Baznas Inhil Pastikan Data Penerima Zakat Berupa 3.000 Paket Premium Boxs Sudah Lengkap

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan dengan pemberitaan mengenai penyaluran zakat berupa 3 ribu paket premium boxs oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kabar tak sedap ini mencuat setelah adanya dugaan ketidak lengkapan data penerima zakat yang disalurkan melalui pihak ketiga dalam hal ini Pemda Inhil dimasa H Herman menjabat Pj Bupati Inhil.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua III Bidang Pelaporan Baznas Inhil, Drs H Idrus M.Pd.I menyatakan data penerima zakat sudah lengkap dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Saat ini sudah 99℅ data terkumpul, dan kami pastikan bahwa semua data penerima zakat berupa 3.000 paket premium boxs telah diverifikasi dan valid,” ungkapnya sembari menunjukan kumpulan tumpukan map yang berisikan data penerima zakat paket premium boxs, Rabu (2/10/2024).

Selain itu, H Idrus juga tak membantah adanya keterlambatan dalam pengumpulan data penerima zakat. Hal itu dikarenakan pada saat proses penyalurannya, banyak penerima zakat yang tidak membawa fotocopy KTP dan lainnya sebagai syarat untuk menerima paket premium boxs yang di isi dengan bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya.

“Fakta dilapangan saat penyaluran ada yang lupa membawa fotocopy nya, ada yang tidak punya fotocopy-an syarat-syarat yang diminta karena didesa-desa sulit mencari tempat fotocopy. Penyaluran ini bukan fiktif, Itulah kendala terjadinya keterlambatan pengumpulan data penerima zakat berupa paket premium boxs yang tersebar di 20 kecamatan pada Ramadhan lalu,” ungkapnya.

“Dalam kondisi seperti itu (tidak membawa syarat-red) kita tidak mungkin untuk tidak menyalurkannya. Maka kita membolehkan persyaratan itu menyusul untuk diserahkan. Sehingga terjadilah
keterlambatan pengumpulan data penerima, dan sekarang allhamdulilah sudah 99℅ telah rampung datanya,” tambah H Idrus.

Sementara itu, Wakil Ketua IV Bidang Umum Baznas Inhil Arsalim, ST menambahkan bahwa dalam penyaluran zakat seperti paket premium boxs tersebut boleh disalurkan oleh pihak ketiga seperti Kementerian, Lembaga, Badan atau instansi pemerintah, BUMN, Koperasi, yayasan, perkumpulan, perorangan, badan atau oraganisasi yang diakui berdasarkan perundang-undangan.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang pedoman pelaksanaan kerjasama di lingkungan pengelola zakat.

“Seperti paket premium boxs yang di salurkan oleh pemerintah daerah pada saat ramadhan lalu, boleh dilakukan oleh pemda Inhil sebagai pihak ketiga, posisi Baznas tetap melakukan pendampingan dan pengawasan dalam penyalurannya,” papar Arsalim.

Selain itu, Arsalim juga mengaku dengan di salurkan 3.000 paket premium boxs oleh pemerintah daerah sebagai pihak ketiga, Baznas Inhil merasa sangat terbantu dalam penyaluran zakat berupa 3.000 paket premium boxs yang tersebar di 20 Kecamatan di Inhil.

“Dengan jumlah 13 orang pengurus Baznas Inhil untuk menyalurkan zakat berupa 3 ribu paket premium boxs di 20 Kecamatan, sungguh bukan hal yang mudah dan akan memakan waktu yang cukup lama. Maka dengan adanya pihak ketiga (Pemda Inhil-red) kami sangat merasa terbantu dalam penyaluran zakat tersebut,” tutupnya.

