Laka Lantas di Soebrantas, Pria Ini Sekarat Muntah Darah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kecalakaan lalu lintas terjadi di jalan Soebrantas Tembilahan, Sabtu (7/5/2016) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Insiden ini mengakibatkan 3 orang mengalami luka-luka atas nama M Fathur (18), Febry Rahman (21) dan Kurniawan (18). Semuanya adalah warga Tembilahan.

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik menerangkan, diantara 3 orang tersebut, Kurniawan mengalami luka berat lecet di bagian bibir atas hingga muntah darah. Akibatnya, pria tersebut terpaksa dirujuk di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Dijelaskan, M Fathur membonceng Febry menggunakan sepeda motor merk Honda Vario BM 5927 GU dari arah Lapas menuju Stadion Beringin.

Sampai di TKP, sepeda motor merk Honda Supra BM 4845 GY yang dikendarai Kirniawan dari arah berlawanan langsung bertabrakan.

“Saat itu, motor Supra hendak mendahului kendaran yang ada di depanya, karena jarak sudah terlalu dekat kecelakanpun tidak dapat dihindarai lagi,” kata Kapolres.

Tidak hanya Kurniawan, 2 orang lain juga mengalami luka lecet namun hanya sebatas luka ringan./ Mirwan




Disdik Inhil Belum Umumkan Jumlah Kelulusan Peserta UN SMA Sederajat 2016

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jumlah peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2016 belum bisa diumumkan. Pasalnya, draft daftar lulusan dari masing-masing sekolah belum terkumpul.

Pernyataan tersebut disampaikan Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Inhil, Suwardi kepada detikriau.org, Sabtu (7/5/2016). Menurutnya hasil pelaksanaan UN ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

“Bedanya itu adalah penentu kelulusan, dimana tahun ini pihak sekolah yang menentukan lulus atau tidaknya sehingga kita harus menunggu dahulu draft lulusan terkumpul keseluruhan,” kata Suwardi.

Paling tidak katanya, hari Senin (9/5) baru bisa diumumkan, karena hari itu seluruh draft lulusan sudah harus terkumpul di Disdik Inhil.

Bahkan diyakinkannya, draft tersebut setidaknya paling cepat terkumpul pada hari Minggu malam./ Mirwan




Pemkab Inhil Ikuti Pameran Apkasi 2016 di Jakarta

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti pameran Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Internasional Trade and Investment Summit Indonesia Investment Week 2016.

Pameran tersebut berlangsung selama 2 hari dar tangga5 sampai 7 Mei 2016 di Jakarta Internasional Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

“Keikutsertaan kita pada pameran ini adalah untuk menampilkan dan memperkenalkan serta memperlihatkan kepada masyarakat dan pelaku dunia usaha lainnya tentang berbagai potensi dan kesempatan untuk berinvestasi,” kata Bupati Inhil, HM Wardan.

Menurutnya, strategi yang paling tepat untuk mempublikasikan kemampuan daerah Kabupaten Inhil terdapat dari berbagai bidang diantaranya meliputi bidang pertanian, perkebunan, pariwisata, kelautan dan perikanan serta berbagai industri lainnya, baik yang berskala besar kecil menengah terutama dari komoditi Kelapa yang menjadi sektor unggulan di Inhil.‎

Lebih lanjut Bupati mengatakan, event tersebut akan menghasilkan berbagai transaksi bisnis, merangsang berbagai kegiatan usaha serta terjalinnya komunikasi antara para pelaku usaha dengan daerah.

Pada kesempatan tersebut masing-masing daerah memperkenalkan langsung kepada para investor luar negeri maupun dalam negeri potensi dan peluang investasi serta kemudahan dalam berinvestasi, begitupun Kabupaten Inhil yang ikut bagian dalam kesempatan pameran.

“Ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai potensi dan peluang usaha yang ada di Kabupaten Inhil yang lekat dengan julukan negeri hamparan kelapa dunia,” tambahnya.

Dalam pameran tersebut, Pemkab Inhil memberikan kesempatan kepada investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk membuka investasi di berbagai sektor./Mirwan/Adv




Nyaris Terlantar, Wanita Lansia Ini Dapatkan Pertolongan Warga

Warga bergotongroyong memperbaiki rumah kediaman nenek
Warga saat memperbaiki rumah kediaman nenek Sumiati secara bergotong-royong

KEMPAS (detikriau.org) – Sumiati (70) warga RT 015 RW 04 Dusun Mekar Serumpun Desa Danau Pulai Indah Kecamatan Kempas sontak menjadi perhatian para tetangga. Pasalnya, wanita lanjut usia ini nyaris terlantar karena tak mampu lagi membiayai kebutuhan pokok.

Jangankan untuk keperluan sekunder dan tersier, keperluan primer sebagai penyambung hidup saja jauh terbilang sulit.

Dalam kesehariannya, wanita ini ditemani seorang cucu yang masih duduk di bangku SMP. Sumber pendapatan sehari-hari adalah sebagai pedagang kecil-kecilan dan kini dikabarkan mengalami kebangkrutan.

Disamping omset menurun, terkurasnya perekonomiannya juga disinyalir atas kewajibannya untuk membayar hutang di koperasi jalanan yang di pungut setiap harinya serta membayar sewa warung. Padahal untung yang didapat setiap harinya hanya cukup untuk mengganjal perut.

