Peringati Hari Kartini, Calya Tampil Cantik di SDN 32 Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Calya Syakirah, gadis cilik kelahiran 1 Juni 2008 ini menampilkan busana khas daerah pada moment peringatan hari Kartini ke-137 tahun 2016 di halaman sekolahnya, SD Negeri 032 Tembilahan, Kamis (21/4/2016).

Busana khas daerah kali ini ia tampilkan mengenakan pakaian kebaya modifikasi kain batik khas Inhil dengan jongsam khas chinese berwarna merah dan hitam.

Saat itu, putri pasangan Herwanissitas (anggota DPRD Inhil) dan Kasmawati ini tampak percaya diri disaksikan sejumlah guru, karyawan beserta ratusan murid SDN 032. Bahkan pagi itu, siswa yang masih duduk kelas II SD ini tampil maksimal.

“Saya sendiri yang mendesain busananya,” kata ibunda Calya, Kasmawati kepada detikriau.org.

Diketahui, Calya ini berpengalaman mengikuti berbagai ajang perlombaan busana. Pada tahun 2015 misalnya, Calya berhasil merebut piala grand final pada ajang perlombaan Busana Daerah terbaik Indonesia Model Search tahun 2015 kategori junior di Jakarta.

Namun kala itu, putri asli Kabupaten Inhil ini bukan mewakili Provinsi Riau, melainkan membawa nama Provinsi Jambi. Sebab saat itu ia mengikuti audisi di Provinsi Jambi karena Riau tidak menyelenggarakan.

Di Jambi, audisi diselenggarakan pada tanggal 12 Desember 2015 dan iapun berhasil menjadi peserta terbaik dan berhak untuk mewakili Provinsi Jambi pada ajang Indonesia Model Search pada tanggal 19 Desember 2015 yang lalu itu.

Bahkan sebelumnya, sejak duduk di bangku pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), anak ketiga dari empat bersaudara tersebut telah mengumpulkan 25 piala pemenang pada ajang perlombaan serupa./ Mirwan




483 WNI Diduga Bergabung dengan ISIS, 60 Orang di antaranya Sudah Tewas

Ilustrasi Pasukan ISIS (Foto: REUTERS)
Ilustrasi Pasukan ISIS (Foto: REUTERS)

Jakarta – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memaparkan hasil penyelidikan terkait gerakan radikal ISIS di Indonesia. Pengaruh ISIS masih besar, terbukti dengan banyaknya WNI yang bergabung. Dari 483 WNI yang bergabung ke ISIS, 60 orang di antaranya sudah meninggal dunia.

“Pengaruh ISIS di Indonesia masih cukup tinggi dengan meningkatnya jumlah WNI yang berangkat ke Suriah-Irak untuk bergabung dengan kelompok ini,” kata Badrodin saat rapat dengan Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/4/2016).

Polri mewaspadai aksi teror yang terjadi di belahan negara lain karena ada kemungkinan aksi itu ditiru atau jadi motivasi bagi kelompok teroris di Indonesia. Badrodin lalu memaparkan data-data terkait WNI yang terkait ISIS.

“WNI yang diduga saat ini berada di Suriah-Irak bergabung dengan ISIS termasuk yang telah meninggal dunia sebanyak 483 orang. 174 orang pria dewasa, 43 orang wanita dewasa dan 40 orang anak-anak,” paparnya.

Sementara itu, ada 166 WNI yang belum teridentifikasi berdasarkan sumber dari media sosial dalam bentuk video dan foto. Mereka juga diduga bergabung pada konflik di Suriah-Irak sebanyak, ada 155 pria dewasa, 1 wanita dan 10 anak-anak.

Diduga ada 60 WNI yang tewas saat konflik di Suriah-Irak. Ada pula 43 WNI yang telah kembali ke Indonesia setelah bergabung dengan ISIS.