Untuk diketahui, Baznas Inhil saat ini juga telah menyalurkan Zakat berupa Beras Indragiri Hilir melalui pihak ke tiga, dalam hal ini Pemda Inhil dan disalurkan langsung oleh Pj Bupati Inhil H Erisman dalam program Subuh Keliling (Suling). (Arbain)




Bersama Diskes Inhil, Pj Bupati Buka Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat Semester I Tahun 2024

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir, Erisman Yahya, secara resmi membuka Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat Semester I Tahun 2024 yang digelar di Aula kantor bappeda Inhil, Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), tim pembina kabupaten sehat, dan tamu undangan lainnya, Rabu (2/10/2024)

Dalam sambutannya, Erisman Yahya menekankan pentingnya konsep Kabupaten/Kota Sehat,yaitu suatu kondisi kabupaten/kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni oleh penduduk, yang dicapai melalui penerapan berbagai kegiatan dalam tatanan yang terintegrasi dan disepakati bersama antara masyarakat dan pemerintah daerah. Penyelenggaraan ini didasarkan pada Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 dan Nomor 1138/MENKES/PB/VIII/2005 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat, serta Rancangan Peraturan Presiden tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat.

“Evaluasi ini adalah momen yang sangat penting untuk melihat pencapaian yang sudah diraih di semester pertama tahun 2024, serta tantangan yang dihadapi ke depan. Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi melibatkan kolaborasi lintas sektor dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Erisman Yahya.

Selain itu Rapat evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberhasilan program yang telah dijalankan serta merumuskan langkah-langkah strategis yang akan diterapkan pada semester kedua tahun 2024. Fokus utama dalam pertemuan ini meliputi peningkatan kualitas sanitasi, kesehatan lingkungan, dan akses terhadap fasilitas kesehatan yang layak.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Indragiri Hilir menambahkan bahwa penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat ini merupakan upaya berkelanjutan yang memerlukan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong integrasi antara program pemerintah dan peran aktif masyarakat demi tercapainya lingkungan yang lebih sehat dan layak huni,” ujar TM Syaifullah.

Acara ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat komitmen seluruh pihak untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Sehat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar. (Adv)




Dipimpin Pj Bupati, Diskes Inhil Ikuti Rapat Tindak Lanjut Penanganan KLB Malaria

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, yang dipimpin oleh Penjabat Bupati H. Erisman Yahya, menggelar rapat gabungan untuk membahas status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit malaria. Rapat berlangsung di ruang rapat lantai 4 Kantor Bupati Inhil dan dihadiri oleh Dandim 0314/Inhil, perwakilan Polres Inhil, Kajari Inhil, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Camat Kateman, Rabu (2/10/2024).

Dalam laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir yang diterima hingga 1 Oktober 2024, tercatat 42 kasus malaria, dengan jumlah kasus tertinggi berada di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman.

Pj Bupati Erisman Yahya menegaskan penetapan status KLB ini dilakukan menyusul tingginya angka kasus malaria.

“Ini merupakan langkah strategis kita untuk menanggulangi penyakit malaria yang sedang mewabah di Desa Kuala Selat,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari upaya penanganan, Pj. Bupati telah menetapkan Surat Keputusan Bupati mengenai KLB Malaria, yang bertujuan agar penanganannya dapat dilakukan secara komprehensif dan tuntas.

“Dengan ditetapkannya Surat Keputusan tentang Tanggap Darurat dan Pembentukan Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Non Alam KLB Malaria, kami perintahkan dinas terkait, Kecamatan, Kodim 0314/Inhil, dan Polres Inhil untuk segera mengidentifikasi kasus malaria, memutuskan rantai penyebarannya, serta memberikan pengobatan yang serius kepada warga yang terjangkit. Kami juga akan memastikan data kasus malaria tercatat secara akurat dan bahwa pembagian tugas dilakukan dengan tepat,” tambahnya.

Erisman juga berharap masyarakat di wilayah terjangkit dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya dalam menanggulangi wabah ini. “Masyarakat harus mengikuti himbauan yang disampaikan agar kita dapat menekan penyebaran kasus ini,” tutup Pj. Bupati. (Adv)




Tingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Karutan Dumai Konsultasi dengan Sesditjenpas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Dumai Kanwil Kemenkumham Riau, Yudhi Khairudin melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), SupriyantoTarigan.

