2016, Diskop UMKM Inhil Akan Bubarkan 116 Koperasi. Ini Daftarnya…

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah mengantongi sejumlah nama-nama koperas yang bakal dibubarkan.

Rencana pembubaran tersebut akan berlangsung pada tahun 2016 ini juga. Sebab, banyak koperasi yang dinilai sangat pasif dan memang semestinya diambil kebijakan tegas.

“Bagi yang termasuk dalam daftar nama ini dan ingin tetap melanjutkan, segera melapor ke dinas. Kalau tidak ada kabar, maka akan dibubarkan dalam tahun ini,” tegas Kepala Diskop UMKM Kabupaten Inhil, Dianto Mampanini.
Ini nama-nama koperasi yang telah terdaftar di Diskop UMKM Inhil sebagai rencana pembubaran:

Kecamatan Tembilahan

1. Kop. Anugerah jl. Diponegoro no. 42 tembilahan.
2. Kop. Bmt al-kausar jalan h. Said tembilahan.
3. Kop. Karya bersama prima jl. Telaga biru no. 69 tembilahan kota.
4. Kop. Kerabat madani jl.telaga biru no.475 tembilahan.
5. Kop. Mutiara gaung jl.mataram iii tembilahan
6. Kop. Batang mas jl. Prof. M. Yamin lr. Perigi raja
7. Kop. Bersama kita bisa jl. Diponegoro gg. Cempaka tbh
8. Kop. Bmt. Alhidayah jalan kembang tembilahan
9. Kop. Darussalam jl. Pendidikan no.15 tembilahan
10. Kop. Usaha mitra agrobisnis jl.swarna bumi no.05 tbh
11. Kop. Keluarga tani jl. Pendidikan no. 35 tembilahan
12. Kop. Agro lestari jl. Sungai beringin tbh
13. Kop. Beringin mandiri sungai beringin
14. Kop. Beringin jaya sungai beringin
15. Kop. Kita jl. Sungai beringin, kel. Sei. Beringin tbh
16. Kop. Sejahtera mandiri jl. Tj. Harapan
17. Kop. Bkm maju bersama rt 01 rw 02 pekan arba
18. Kop. Usaha jadi parit 6, kel. Pekan arba
19. Kup pertasi kencana sungai perak tembilahan.

Kecamatan tembilahan hulu
1. Kop. Amanah umat jl.grilya no.12 tbh. Hulu
2. Kop. Indra gemilang jl.telaga biru prt.8 tbh hulu
3. Kop. Jiwa mandiri jl. Gerilia gg. Buatan no.3
4. Kop. Multi guna jl. Harapan tbh. Hulu

Kecamatan tempuling
1. Kop. Ngudi luhur desa teluk kiambang
2. Kop. Sri gemilang dsn harapan baru, teluk kiambang
3. Kop. Kuntum mekar desa karya tunas jaya
4. Kud. Usaha bersama karya tunas jaya

Kecamatan kempas
1. Kop. Sejahtera mandiri desa mekar jaya, pekan tua
2. Kop. Sumber tani rumbai jaya
3. Kop. Tani jaya desa kelapa sawit – rumbai jaya
4. Kop. Usaha bersama sejahtera desa sungai gantang
5. Kop. Giat tani prt. Siputat sei. Gantang
6. Kud hidup bahagia desa tl. Kiambang

Kecamatan enok
1. Kop. Sentosa jl. Mesjid no. 57 rt. 02/03, enok
2. Kud. Tunas baru enok
3. Kud harapan jaya desa pusaran enok
4. Kop. Karya subur pengalehan enok
5. Kop. Mitra usaha bersama sungai rokan
6. Kop. Karya makmur dsn setia kawan sei- ambat
7. Kop. Suri tauladan desa sungai ambat
8. Kop. Tani inhil sejahtera desa syuhada enok.
9. Kop. Mekar sari jl. H.adnan no.01 desa simpang tiga

Kecamatan kuindra
1. Kop. Teluk dalam indah desa teluk dalam
2. Kop. Bina nelayan sungai bela
3. Kop. Perikanan bahagia sungai bela
4. Kop. Bujang gagah tanjung lajau
5. Kop. Kemitraan pl. Air tawar tanjung lajau

Kecamatan concong
1. Kud karya baru concong luar

Kecamatan batang tuaka
1. Kop. Setia bakti sungai luar
2. Kop. Perkebunan masana sungai luar
3. Ksu citra sebatu prt. 5 kuala sebatu
4. Kop. Semoga jaya desa tj. Siantar
5. Kop.berkah sawit mandiri desa sungai dusun ,