Bahkan dikabarkan, nenek ini selalu menangis karena hanya bisa pasrah untuk kelanjutan hidupnya beserta pendidikan cucunya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dusun Merak Serumpun, Kasun Yusni langsung mengumpulkan ketua RW dan RT setempat untuk berembuk guna membantu nasib Sumiati.

Alhasil, seluruh pengurus RT dan RW beserta warga setempat bersepakat membantu. Langkah awal, warga berswadaya  mengumpulkan sumbangan berupa papan, seng dan teriplek bekas untuk membangunkan rumah tempat tinggal berukuran 3×4 meter.

“Untuk kebutuhan bahan kayu bloti disediakan oleh seorang pengusaha bangsal kayu di sini atas nama H Khairani,” kata Kepala Dusun, Sabtu (7/5/2016).

Pekerjaan pembangunan rumah tersebut sudah dimulai kemarin, Jum’at (6/5) dan kini progres pembangunannya sudah mencapai 65 persen.

Sedangkan Sumiati sendiri, sementara waktu ditempatkan di salah satu rumah warga dan diberi pekerjaan sebagai buruh upah jasa membelah pinang.

Dalam hal ini, warga setempat berharap ada bantuan dari berbagai pihak yang dikucurkan untuk kebutuhan Sumiati dimasa yang akan datang./ Mirwan




Nolak Dinikahkan, Pria di Kemuning Ini Ditahan Polisi

IMG-20160507-WA0000_1462594190203KEMUNING (detikriau.org) – DD (27) terpaksa ditahan polisi, Jum’at (6/5/2016). Pasalnya, warga Dusun Talang RT 011 RW 001 Desa Sekara Kecamatan Kemuning ini dituding menghamili tetangganya sendiri berinisial CY.

Mirisnya, korban ini masih berstatus pelajar yang beranjak usia 14 tahun. Namun informasi dari kepolisian, belakang ini kedua pasangan tersebut menjalani hubungan status pacaran.

“Korban ini sudah hamil 5 bulan, tetapi pacarnya tidak mau menerima tawaran untuk dinikahkan,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik, Sabtu (7/5/2016).

Berdasarkan pengakuan korban, lanjutnya, bengkak diperutnya itu adalah hasil cabul oleh DD. Hubungan intim beberapa bulan tersebut dilakukan di belakang rumah korban.

Awalnya, orang tua korban mencoba melakukan negosiasi kepada keluarga DD, dengan harapan gadis ciliknya dinikahkan secara resmi, bahkan telah dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2016.

Kemudian setelah tanggal hari pernikahan sampai, keputusan dari pihak pelaku belum kunjung terucapkan hingga laporan resmi terbit dengan nomor: LP/11/V/2016/Sek Kemuning tertanggal 6 Mei 2016 tentang tindak pidana menyetubuhi anak dibawah umur.

“Terlapor saat ini masih diproses penyelidikan oleh petugas Polsek Kemuning,” tutupnya./ Mirwan




Kelompok Pemuda di Meranti Gagas Program “Wirausaha Meranti Mengajar”

Selat Panjang, detikriau.org – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2016 yang lalu, sekelompok pemuda di Kabupaten Kepulauan Meranti yang tergabung dalam “Meranti Mengajar” menggagas program yang dinamai Wirausaha Meranti Mengajar.

Program Wirausaha Meranti Mengajar ditujukan untuk menumbuhkan rasa cinta pada organisasi dan rasa cinta pada dunia wirausaha.

“Sasaran program ini diperuntukan bagi siswa/siswi SMA sederajat, dan kemaren program perdana telah kita luncurkan di SMA Negeri 2 Tebingtinggi Barat,” Ujar Ketua Meranti Mengajar, Muhammad Basirruddin

Dalam kegiatan perdana tersebut, diterangkan Alumni Fisip UR asal Kepulauan Meranti ini, Meranti Mengajar melakukan pembibitan sayur-sayuran. Kedepannya,  kagiatan tersebut akan di kelola secara langsung oleh adik-adik SMA yang dipelopori oleh pengurus Osisnya. Meranti Mengajar akan melakukan pendampingan hingga masa panen.

“ini bukan kegiatan satu-satunya nanti akan kita kembangkan lagi kebidang lain, kreatifitas adik-adik akan kita kembangkan terus.” Tambahnya

Pemilihan Siswa/siswi SMA sebagai sasaran program ini menurutnya didasari bahwa anak usia sekolah SMA adalah generasi baru yang lebih tepat untuk membuat sebuah gerakan revolusi mental agar nantinya setelah mereka menjadi generasi penerus mereka sudah siap menghadapi persaingan di era globalisasi.

“Kita harapkan mereka mampu menjadi generasi yang kuat, kreatif, berkualitas dan tentunya memiliki semangat daya saing yang tinggi.” Imbuhnya

Meranti Mengajar juga berharap dukungan dari semua pihak untuk sama-sama bahu membahu bergotongroyong ambil bagian untuk mensukseskan kegiatan ini. Untuk mengikuti kegiatan-kegiatan meranti mengajar dapat di Invite melalui akun facebook : Meranti Mengajar./*/rls