Pengamat Hukum: Tindakan Petugas Satpol PP Bentuk Pelanggaran UU Pers

“Besok Kuli Tinta di Inhil Akan Gelar Aksi”

 

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Advokad dan Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Islam Indragiri Wandi SH MH menegaskan, tindakan yang dilakukan petugas Satpol PP Indragiri Hilir (Inhil) terhadap sejumlah awak media dinilai sebagai bentuk pelanggaran Undang-undang pers.

Sebab menghalangi tugas wartawan pada acara pelantikan puluhan Pjs Kepala Desa oleh Bupati Wardan di Gedung Engku Kelana kemarin sebagai bentuk pelanggaran UU nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

Lebih mengerucut, dalam UU tersebut terdapat pasal 2 telah dijelaskan bawah kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum.

“Dalam UU itu sudah jelas bunyinya, artinya tindakan petugas Satpol PP Kabupaten Inhil ini telah melanggar kedaulatan rakyat sebagaimana diamanahkan dalam UUD 1945,” kata Wandi, Senin (2/5/2016).

Tak cukup hanya itu, lanjutnya, tindakan tersebut juga dinilai telah melanggar Undang-undang nomor 14 tahun 2008 pasal 3 tentang keterbukaan informasi publik.

“Undang-undang tersebut menjamin setiap warga negara untuk mendapatkan informasi publik, sehingga tindakan tersebut sangat menciderai profesi wartawan untuk menyebarkan informasi publik,” pungkas Dosen Fakultas Hukum UNISI ini.

Sementara itu, berdasarkan hasil kesepakatan bersama bahwa besok (3/5) Aliansi Wartawan Inhil akan melakukan aksi damai untuk menyampaikan aspirasi terkait tindakan petugas yang melanggar hukum./ Mirwan




Warga Sungai Gantang ditemukan Tewas Gantung Diri

” Polisi Akui Belum Ketahui Motif dibalik Peristiwa Ini”

KEMPAS (detikriau.org) – Halim (42) warga Dusun Rumbai Sejuk Desa Sungai Gantang Kecamatan Kempas ditemukan tak bernyawa dengan posisi gantung diri di teras kediamannya, Minggu (1/5/2016) sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurut informasi dari kepolisian, jasad korban awal mulanya diketahui oleh anaknya Nur Hikmawati (23) sepulang melaksanakan shalat Zuhur di Masjid terdekat.

“Melihat tubuh bapaknya tergantung, sontak saksi berteriak meminta pertolongan sehingga datang beberapa saksi lainnya,” kata PAUR Humas Polres Indragiri Hilir (Inhil) IPTU Warno Akman.

Setelah saksi lain berdatangan, korban pun langsung diturunkan dari gantungan dan dibawa ke Puskesmas Sungai Salak Tempuling untuk dilakukan Visum.

Dari hasil visum dinyatakan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia pada saat sampai ke Puskesmas. Ditubuh korban juga tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan serta dibagian leher korban terdapat jelas bekas jeratan tali nilon dan pada bagian kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma.

“Sampai saat ini, motif korban gantung diri belum diketahui,” tutup Warno./ Mirwan




Bupati Inhil Pimpin Upacara Pembukaan O2SN dan FLS2N

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan memimpin upaca pembukaan Olimpiade Olah raga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD, SMP, SMA dan SMK Se-Kabupaten Inhil tahun 2016.

Upacara tersebut berlangsung di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Minggu (1/5/2016) yang diikuti unsur Forkopimda Inhil, Sekda Inhil H Said Syarifuddin, Asisten II Setda Inhil, Bunda PAUD Hj Zulaikhah Wardan serta beberapa pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil dan para peserta O2SN dan FLS2N.

Pembukaan kedua lomba itu ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Wardan. Dimana, kegiatan tersebut akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 1 sampai 3 Mei 2016 yang diikuti sebanyak 1.406 siswa/i baik tingkat SD, SMP, SMA dan SMK.

Jika dirincikan, O2SN terdiri dari cabang Atletik, Renang, Bola Volly, Bulutangkis, Karate, Pencak Silat, Tenis Meja, dan Catur. Sementara, itu untuk FLS2N adalah lomba menyanyi tunggal, lomba pidato Bahasa Indonesia, lomba membuat gambar bercerita, lomba seni tari kreasi baru, lomba karya anyam, lomba pantonim, lomba seni musik pianika, lomba seni baca Al-Qur’an dan lomba seni baca puisi.