Kecamatan gaung anak serka
1. Kpri bina sepakat kantor camat teluk pinang
2. Kud teluk pinang teluk pinang
3. Kop. Swadiri parit sepantun sungai empat
4. Kopkar harapan sejahtera teluk naga – sungai empat

Kecamatan gaung
1. Kpri usaha sepakat jl.riau no.10 kuala lahang
2. Kop. Tani bersama lahang baru
3. Kop. Gaung bersahabat prt.pisang lahang tengah
4. Koperaasi dua sekawan desa sungai baru

Kecamatan tanah merah
1. Kopkar a.e. brothers pt. A.e. brothers kuala enok
2. Kopkar harapan makmur pt. Bsm. K.uala enok

Kecamatan reteh
1. Kop. Perikanan kuala kerang desa kuala kerang
2. Kopkar.tkbm.pulau kijang pulau kijang

Kecamatan sungai batang
1. Kop. Usaha tani dan nelayan kuala sungai batang.
2. Kop. Telaga tani desa benteng.

Kecamatan mandah
1. Kop. Lintas indragiri pasar mandah
2. Kop. Mandiri sejati batang tumu
3. Kud igal
4. Kopkar ubbi mekar pt. Ubi mekar

Kecamatan keritang
1. Kop. Mekar sari desa kotabaru keritang.
2. Kop. Sandang tani kota baru siberida
3. Kop. Mutiara permata keritang jl.pemuda kotabaru
4. Kop. Jaya bersama prt. 15 – pengalehan
5. Kop. Mitra langgeng persada prt. Mutiara desa pengalehan
6. Kop. Purnama pengalehan
7. Kop. Tani makmur pengalehan


Kecamatan kemuning
1. Kopkar seberida wana sejahtera pt. Sws selensen
2. Kop. Panas dingin batu ampar
3. Kop. Al-irsad dusun tua- keritang
4. Kop. Bina usaha bersama desa kemuning muda.
5. Kop. Prakarya desa sekara.

Kecamatan kateman
1. Kop. Lubuk intan sungai gutung.
2. Kop. M.ventura wahana mitra desa sungai guntung kel. Tagaraja
3. Kop. Mina karya bersama kelurahan taga raja.
4. Kop. Tri jaya mandiri sungai guntung kel.taga raja.
5. Kopkar.seroja pt. Pulau sambu guntung
6. Kop.riak kuala desa kuala selat.
7. Kop.tenggiri putih desa kuala selat.
8. Kop. Dewi jaya sungai simbar
9. Kop.mekar jaya desa simbar

Kecamatan pelangiran
1. Kop. Bina gambut desa simpang keteman
2. Kop. Karya manidiri lubuk kempas
3. Kud. Maju sejati desa simpang keteman
4. Kop. Keluarga sejahtera upt. Xi guntung ii
5. Kop. Pelita abadi upt. Xi. Sp 14 ghs x desa saka palas jaya

Kecamatan teluk belengkong
1. Kopkar.sadar setia sentosa pt. Sti tl. Belengkung desa saka rotan
2. Kop sumber sejahtra km 00 pt ghs i tl.belengkong desa gembaran
3. Kopkar multi gambut saka pasir teretang teluk belengkong pt.mg industri
4. Kop. Mitra karya tani upt. Iii desa sumber jaya
5. Kop. Pelita jaya upt xii guntung ii
6. Kopkar .ajah masa pt. Ghs. Sungai guntung. Ii
7. Kop. Sumber makmur upt. Iv desa sumber makmur jaya
8. Kop. Panca lestari desa sumber sari jaya
9. Kop. Gambut gemilang pt. Enam desa kelapa patih jaya
10. Kop. Sadar bakti upt. Ii ghs. Ii. Desa hibrida jaya

Kecamatan pulau burung
1. Kop. Karya pasar komplek prt.1 desa pulau burung
2. Kop. Sekunder trans sakti desa sari intan
3. Kop. Tri luhur desa sari intan
4. Kopkar. Mitra kelola mandiri pt. Rstm p. Burung
5. Kop. Karya manunggal upt. X. Pulau burung desa suka jaya./Mirwan




Sukses Gelar UNBK, SMKN 1 Rengat Harapkan Lulus Seratus Persen

Rengat, detikriau.org – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sukses diselenggarakan SMKN 1 Rengat. Hasil yang maksimal dan lulus seratus persen menjadi harapan yang disampaikan Kepala Sekolah SMKN 1 Rengat Adi Mirwan pada acara Perpisahan yang digelar di Gedung Kesenian, Rabu (20/4/2016).

“suksesnya pelaksanaan UNBK diharapkan membuahkan hasil yang maksimal dan semua siswa lulus seratus persen” jelas Adi Mirwan.