“Sebanyak 250 orang WNI diduga akan menuju Suriah-Irak ke daerah konflik Suriah-Irak yang dideportasi kembali ke Indonesia oleh beberapa negara,” beber Badrodin.

Sebanyak 206 orang di antaranya dideportasi dari Turki, 30 orang dari Malaysia, dan 14 orang dari Singapura. Di antara yang dideportasi itu ada 6 orang anak-anak.

sumber; detik.com




Keputusan Mendagri soal Bupati Rokan Hulu Harus Dihormati

Lukman Edy
Lukman Edy

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy mengatakan masalah status tersangka Suparman, Bupati Rokan Hulu terpilih yang batal dilantik, sudah dibahas bersama Kementerian Dalam Negeri. 

Kesimpulannya, pembatalan pelantikan hanya untuk kepala daerah terpilih yang tertangkap tangan kasus korupsi dan kasus narkoba.

“Tapi kalau masih statusnya tersangka, itu kami minta tetap dilantik. Sudah ada kesempatan itu. Kemudian faktanya mendagri punya pertimbangan lain. Pantas juga kita hormati pertimbangan itu, politik sebenarnya, tidak hukum,” kata politikus yang akrab disapa LE, Selasa (19/4).

Ia meyakini bahwa Kemendagri paham aturan hukum dan keharusan melantik Suparman atau tidak. Tapi karena ada faktor politik, pertimbangan etika dan kewajaran, membuat Menteri Tjahjo memutuskan lain.

Sedangkan soal ikut ditundanya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Harris-Zardewan, LE menilai seharusnya tidak seperti itu. Apalagi Mendagri sudah menyerahkan kepada Plt Gubernur Riau Andi Rachman, tetap melantik atau tidak.

“Kalau Pak Andi mau sedikit clear lantik saja Bupati Pelalawan, tapi saya kira Plt agak terganggu psikologinya. Sehingga ya sudah lah, daripada hanya satu dilantik, mungkin ada rasa tidak enaknya. Dua-duanya ketua Golkar. Saya kira ini solidaritas Pak Andi sehingga ditunda dua-duanya,” tutur mantan Menteri PDT itu.

Saat ditanya ada perbedaan sikap Kemendagri terhadap kejadian dua tahun lalu yang melantik kepala daerah di Manado dan Lampung di dalam penjara. LE mengatakan dua kasus itu lah yang membuat Mendagri menunda pelantikan Suparman. Karena itu, masalah ini juga akan diatur dalam norma hukum melalui revisi UU Pilkada yang sedang berjalan.

“Kasus di Manado dan Lampung. Itu lah yang dijadikan alasan Suparman tidak dilantik. Kasus di Manado mendapat kritikan publik luar biasa. Kenapa orang dalam penjara dilantik. Jadi protes masyarakat pada kemendagri yang melantik luar biasa, pemerintah merasa dibully. Akhirnya kasus Suparman belajar dari kasus itu,” pungkasnya.(fat/jpnn)




Dana DMIJ 2016 diharap Buahkan Hasil Lebih Maksimal

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun anggaran program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang dialokasikan pada tahun ini tidak sebesar tahun lalu, namun diharapkan pelaksanaan serta hasilnya di lapangan bisa lebih baik dan maksimal.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said kepada awak media, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Yusuf, formulasi anggaran program DMIJ mengacu pada Peraturan Daerah (Perda), yaitu 10 persen dari Dana Perimbangan setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK), serta ditambah Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah.

Dikarenakan adanya pengurangan Dana Perimbanan dari Pusat, lanjut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, makanya berdampak pada pengurangan dana DMIJ.

“Jadi, bukan dikurangi. Jumlah itu sesuai dengan formulasinya,” kata Yusuf.