Pertemuan yang membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan operasional pada Rutan Dumai itu juga diikuti oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Riau, Ricky Dwi Biantoro dan Kepala Bapas Kelas II Dumai, Ema Pansi Tarigan.

Pada kesempatan ini, Karutan menyampaikan kondisi Rutan Dumai saat ini, mulai dari kapasitas rutan, pembinaan warga binaan, hingga infrastruktur.

“Sesditjenpas memberikan masukan pada kami mengenai kebijakan yang dapat diambil untuk meningkatkan kinerja Rutan Dumai,” tuturnya.

Lanjut Yudhi Khairudin, Sesditjenpas juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di Rutan agar dapat mengikuti perkembangan kebijakan dan teknologi yang terus berkembang.

“Konsultasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pusat dapat terimplementasi dengan baik di lapangan,” tuturnya

“Kami berharap koordinasi antara Rutan Dumai dan Ditjenpas dapat terus diperkuat demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik,” tutup Karutan. Ded.




Desa Digital, H Herman – Yuliantini Komitmen Sediakan Jaringan Internet Masuk Desa se Kabupaten Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Guna memenuhi ketersediaan akses internet yang merata di semua desa se Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil H Herman – Yuliantini berkomitmen akan menyediakan jaringan internet.

Komitmen tersebut merupakan salah satu Program Aksi DESA HEBAT paslon Bupati dan Wakil Bupati Inhil nomor urut 4.

Jika dia terpilih menjadi Bupati Inhil, akan memperluas jaringan internet di 20 kecamatan, 39 kelurahan dan 197 desa dengan selogan Desa Digital.

“Kita akan bangun jaringan internet hingga ke pelosok desa se Kabupaten Inhil,” kata Haji Herman memaparkan program kerjanya jika terpilih menjadi Bupati Inhil, Selasa (1/10/2024).

Dipaparkan Haji Herman, Desa Digital adalah program pemberdayaan masyarakat melalui penggunaan teknologi digital dan internet.

“Tujuannya untuk lebih mengembangkan potensi desa, pemasaran, layanan akses, dan informasi,” paparnya.

Layanan publik desa akan didigitalisasi terhubung dengan jaringan nirkabel, memiliki pusat komando, media sosial, promosi, e-commerce serta aplikasi yang disesuaikan dengan karakter dan potensi ekonomi setiap desa.

Lewat program ini, papar Haji Herman, diharapkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa meningkat. Melalui digital, akses informasi dan ekonomi terbuka lebar hingga ke dunia internasional.

Untuk mensukseskan program kerja ini, Pemerintah Kabupaten Inhil nantinya akan menyiapkan SDM andal, membangun infrastruktur digital, pembiayaan teknologi dan komunikasi serta pertumbuhan keuangan tinggi.

Lebih lanjut Haji Herman memaparkan, ide Desa Digital ini tidak hanya sebatas pada akses, melainkan pada konten yang meningkatkan level kesejahteraan Masyarakat.

“Bagaimana teknologi bisa mengangkat menghidupkan masyarakat kita di desa. Bagaimana internet ini meningkatkan indeks literasi Masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, program Desa Digital juga meliputi pelatihan BUMDes terkait digital marketplace sehingga di akhir terwujud peningkatan produktivitas masyarakat desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Berikut Program Aksi Desa HEBAT:

  1. Penyediaan Jaringan Internet sampai ke desa;
  2. Mengembangkan desa-desa dengan potensi budaya dan sejarah sebagai destinasi wisata;
  3. Peningkatan infrastruktur perdesaan berbasis swakelola;
  4. Meningkatkan peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa;
  5. Penambahan insentif RT/RW, LPM dan Kader Posyandu;
  6. Program desa maju desa mandiri Inhil hebat dalam pendampingan pembangunan desa;
  7. Peningkatan keagamaan melalui rumah Tahfiz dan Inhil mengaji dalam upaya pengentasan buta aksara baca Al-Qur’an;
  8. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur perdesaan seperti jalan desa, jalan usaha tani dan irigasi dalam memperlancar distribusi produk lokal dan meningkatkan daya saing;
  9. Mendorong produk unggulan desa berbasis potensi lokal seperti pertanian, perkebunan, perternalan dan kerajinan tangan melalui program pelatihan akses teknologi dan pendampingan usaha. ***



