi, Numerator/capaiannya ialah 178 dengan cakupan (90%). 2. Jumlah ibu hamil yang mengonsumsi 90 Tablet Tambah Darah (TTD) selama kehamilan, Numerator/capaiannya ialah 1578 dengan cakupan (68%). 3. Jumlah remaja putri yang mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), Numerator/capaiannya ialah 7444 dengan cakupan (31%). 4. Jumlah Baduta 0-6 yang mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, Numerator/capaiannya ialah 258 dengan cakupan (37%). 5. Jumlah baduta usia 6 – 23 bulan yang mendapatkan MP-ASI, Numerator/capaiannya ialah 2838 dengan cakupan (77%). 6. Jumlah Gizi buruk pada bayi 0- 59 bulan yang mendapat tata laksana Numerator/capaiannya ialah 16 dengan cakupan (100%). 7. Jumlah Balita usia 0-59 bulan yang dipantau pertumbuhan dan perkembangannya Numerator/capaiannya ialah 37957 dengan cakupan (97%). 8. Jumlah anak usia 6-59 bulan gizi kurang yang mendapat tambahan asupan gizi Numerator/capaiannya ialah 439 dengan cakupan (78%). 9. Jumlah balita yang mendapat Imunisasi dasar lengkap Numerator/capaiannya ialah 2140 dengan cakupan (19%). (Adv) 




Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan di Kabupaten Inhil Resmi Terbentuk

ARB INdonesia,INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Kesbangpol Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berhasil mendirikan Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK).

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 11 Permendagri Nomor 71 tahun 2012 tentang Pedoman Pendidikan Wawasan Kebangsaan, Pemerintah Daerah wajib menyelenggarakan Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PWK).

Melalui Surat Edaran Bupati Nomor : 200.1.2.2/1417/BKBP/ TAHUN 2024 TENTANG MEMPERDENGARKAN LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA. Yang menjadi tanda diawalinya penyelenggaraan wawasan kebangsaan di Kabupaten Inhil.

Pj Bupati Inhil, Erisman Yahya melalui Kepala Badan Kesbangpol Inhil, H Arifin ,S.Sos.,MM mengatakan Kepengurusan PPWK Kabupaten Inhil terdiri dari beberapa stakeholder yaitu, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Swasta, Media, Pendidikan, Perguruan Tinggi.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kesbangpol Inhil HM Arifin mengatakan sebuah Bangsa dan Negara akan sangat ditentukan kemampuannya dalam menghadapi dinamika yang ada.

“Era saat ini, kehidupan dinamika sangat kompleks dan kompetitif. Harus ada proses sistematis dari semua pihak. Semua harus segera kita laksanakan,” ujarnya.

“Mengingat banyaknya jumlah penduduk yang berbeda agama, besarnya wilayah Indonesia saat ini, serta beraneka ragam suku dan budaya yang berada di Negara Indonesia ini,” jelasnya.

Untuk menjawab tantangan keanekaragaman tersebut, menurutnya, dibutuhkan forum wawasan kebangsaan untuk mengingatkan kembali konsensus kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI kepada anak bangsa, melalui keteladanan, kesatuan antara kata dan perbuatan atau hal-hal yang inspiratif yang diarahkan untuk pengembangan dan membangun cinta tanah air.

“Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan adalah amanah Permendagri Nomor 71 Tahun 2012 untuk pengembangan pemantapan wawasan kebangsaan di daerah,” tambahnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa kedepannya akan dilakukan MoU lintas sectoral yang mana setiap kegiatan-kegiatan pelatihan, penyuluhan, workshop, memasukan materi wawasan kebangsaan.

“Hal tersebut dilakukan guna menumbuhkan semangat berbangsa dan bernegara sehingga tertanam rasa nasionalisme dan patriotisme,”Imbuhnya

Dengan tujuan, memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia dengan melaksanakan nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, makmur, dan sejahtera berdasarkan Pancasila.

Melalui kegiatan ini, juga diharapkan dapat menciptakan pelopor perubahan karakter dan wawasan kebangsaan dalam rangka mendorong keutuhan bangsa demi persatuan dan kesatuan bangsa, untuk menanamkan pemahaman wawasan kebangsaan pada diri generasi millenial karena merupakan sumber potensial dimasa yang akan datang.

“Dan tersusunnya rekomendasi dan saran kebijakan sebagai bahan acuan pada bidang Karakter dan Wawasan Kebangsaan,” terangnya.