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, anggaran program DMIJ tahun ini sebesar Rp 213 miliar. Sedangkan pada tahun 2015 lalu adalah sebesar Rp 235 miliar./adi




Bupati: Penemuan Kasus Gizi Buruk di Inhil Masih Jauh Dari Angka Tahun Lalu

bupati saat meninjau balita kasus gizi buruk di RSUD Puri Husada
bupati saat meninjau balita kasus gizi buruk di RSUD Puri Husada

TEMBILAHAN, detikriau.org – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyampaikan, kasus gizi buruk di wilayah Kabupaten Inhil tidak sebanyak penemuan pada tahun lalu. Hal ini diketahui dari data yang ada di dinas terkait.

“Tahun lalu sampai 60 kasus, sedangkan tahun ini hanya ada 21 kasus dan itupun sudah ada upaya dilakukan pelayanan kesehatan terhadap balita,” kata Wardan saat meninjau Rafi (4 bulan) balita gizi buruk dari Kateman yang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan, Rabu (20/4/2016).

Dari 21 kasus, lanjutnya, hanya Rafi yang terbilang kondisi sangat parah, karena balita yang lainnya masih bisa dirawat di Puskesmas setempat dan bahkan bisa dirawat di rumah masih-masing.

Orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini komitmen untuk mengurangi angka kasus tersebut dengan berbagai cara, salah satunya melakukan pendataan anak-anak di setiap pelosok desa.

“Saya sudah mengintruksikan kepada Dinkes untuk melakukan pendataan anak-anak yang terkena gizi buruk. Kalau ditemukan langsung ambil langkah cepat untuk diberikan perawatan intensif,” paparnya.

Menurutnya, sosialisasi penangan gizi buruk selalu dilakukan melalui jajaran Pemkab, baik dinas terkait, camat hingga ketua RT. Selain itu, upaya pemaksimalan puskesmas, pustu dan lainnya juga terus ditingkatkan agar penderita gizi buruk bisa dirawat secepatnya di layanan kesehatan terdekat.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Inhil kalau menemukan balita gizi buruk atau kurang gizi segera melaporkan ke layanan kesehatan terdekat,” tutupnya./mirwan/ advetorial




Kepala LAPAN: Hari Ini Hingga 25 April Terjadi Hujan Meteor Lyrid

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin (Foto: Grandyos Zafna/detikFoto)
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin (Foto: Grandyos Zafna/detikFoto)

Jakarta – Fenomena alam hujan meteor lyrid akan menghiasi langit dini hari nanti. Meteor-meteor ini akan nampak seperti bintang jatuh karena terbakar saat melewati atmosfer bumi.

“Jadi hujan meteor lyrid itu kejadian tiap tahun, tahun ini terjadi 16-25 April, puncaknya sering bergeser geser. Tahun ini diperkirakan puncaknya 22 April dini hari,” ujar Ketua Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, saat dihubungi detikcom, Rabu, (20/4/2016).

Thomas menambahkan, hujan meteor lyrid ini bisa dinikmati saat cuaca cerah, tidak ada hujan dan tidak ada awan yang menghalangi.

Untuk tahun ini, puncak hujan meteor lyrid berbarengan dengan bulan purnama. Dikatakan Thomas, untuk wilayah perkotaan seperti Jakarta, hujan meteor sulit terlihat. Fenomena ini bisa lebih dinikmati di wilayah pedesaan yang masih minim polusi cahaya.

“Puncaknya tahun ini bersamaan dengan purnama, untuk wilayah perkotaan makin sulit diamati karena terganggu polusi cahaya ditambah lagi cahaya bulan,” tutur Thomas.

“Untuk melihat hujan meteor ini syaratnya harus gelap, baik dari gangguan cahaya bulan maupun polusi cahaya. Kalau mau mengamat harus di luar kota, karena di dalam kota terganggu polusi cahaya.” imbuhnya.

Thomas menggambarkan, dalam kondisi normal saat hujan meteor tersebut, puluhan meteor bisa terlihat di langit. Jika dalam kondisi terbaik, akan lebih terlihat menarik karena ada ratusan meteor yang bisa terlihat.

sumber: detik.com