Woww! Kampanye Fatonah Bersama Pak De Parto Dihadiri Seribuan Warga

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kampanye Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai, Ferdiansyah – H. Soeparto (Fatonah) di Jalan Kelakap Tujuh, Senin (30/09/2024) memecahkan rekor kampanye dialogis Pilkada Dumai 2024. Lebih dari seribu orang hadir pada kampanye tersebut.

Sambutan yang diberikan warga sangat luar biasa. Padahal panitia pada awalnya hanya menargetkan sekitar 500 orang.

Antusiasme warga tidak hanya dari sisi massa. Mereka meneriakkan Pak De Parto …Pakde Parto…No 2….Menang…Menang….. Sejak saat turun dari mobil hingga sampai ke lokasi tempat duduk yang disediakan.

Pak De Parto dalam sambutan nya menegaskan bahwa dirinya tidak akan menebar janji-janji manis dalam kampanyenya.

Dalam orasinya, pria yang akrab disapa Pak De Parto tersebut menekankan bahwa setiap program yang ia dan Ferdiansyah rencanakan adalah berdasarkan pemikiran realistis dan bukan sekadar retorika politik.

“Saya tidak pandai menebar janji janji. Apa yang saya sampaikan adalah hal-hal yang realistis dan tidak mengada-ada,” ucap Soeparto Wiguno.

Ia bahkan dengan tegas menyatakan komitmen untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Jika kelak dirinya dan Ferdiansyah terpilih, dan mereka gagal merealisasikan bantuan untuk anak yatim piatu, fakir miskin, dan penyandang cacat permanen, maka ia siap bertanggung jawab .

“Jika selama kepemimpinan kami nanti, seragam sekolah tidak gratis dan anak yatim piatu serta fakir miskin dan cacat permanen tidak terbantu, saya siap untuk mempertanggungjawabkan hal tersebut,” tambahnya.

Kampanye yang berlangsung di Kelurahan Kelakap Tujuh itu dihadiri oleh antusiasme masyarakat yang sangat tinggi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jumlah warga yang hadir jauh melampaui ekspektasi panitia. Bangku yang telah disediakan bahkan tidak cukup menampung para peserta yang hadir.

Panitia acara awalnya hanya menyediakan 500 ratus kursi untuk para warga yang ingin mendengarkan kampanye pasangan FATONAH ini. Namun, pada hari H, jumlah warga yang hadir diperkirakan mencapai dari 500 orang, yang menyebabkan sebagian dari mereka harus berdiri atau duduk di area sekitar.

Melihat besarnya antusiasme masyarakat, Soeparto menyampaikan rasa terima kasihnya dan berjanji akan terus bekerja keras memperjuangkan kepentingan rakyat jika terpilih. Ia juga meminta dukungan penuh agar visi dan misinya bersama Ferdiansyah dapat direalisasikan demi kemajuan Dumai yang lebih baik.

Ada sebahagian dari pihak sana mengatakan saya sudah tua dan memang benar saya sudah tua,namun pemikiran saya melebihi yang muda muda lho ucap Pak De Parto disertai tepuk tangan sebagai applus dari simpatisan yang hadir.
Pemimpin itu harus memikirkan masyarakat nya.

“Saya tidak sekedar janji, karna ada lagu Rinto Harahap tapi janji tinggal janji bulan madu hanya mimpi….bagi saya ,seandainya nanti saya dan Ferdiansyah dipercayakan masyarakat menjadi pemimpin,maka kami akan melaksanakan niat ketulusan hati kami buat masyarakat Kota Dumai yang kita cintai ini,Jadi bukan mimpi ya,” ungkap Pak De Parto(R18).**