Apresiasi juga disampaikan Plt Asisten Administrasi Umum Inhu Hendrizal kepada SMKN 1 Rengat yang telah sukses melaksanakan UNBK. Ia berharap, di tahun mendatang penyelenggaraan UNBK juga dapat dilaksanakan seluruh sekolah lainnya.

Khusus bagi para siswa, ia berpesan agar terus bersemangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan dapat memberikan kontribusi positif di tengah lingkungan masyarakat.

Sementara itu, mengingat akan memasuki musim kemarau, Hendrizal juga berharap kepada para siswa agar dapat membantu Pemerintah, petugas kepolisian dan TNI dalam usaha mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

SMKN 1 Rengat merupakan salah satu dari tiga sekolah yang pertama kali menggelar UNBK tahun 2016 di Kabupaten Inhu. Total sebanyak 273 siswa SMKN 1 Rengat yang mengikuti UNBK. Pelaksanaannya sendiri dilakukan dalam tiga sesi, dimana tiap sesinya diikuti 32 peserta.

Pada acara itu, berbagai kesenian baik tarian dan Tarik suara juga ditampilkan para siswa dan siswi SMKN 1 Rengat.

Turut hadir pada kesempatan itu sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhu serta para guru dan siswa SMKN 1 Rengat (zal)




Kasib ; Susu Itu Mahal, Kami Tak Mampu Beli

“Orang Tua Balita Gizi Buruk Asal Kateman Ganti Susu Rafi dengan Air Olahan Tepung Beras”

Tembilahan, detikriau.org – Semakin kerap ditemukannya kasus penderita Gizi buruk khususnya di Negri yang menamakan diri “Sri Gemilang” ini harusnya membuat seluruh pihak, terutama pemerintah setempat lebih mawas diri.

Mengatasi persoalan ini tentulah tidak cukup dengan hanya menumpukan usaha dan kerja keras tenaga kesehatan.

Penanganan kesehatan sifatnya pastilah insidensial. Tinggi rendahnya kasus gizi buruk sejujurnya menjadi cerminan akan tinggi rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana pengakuan, Kasib (35) orang tua M Rafi, balita gizi buruk asal sungai teritip kecamatan Kateman yang hingga hari ini masih menjalani perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan harusnya membuat hati terenyuh.

Keterpurukan ekonomi membuat suami dari Ida (34) beserta tiga orang anak ini terpaksa harus menjadwalkan waktu makan hanya 2 kali dalam satu hari. Bahkan juga diakuinya sudah sangat kerap, satu hari penuh mereka tidak menjumpai sesuap nasipun.

“Kalau tidak ada yang menawarkan upahan ngerjakan kebun kelapa, maka kamipun tidak ada memiliki uang sedikitpun. Kadang kami harus berpuasa,” katanya ditemui detikriau.org di RSUD Puri Husada Tembilahan, Kamis (21/4/2016).

Selama Rafi dirawat di rumah sakit Raja Musa Sungai Guntung pekan lalu, Kasib juga mengaku harus rela berjalan kaki selama lebih kurang 40 menit hanya untuk mengambil nasi bungkus gratis dari keluarganya.  Karena jika menggunakan transportasi ojek sepeda motor akan memerlukan biaya sebesar Rp 20 ribu.

Ibunda Rafi, Ida menerangkan, anak tertuanya yang kini berusia 15 tahun terpaksa putus sekolah sejak kelas 5 SD karena mereka tidak mampu memberikan kebutuhan-kebutuhan pendukung sekolahnya, meskipun SPP gratis. Sementara anak keduanya yang sudah memasuki usia 9, 5 tahun hingga hari ini masih belum bersekolah.

“Sebenarnya kami tetap hendak melanjutkan sekolah, tetapi anak kami ini tak tahan lagi. Dia memilih untuk membantu bekerja mencari tambahan untuk makan,” kata Ida.

Bahkan menurutnya, selama ini Rafi, anak bungsunya yang kini menderita kekurangan gizi setiap harinya hanya mengkonsumsi minuman pengganti susu yang terbuat dari air kanji yang dibikin dari tepung beras.

Berdasarkan keterangan dokter, bayi seusianya belum pantas mengkonsumsi tepung.

“Susu itu mahal, kami tak mampu membeli,” tandasnya./ Mirwan




Dani; Kaum Perempuan Inhil Diminta Ambil Peran Percepat Pembangunan dan Kemajuan Daerah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kaum perempuan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diharapkan untuk dapat mendorong semangatnya dan mengambil peran dalam upaya mempercepat pembangunan dan kemajuan daerah.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat ditemui awak media usai menghadiri puncak peringatan Hari Kartini ke-137, yang dipusatkan di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, Kamis (21/4/2016).