“O2SN dan FLS2N selalu kita laksanakan setiap tahun dan sudah menjadi agenda Nasional. Pada hari ini kita melakukan seleksi untuk menjadi duta O2SN dan FLS2N dari Kabupaten Inhil untuk tingkat Provinsi,” kata Wardan.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif untuk digelar sebagai langkah memberikan mitovasi kepada para pelajar untuk meningkatkan kreativitas serta proses belajar mengajarnya dengan harapan olahraga mereka menjadi sehat dengan seni yang diciptakan orang-orang cerdas.

Sekedar diketahui, sebelum melaksakan upacara, kegiatan yang ditaja Dinas Pendidikan Inhil ini diawali gerak jalan santai peserta O2SN dan FLS2N di seputaran kota Tembilahan./Mirwan/Adv




Barang Inventaris Milik Kemendikbud Lembaga Penelitian UNRI Hilang di Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Barang berharga milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Lembaga Penelitian Universitas Riau (UNRI) raib dicuri.

Peristiwa itu terjadi di salah satu kos-kosan di jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, Kamis (28/4/2016) kemarin. Jenis barang inventaris tersebut adalah Proyektor merk Acer X1173G DLP  dan Laptop Merk A-Note, masing-masing 1 unit.

“Siang itu, korban bersama seorang saksi pergi meninggalkan kos. Pada sore harinya sekitar pukul 18.20 WIB, mereka pun pulang dan kedua barang itu sudah tidak ada lagi di lemari,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono, Minggu (1/5/2016).

Atas kejadian tersebut, Kemendikbud Lembaga Penelitian UNRI mengalami kerugian mencapai Rp 5,5 juta. Sedangkan pelaku, saat ini masih dalam penyelidikan oleh petugas./ Mirwan




Ini Loh Paket Peningkatan Jalan Miliaran yang di Tantang Warga Teluk Pinang

Tembilahan, detikriau.org – Rusak parahnya akses jalan dari Desa sungai luar Kecamatan Batang Tuaka menuju Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat.  Tahun ini pemerintah dikabarkan mengucurkan dana hingga ratusan miliar untuk melakukan perbaikan. Saking gembiranya bahkan masyarakat nazarkan 2 ekor sapi jika proyek ini tuntas dikerjakan.

Sumber detikriau.org yang enggan namanya dipubllikasikan membenarkan adanya kucuran anggaran besar untuk perbaikan ruas jalan tersebut. Pekerjaan perbaikan sarana jalan ke wilayah Inhil bagian utara itu menurutnya dibagi dalam 4 paket pekerjaan dengan total nilai keseluruhan sebesar Kurang lebih Rp 112 Miliar.

Keempat paket pekerjaan tersebut adalah:

  1. Peningkatan Jalan Sungai Luar – Sungai Dusun (paket 1) Rp. 32,71 Miliar
  2. Peningktan Jalan Sungai Dusun – Sungai Piring (Paket 2) Rp. 18,79 Miliar
  3. Peningktan Jalan Sungai Piring – Teluk Pantaian (Paket 3) Rp. 38,09 Miliar
  4. Peningkatan Jalan Teluk Pantaian-Teluk Pinang (Paket 4) Rp. 22,31 Miliar./ dro



Warga Teluk Pinang Tantang Pejabat Inhil

“Nazar Potong 2 Ekor Sapi Jika Jalan dari Sungai Luar – Teluk Pinang Selesai dibangun Mulus Tahun Ini”

GAS (detikriau.org) – Warga Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (Gas) bernazar, jika proyek pembangunan jalan dari arah Sungai Luar sukses dibangun mulus sampai Teluk Pinang maka warga setempat akan menyembelih dua ekor Sapi.

“Nazar ini kami pasang kalau pembangunan jalan ini betul-betul terbangun dalam tahun 2016,” kata salah seorang toko masyarakat Teluk Pinang, H Ramjani (66) kepada detikriau.org, Sabtu (30/4/2016).

Kedua sapi itu, 1 diantaranya sumbangan dari Wakil Ketua DPRD Inhil Feryandi dan 1 ekor lagi merupakan hasil sumbangan warga.

Dijelaskan, nazar menyembelih sapi tersebut sebagai tanda syukuran terbangunnya infrastruktur jalan yang diharapkan warga selama ini.

Namun jika gagal, lanjutnya, pihaknya akan menuntut dimana anggaran yang telah tersedia.

“Kita sudah tau, tahun 2016 ini anggaran DAK akan dikucurkan lebih dari 100 miliyar,” paparnya.

Sementara Camat Gas, Abd Rasyid saat dikonfirmasi membenarkan bahwa masyarakatnya telah sepakat menyembelih dua ekor sapi jika pembangunan jalan dikerjakan secara tuntas.

“Informasi yang kami dapatkan, ada sekitar Rp 116 miliyar akan dikucurkan untuk pembangunan jalan sampai ke Teluk Pinang,” kata Camat./ Mirwan