Dikatakan Dani, kaum perempuan di Negeri Seribu Parit ini harus turut berperan aktif dalam pembangunan, tanpa mengabaikan harkat dan martabatnya di tengah keluarga dan masyarakat.

“Kaum perempuan sekarang ini memiliki peran penting dalam pembangunan, karena itu harus memacu semangatnya agar semakin kuat dan bisa memberikan kontribusinya bagi masa depan daerah dan bangsa,” tutur Dani.

Apalagi, lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, sekarang perempuan mempunyai kesetaraan dengan pria, sebab hak-haknya dilindungi oleh undang-undang.

“Untuk itu, kaum perempuan juga haru menjaga moral, etika dan sikapnya, baik di dalam rumah tangga maupun bermasyarakat,” imbuhnya./Adi

 




Bupati Inhil Hadiri Kegiatan Peringatan Hari Kartini Ke-137

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri kegiatan peringatan hari kartini ke-137 tahun 2016 di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Kamis (21/4/2016).

Selain Bupati, kegiatan yang ditaja Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Inhil ini juga tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil serta sejumlah pengurus GOW Inhil.

“Atas nama pemerintah, saya sampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini semoga betul-betul dapat dimaknai dengan sebenarnya,” kata Wardan.

Ditambahkan, dikarenakan perjuangannya di tengah-tengah masyarakat Indonesia, maka peringatan harinya harus diteladani masyarakat khususnya bagi kaum perempuan.

Dewasa ini, kaum perempun telah hidup setara dan sejajar dengan kaum laki-laki. Disemua bidang kaum perempuan Indonesia tidak ketinggalan dari apapun yang dikerjakan oleh kaum laki-laki. Mulai dari jadi pesuruh, sampai kepada menjadi menteri, duta besar dan lain sebagainya.

Oleh karena itu katanya, peringatan ini sangat relevan dalam kondisi pembangunan daerah, dimana keterwakilan kaum perempuan di segala bidang dituntut sebanyak 30 persen, baik itu dari tingkat Pemerintahan Pusat sampai ke tingkat Pemerintahan Daerah. Hal itu menunjukkan bahwa dedikasi dan kontribusi aktif kaum perempuan di segala bidang semakin diperhitungkan.

“Ini juga sesuai dengan misi Kabupaten Inhil 2013-2018, diantaranya adalah untuk mengoptimalkan seluruh lapisan masyarakat, terutama kaum perempuan yang ada di Inhil untuk berkiprah dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan, dan pada akhirnya seluruh lapisan masyarakat dijadikan sebagai subjek atau pelaku utama pembangunan,” paparnya./Mirwan/adv




Wabup Khairizal: Melalui Pendidikan, Generasi Kartini Inhu Diharapkan Mampu Jalani Peran Hadapi Persaingan Global

Rengat, detikriau.org – Kartini merupakan sosok perempuan pemberani yang memperjuangkan hak kaum wanita Indonesia yang dulunya tidak memiliki ruang gerak. Saat ini, melalui pendidikan yang baik diharapkan  kedepannya para generasi kartini muda di Inhu akan  semakin mampu untuk menjalankan perannya dalam menghadapi persaingan secara global.

Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Inhu H Khairizal saat hadir dalam peringatan Hari Kartini tahun 2016 yang di gelar di Gedung dang Purnama Rengat, Kamis (21/4/2016).

Dalam perkembangannya, lanjut Wabup Khairizal, dengan adanya emansipasi wanita, sampai saat ini para kaum perempuan di Indonesia telah mampu disejajarkan dengan kaum perempuan di negara maju lainnya.

Sementara itu, Plt Kepala BP3AKB Inhu Hj Isnidar, menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut peringatan Hari Kartini tahun 2016 ini, pihaknya telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Pemberantasan Buta Aksara yang digelar di sejumlah desa yakni Desa Pasir Bongkal dan desa Kelawat Kecamatan Sungai lala serta Desa Lirik area di Kecamatan Lirik.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan BP3AKB Inhu untuk meningkatkan peran serta perempuan dalam membangun karakter bangsa serta kemandirian kaum perempuan.

Turut hadir pada kegiatan itu, Kasdim 0302 Inhu Mayor Kav Sukri Hendri, beberapa Kepala Dinas, Kepala Kantor dan Kepala badan di Lingkungan Pemkab Inhu, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Marlinawati Khairizal,  Ketua Dharma Wanita Hj. Risma Agustina Junaidi, Ketua BKMT Inhu Hj Juriah Sugianto,Tokoh Agama serta tokoh masyarakat. (Zal)